Connect with us

Tips

5 Mobil Terbaru Tahun 2024, Cek Paling Favorit!

Published

on

mobil baru favorit

Siapa bilang, nyari mobil cuma modal uang? Sebenarnya, uang aja gak bakal cukup buat beli kendaraan roda empat. Kita harus nentuin mana kendaraan yang sesuai sama kebutuhan dan keinginan kita. Percuma kan mobilnya bagus tapi seatnya cuma buat 2 orang, yang lain harus duduk di mana dong?

Kebetulan banget, sejak awal tahun 2024 ini ada beberapa mobil keluaran terbaru yang bisa kamu jadiin referensi. Kamu bisa pilih yang tampilannya mewah dan tetap stylish. Pokoknya, makin pede kalau mudik ke kampung halaman atau pergi ngantor. Simak langsung rekomendasi mobil di bawah ini, deh!

Rekomendasi mobil terbaru 2024

1. All New Honda Brio

Jangan ngaku pecinta Brio kalau belum tahu mobil tebaru ini! All New Honda Brio 2024 punya desain dan performa gaul pisan, euy! Dari segi desain, Honda Brio kapasitas 5 seat ini punya body gagah. Belum lagi garis-garis tajam dari yang menghadirkan aura sporty. Maco banget, deh kalau diajak nongki.

Soal keamanan All New Honda Brio 2024 gak perlu diraguin! Kendaraan secanggih ini udah dilengkapi ABS, EBD, dan BA yang melindungi kamu dari benturan kecelakaan. Ada juga alarm system dan immobilizer yang bakal melindungi mobil dari maling. Mantul gak tuh?

Soal harga tenang bae, dah. Mobil manual dengan kapasitas bensin 1199 cc ini harganya sekitar Rp 230 jutaan. Kalo uangmu lebih, bisa kamu tabung buat keperluan rumah yang laen.

2. Suzuki All New Ertiga

Rekomendasi mobil paling baru yang lain adalah Suzuki All New Ertiga. Kendaraan keluaran 2024 ini memiliki desain new front grille yang mewah, plus teknologi projector headlamps yang bikin cahaya terang di malam hari. Jadi, gak takut lagi kalo ada jalan bolong atau lewat daerah yang penerangannya kurang.

Suzuki All New Ertiga ini punya kabin luas, alias muat untuk 7 penumpang. Ada juga fitur fungsional kaya USB charging port, double blower, dan head unit touch screen yang bikin kita betah kalo perjalanan lama atau macet-macetan.

Soal mesin gak perlu khawatir. Mobil baru ini udah punya transmisi otomatis, bahan bakar bensin, dan tenaga mesin 1500 cc. Ada juga fitur ABS yang bantu ngerem mendadak dan SRS airbag yang melindungi kita dari kecelakaan. 

Harganya berapa, Bwang? Untuk kelas mobil keluaran 2024, harga Suzuki All New Ertiga (2024) di pasaran sekitar Rp 232 jutaan saja!

3. Toyota Rush Hybrid

Kamu lagi ngincar mobil rush terbaru 2024, gak?  Aku saranin kamu ambil Toyota Rush Hybrid 2024 yang gak kalah trendy sama mobil sekelasnya. Mobil ini hadir dengan tema kabin full black, kursi empuk, dan fitur head unit touch screen yang sudah terkoneksi dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Mantep banget pokoknya.

Performa mesin Toyota Rush Hybrid 2024 pakai mesin hybrid yang memiliki sistem penggerak 4WD. Sistem ini memudahkan kita buat ngatur jumlah roda yang mau kita gerakin. Jadi, mobil bisa kita atur mau cepat atau lambat.

Perkiraan, harga Toyota Rush Hybrid 2024 ini sekitar Rp 280 jutaan di pasaran. Jadi, cukup terjangkau untuk kelas paling baru, ya!

Baca juga: Mending Beli Mobil Baru atau Bekas, Mana Paling Untung sih? 

4. New Toyota Fortuner

Rekomendasi mobil terbaru berikutnya adalah New Toyota Fortuner. Hadir sebagai Sport Utility Vehicle (SUV), keluaran terbaru dari Fortuner ini memiliki desain gagah, tangguh, dan mewah buat berkendara jauh. Gak cuma tampilannya aja, New Fortuner dilengkapi 7 kursi penumpang berbahan kulit yang  mudah dibersihkan.

Dari sisi eksterior, New Toyota Fortuner dilengkapi dengan New LED Foglamp Design yang bakal bantu melewati kabut. Lalu, LED combination lamp dengan desain ramping dan cahaya terang yang memudahkan kita berkendara di malam hari.

Soal kualitas mesin juga gak kalah wow, mobil ini mempunyai mesin 1 GD FTV 4 Silinder Segaris, 4 Katup, DOHC, VNT Intercooler yang membuatnya lebih tangguh dan bertenaga. Kalo mobil lain cuma pakai bensin, New Fortuner ini bisa pakai diesel biar lebih irit dan optimal. Kalau mau bawa pulang mobil ini, kamu bisa siapin uang Rp 600 juta ke atas, ya!

Baca juga: Hindari Berkendara kalau Belum Tahu Bahaya Microsleep!

5. Mitsubishi XForce

Masih dengan tipe SUV, mobil terbaru dari Mitsubishi ini bisa kamu jadiin opsi. Selain punya desain sporty, Mitsubishi XForce ini menawarkan sensasi nyaman dan aman untuk perjalanan bareng keluarga atau teman.

Dari sisi interior, Mitsubishi XForce punya kabin yang cukup luas dengan jok yang super luas. Di bagian dalamnya juga ada panel layar untuk mengakses hiburan atau informasi. Gak lagi-lagi suntuk di dalam kendaraan pokoknya.

Soal mesin gimana? Mitsubishi keluaran paling baru ini menawarkan mesin 4A91 MIVEC DOHC 16 katup yang berkapasitas 1.499 CC, tak heran kalau tenaganya super maksimal dan memuaskan. Mitsubishi sempat memamerkan mobil ini di International Motor Show (IIMS) bulan Februari 2024, sekarang kita bisa membelinya dengan harga Rp 381,9 sampai 419,9 juta. 

Itu tadi pilihan kendaraan roda empat yang bisa kamu bawa pulang. Jadi, kamu mau pilih yang mana?

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Jalan Ninja Kalo Mobil Mogok di Tol, Gak Usah Panik! - Halotomotif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tips

Stellantis dan Leapmotor Siap Kolaborasi

Published

on

By

Stellantis Brand House menyiapkan strategi baru untuk pasar Indonesia, mulai dari SUV off-road ikonik hingga mobil listrik modern. Tahun 2026 bakal diisi dengan penguatan Jeep dan Citroën, plus kehadiran Leapmotor.

Setelah genap setahun hadir di Indonesia, payung brand otomotif global yang berada di bawah PT Indomobil National Distributor ini tegaskan arah strategi barunya lewat ajang IIMS 2026.

Fokusnya memperkuat Jeep dan Citroën, sekaligus membuka lembaran baru lewat rencana kerja sama strategis dengan Leapmotor, brand kendaraan listrik asal China, untuk pasar Indonesia.

Sejak diperkenalkan pada 2025, Stellantis Brand House pelan-pelan membangun ekosistem otomotif yang lengkap. Bukan cuma soal produk, tapi juga layanan purna jual hingga jaringan dealer.

Targetnya, konsumen Indonesia bisa menikmati mobil global dengan layanan yang tetap lokal dan relevan.

“Memasuki tahun kedua Stellantis Brand House di Indonesia, fokus kami adalah memperkuat fondasi yang sudah dibangun. Kami ingin memastikan setiap brand di bawah Stellantis Brand House semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, baik dari sisi produk, layanan, maupun pengalaman pelanggan,” kata Tan Kim Piauw, CEO Stellantis Brand House Indonesia.

Leapmotor Siap Masuk Indonesia

Salah satu pengumuman paling menarik datang dari rencana kehadiran Leapmotor pada 2026. Indomobil dan Leapmotor akan menjalin kerja sama strategis untuk menghadirkan kendaraan listrik berbasis teknologi modern di Tanah Air.

“Kami dengan bangga mengumumkan bahwa Indomobil National Distributor dan Leapmotor akan menjalin kerjasama strategis. Tahun 2026 akan menjadi awal perjalanan Leapmotor di Indonesia sebagai brand yang menghadirkan inovasi teknologi kendaraan listrik dan mobilitas masa depan,” kata Tan Kim Piauw.

Leapmotor sendiri bukan pemain baru di dunia EV global. Brand yang berdiri sejak 2015 di Hangzhou, Tiongkok ini dikenal dengan pendekatan bisnis terintegrasi. Mulai dari riset, pengembangan, sampai produksi komponen penting seperti powertrain, sistem elektronik, hingga software kendaraan dikerjakan sendiri.

Strategi ini bikin Leapmotor jadi salah satu pemain EV paling agresif dan progresif dalam beberapa tahun terakhir.

Di Indonesia, pengembangannya bakal dilakukan bertahap lewat jaringan Indomobil. Soal model apa saja yang masuk, kapan meluncur, dan bagaimana strategi pasarnya, semua masih disimpan rapat dan akan diumumkan sepanjang 2026.

Jeep 2026: Rayakan 85 Tahun

Tahun 2026 juga jadi momen spesial buat Jeep, yang secara global merayakan Jeep 85th Anniversary. Di Indonesia, momentum ini dipakai untuk makin menegaskan DNA Jeep sebagai simbol petualangan, kebebasan, dan kemampuan off-road sejati.

Salah satu buktinya, Jeep Indonesia menghadirkan Jeep 85th Anniversary Series yang bisa dipesan secara terbatas selama IIMS 2026. Selain itu, pendekatan lifestyle juga makin diperkuat lewat aktivitas komunitas, edisi spesial, dan pilihan warna eksklusif.

Citroën Fokus Keluarga C3

Berbeda dengan Jeep yang kental nuansa petualangan, Citroën Indonesia masuk 2026 dengan fokus ke segmen keluarga. Lini C3 Series jadi tulang punggung, mulai dari C3, C3 Manual, C3 Aircross, sampai ë-C3 All Electric.

Strateginya meliputi peningkatan pengalaman pelanggan, perluasan jaringan layanan, serta program kepemilikan yang dibuat makin gampang diakses.

Semua produk Citroën juga didukung layanan purna jual Redefining Customer Care, mulai dari layanan Always-On 24/7, dukungan teknis profesional, hingga jaminan ketersediaan suku cadang. Di IIMS 2026, Citroën juga menawarkan program penjualan eksklusif buat menambah daya tarik ke konsumen.

Dengan kombinasi penguatan Jeep, Citroën, dan rencana masuknya Leapmotor, Stellantis Brand House menegaskan ambisinya untuk terus tumbuh sebagai ekosistem mobilitas global di Indonesia.

Continue Reading

Tips

Mobil Listrik Diajak Terjang Banjir, Aman Gak Sih?

Published

on

By

Banjir Mobil Terendam

Musim hujan yang terjadi beberapa waktu belakangan membuat jalan di Jakarta dan sekitarnya penuh dengan genangan alias banjir. Buat pengguna mobil listrik, situasi ini sering bikin mikir dua kali, lanjut terobos atau putar balik? Soalnya, beda mesin, beda juga risikonya.

Sebenernya, mobil listrik aman gak sih kalau dipakai nerobos banjir?

Secara teori, aman.

Mobil listrik modern sebenarnya sudah dirancang cukup tahan air. Komponen penting kayak baterai, inverter, sampai motor listrik posisinya rapat dan dilindungi casing kedap air. Bahkan sebagian pabrikan sudah mengantongi sertifikasi tahan air dan debu (IP rating).

Makanya, kalau cuma genangan ringan atau air setinggi setengah ban, umumnya masih aman buat dilewati.

Tapi… bukan berarti kebal banjir. Nah, ini yang sering disalahpahami. Aman bukan berarti bebas risiko.

Kalau air sudah tinggi, arus deras, atau sampai nyentuh bagian bawah pintu, risikonya tetap ada. Air bisa masuk ke komponen kelistrikan lain, konektor, sensor, atau sistem pendingin baterai.

Belum lagi kalau mobil berhenti di tengah genangan. Tekanan air bisa makin besar, dan potensi kerusakan ikut naik.

Mobil bensin biasanya mogok karena air masuk ke mesin lewat intake atau knalpot. Mobil listrik gak punya masalah itu, tapi punya risiko lain, yaitu sistem kelistrikan dan baterai tegangan tinggi.

Kalau sampai terjadi korsleting, efeknya bisa lebih mahal urusannya.

Jadi, boleh nerobos atau gak? Jawaban realistisnya, boleh, tapi jangan nekat.

Selama genangan airnya tipis, di bawah setengah ban masih aman. Tapi kalau sudah lebih dari satu ban, sebaiknya putar balik dan cari jalan lain.

Continue Reading

Tips

Pakai Lampu Hazard Pas Hujan Deras, Memang Perlu?

Published

on

By

Buat sebagian pengemudi, hujan deras itu identik dengan satu refleks nyalain lampu hazard. Alasannya simpel, biar mobil lebih kelihatan dan kendaraan lain tahu kondisi lagi gak ideal.

Tapi, kebiasaan ini ternyata gak selalu benar, bahkan bisa berbahaya kalau dilakukan sambil tetap melaju di jalan.

Perlu diingat, lampu hazard itu sejatinya tanda darurat. Biasanya dipakai saat mobil mogok, berhenti mendadak, atau ada kondisi yang bikin kendaraan lain harus ekstra waspada.

Masalahnya, kalau hazard dinyalakan saat mobil masih jalan di tengah hujan deras, justru bisa bikin pengendara lain salah baca situasi.

Lampu sein otomatis gak berfungsi, jadi orang di belakang gak tahu mobil mau pindah jalur atau belok ke mana.

Di jalan tol atau lalu lintas padat, kondisi ini bisa bikin bingung dan berisiko memicu kecelakaan beruntun. Niatnya mau aman, eh malah jadi bahaya.

Kalau hujan deras, yang seharusnya dilakukan itu cukup nyalakan lampu utama (lampu dekat), kurangi kecepatan, dan jaga jarak aman. Jangan lupa, fokus dan tetap tenang.

Nah, kalau hujan sudah terlalu lebat sampai jarak pandang minim dan kamu merasa gak aman buat lanjut jalan, lebih baik menepi di tempat yang aman. Di kondisi inilah lampu hazard memang wajib dinyalakan, biar kendaraan lain tahu kamu sedang berhenti darurat.

Jadi intinya, lampu hazard bukan lampu hujan. Dipakai boleh, asal di momen yang tepat. Jangan sampai salah fungsi yang justru bisa berujung celaka.

Continue Reading

Trending