News
JAECOO J7 dan J8 Launching di IIMS 2025

Suka mobil premium? ini bisa jadi salah satu opsi buat lo. Di Indonesia International Motor Show 2025 (IIMS 2025), JAECOO secara resmi launching dua model unggulan: JAECOO J7 SHS dan JAECOO J8.
Buat yang belum kenal sama JAECOO. Jadi ini adalah merek SUV premium dan NEV (New Energy Vehicle) di bawah Chery International. JAECOO terinspirasi dari kombinasi kata Jerman “Jäger” dan kata Inggris “Cool.” Sabar dulu jangan komen hehe, jadi perpaduan kata itu punya arti petualangan offroad dan gaya urban tapi ada sentuhan elegan dan kualitas tinggi.
JAECOO J7 SHS: SUV Hybrid Premium under 600 juta rupiah?
Looksnya cool banget! Jadi JECOO J7 SHS (Super Hybrid System) ini punya mesin turbo 1.6 liter dan juga motor listrik 18.3 kWh. Jarak tempuh listriknya menurut test WLTP kurang lebih 90 km. Punya 16 ADAS, top speednya 185 km/jam, akselerasi 0-100 km dalam 8.5 detik.
Patut dicoba! Untuk harganya, belum fix tapi di IIMS 2025 JAECOO ngumumin rentang harganya dari IDR 499 juta sampai IDR 599 juta.
JAECOO J8: SUV Premium dengan teknologi canggih
Selain itu JAECOO J8 hadir juga di IIMS 2025. Mobil ini tergolong SUV premium 7 seaters yang mewah dan juga nyaman. Dimensi JAECOO J8 panjang 4.820 mm, lebar 1.930 mm, dan tinggi 1.710 mm, dengan wheelbase 2.820 mm. Untuk mesinnya 1.999 cc dengan konfigurasi 4 silinder segaris, 4 valve, DOHC. Tenaganya 257 hp dengan torsi 390 nm.
Harganya? Belum rilis ya sabaar ~~
Promo selama IIMS 2025
Kalau udah lihat dan tertarik, bisa pre-booking mulai dari IDR 5 juta dan mencoba langsung saat test drive. Selain itu juga, ada paket menguntungkan lainnya. Paket Super Power, bisa dapat gratis Home Charger dan V2L Adapter. Paket Super Insurance, gratis asuransi 1 tahun senilai IDR 10 juta.
JAECOO juga berkomitmen bakal kirim kendaraan di Mei 2025. Misalkan telat konsumen bakal dapat kompensasi IDR 1 juta untuk setiap bulan keterlambatan pengiriman.
Gimana? apakah tertarik duduk nyaman di SUV ini?
Bisa langsung ke IIMS 2025 buat lihat dan cobain mobil ini ya.
News
Leapmotor Siapkan Amunisi Baru dari D19 sampai D99

Leapmotor, brand startup mobil listrik asal China, masih nyaman di posisi teratas sebagai pemain NEV (New Energy Vehicle) No.1, sambil terus nunjukin tren penjualan yang positif.
Sepanjang kuartal pertama 2026, performanya bisa dibilang solid. Dorongan dari lini produk seri ABCD bikin penjualannya tetap stabil naik. Bahkan di Maret 2026 saja, total pengiriman kendaraan tembus 50.029 unit secara global, gabungan pasar domestik dan ekspor, atau naik 34,87 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Kalau ditotal dari Januari sampai Maret 2026, Leapmotor sudah mengirimkan 110.155 unit kendaraan. Angka ini naik 25,82 persen secara year-on-year, yang jadi tanda kalau pasar makin nerima mobil listrik dengan teknologi baru tapi tetap punya value kompetitif.
Biar momentum ini gak kendor, Leapmotor juga gas terus di lini produk. Salah satu yang paling ditunggu adalah SUV flagship D19 yang rencananya bakal diperkenalkan global pada 16 April 2026.
Gak cuma itu, di ajang Beijing Auto Show 2026 tanggal 24 April nanti, mereka juga bakal ngenalin versi Ultra dari hatchback listrik Lafa 5 (nama global B05). Mobil ini cukup menarik karena pakai penggerak roda belakang dan dikembangkan bareng tim engineering Eropa dari Stellantis.

Ke depan, Leapmotor sudah nyiapin amunisi baru buat kejar pertumbuhan lebih tinggi. Ada empat model yang bakal dirilis, yaitu A10, D19, A05, dan D99. Keempatnya diproyeksikan bisa nyumbang sekitar 60 persen dari total penjualan global Leapmotor dalam setahun.
Dengan capaian pengiriman yang kuat di Maret dan deretan model baru yang siap meluncur, termasuk A10 (nama global B03X) di Tiongkok dan D19 dalam waktu dekat, Leapmotor makin agresif ngejalanin roadmap mereka buat menghadirkan mobil listrik yang inovatif, pintar, tapi tetap terjangkau.
Menariknya, performa global ini juga jadi sinyal positif buat pasar lain, termasuk Indonesia. Di sini, Leapmotor berada di bawah PT Indomobil National Distributor sebagai agen pemegang merek, yang punya komitmen buat menghadirkan solusi mobilitas listrik yang sesuai kebutuhan konsumen Tanah Air.
News
Chery C5 CSH Hybrid Digeber Jakarta–Semarang PP

Chery Indonesia baru saja ngebuktiin langsung performa teknologi hybrid mereka lewat test drive jarak jauh rute Jakarta–Semarang–Jakarta. Perjalanan ini jadi ajang buat nunjukin gimana teknologi Chery Super Hybrid (CSH) dipakai di kondisi real, bukan cuma sekadar klaim di atas kertas.
Rute ini dipilih bukan tanpa alasan. Jalur Jakarta ke Semarang mewakili kondisi yang sering ditemui pengguna di Indonesia, mulai dari jalan tol panjang sampai lalu lintas padat saat masuk kota. Jadi, performa mobil benar-benar diuji di situasi yang “relate” sama pemakaian sehari-hari.
Sepanjang perjalanan, mobil dipakai dalam berbagai kondisi jalan dan kecepatan. Hasilnya, konsumsi bahan bakarnya tembus mendekati 20 km per liter. Total jarak tempuhnya juga tembus sekitar 940 km, cuma dengan sekali pengisian di titik terakhir, bahkan masih sisa bahan bakar hampir 4 liter.
Angka ini makin menguatkan klaim kalau mobil ini bisa dipakai sampai 1.000 km, tentu dengan catatan kondisi penggunaan yang mirip di dunia nyata.

Pengujiannya sendiri dilakukan dalam dua batch perjalanan dengan kondisi yang gak selalu ideal. Mulai dari hujan sampai karakter jalan yang beragam. Meski begitu, efisiensi bahan bakarnya tetap konsisten dan mendekati klaim resmi.
Di hari kedua, fokus pengujian beralih ke daya tahan dan keamanan baterai. Mobil ini sudah dibekali perlindungan baterai dengan standar IP68, alias tahan air dan debu. Selain itu, ada juga sistem pemantauan real-time lewat manajemen baterai.
Soal keselamatan, mobil ini juga dilengkapi 7 airbags dan 14 fitur ADAS, yang bikin rasa aman tetap terjaga di berbagai kondisi jalan.
“Melalui pengujian ini, kami ingin menunjukkan bahwa Chery C5 CSH Hybrid tidak hanya efisien, tetapi juga benar-benar andal untuk perjalanan jarak jauh tanpa mengorbankan kenyamanan,” kata Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Bicara kenyamanan, mobil ini diklaim punya rasa berkendara yang halus ala mobil listrik. Getaran dan suara juga ditekan berkat kombinasi berbagai teknologi peredaman, mulai dari penggunaan timing chain, kaca double layer, sampai sistem suspensi dan oli yang dirancang untuk mengurangi noise.
Bagian dalamnya juga dibuat modern, dengan layar dual curved 24,6 inci yang bikin tampilan terasa lebih premium. Posisi tuas transmisi di kolom setir juga bikin kabin jadi lebih lega dan rapi.
Lewat pengujian ini, Chery C5 CSH Hybrid mau nunjukin kalau mereka bukan cuma cocok buat harian di dalam kota, tapi juga siap diajak jalan jauh. Dengan konsep “One Car, Two Vibes”, mobil ini ditujukan buat konsumen yang butuh kendaraan fleksibel irit buat dipakai tiap hari, tapi tetap nyaman buat perjalanan panjang.
News
Chery Pecah Rekor! Ekspor Tembus 6 Juta Unit

Chery makin agresif di awal 2026, khususnya di pasar global. Gimana gak, sepanjang Februari 2026 saja, penjualannya tembus 160.765 unit. Angka ini naik sekitar 41,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, sinyal kalau brand asal Tiongkok ini makin serius bersaing di level internasional.
Gak cuma soal penjualan bulanan, jumlah pengguna Chery di luar negeri juga ikut melonjak. Totalnya sekarang sudah lebih dari 6,09 juta unit, bikin Chery jadi merek otomotif China pertama yang berhasil nembus angka 6 juta pengguna global.
Inilah yang sering disebut sebagai “Chery Speed”, alias laju pertumbuhan yang agresif di berbagai pasar.
Kalau digabung dengan pasar domestik, total pengguna Chery di seluruh dunia sekarang sudah lebih dari 18,89 juta. Dari sisi ekspor juga gak kalah konsisten.
Selama 10 bulan berturut-turut, pengiriman unitnya selalu tembus di atas 100.000 unit per bulan. Artinya, produk mereka makin diterima dan dipercaya di banyak negara.

Menariknya lagi, sejak Juni 2025 setelah melewati angka 5 juta unit ekspor, Chery cuma butuh sekitar delapan bulan buat nambah 1 juta unit lagi di pasar internasional. Jaringannya juga makin luas, sudah menjangkau lebih dari 130 negara, termasuk wilayah dengan regulasi ketat seperti Eropa dan Australia.
Di sisi teknologi, Chery juga gak tinggal diam. Pertengahan Februari lalu, mereka sempat ngadain acara “Australia Hybrid Night” di Sydney buat ngenalin teknologi terbaru Chery Super Hybrid (CSH). Di sana juga dipamerkan konsep pickup KP31 yang diklaim sebagai pickup plug-in hybrid diesel pertama di dunia.
Gak cuma mobil, Chery juga mulai masuk ke pengembangan teknologi berbasis AI lewat AiMOGA Robotics. Mereka memperkenalkan robot anjing Argos generasi kedua dan robot humanoid bernama Mornine sebagai bagian dari ekspansi ekosistem teknologi masa depan.
Di Indonesia sendiri, tren Chery juga lagi naik. Sepanjang 2025, penjualannya tumbuh di berbagai segmen, mulai dari mesin bensin, hybrid, sampai mobil listrik. Ini nunjukin kalau kepercayaan konsumen Tanah Air terhadap brand ini juga makin kuat, seiring dengan inovasi yang terus mereka bawa.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News1 year agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News2 years agoKatakan Selamat Tinggal ke Calo, Kini SIM Gak Bisa Nembak Lagi!
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!























