Blog
Ketika Porsche 911 Bertemu Louis Vuitton..

Kalau biasanya kolaborasi otomotif dan brand fashion cuma sebatas bikin aksesori atau edisi khusus, kolaborasi Singer dan Louis Vuitton ini beda cerita.
Dua nama besar tersebut bekerja sama untuk membuat dua unit Porsche 911 spesial dengan sentuhan mewah khas Louis Vuitton. Gak cuma main di eksterior, detail kecil seperti panel instrumen, tombol kabin, koper, perlengkapan berkendara, sampai jam di dasbor juga ikut dibuat ulang.
Bahkan, jam di dasbor mobil ini bukan sekadar pajangan. Benda tersebut bisa dilepas dari mobil dan berubah fungsi menjadi jam meja.
Jadi, kalau biasanya kunci mobil atau jam tangan jadi simbol kemewahan, di proyek ini bahkan jam dasbor pun dibuat sekelas barang koleksi.
Awalnya Dimulai dari Sebuah Jam
Proyek Singer dan Louis Vuitton ini ternyata berawal dari pembuatan jam khusus.
Setelah kedua perusahaan sepakat untuk berkolaborasi, mereka membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk mengembangkan desain hingga akhirnya seluruh bagian kabin dibuat mengikuti standar kemewahan jam tersebut.
Bagian panel instrumen kini menggunakan desain yang terinspirasi dari koleksi jam Tambour milik Louis Vuitton, lengkap dengan kombinasi warna biru kobalt dan aksen tulisan oranye.
Louis Vuitton menyebut proyek ini menjadi pertama kalinya mereka membuat produk kolaborasi dengan merek lain. Sementara Singer mengatakan kerja sama ini menjadi ajang bertukar pengalaman dari puluhan tahun keahlian masing-masing.

Dua Porsche 911 dengan Gaya Berbeda
Kolaborasi ini menghasilkan dua mobil spesial.
Mobil pertama adalah Singer Classic Coupe dengan kombinasi warna saffron dan biru kobalt.
Warna tersebut mengambil inspirasi dari sejarah Louis Vuitton sekaligus mengingatkan pada salah satu proyek awal Singer dengan warna Bahama Yellow.
Bukan cuma tampil keren, mobil ini juga dibuat lebih fungsional.
Bagian atapnya dilengkapi rak khusus yang bisa membawa koper custom, perlengkapan ski, atau bahkan papan selancar dengan desain senada.
Di balik bodinya yang menggunakan material serat karbon berbasis Porsche 911 generasi 964, mobil ini dibekali mesin flat-six 4.0 liter naturally aspirated berpendingin udara.
Tenaga disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan ke roda belakang, dengan dukungan rem karbon-keramik.
Masuk ke kabin, nuansa mewah langsung terasa lewat penggunaan kulit berwarna natural, jahitan kuning, detail logam buatan tangan, sampai motif bunga Monogram Louis Vuitton pada ventilasi jok.
Singer dan Louis Vuitton juga menyiapkan berbagai perlengkapan khusus, mulai dari koper, helm, sarung tangan mengemudi, sepatu, hingga jaket.

Ada Juga Versi Cabriolet Turbo
Mobil kedua adalah Singer Classic Turbo Cabriolet yang dibuat bersama Nicolas Ghesquière, Direktur Kreatif Louis Vuitton untuk lini wanita.
Mobil ini tampil dengan warna putih Calcaire Lutétien yang terinspirasi dari batu kapur.
Berbeda dengan model pertama, mobil ini menggunakan mesin flat-six twin-turbo 3.8 liter, transmisi manual, serta spoiler belakang model whale-tail yang menjadi ciri khas Porsche klasik.
Nuansa klasik juga terasa lewat penggunaan material kayu di berbagai bagian. Mulai dari bumper, bagian belakang mobil, trim kabin, sampai area penyimpanan dibuat dengan inspirasi dari mobil-mobil klasik era lama.
Harga? Masih Rahasia
Singer dan Louis Vuitton belum mengungkap berapa harga kedua mobil spesial ini.
Bahkan, belum diketahui apakah mobil tersebut akan dijual atau hanya menjadi koleksi khusus.
Tapi satu hal yang jelas, proyek ini menunjukkan seberapa jauh batas kreativitas bisa berjalan ketika dunia otomotif bertemu dengan dunia fashion kelas atas.
Karena di tangan Singer dan Louis Vuitton, sebuah Porsche 911 bukan cuma jadi mobil buat dikendarai, tapi juga berubah menjadi karya seni berjalan.
Blog
Mobil Listrik Parkir Paralel? Tetap Bisa Didorong Kok!

Parkir paralel jadi salah satu manuver yang cukup bikin keringat dingin buat sebagian pengemudi.
Apalagi kalau ruang parkirnya sempit, sementara posisi mobil harus maju-mundur beberapa kali supaya pas di antara kendaraan lain.
Kalau pakai mobil bensin atau diesel, biasanya urusannya lebih gampang. Saat mobil dalam kondisi mati, pengemudi bisa memasukkan transmisi ke posisi N (Neutral) supaya mobil masih bisa digeser atau didorong.
Terus, gimana dengan mobil listrik?
Banyak yang masih bertanya-tanya, apakah mobil listrik bisa didorong saat parkir paralel? Jawabannya, bisa, tapi mekanismenya memang agak berbeda dibanding mobil konvensional.
Mobil Listrik Gak Pakai Mekanisme Tuas Transmisi Biasa
Pada mobil bensin atau diesel dengan transmisi otomatis, biasanya ada fitur seperti shift lock yang memungkinkan tuas dipindahkan ke posisi N saat mobil dalam kondisi mati.
Fitur ini berguna ketika mobil perlu dipindahkan, misalnya saat parkir paralel, mogok, atau harus diderek.
Sementara mobil listrik menggunakan sistem penggerak yang lebih banyak dikontrol secara elektronik. Karena itu, beberapa model gak menyediakan mekanisme yang sama seperti mobil konvensional.
Sebagai gantinya, beberapa mobil listrik memiliki fitur khusus seperti Tow Mode, Neutral Mode, atau pengaturan tertentu agar kendaraan bisa dipindahkan dengan aman.
Jadi, bukan berarti mobil listrik gak bisa didorong, hanya cara mengaturnya yang berbeda.
Cara Parkir Paralel Mobil Listrik
Pada dasarnya, teknik parkir paralel mobil listrik tetap sama seperti mobil biasa.
Pengemudi tetap perlu mengatur sudut setir, memperkirakan jarak, dan melakukan manuver secara perlahan.
Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pastikan Mobil Sudah Dalam Kondisi Siap Jalan
Berbeda dengan mobil bensin yang terdengar suara mesinnya saat menyala, mobil listrik cenderung senyap.
Karena itu, pengemudi perlu memastikan mobil sudah berada dalam kondisi Ready sebelum mulai bergerak.
Setelah itu, posisi transmisi bisa dipindahkan ke D (Drive) atau R (Reverse) untuk melakukan manuver.
Karena motor listrik punya torsi instan, injakan pedal akselerator harus lebih halus. Sedikit saja ditekan, mobil bisa langsung bergerak.

Manfaatkan Creep Mode Saat Parkir
Beberapa mobil listrik memiliki fitur creep mode, yaitu kondisi ketika mobil bergerak perlahan saat pedal rem dilepas.
Karakter ini mirip mobil matik konvensional dan cukup membantu saat parkir paralel karena mobil bisa maju atau mundur pelan tanpa harus banyak memainkan pedal gas.
Ada juga mobil listrik yang menggunakan sistem one pedal driving, di mana mobil akan melambat ketika pedal akselerator dilepas.
Pengemudi perlu menyesuaikan karakter tersebut supaya proses parkir tetap nyaman.
Gunakan Tow Mode Kalau Mobil Perlu Digeser
Nah, ini bagian yang membedakan mobil listrik dengan mobil biasa.
Saat posisi parkir membutuhkan sedikit koreksi dan mobil harus digeser, beberapa mobil listrik menyediakan fitur Tow Mode.
Mode ini biasanya digunakan untuk kondisi tertentu, seperti saat kendaraan perlu diderek atau dipindahkan.
Dengan mengaktifkan mode tersebut, sistem kendaraan akan menyesuaikan agar mobil bisa dipindahkan sesuai prosedur yang sudah ditentukan pabrikan.
Namun, perlu dicatat, gak semua mobil listrik punya fitur Tow Mode. Nama dan cara mengaktifkannya juga bisa berbeda tergantung merek dan modelnya.
Jadi, Mobil Listrik Tetap Bisa Parkir Paralel?
Jawabannya, tetap bisa.
Mobil listrik memang gak menggunakan mekanisme transmisi seperti mobil konvensional, tapi pabrikan sudah menyiapkan solusi agar kendaraan tetap bisa dipindahkan saat kondisi tertentu.
Yang penting, pemilik tahu fitur yang tersedia di mobilnya, apakah menggunakan Neutral Mode, Tow Mode, atau prosedur khusus lainnya.
Jadi, buat yang baru pindah dari mobil bensin ke mobil listrik, gak perlu khawatir. Parkir paralel tetap bisa dilakukan, hanya butuh sedikit adaptasi dengan karakter mobil listrik.
Blog
5 Modifikasi Simpel yang Bikin Mobil Standar Terlihat Lebih Mahal

Punya mobil standar bukan berarti tampilannya harus terlihat biasa saja. Tanpa perlu melakukan modifikasi ekstrem atau mengeluarkan biaya besar, ada beberapa ubahan kecil yang bisa membuat mobil terlihat lebih menarik dan punya kesan lebih premium.
Bahkan, beberapa modifikasi sederhana bisa memberikan perubahan yang cukup terasa, terutama pada bagian eksterior dan interior.
Yang penting, pilih modifikasi yang tetap rapi dan sesuai dengan karakter mobil. Jangan sampai niat bikin keren malah membuat tampilan mobil terlihat berlebihan.
Berikut beberapa modifikasi simpel yang bisa bikin mobil standar terlihat lebih mahal.
Ganti Velg dengan Desain yang Lebih Sporty
Salah satu bagian yang paling mudah mengubah tampilan mobil adalah velg.
Velg bawaan pabrik biasanya dibuat dengan desain yang aman dan fungsional. Tapi, mengganti dengan model yang lebih sporty atau elegan bisa langsung membuat tampilan mobil berubah.
Pilih desain yang sesuai dengan karakter mobil. Misalnya, SUV akan terlihat lebih gagah dengan velg berukuran lebih besar, sementara hatchback bisa tampil lebih sporty dengan desain palang yang simpel.
Tapi jangan asal naik ukuran. Velg terlalu besar bisa memengaruhi kenyamanan berkendara dan kerja suspensi.
Tambahkan Ambient Light di Kabin
Kalau ingin membuat interior terasa lebih mewah, ambient light bisa jadi pilihan yang cukup populer.
Lampu kecil yang dipasang di area dashboard, pintu, atau kolong kaki ini bisa memberikan suasana kabin seperti mobil premium.
Apalagi saat malam hari, pencahayaan lembut dari ambient light bisa membuat interior terlihat lebih modern.
Saat ini banyak ambient light aftermarket dengan harga yang cukup terjangkau.

Upgrade Karpet Mobil
Karpet mobil sering dianggap bagian kecil yang gak terlalu berpengaruh. Padahal, kondisi dan desain karpet bisa memengaruhi kesan pertama saat masuk ke dalam kabin.
Karpet model full cover yang mengikuti bentuk lantai mobil bisa membuat interior terlihat lebih rapi.
Selain itu, bahan yang lebih berkualitas juga membuat kabin terasa lebih bersih dan terawat.
Ganti Cover Jok
Jok menjadi salah satu bagian yang paling sering dilihat saat masuk ke mobil.
Mengganti cover jok dengan bahan semi kulit atau desain yang lebih elegan bisa membuat suasana kabin berubah drastis.
Warna hitam, cokelat, atau kombinasi warna yang senada dengan interior biasanya memberikan kesan lebih premium.
Selain mempercantik tampilan, cover jok juga membantu melindungi jok asli dari kotoran dan pemakaian harian.
Tambahkan Aksesori Eksterior yang Minimalis
Modifikasi eksterior gak selalu harus pakai body kit besar.
Beberapa tambahan kecil seperti spoiler belakang, garnish, door handle cover, atau emblem dengan desain yang lebih rapi bisa memberikan sentuhan berbeda.
Kuncinya adalah jangan berlebihan. Mobil yang terlihat mahal biasanya justru punya desain yang simpel dan bersih.
Jangan Terlalu Banyak Modifikasi
Membuat mobil standar terlihat lebih mahal bukan berarti harus memasang semua aksesori yang tersedia.
Terlalu banyak ubahan justru bisa membuat tampilan mobil terlihat ramai dan kehilangan kesan elegan.
Pilih bagian yang paling berpengaruh, gunakan bahan berkualitas, dan pastikan pemasangan dilakukan dengan rapi.
Dengan beberapa modifikasi sederhana, mobil harian pun bisa punya tampilan yang lebih menarik tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Blog
Mobil Baru vs Mobil Bekas, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Beli mobil itu bukan cuma soal pilih model yang paling keren atau fitur paling lengkap. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, lebih baik beli mobil baru atau cari mobil bekas?
Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mobil baru bisa kasih rasa tenang karena kondisi masih new dari pabrik, sementara mobil bekas bisa jadi pilihan menarik karena harganya jauh lebih terjangkau.
Tapi, mana yang sebenarnya lebih menguntungkan?
Jawabannya tergantung kebutuhan, kondisi keuangan, dan cara penggunaan mobil tersebut.
Kelebihan Beli Mobil Baru
Salah satu alasan banyak orang memilih mobil baru adalah rasa aman.
Mobil baru biasanya masih memiliki garansi resmi dari pabrikan. Jadi kalau ada masalah pada komponen tertentu, pemilik gak perlu langsung keluar biaya besar selama masih masuk dalam ketentuan garansi.
Selain itu, kondisi mesin, transmisi, dan interior juga masih benar-benar baru. Pemilik pertama gak perlu khawatir soal riwayat pemakaian sebelumnya.
Fitur yang ditawarkan juga biasanya lebih modern. Mulai dari sistem hiburan terbaru, fitur keselamatan, sampai teknologi bantuan berkendara.
Kekurangan Beli Mobil Baru
Meski punya banyak kelebihan, mobil baru juga punya kekurangan, terutama dari sisi harga.
Begitu mobil keluar dari dealer, nilai jualnya langsung mengalami penurunan. Depresiasi atau penyusutan harga menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan.
Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga lebih besar karena harus menyiapkan uang muka dan cicilan yang biasanya lebih tinggi.
Kelebihan Beli Mobil Bekas
Keuntungan terbesar membeli mobil bekas tentu ada di harga.
Dengan dana yang sama, pembeli bisa mendapatkan mobil dengan kelas yang lebih tinggi dibanding membeli mobil baru.
Misalnya, dana Rp300 jutaan yang hanya bisa mendapatkan mobil baru kelas tertentu, mungkin sudah bisa membawa pulang mobil bekas dengan segmen yang lebih tinggi.
Selain itu, penurunan harga mobil bekas biasanya sudah lebih stabil. Jadi, risiko kehilangan nilai kendaraan dalam waktu singkat gak sebesar mobil baru.

Kekurangan Beli Mobil Bekas
Tantangan terbesar membeli mobil bekas adalah soal kondisi kendaraan.
Pembeli harus lebih teliti melihat riwayat mobil, mulai dari perawatan rutin, kondisi mesin, transmisi, sampai kemungkinan pernah mengalami kecelakaan atau banjir.
Kalau kurang teliti, harga murah di awal bisa berubah menjadi biaya perbaikan yang besar setelah mobil dibawa pulang.
Karena itu, penting melakukan pengecekan menyeluruh atau menggunakan jasa inspeksi kendaraan sebelum membeli.
Hitung-hitungan Biaya Jangka Panjang
Bukan cuma harga beli yang perlu dipikirkan. Biaya kepemilikan juga harus masuk hitungan.
Mobil baru memang punya harga lebih tinggi, tapi biasanya biaya perawatan di awal masih lebih ringan karena kondisi komponen masih baru.
Sementara mobil bekas punya harga beli lebih murah, tapi kemungkinan membutuhkan penggantian beberapa komponen lebih cepat, tergantung usia dan kondisi mobil.
Jadi, mobil murah di awal belum tentu paling hemat dalam jangka panjang.
Jadi Pilih Mobil Baru atau Bekas?
Kalau ingin mobil dengan kondisi pasti, bebas memikirkan riwayat pemakaian, dan punya dana yang cukup, mobil baru bisa menjadi pilihan.
Sementara kalau ingin mendapatkan mobil dengan kelas lebih tinggi dengan budget terbatas, mobil bekas bisa jadi pilihan yang menarik.
Yang paling penting, jangan membeli mobil hanya karena tergiur harga murah. Sesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan finansial, dan pastikan kondisi mobil benar-benar sesuai harapan.
Karena baik mobil baru maupun bekas, yang paling penting adalah bisa memberikan kenyamanan dan ketenangan saat digunakan setiap hari.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News2 years agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!
News2 years agoKatakan Selamat Tinggal ke Calo, Kini SIM Gak Bisa Nembak Lagi!















