Connect with us

News

VINDES Bikin Balapan Gokart Sama Artis di Bukan Main Bareng Clear!

Published

on

Bukan Main balik lagi! Kali ini bikin edisi balapan gokart dan berbagai perlombaan bareng komunitas. Spesialnya lagi VINDES Sport menggandeng Clear Men Ultra buat bikin Bukan Main edisi balapan gokart. Kenapa kok sama Clear Men? Ini alasannya,

Buat banyak laki-laki, helm sudah jadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari berangkat kerja, touring, sampai menjalani berbagai kegiatan yang mengharuskan berkendara.

Tapi di balik rutinitas tersebut, penggunaan helm dalam waktu lama juga punya tantangan tersendiri. Kepala yang terasa panas, berkeringat, produksi minyak berlebih, sampai munculnya ketombe bisa bikin rasa gak nyaman.

Kondisi ini sering disebut sebagai helmet hair, dimana kondisi rambut dan kulit kepala yang terasa lepek atau kurang nyaman setelah terlalu lama menggunakan helm.

Melihat hal tersebut, Clear Men Ultra hadir mendukung acara VINDES Bukan Main, sebuah kegiatan yang menggabungkan motorsports, kompetisi, dan komunitas dalam berbagai aktivitas seru dan interaktif.

Lewat kolaborasi ini, Clear Men Ultra ingin mengajak para laki-laki tetap fokus dan tampil maksimal meski harus menghadapi tantangan helmet hair, terutama saat melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Helmet Hair Gak Cuma Soal Rambut Lepek

Banyak yang menganggap helmet hair hanya sebatas rambut yang terlihat berantakan setelah melepas helm. Padahal, masalahnya bisa lebih dari itu.

Saat kepala tertutup helm dalam waktu lama, kondisi panas dan keringat bisa membuat kulit kepala terasa gak nyaman. Ditambah produksi minyak yang berlebih, kondisi ini bisa membuat kulit kepala lebih rentan mengalami ketombe.

Buat laki-laki yang aktif bergerak dan sering menggunakan helm, kondisi tersebut tentu bisa mengganggu aktivitas, apalagi saat membutuhkan fokus tinggi.

Ari Astuti, Beauty & Wellbeing Indonesia Marketing Demand Creation Hair Care, Unilever Indonesia, bilang, kulit kepala pria 1,6x lebih berminyak, 1,5x lebih berkeringat, dan 7x lebih rentan ketombe dibanding perempuan.

Makanya Clear Men Ultra Oil Control hadir dengan Piroctone Olamine yang membantu melawan jamur penyebab ketombe dan Capryloyl Glycine yang mampu mengontrol minyak di kulit kepala hingga 48 jam.

“Melalui acara VINDES Bukan Main, kami ingin mendekatkan isu ini kepada laki-laki aktif sekaligus menunjukkan bagaimana Clear Men Ultra menjaga mereka tetap clearly controlled,” kata Ari.

Gokart Racing Jadi Ujian Fokus di Balik Helm

Dalam acara VINDES Bukan Main, aktivitas gokart racing menjadi salah satu tantangan yang mengharuskan peserta menggunakan helm selama perlombaan.

Di tengah aktivitas yang penuh adrenalin, panas dan keringat di balik helm bisa menjadi gangguan tersendiri. Karena itu, kondisi kulit kepala yang tetap nyaman menjadi salah satu hal penting agar peserta bisa tetap fokus selama berkegiatan.

Awan Prasetyo, CEO Vindes Corp bilang, “Acara Bukan Main Racing Edition ini menjadi salah satu inovasi dan pengalaman pertama juga bagi Vindes di tahun 2026, dan ketika kami mengadakan sebuah event tentunya kami selalu mencari partner brand yang memiliki value yang relevan dengan event kami. Maka dari itu, kolaborasi dengan Clear Men Ultra ini terasa cocok, apalagi di aktivitas seperti gokart yang identik dengan helm dan tantangan untuk tetap fokus. Semoga kolaborasi ini bisa membuat pengalaman VINDES Bukan Main kali ini semakin seru dan berkesan.”

VINDES Bukan Main Hadirkan Balap Gokart dan Festival Motorsport

VINDES Bukan Main menghadirkan pengalaman yang berbeda untuk para pencinta motorsport dan berbagai komunitas otomotif.

Acara ini akan digelar selama dua hari berturut-turut, yaitu Sabtu dan Minggu, 22-23 Agustus 2026, bertempat di Sentul Karting Sirkuit.

Salah satu aktivitas utama dalam acara ini adalah balap gokart bertajuk Main Kart. Para peserta akan beradu cepat dalam format 12 lap dengan total 16 peserta yang terbagi menjadi kategori cowok dan cewek.

Untuk kategori cowok, peserta yang ikut berlaga terdiri dari:

Phase 1: Al Ghazali, Bryan Domani, Refal Hady, dan Bisma Karisma.
Phase 2: Bastian Steel, Indra Frimawan, Ciccio Manassero, dan Teddy Adhitya.

Sementara untuk kategori cewek, peserta yang akan ikut meramaikan Main Kart yaitu:

Phase 1: Erika Richardo, Zee Asadel, Rachel Cia, dan Bianca Bunga.
Phase 2: Shita Marino, Leya Princy, Eca Japasal, dan Sisca Saras.

Selain balapan gokart, VINDES Bukan Main juga menghadirkan festival dan berbagai aktivitas komunitas, mulai dari komunitas Kendali Jarak Jauh atau Radio Control, komunitas 4WD, komunitas Hot Wheels, hingga komunitas Berkendara Minggu Pagi atau SunMori.

Tiket VINDES Bukan Main Mulai Rp 25.000

Buat yang ingin datang langsung, VINDES Bukan Main menyediakan beberapa pilihan tiket.

Tiket Datang ke Festival tersedia mulai dari Rp 25.000 untuk satu hari. Sementara tiket Nonton Seleb Hari Pertama dibanderol Rp 125.000.

Ada juga tiket bundling Nonton Seleb Hari 1 + Festival Hari 2 dengan harga Rp 149.000, serta tiket grup untuk lima orang mulai dari Rp 449.000.

Buat yang ingin langsung mencoba sensasi gokart di Sentul Karting Sirkuit, tersedia juga tiket Main Kart Rental dengan harga Rp 300.000.

Hadir dengan Semangat Clearly Controlled

Melalui kolaborasi ini, Clear Men Ultra membawa semangat Clearly Controlled, yaitu kondisi ketika kulit kepala tetap terasa bersih, nyaman, dan bebas dari gangguan seperti minyak berlebih serta ketombe.

Semangat tersebut juga diwujudkan oleh Clear Agent, Refal Hady, yang ikut berpartisipasi dalam VINDES Bukan Main.

Dengan dukungan Clear Men Ultra Oil Control, Refal menunjukkan bahwa kondisi kulit kepala yang terjaga bisa membantu dirinya tetap nyaman dan fokus menghadapi berbagai tantangan.

“Aku lama-lama pakai helm, kadang kulit kepalanya sering jadi panas, keringetan, dan lebih berminyak biasa disebut helmet hair. Kalau dibiarkan, ini bisa bikin ketombe juga. Makanya aku pakai Clear biar minyak di kulit kepala tetap terkontrol dan bebas ketombe, jadi bisa tetap clearly controlled dan fokus jalanin aktivitas,” kata Refal.

Clear Men Ultra mengajak laki-laki untuk lebih peduli terhadap kondisi kulit kepala, terutama bagi yang sering melakukan aktivitas menggunakan helm.

Dengan Clear Men Ultra Oil Control, kulit kepala pria dibantu tetap bersih, segar, dan bebas dari ketombe. Jadi, aktivitas tetap jalan tanpa terganggu masalah helmet hair.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Range Rover Kini Punya Versi Listrik, Tetap Gahar Buat Off-Road

Published

on

By

Land Rover akhirnya resmi memperkenalkan Range Rover Electric, SUV listrik paling mewah mereka yang sudah lama dinantikan.

Kehadiran model ini jadi babak baru buat Range Rover, karena untuk pertama kalinya lini SUV flagship tersebut mendapatkan jantung penggerak listrik penuh.

Meski sudah meninggalkan mesin konvensional, Land Rover gak mau menghilangkan karakter utama Range Rover. Mobil ini tetap mengusung tiga hal yang selama ini melekat pada namanya, yaitu kemewahan, performa, dan kemampuan melibas berbagai medan.

Range Rover Electric mengandalkan sistem dual motor all-wheel drive (AWD) yang diklaim punya performa setara mesin V8. Bedanya, tenaga dari motor listrik hadir lebih halus dan senyap.

Tampilan Tetap Kalem, Gak Terlihat Seperti Mobil Listrik

Salah satu hal menarik dari Range Rover Electric adalah desainnya yang masih sangat mirip dengan versi bermesin bensin.

Land Rover seolah gak ingin membuat mobil ini terlihat terlalu berbeda. Bagi yang melihat dari jauh, mungkin bakal sulit membedakan mana Range Rover listrik dan versi konvensional.

Basis desainnya masih menggunakan generasi kelima Range Rover yang diperkenalkan pada 2021.

Namun, ada beberapa ubahan kecil untuk menyesuaikan karakter mobil listrik, seperti desain gril depan yang lebih aerodinamis, pelek baru, serta revisi bagian bawah bodi.

Perubahan tersebut membuat hambatan udara turun 0,01 cd. Hasilnya, efisiensi meningkat dan jarak tempuh di jalan tol bisa bertambah hingga 16 km.

Range Rover Electric nantinya tersedia dalam beberapa pilihan varian, mulai dari SE, HSE, Autobiography, SV, SV Ultra, SV Black, serta edisi khusus First Edition.

Kabin Tetap Mewah, Teknologi Makin Canggih

Masuk ke dalam kabin, aura mewah khas Range Rover masih sangat terasa.

Material premium, desain minimalis, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi fokus utama.

Namun, Land Rover memberikan sejumlah sentuhan khusus untuk versi listrik ini.

Layar digital di dalam kabin kini memiliki tampilan khusus kendaraan listrik, termasuk fitur prediksi jarak tempuh berbasis teknologi AI.

Selain itu, sistem kendaraan juga sudah mendukung pembaruan software secara online melalui fitur over-the-air (OTA).

Hal lain yang menjadi perhatian Land Rover adalah kenyamanan suara.

Saat mobil dipacu dengan tenaga penuh, Range Rover Electric diklaim memiliki tingkat kebisingan kabin 7 dBA lebih rendah dibandingkan versi V8.

Artinya, penumpang tetap bisa menikmati suasana kabin yang tenang meski mobil sedang mengeluarkan performa maksimal.

Tenaga Lebih Besar dari Mesin V8

Di balik bodinya, Range Rover Electric menggunakan platform Modular Longitudinal Architecture (MLA) yang sudah disiapkan untuk kendaraan elektrifikasi.
Mobil ini dibekali dua motor listrik yang dikembangkan sendiri oleh Land Rover.

Masing-masing motor menghasilkan tenaga 349 hp. Jika digabungkan, total outputnya mencapai 542 hp dengan torsi maksimal 850 Nm.

Angka tersebut bahkan melampaui mesin mild-hybrid twin-turbo V8 4.4 liter yang menjadi salah satu pilihan mesin Range Rover.

Karakter motor listrik yang mampu memberikan tenaga secara instan membuat akselerasi SUV ini juga lebih agresif.

Dari posisi diam sampai 96 km/jam, Range Rover Electric hanya membutuhkan waktu 4,3 detik.

Sebagai perbandingan, Range Rover V8 membutuhkan waktu 4,5 detik untuk mencapai kecepatan yang sama.

Sekali Charge Bisa Jalan Sampai 600 Km

Untuk menyimpan energi, Range Rover Electric memakai baterai lithium-ion berkapasitas 118,5 kWh.

Baterai tersebut ditempatkan di bawah lantai kabin dengan perlindungan aluminium khusus.

Berdasarkan pengujian WLTP, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 600 km dalam sekali pengisian daya.

Sementara berdasarkan standar EPA, jarak tempuhnya mencapai sekitar 535 km.

Untuk pengisian ulang, Range Rover Electric sudah mendukung teknologi fast charging DC 350 kW dengan arsitektur 800V.

Baterai bisa terisi dari 10 persen sampai 80 persen hanya dalam waktu 22 menit. Bahkan, pengisian selama 10 menit disebut mampu menambah jarak tempuh hingga 220 km.

Tetap Siap Diajak Off-Road

Meski kini memakai tenaga listrik, Range Rover Electric tetap membawa kemampuan yang menjadi ciri khas keluarga Range Rover.

Land Rover mengembangkan mobil ini bukan hanya untuk jalan perkotaan, tapi juga tetap siap menghadapi medan berat.

Salah satu tantangan terbesar mobil listrik untuk penggunaan off-road adalah pengaturan suhu dan efisiensi energi.

Karena itu, Land Rover membekali Range Rover Electric dengan teknologi ThermAssist.

Sistem ini diklaim mampu menghemat energi pemanas hingga 40 persen dan membantu menambah jarak tempuh sampai 40 km saat digunakan dalam kondisi cuaca ekstrem.

Dengan hadirnya Range Rover Electric, Land Rover ingin membuktikan kalau SUV listrik gak harus kehilangan karakter.

Mobil ini tetap menawarkan kemewahan khas Range Rover, tapi sekarang dengan performa instan dan pengalaman berkendara yang lebih senyap.

Continue Reading

News

CUSTOMAXI 2026, Ratusan Yamaha MAXI Adu Gaya di Semarang

Published

on

By

Ajang modifikasi skutik premium Yamaha, CUSTOMAXI 2026, resmi dimulai. Kota Semarang, Jawa Tengah, dipilih sebagai lokasi pembuka gelaran yang mempertemukan para pengguna dan pecinta modifikasi Yamaha MAXI.

Bukan tanpa alasan, Semarang kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah gelaran tahun sebelumnya mendapat respons positif dari komunitas modifikasi di wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan sekitarnya.

Seri perdana CUSTOMAXI 2026 berlangsung di Uptown Mall, BSB City, Semarang, pada 5-6 September 2026. Antusiasme peserta juga cukup tinggi. Dari lebih dari 170 peserta yang melakukan pendaftaran online, sebanyak 85 motor akhirnya terpilih untuk tampil dan bersaing di empat kelas utama.

Mulai dari Meet Up MAXI, Street MAXI, Super MAXI, hingga kelas baru Master MAXI yang menjadi kasta tertinggi di ajang tahun ini.

“Sebagai skutik premium, jajaran MAXI Yamaha saat ini tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari. Lebih dari itu, setelah hadir lebih dari satu dekade di Indonesia, MAXI Yamaha telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung berbagai hobi bermotor konsumennya. Salah satunya adalah modifikasi yang memang sangat diminati oleh pengguna MAXI Yamaha, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Hal ini terlihat dari jumlah peserta tahun ini, baik secara online maupun yang tampil di event, yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kami berharap CUSTOMAXI dapat terus menjadi wadah bagi konsumen MAXI Yamaha untuk berkumpul dan menyalurkan hobi, sekaligus memberikan inspirasi serta melahirkan trend setter baru gaya modifikasi premium di Indonesia,” kata Bill Gunawan, Chief Yamaha Area Jawa Tengah.

Bukan Cuma Kontes, Ada Night Ride sampai Hiburan

CUSTOMAXI 2026 gak cuma soal motor-motor modifikasi yang tampil di panggung.

Para peserta juga diajak mengikuti kegiatan Night Ride, di mana mereka bisa langsung mengendarai motor modifikasi masing-masing di jalan raya.

Lewat aktivitas ini, Yamaha ingin menunjukkan kalau motor modifikasi yang tampil bukan cuma menarik secara visual, tapi juga tetap bisa dipakai untuk aktivitas harian.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati berbagai kegiatan lain seperti photo contest dan hiburan live DJ yang membuat suasana acara semakin ramai.

Kelas Master MAXI Jadi Panggung Motor Modifikasi Sultan

Sejak seri pertama digelar, CUSTOMAXI 2026 langsung menunjukkan kelasnya sebagai kontes modifikasi premium.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah banyaknya Yamaha XMAX dengan konsep modifikasi berkelas. Gaya Indo-Proper menjadi salah satu aliran yang cukup dominan.

Motor-motor peserta tampil dengan berbagai inspirasi, mulai dari desain livery helm premium, karakter anime, sampai budaya Jepang.

Gak cuma bermain di tampilan, beberapa peserta juga membangun motor dengan part aftermarket premium yang nilainya bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Atmosfer “sultan” makin terasa dengan hadirnya kelas baru Master MAXI. Kelas ini menjadi kategori paling bergengsi di CUSTOMAXI 2026.

Di kelas tersebut, beberapa peserta bahkan membawa Yamaha TMAX CBU, termasuk generasi terbaru tahun 2026. Motor-motor tersebut tampil dengan konsep personal yang kuat dan menggunakan berbagai komponen aftermarket dari merek ternama.

Kelas Master MAXI pun menjadi panggung buat karya modifikasi dengan tingkat pengerjaan dan kreativitas yang lebih tinggi.


Gak Harus Modal Ratusan Juta Buat Ikut CUSTOMAXI

Meski identik dengan motor modifikasi mahal, Yamaha tetap membuka ruang buat semua kalangan di CUSTOMAXI 2026.

Jadi, bukan cuma motor dengan ubahan ekstrem atau budget besar yang bisa tampil.

Pengguna MAXI Yamaha dengan modifikasi ringan juga tetap punya kesempatan menunjukkan kreativitasnya lewat kelas yang tersedia.

Salah satunya lewat kelas Street MAXI, yang mengakomodasi gaya modifikasi yang masih dekat dengan penggunaan sehari-hari, tapi tetap punya karakter berbeda.

Sementara itu, kelas Meet Up MAXI hadir untuk pengguna dan komunitas yang ingin membawa motor kebanggaannya tanpa harus melakukan ubahan besar.

Menurut Agia Rafiki, salah satu peserta CUSTOMAXI 2026 yang turun di kelas Meet Up MAXI sekaligus pemenang kategori Best Fun & Proper Sunmori Style, konsep tahun ini terasa lebih menarik karena bisa merangkul lebih banyak peserta.

“Menurut saya CUSTOMAXI tahun ini benar-benar lebih seru dibandingkan tahun lalu. Kelas yang dibuka semakin banyak sehingga bisa merangkul semua kalangan. Mulai dari mereka yang ingin tampil pol-polan dengan budget sultan, sampai konsumen dan komunitas yang suka modifikasi dengan budget lebih ekonomis tetap punya tempat untuk ikut berkompetisi. Saya sangat mengapresiasi Yamaha karena memberikan kesempatan bagi semua konsumennya untuk tampil dan menyalurkan kreativitas modifikasi mereka,” ujar Agia.

Lewat berbagai kelas yang tersedia, CUSTOMAXI 2026 ingin menjadi wadah bagi pengguna MAXI Yamaha untuk menunjukkan kreativitas, mulai dari modifikasi ringan sampai konsep ekstrem.

Setelah membuka rangkaian di Semarang, CUSTOMAXI 2026 selanjutnya bakal menyambangi Bandung, Jawa Barat, untuk mencari karya modifikasi MAXI Yamaha terbaik berikutnya.

Continue Reading

News

Toyota Bikin Es Krim Khusus Buat Promosi Fitur

Published

on

By

Toyota lagi-lagi punya cara unik buat memperkenalkan fitur mobilnya. Kali ini bukan lewat teknologi mesin atau fitur keselamatan, tapi lewat kolaborasi dengan produsen es krim asal Amerika Serikat, Graeter’s Ice Cream.

Dari kerja sama ini, lahirlah camilan bernama Salted Caramel Chip Wheels, sebuah sandwich es krim yang dibuat khusus hasil kolaborasi Toyota dan Graeter’s.

Produk ini disebut sebagai “cara paling manis untuk melaju” dan merupakan versi baru dari Graeter’s Chip Wheelies.

Bentuknya berupa es krim rasa salted caramel yang dijepit menggunakan dua biskuit cokelat dengan taburan chocolate chip.

Bagian luarnya kemudian dilapisi dengan chocolate jimmies atau semacam meses cokelat, sehingga tampilannya makin menggoda.

Dijual Terbatas, Harganya Tembus Rp 1 Jutaan

Meski terdengar seperti kolaborasi yang cukup random, Toyota dan Graeter’s gak main-main soal produknya.

Salted Caramel Chip Wheels hanya dijual secara online dan tersedia dalam kemasan isi 12 buah.

Setiap sandwich es krim memiliki berat sekitar 4 ons dan dikemas satu per satu agar tetap praktis dibawa.

Untuk satu paketnya, konsumen harus menyiapkan dana 86 dolar AS atau sekitar Rp 1,4 jutaan, belum termasuk ongkos kirim.

Namun, produk ini hanya tersedia selama persediaannya masih ada.

Promosikan Fitur Kulkas Mini Toyota Sienna

Di balik kolaborasi unik ini, Toyota sebenarnya sedang memperkenalkan salah satu fitur pada Sienna Platinum, yaitu FridgeBox.

Sesuai namanya, fitur ini merupakan kompartemen penyimpanan yang punya kemampuan mendinginkan hingga membekukan barang.

Toyota menyebut mode beku pada FridgeBox cocok digunakan untuk menyimpan es krim sandwich agar tetap dingin, terutama setelah keluarga selesai beraktivitas seperti olahraga atau perjalanan jauh.

Owen Peacock dari Toyota mengatakan, kolaborasi dengan Graeter’s punya kesamaan dalam hal memberikan pengalaman terbaik untuk pelanggan.

“Graeter’s membawa perhatian dan keahlian yang sama dalam membuat es krim seperti Toyota menghadirkan kendaraan,” ujar Owen.

Menurutnya, FridgeBox pada Sienna memberikan pengalaman baru yang lebih menyenangkan saat melakukan perjalanan bersama keluarga.

Meski belum tentu bakal hadir di Indonesia, cara Toyota memperkenalkan fitur mobil lewat kolaborasi unik seperti ini cukup menarik. Bukan cuma soal kendaraan, tapi bagaimana mobil bisa jadi bagian dari pengalaman perjalanan.

Continue Reading

Trending