Connect with us

News

Xpeng Rayakan Setahun dengan X9 Facelift dan G6 AWD

Published

on

Xpeng bareng Erajaya Active Lifestyle (ERAL) baru aja bikin acara seru Xpeng V1SION Night 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (28/6/2026). Merk asal China ini sekaligus meluncurkan dua model baru, yakni Xpeng X9 Facelift dan Xpeng G6 All-Wheel Drive (AWD).

Peluncuran ini jadi bukti kalau Xpeng gak cuma ingin jualan mobil listrik, tapi juga membangun ekosistem mobilitas pintar yang menggabungkan teknologi Artificial Intelligence (AI), kenyamanan, dan pengalaman berkendara yang semakin terhubung dengan penggunanya.

CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, mengatakan, respons positif dari pasar Indonesia selama setahun terakhir menjadi modal penting bagi Xpeng untuk terus menghadirkan produk baru sekaligus memperkuat layanan bagi konsumennya.

“Antusiasme yang kami terima dalam satu tahun terakhir menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin terbuka terhadap inovasi kendaraan listrik pintar. Dengan peluncuran X9 Facelift dan G6 AWD, kami ingin menunjukan komitmen jangka panjang melalui produk terbaik yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” kata Djohan.

Selain menghadirkan produk baru, Erajaya Active Lifestyle juga terus memperluas jaringan dealer dan meningkatkan layanan Sales, Service, dan Spare Parts (3S). Tujuannya agar pemilik Xpeng bisa mendapatkan layanan yang cepat, profesional, dan mudah dijangkau di berbagai daerah.

Hal yang sama juga disampaikan James Wu, Vice President of Xpeng. Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu pasar penting dalam strategi ekspansi global Xpeng, terutama di kawasan Asia Tenggara.

“Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat penting bagi Xpeng di Asia Tenggara. Dalam waktu yang relatif singkat, kami melihat perkembangan yang positif, baik dari sisi penerimaan pasar maupun kepercayaan pelanggan terhadap teknologi yang kami hadirkan. Bersama Erajaya Active Lifestyle, kami berharap dapat terus menghadirkan produk dan inovasi yang relevan bagi konsumen Indonesia serta memperkuat kehadiran Xpeng di pasar ini untuk jangka panjang,” ujar James.

Xpeng X9 Facelift Makin Premium

Xpeng X9 Facelift hadir sebagai penyempurnaan dari MPV listrik premium milik Xpeng. Ubahannya bukan cuma di tampilan luar, tapi juga menyentuh kenyamanan kabin, performa, sampai teknologi yang dibawa.

Secara desain, mobil ini mengusung Starship Design Language 2.0 dengan koefisien hambatan udara hanya 0,236 Cd. Xpeng juga menyematkan Active Grille Shutter untuk membantu meningkatkan efisiensi aerodinamika.

Masuk ke kabin, nuansa premiumnya langsung terasa. X9 Facelift punya konfigurasi tujuh penumpang dengan Cloud-sense Seat 3.0 berbahan Nappa Leather, kursi zero-gravity di baris kedua, sampai sistem audio XOpera dengan 27 speaker dan konfigurasi suara 7.1.6 channel.

Kenyamanan juga didukung AC independen lima zona serta kompartemen penyimpanan berkapasitas 10,8 liter yang bisa diatur suhunya mulai 0 derajat Celsius hingga 50 derajat Celsius, sehingga makanan atau minuman bisa tetap dingin maupun hangat selama perjalanan.

Soal performa, X9 Facelift dibangun di atas platform 800V Silicon Carbide dengan teknologi 5C fast charging. Berkat teknologi tersebut, pengisian daya dari 10 persen ke 80 persen diklaim cuma membutuhkan waktu sekitar 12 menit.

Mobil ini juga dibekali Rear-Wheel Steering (RWS) dan Dual-Chamber Air Suspension yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus stabilitas saat berkendara.

Di sektor keselamatan, X9 Facelift mengandalkan sistem XPILOT yang didukung 27 sensor, lengkap dengan fitur bantuan berkendara, intelligent parking, 360° transparent chassis, hingga sembilan airbag dan berbagai fitur active safety.

G6 AWD Jadi Varian Paling Bertenaga

Selain X9 Facelift, Xpeng juga memperkenalkan G6 AWD sebagai varian terbaru dari SUV coupe listrik G6.

Mobil ini mengusung sistem penggerak dua motor dengan motor belakang bertenaga 218 kW dan motor depan 140 kW. Kombinasi keduanya membuat G6 AWD mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 4,13 detik.

Meski performanya meningkat, efisiensi tetap jadi perhatian. G6 AWD memakai arsitektur 800V Silicon Carbide, baterai 80,8 kWh, serta jarak tempuh hingga 575 km berdasarkan pengujian NEDC.

Fitur DC fast charging hingga 451 kW dan Vehicle-to-Load (V2L) juga ikut melengkapi kemampuan SUV listrik ini.

Masuk ke dalam kabin, G6 AWD dibekali jok Nappa leather, panoramic sunroof dengan perlindungan panas dan sinar UV, dua wireless charger 50W, serta sistem audio X-Opera 2.0 dengan 18 speaker dan konfigurasi 7.1.4 channel.

Teknologi pintarnya juga cukup lengkap. Ada XPILOT Assist, intelligent parking, 360° panoramic view, sampai asisten suara “Hey Xpeng” yang bisa mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan lewat perintah suara.

Harga XPENG X9 Facelift

Xpeng Indonesia juga mengumumkan harga resmi OTR Jakarta untuk X9 Facelift.

  • X9 Standard Range Pro dibanderol Rp 1,14 miliar dengan jarak tempuh hingga 620 km (NEDC).
  • X9 Long Range Pro dipasarkan seharga Rp 1,219 miliar dengan jarak tempuh 715 km (NEDC).
  • X9 Long Range Pro+ dijual Rp 1,259 miliar dengan jarak tempuh hingga 715 km (NEDC).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Geely Sudah Punya 12.000 Konsumen di Indonesia!

Published

on

By

Geely Auto Indonesia kini sudah mencatat lebih dari 12.000 konsumen sepanjang 2026 dan mulai memperkuat hubungan dengan para pemilik lewat komunitas Geely Owners.

Buat apresiasi pencapaian tersebut, Geely menggelar acara “10,000+ Reasons to Celebrate” yang diikuti lebih dari 100 Geely Owners.

Bukan cuma sekadar kumpul, acara yang digelar pada 28 September 2026 ini juga jadi momen buat Geely mempererat hubungan dengan para pemilik kendaraan dan komunitasnya.

Seiring jumlah konsumennya yang terus bertambah, Geely juga mengaku terus memperkuat pengalaman kepemilikan, mulai dari jaringan diler, ketersediaan suku cadang, sampai layanan aftersales.

“Kepercayaan konsumen kepada Geely menjadi dorongan bagi kami untuk terus mendengarkan masukan para owners dan memahami kebutuhan mereka yang semakin beragam. Seiring pertumbuhan pengguna Geely di Indonesia, kami menyempurnakan produk, layanan, dan pengalaman kepemilikan berdasarkan kebutuhan tersebut. Kami juga memperkuat layanan aftersales agar konsumen dapat merasa lebih tenang dalam setiap perjalanan bersama Geely,” kata Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia.

Geely GO Jadi Wadah Para Owners

Geely juga punya Geely GO, komunitas global bagi para pemilik kendaraan Geely.

Lewat komunitas ini, para owners bisa terhubung, berbagi pengalaman, sampai mengikuti berbagai aktivitas bersama. Secara global, Geely GO sudah memiliki lebih dari 20 juta pengguna.

Buat Geely, komunitas ini juga menjadi salah satu cara untuk mendengar langsung pengalaman dan masukan dari pemilik kendaraan.

Di Indonesia, Geely GO dijalankan melalui tiga pilar utama, yaitu GO Connect, GO Inspire, dan GO Together.

GO Connect berisi berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan gaya hidup para owners.

Sementara GO Inspire menjadi tempat buat para pemilik berbagi cerita dan pengalaman selama menggunakan kendaraan Geely. Masukan dari pemilik juga bisa menjadi bahan untuk penyempurnaan produk dan layanan.

Kemudian ada GO Together yang fokus memperkuat komunitas sekaligus memberikan apresiasi kepada owners yang merekomendasikan Geely kepada keluarga, teman, maupun komunitasnya.

Acara “10,000+ Reasons to Celebrate” menjadi salah satu bentuk dari semangat tersebut. Para owners dan komunitas diajak merayakan perjalanan bersama sekaligus mengapresiasi kepercayaan konsumen yang sudah memilih Geely.

Geely Perkuat Layanan Aftersales

Selain urusan komunitas, Geely juga menyoroti layanan setelah pembelian kendaraan.

Lewat Geely Care+, Geely ingin memberikan dukungan kepada konsumen selama masa kepemilikan kendaraan. Program ini mencakup layanan aftersales yang diklaim profesional, efisien, dan ramah.

Dari sisi layanan, Geely memperkuat standar servis sekaligus meningkatkan kompetensi tim di jaringan diler. Tujuannya supaya kualitas pelayanan tetap konsisten.

Untuk urusan suku cadang, Geely mengandalkan Spare Parts Center dan dukungan lebih dari 30 diler, yang jumlahnya akan terus bertambah seiring perkembangan jaringan.

Geely juga bekerja sama dengan mitra logistik untuk menjaga tingkat ketepatan waktu pengiriman suku cadang hingga 98 persen.

Selain datang langsung ke diler, konsumen juga bisa memanfaatkan hotline 24 jam serta berbagai program khusus, termasuk layanan gratis pemeriksaan atau perawatan kendaraan pada periode tertentu.

Jadi, dukungan yang diberikan gak cuma ditujukan buat servis rutin, tapi juga kebutuhan konsumen ketika sedang mempersiapkan perjalanan.

Gak Cuma Jual Mobil

Buat Geely, layanan aftersales bukan cuma soal memperbaiki mobil ketika ada masalah.

Geely ingin konsumen tetap mendapatkan pendampingan sejak awal kepemilikan, mulai dari servis rutin, perbaikan, ketersediaan suku cadang, sampai bantuan darurat ketika berada di perjalanan.

Seiring komunitas Geely Owners di Indonesia yang terus bertambah, Geely juga akan terus mengembangkan produk, layanan, dan pengalaman kepemilikan yang relevan serta nyaman buat konsumen.

Continue Reading

News

Jaecoo J5 EV Punya Body Kit Resmi, Terinspirasi dari Ide Pemilik

Published

on

By

Buat pemilik mobil, modifikasi sering jadi cara paling gampang buat bikin kendaraan terasa lebih personal. Nah, Jaecoo mencoba membawa ide tersebut ke produk resminya lewat Jaecoo J5 EV Genuine Body Kit.

Menariknya, aksesori ini gak datang begitu saja. Jaecoo mengembangkannya dengan membawa masukan dari pelanggan melalui program J5 EV Co-Creation yang digelar di IIMS 2026.

Program tersebut melibatkan 1.126 responden, yang terdiri dari calon pelanggan dan pelanggan J5 EV. Mereka diminta memberikan pandangan soal berbagai bagian yang bisa dipersonalisasi, mulai dari desain body kit, warna atap, panel instrumen, sampai pelek dan ban.

Hasilnya, karakter sporty dan premium menjadi dua kesan yang paling banyak dikaitkan dengan desain J5 EV.

Body Kit Resmi Belum Dijual Terpisah

Jaecoo J5 EV Genuine Body Kit sebelumnya sudah diperkenalkan sebagai bagian dari bundling program Jaecoo J5 EV di GIIAS 2026.

Namun untuk saat ini, body kit tersebut belum tersedia untuk pembelian secara terpisah.

Produk ini kemudian kembali diperkenalkan dalam acara Jaecoo Weekend Drive: J5 EV Co-Creation, Jaecoo Genuine for You yang digelar pada 26 September 2026 di The Terrace, Gatot Subroto, Jakarta.

Acara tersebut sekaligus jadi ajang kumpul sekitar 100 Jaecoo J5 EV yang sudah dimodifikasi oleh pemiliknya.

Dalam kesempatan yang sama, Jaecoo menyerahkan Genuine Body Kit kepada 10 customer Jaecoo J5 EV.

“Kami melihat personalisasi sebagai bagian dari perjalanan pelanggan bersama Jaecoo. Melalui J5 EV, kami ingin memberikan ruang bagi pelanggan untuk mengekspresikan karakter mereka, sementara melalui program Co-Creation, kami juga ingin memastikan bahwa suara pelanggan menjadi bagian dari perjalanan pengembangan kami. Genuine Body Kit menjadi salah satu wujud dari pendekatan tersebut dan menjadi awal dari berbagai bentuk kolaborasi yang ingin kami bangun bersama komunitas J5,” kata Alexander Haimir, Brand Manager Omoda Jaecoo Indonesia, dalam sesi pembukaan acara.

Bukan Sekadar Kumpul, Ada Bahasan Modifikasi

Acara ini gak cuma soal serah terima body kit.

Jaecoo juga mengajak para pemilik J5 EV buat berbagi kreativitas lewat kendaraan masing-masing. Sekitar 100 customer Jaecoo J5 EV dengan berbagai gaya modifikasi hadir dalam acara tersebut.

Ada juga talk show bersama National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) yang membahas perkembangan budaya modifikasi serta bagaimana mobil bisa menjadi bagian dari ekspresi personal pemiliknya.

Acara kemudian ditutup dengan apresiasi kepada perwakilan entusias modifikasi JAECOO J5 EV atas kreativitas mereka.

JAECOO Siapkan Program Anniversary J5 EV

Gak berhenti di urusan modifikasi, Jaecoo juga menyiapkan program khusus menjelang satu tahun perjalanan J5 EV sejak resmi diluncurkan dan mulai digunakan pelanggan di Indonesia.

Lewat J5 EV Anniversary Program, Jaecoo memberikan teaser mengenai sejumlah layanan aftersales yang akan diberikan kepada pelanggan J5 EV.

Program tersebut nantinya mencakup free software update, free comprehensive check, serta free pick-up & drop-off services.

Detail programnya akan diumumkan Jaecoo dalam waktu dekat.

Lanjut ke IMX 2026

Kegiatan Jaecoo Weekend Drive ini juga menjadi bagian dari perjalanan menuju Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026.

Lewat berbagai gaya modifikasi J5 EV yang ditampilkan para pemiliknya, Jaecoo ingin membangun komunitas yang menjadikan mobil bukan cuma sebagai alat transportasi, tapi juga ruang untuk berkreasi dan menunjukkan karakter pemiliknya.

Program Co-Creation sendiri juga bakal terus dilanjutkan. Jaecoo berencana kembali menggelar International User Summit di China pada Oktober 2026, dengan mengundang pelanggan dari berbagai negara.

Lewat forum tersebut, pelanggan bisa berbagi suara dan insight sekaligus ikut membentuk produk yang semakin sesuai dengan kebutuhan mereka.

Continue Reading

News

Ban BFGoodrich Ini Ternyata Dibuat di Indonesia

Published

on

By

Kalau selama ini mengira semua ban BFGoodrich dibuat di luar negeri, ternyata gak lho! Beberapa produk BFGoodrich untuk pasar Indonesia justru diproduksi di dalam negeri.

Salah satunya Advantage Touring dan g-Force Phenom. Keduanya dibuat di fasilitas PT Multistrada Arah Sarana di Cikarang, fasilitas yang diakuisisi Grup Michelin pada 2019.

Ban yang diproduksi di fasilitas tersebut gak cuma dipakai untuk pasar Indonesia, tapi juga memenuhi kebutuhan ekspor. Proses produksinya pun mengacu pada standar internasional Michelin.

Sama-sama Ban On-Road, Karakternya Beda

BFGoodrich menghadirkan Advantage Touring untuk pengendara yang lebih banyak menggunakan mobil buat aktivitas sehari-hari.

Karakter ban ini lebih mengarah ke kenyamanan, durability, dan rasa percaya diri saat berkendara. Sementara g-Force Phenom punya karakter yang lebih sporty, terutama dari respons kemudi dan grip di jalan kering maupun basah.

Jadi, sederhananya, pilihan ban bisa disesuaikan dengan gaya berkendara. Kalau lebih sering dipakai harian dan mengutamakan kenyamanan, ada Advantage Touring. Buat yang ingin sensasi berkendara lebih responsif, ada g-Force Phenom.

Alfons Abikaryono, Customer Engineering Support, bilang, “BFGoodrich On-Road diproduksi di Indonesia dengan fasilitas dan standar yang juga digunakan untuk melayani pasar ekspor. Melalui Advantage Touring dan g-Force Phenom, kami menghadirkan pilihan untuk kebutuhan berkendara yang berbeda, namun tetap dengan fokus yang sama pada kualitas, durability, dan rasa percaya diri saat berkendara.”

Ban Mobil Listrik Gak Bisa Asal Pilih

BFGoodrich juga punya pilihan ukuran ban untuk berbagai jenis kendaraan, termasuk mobil listrik.

Nah, untuk mobil listrik, pemilihan ban ternyata perlu sedikit perhatian ekstra. Salah satu alasannya adalah bobot mobil listrik yang cenderung lebih berat karena membawa baterai.

Belum lagi karakter torsi motor listrik yang langsung tersedia sejak awal. Kombinasi tersebut bisa memengaruhi tingkat keausan ban.

Menurut Alfons, pengguna mobil listrik perlu memperhatikan ketahanan aus telapak ban serta memastikan load dan speed index sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

Gofar Hilman Sudah Pakai Enam Bulan

Karakter Advantage Touring juga sudah dirasakan langsung oleh Gofar Hilman, Brand Ambassador BFGoodrich.

Dia mengaku sudah menggunakan ban tersebut selama sekitar enam bulan untuk aktivitas sehari-hari.

“Setelah sekitar enam bulan menggunakan BFGoodrich Advantage Touring untuk daily driving, yang paling terasa buat saya adalah kenyamanannya. Dipakai untuk berbagai aktivitas sehari-hari tetap nyaman dan senyap, tapi handling-nya juga tetap memberikan rasa percaya diri saat berkendara,” ujar Gofar.

Sementara itu, g-Force Phenom dibuat untuk pengendara yang ingin mendapatkan feel berkendara lebih sporty.

Ban ini menyasar pengguna yang gak cuma melihat mobil sebagai alat transportasi, tapi juga ingin merasakan respons kemudi, grip, dan sensasi berkendara yang lebih engaging.

Sudah Lebih dari 150 Tahun

BFGoodrich sendiri punya sejarah lebih dari 150 tahun dan sudah menjadi bagian dari Michelin Group sejak 1990.

Pengalaman dan standar Grup Michelin tersebut menjadi salah satu fondasi pengembangan produk BFGoodrich, termasuk ban On-Road yang diproduksi di Indonesia.

Samuel Hasibuan, Head of Marketing, bilang, “Produksi di Indonesia bukan hanya tentang kedekatan dengan pasar, tetapi juga memastikan bahwa konsumen Indonesia mendapatkan produk berkualitas yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan karakter berkendara. Dengan pengalaman inovasi lebih dari 150 tahun, BFGoodrich terus menghadirkan solusi yang relevan, tangguh, dan terpercaya untuk menjawab kebutuhan mobilitas konsumen yang semakin beragam”

Garansi Ban Sekarang Dihitung dari Tanggal Pembelian

Ada juga informasi yang cukup penting buat pemilik mobil.

BFGoodrich kini menghitung garansi produk selama enam tahun mulai dari tanggal pembelian, dengan tetap mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, kode produksi pada ban bukan berarti menunjukkan tanggal kedaluwarsa. Kode tersebut hanya menunjukkan kapan ban diproduksi.

Jadi, kondisi ban, cara penyimpanan, pemakaian, dan pemeriksaan fisik tetap perlu diperhatikan untuk menentukan apakah ban masih layak digunakan atau gak.

Pada akhirnya, Advantage Touring dan g-Force Phenom punya karakter masing-masing. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan, apakah lebih sering dipakai buat mobilitas harian yang nyaman atau ingin mendapatkan rasa berkendara yang lebih sporty.

Continue Reading

Trending