News
JAECOO J5 EV, Siap Meluncur November Mendatang

JAECOO J5 EV siap meramaikan pasar mobil listrik Indonesia mulai awal November nanti. SUV asal Tiongkok ini datang dengan gaya yang gagah tapi tetap elegan, lewat slogan “The Real SUV”. Dari luar terlihat tangguh, dari dalam terasa premium perpaduan yang pas buat gaya hidup modern.
“Kami ingin kenyamanan di JAECOO J5 EV terasa sejak pengguna melihat hingga duduk di dalamnya. Karena itu, kami menghadirkan ruang lapang, desain modern, serta fitur dan aksesori yang mendukung aktivitas keluarga, profesional, hingga pecinta outdoor,” kata Max Zhou, Country Director JAECOO Indonesia.
JAECOO memang merancang mobil ini agar bisa nyaman dipakai ke mana saja, entah buat ngantor di tengah kota atau berpetualang di akhir pekan.
Ruang Kabin yang Lapang
Begitu masuk ke dalam kabin, kesan lapangnya langsung terasa. Ruang kepala dan kaki lega! Jarak antar siku alias elbow room mencapai 1.492 mm, termasuk yang paling luas di kelasnya. Desain dasbor modern dan panoramic roof besar bikin suasana kabin terasa terang dan lapang.
Posisi tuas transmisi dipindah ke belakang setir lewat sistem electronic column shifter, jadi bagian tengah mobil tetap lega dan gak terasa sempit. Semua tombol juga mudah dijangkau, bikin pengemudi lebih fokus dan nyaman.
Ruang Penyimpanan Luas
Urusan penyimpanan juga nggak kalah menarik. Bagasinya berkapasitas 480 liter dan bisa diperluas sampai 1.180 liter kalau kursi belakang dilipat. Cukup luas buat koper besar, stroller, atau perlengkapan liburan.
Selain itu, ada 35 tempat penyimpanan kecil di berbagai sisi kabin buat menaruh barang kecil seperti botol minum, snack, sampai gadget biar kabin tetap rapi.
Ada juga front trunk alias bagasi depan berkapasitas 35 liter yang tahan panas dan anti-bau, cocok buat nyimpan barang outdoor atau perlengkapan basah.
Material Premium
Soal kenyamanan, interior J5 EV dibungkus material synthetic leather berkualitas, lengkap dengan sentuhan soft touch di area sentral untuk memberi kesan premium.
Bahan joknya juga scratch resistant, jadi aman buat kamu yang suka bawa hewan peliharaan. Sistem filtrasi udaranya bikin kabin tetap bersih dan nyaman buat anak-anak maupun hewan.
Jok depan sudah elektrik 6 arah untuk pengemudi dan 4 arah untuk penumpang plus ventilasi biar tetap adem di cuaca panas. Ada juga ambient light 64 warna, bisa diatur sesuai mood! Kaca depan double layer soundproof yang bikin kabin senyap meski di jalan ramai.
Smart Digital Cockpit
Dari sisi teknologi, JAECOO J5 EV dilengkapi layar sentuh vertikal 13,2 inci yang berfungsi sebagai pusat kendali mobil. Semua bisa diatur dari sini—mulai dari AC, navigasi, sampai hiburan. Panel instrumen digital 8 inci di depan pengemudi menampilkan informasi secara jelas dan modern.
Fitur konektivitas juga lengkap. Ada Apple CarPlay, Android Auto, dan navigasi online. Kamera 540 derajat bikin pandangan sekeliling mobil lebih luas, jadi gak perlu khawatir soal blind spot.
Ada juga AI voice control yang memungkinkan pengemudi mengeluarkan perintah langsung ke sistem mobil buat ngatur berbagai fungsi, tanpa harus lepas tangan dari setir. Pengisian baterai ponsel bisa dilakukan lewat wireless charger 50W yang sudah punya pendingin biar tetap aman.
Aksesoris untuk Maksimalkan Kenyamanan Penumpang
JAECOO juga gak lupa memikirkan penumpang belakang. Ada port USB tipe A dan C, serta dual-zone climate control biar suhu kabin merata. Untuk hiburan, mobil ini menyediakan subwoofer dan mikrofon buat karaoke bareng di perjalanan.
Yang menarik, J5 EV bisa jadi sumber listrik portabel berkat fitur V2L (Vehicle-to-Load) hingga 3,3 kW. Jadi kalau kamu lagi camping atau piknik, mobil ini bisa jadi sumber listrik. Bisa buat nyalain rice cooker, lampu tenda, atau alat elektronik lainnya.
Semua fitur itu masih ditambah kemampuan kendali jarak jauh lewat aplikasi smartphone. Dari ponsel, pengguna bisa menyalakan AC, buka jendela, nyalakan pemanas jok, bahkan atur jadwal pengisian daya otomatis.
“Kombinasi fitur keluarga, hiburan, dan kemampuan outdoor ini menunjukkan bahwa J5 EV benar-benar dirancang untuk mendukung berbagai gaya hidup, dari aktivitas harian di kota sampai petualangan akhir pekan,” kata Max.
News
Indomobil Expo 2026 Jadi Surga Pecinta Mobil Listrik

Indomobil Expo 2026 resmi digelar dengan konsep “EVperience”. Buat yang penasaran sama mobil listrik tapi belum sempat coba, event ini bisa jadi jawabannya.
Indomobil Expo 2026 ini jadi debut pertama Indomobil Group yang digelar mulai 5 sampai 17 Mei 2026 di Main Atrium Senayan City, Jakarta Pusat.
Lewat acara ini, Indomobil mau bikin masyarakat makin gampang kenal, bahkan punya mobil listrik dari berbagai brand yang mereka bawa. Sekalian juga jadi ajang edukasi kalau kendaraan listrik sekarang sudah makin relevan buat kebutuhan harian.
Santiko Wardoyo, CEO Indomobil Dealership Group, bilang kalau event ini bukan sekadar pameran biasa.
“Selama puluhan tahun, Indomobil telah menjadi bagian dari perjalanan industri otomotif di Indonesia. Bersama berbagai brand global, kami terus tumbuh dan beradaptasi mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat. Melalui momentum ini, kami dengan bangga menandai dimulainya Indomobil Expo sebagai wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan inovasi yang relevan bagi solusi mobilitas masa kini. Inisiatif ini juga menegaskan peran Indomobil sebagai penghubung antara inovasi global dan kebutuhan lokal, sekaligus bagian dari ekosistem mobilitas Indonesia yang terus berkembang,” kata Santiko.

Sebagai pemain besar di industri otomotif nasional, Indomobil langsung tancap gas dengan menghadirkan banyak brand EV global dalam satu tempat. Mulai dari Changan, Citroën, GAC Aion, JAC, Maxus, sampai Volkswagen, semuanya bisa dilihat langsung, bahkan dicoba.
Total ada 10 unit display yang dipamerkan, mulai dari Aion V, Aion UT, Hyptec HT, Changan Lumin, Deepal S07, Citroën e-C3, JAC Trekker T9 EV, Maxus MIFA 9, MIFA 7, sampai Volkswagen ID. Buzz. Karakternya juga beda-beda, dari yang simpel buat harian sampai yang fokus ke kenyamanan keluarga dan teknologi canggih.
Gak cuma lihat-lihat, pengunjung juga bisa langsung nyobain lewat sesi test drive. Unit yang tersedia juga cukup lengkap, jadi bisa kasih gambaran real soal rasa berkendaranya.
Biar makin menarik, Indomobil juga kasih berbagai promo selama pameran berlangsung. Mulai dari hadiah langsung sampai paket pembiayaan yang bikin mobil listrik jadi lebih mudah dimiliki.
Skemanya juga cukup fleksibel. Ada DP mulai 10 persen, bunga 0 persen sampai tenor 5 tahun, bahkan opsi tanpa angsuran di awal dengan tenor sampai 7 tahun. Buat yang cari opsi lain, tersedia juga pembiayaan syariah dan bunga kompetitif mulai dari 1,98 persen.
Belum lagi ada bonus tambahan seperti program bebas cicilan, lucky dip khusus untuk transaksi SPK, sampai benefit eksklusif buat konsumen dalam ekosistem Indomobil.
Semua penawaran ini tentu ada syarat dan ketentuannya, tapi jelas jadi momen menarik buat yang lagi kepikiran beralih ke mobil listrik.
Di sisi lain, Indomobil juga menegaskan kesiapan dari sisi ekosistem. Mereka sudah didukung ratusan jaringan dealer di berbagai daerah dengan layanan 3S (sales, service, spare parts), plus ketersediaan suku cadang asli. Jadi soal aftersales, konsumen gak perlu khawatir.
Secara keseluruhan, Indomobil Expo ini juga nunjukin kalau pasar mobil listrik di Indonesia makin hidup. Pilihan makin banyak, harga makin kompetitif, dan akses kepemilikan juga makin gampang.
“Indomobil Expo menjadi bukti nyata bagaimana Indomobil tidak sekadar mengikuti perkembangan industri, tetapi memimpin arah transformasinya. Dengan memperluas akses, menghadirkan inovasi, serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik, Indomobil menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam penjualan mobil dan akselerator utama pertumbuhan industri otomotif Indonesia menuju masa depan,” kata Santiko.
News
Ambisi GAC, Dari China ke Dunia, Target 120 Negara!

GAC Group tunjukkan ambisinya buat hadir di lebih dari 120 negara, dengan target penjualan global tembus 1 juta unit pada 2030.
Chairman GAC Group, Feng Xingya, bilang kalau langkah globalisasi ini bukan sekadar jualan mobil ke luar negeri.
“Globalisasi bukan sekadar menjual kendaraan ke berbagai negara. Kami membangun ekosistem mobilitas yang lengkap, menghadirkan solusi mobilitas hijau dan cerdas yang relevan bagi setiap pasar,” kata dia.
GAC juga bawa strategi “In local, for local”, alias main serius di tiap negara dengan pendekatan lokal. Jadi bukan cuma jual produk, tapi juga bangun produksi dan operasional di sana. Strategi ini udah mulai dijalanin di beberapa wilayah, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, GAC mulai masuk lewat pengembangan produksi lokal dan penguatan jaringan sebagai bagian dari ekspansi jangka panjang.

Di kesempatan berbeda, President GAC Group, Xia Xianqing, bilang arah strategi perusahaan sekaligus ngumumin lima model baru. Lalu dilanjutkan oleh Huang Jian yang ngenalin GAC E8 PHEV dan Yue 7, serta Zhang Xiong yang bawa AION i60, AION N60, dan penguatan brand HYPTEC.
Peluncuran ini nunjukin kalau GAC lagi fokus bikin lini produk yang lengkap, dari hybrid sampai mobil listrik murni.
Dari sisi teknologi, GAC juga nggak main-main. Mereka punya portofolio multi-energi, mulai dari mesin konvensional (ICE), hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), range extender (REEV), sampai full listrik (EV).
Beberapa teknologi andalannya antara lain Magazine Battery, ADiMOTION, ADiGO Intelligent System, sampai X-SOUL Safety Architecture yang jadi fondasi buat pengalaman berkendara yang lebih pintar, aman, dan efisien.
Vice President GAC Group sekaligus Chairman GAC International, Chen Jiacai, bilang kalau target penjualan luar negeri GAC di 2026 ada di kisaran 250.000 sampai 300.000 unit.
“Kami membangun brand global yang berfokus pada pengguna, terbukti kualitasnya, dan unggul dalam layanan,” kata dia.

Buat menjangkau kebutuhan pasar yang beda-beda, GAC juga nyiapin berbagai pilihan mesin. Mulai dari mesin 1.5T dengan transmisi 7DCT buat pasar konvensional, sampai teknologi hybrid ADiMOTION dan baterai terbaru Magazine Battery 2.0 yang punya performa tinggi dan dukungan fast charging.
Sementara itu, President GAC International, Wei Haigang, bilang kalau ambisi global GAC dibangun di atas empat pilar utama, yaitu craftsmanship, trust, technology, dan ecosystem.
Saat ini, GAC sudah melayani hampir 30 juta pengguna di seluruh dunia. Performanya juga terus tumbuh, termasuk di segmen EV taxi di Thailand, serta pasar Hong Kong, Singapura, dan Amerika Latin.
Dari sisi jaringan, GAC terus ekspansi lewat sistem R&D “1+5+X” yang fokus ke pengembangan produk berbasis kebutuhan lokal. Sampai kuartal pertama tahun ini, GAC sudah hadir di 102 negara dengan 696 jaringan penjualan dan layanan, termasuk fasilitas produksi di Eropa dan Asia Tenggara.
Ke depannya, GAC bakal terus memperkuat kerja sama global buat membangun ekosistem mobilitas hijau yang berkelanjutan.
“Kami membawa lebih dari sekadar produk. Kami membawa teknologi, layanan, dan ekosistem untuk masa depan mobilitas yang lebih baik,” kata Wei.
News
GAC Pamer Teknologi Mobil Masa Depan di Beijing Auto Show

GAC tunjukkin teknologi yang mereka bawa di ajang Beijing Auto Show 2026. Lewat sesi khusus di Guangzhou, GAC Indonesia ngajak media buat nyobain langsung beberapa model andalan yang jadi gambaran mobil masa depan mereka.
Ada tiga mobil yang jadi highlight, yaitu Aion N60, Aion i60, dan Hyptec HL. Ketiganya nunjukin arah GAC dalam ngejawab kebutuhan pasar global yang makin dinamis, terutama di era elektrifikasi.
Mulai dari Aion N60, mobil ini bisa dibilang jadi gambaran kendaraan listrik pintar. Soalnya, sudah dibekali teknologi sensor canggih seperti LiDAR dan radar 4D, yang bikin fitur keselamatannya makin maksimal.
Lanjut ke Aion i60, ini SUV dengan teknologi REEV alias range extender. Jadi, selain pakai tenaga listrik, mobil ini juga punya sistem tambahan buat memperpanjang jarak tempuh. Klaimnya, total jarak tempuh bisa sampai 1.240 km. Cocok buat yang butuh mobil irit tapi tetap fleksibel buat perjalanan jauh.
Nah, yang paling premium ada Hyptec HL. SUV gede ini masuk kategori high-end dengan fokus ke performa. Salah satu yang menarik, sudah pakai teknologi fast charging 800V 5C, plus jarak tempuh listrik murni sampai 750 km. Kalau versi REEV-nya, bahkan bisa tembus lebih dari 1.200 km.

Desainnya juga nggak kalah menarik, tampil futuristis dengan spek yang bisa dibilang kelas atas. Jadi wajar kalau mobil ini diposisikan sebagai standar baru di segmen premium.
Menurut Product and Strategy GAC Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, semua model ini memang dikembangkan buat kebutuhan yang berbeda-beda.
“Melalui sesi ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengembangan produk GAC dirancang secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pengguna yang beragam. Mulai dari kendaraan listrik untuk mobilitas harian, SUV keluarga yang praktis, hingga lini premium berperforma tinggi, seluruhnya dikembangkan dengan pendekatan yang sangat relevan untuk karakter pasar seperti Indonesia,” kata Iqbal.
Lewat sesi taxi ride experience yang singkat ini, GAC juga pengin nunjukin kalau mereka punya portofolio yang cukup lengkap. Mulai dari mobil harian, SUV keluarga, sampai kendaraan listrik canggih.
Ke depan, hal ini juga jadi peluang buat GAC Indonesia buat bawa lebih banyak pilihan model ke Tanah Air, sesuai kebutuhan pasar yang makin beragam.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News1 year agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
News2 years agoKatakan Selamat Tinggal ke Calo, Kini SIM Gak Bisa Nembak Lagi!
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!





































