Connect with us

News

Baru Rilis di Indonesia, GWM Tank 500 Terjual 50 Unit Sebulan?

Published

on

GWM Tank 500

Masing anget-angetnya nih, 21 Maret kemarin Great Wall Motor (GWM) debut GWM Tank 500 di Indonesia. Infonya, harga mobil SUV ini gak jauh dari harga sementaranya, atau sekitar Rp 1,1 miliar. Baru sebulan rilis, GWM Tank 500 udah kejual 50 unit. Padahal GMW SUV ini termasuk mobil produksi China palIng mahal di Indonesia. 

 Biar gak bertanya-tanya, coba simak keunggulan Tank 500 ini.

Teknologi unggul

Keunggulan mobil GWM Tank 500 ada di performa dan jarak tempuhnya, lho! Tank 500 udah pake mesin hybrid yang gabungin bensin 2.0L sama motor listrik. Kombinasi ini ngehasilin tenaga 342 hp dan torsi puncak 647 Nm. Biar pun tenaganya besar, teknologi hybrid ini tetep hemat bahan bakar, kok!

Interior mewah dan lengkap

GWM Tank 500
GWM Tank 500
GWM Tank 500

Dari teknologi sekarang kita pindah ke bagian interior, ya! Interior Tank 500 pake material yang kualitasnya tinggi, contohnya kaya kulit. Di bagian seat udah ada fitur intelligent easy access yang mudahin kamu buat keluar masuk mobil. 

Fitur mobil GWM Tank 500

Soal fitur Tank 500 udah pasti canggih sih. Soalnya, mobil ini udah punya fitur penunjang, kaya ADAS, sunroof panoramic, touch screen 12.3 inch, dan kamera 360 derajat. Pokoknya kamu bakal ngerasa nyaman aja udah!

GWM Tank 500 lolos uji keselamatan ANCAP

Ini nih yang paling penting, guys! Kabarnya, Tank 500 ini sukses naklukin uji tabrak standar Australia. Saat pengujian tes tabrak dari Australian NCAP, airbag Tank 500 bekerja dengan baik. 

Waktu dicoba tabrakan frontal di kecepatan 64 km/jam, bagian moncong depan mobil hancur gak kebentuk. Tapi hebatnya, airbag bisa bekerja, lo! Pokoknya, seluruh bodi Tank 500 udah teruji dan bisa ngelindungin penumpang di dalem kabin. Gak heran lah ya kalo Tank 500 dapet bintang 5 dari Australian NCAP?

Kalo diliat dari segi perfoma sih udah gak perlu diraguin lagi. Kamu pasti juga udah tau kenapa Tank 500 bersaing di pasaran? Kira-kira jadi wishlist kamu gak mobil ini?

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: 8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget - Halotomotif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Mudik Pakai Mobil GAC? Ada Program Siaga Lebaran 2026

Published

on

By

Pengguna mobil listrik di Indonesia saat ini makin banyak. Kalau dulu mobil listrik lebih sering dipakai buat aktivitas harian di kota, sekarang mulai banyak juga yang memakainya buat perjalanan jauh, termasuk mudik Lebaran.

Karena itu, kesiapan mobil dan dukungan layanan purna jual jadi hal penting. Apalagi perjalanan mudik biasanya jauh dan memakan waktu lama. Supaya pelanggan tetap merasa aman dan nyaman di jalan, GAC Indonesia hadirkan program GAC Siaga Lebaran 2026.

Lewat program ini, GAC menyiapkan berbagai dukungan selama periode mudik. Mulai dari Bengkel Siaga, Posko Siaga 24 jam, sampai dukungan digital lewat GAC Apps yang bisa dipakai untuk memantau kondisi kendaraan secara real-time.

“Mudik merupakan perjalanan yang penuh makna bagi banyak keluarga di Indonesia. Karena itu, keselamatan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama bagi kami. Melalui Program Siaga Lebaran 2026, kami ingin memastikan pelanggan dapat melakukan perjalanan mudik dengan rasa aman dan percaya diri,” kata Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.

Program ini juga jadi bagian dari komitmen GAC untuk kasih pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih lengkap. Jadi bukan cuma saat membeli mobil, tapi juga saat mobil dipakai dalam berbagai situasi, termasuk saat perjalanan mudik.

Dalam program ini, GAC menyiapkan jaringan Bengkel Siaga yang tetap beroperasi dengan jam normal selama libur Lebaran. Lokasinya ada di beberapa kota yang biasanya dilewati jalur mudik.

Dengan begitu, kalau mobil butuh pengecekan atau ada kendala di perjalanan, pelanggan tetap bisa mampir ke bengkel resmi.

Layanannya juga cukup lengkap, mulai dari servis berkala, penggantian ACCU dan ban, update software kendaraan, sampai pemeriksaan sistem rem dan sistem elektrikal kendaraan. Ada juga general check untuk memastikan mobil tetap dalam kondisi siap jalan sebelum melanjutkan perjalanan.

Kalau terjadi kendala di jalan, pelanggan juga bisa memanfaatkan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) yang tersedia 24 jam.

Selain bengkel, GAC juga menghadirkan Posko Siaga 24 Jam di dua titik rest area jalur utama mudik. Posko ini akan beroperasi selama 18–29 Maret 2026.

Posko ini bisa jadi tempat singgah buat pemilik mobil GAC sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.

Di sini pelanggan bisa menikmati berbagai fasilitas, seperti pengisian daya gratis untuk kendaraan listrik GAC, cek tekanan angin ban, pemeriksaan sistem elektrikal kendaraan, hingga update software kendaraan.

Sambil istirahat, pelanggan juga bisa menikmati snack ringan yang tersedia di posko.

Selain layanan di lapangan, GAC juga menyediakan dukungan digital lewat GAC Apps. Aplikasi ini memudahkan pemilik mobil untuk memantau kondisi kendaraan secara real-time sekaligus mengakses berbagai layanan purna jual.

Tampilannya dibuat modern dengan kombinasi warna hitam, putih, dan abu-abu yang dipadukan dengan aksen tech blue sebagai identitas visual.

Lewat aplikasi ini, pengguna kendaraan GAC seperti Aion dan Hyptec bisa mengecek status kendaraan, mengakses layanan darurat, hingga terhubung dengan jaringan dealer resmi selama perjalanan.

Menariknya lagi, GAC juga memberikan diskon 20 persen untuk pembelian portable charger dan perangkat Vehicle-to-Load (V2L) di dealer resmi.

Lewat program GAC Siaga Lebaran 2026, GAC berharap pelanggan bisa menjalani perjalanan mudik dengan lebih santai, tanpa perlu khawatir soal kondisi kendaraan di perjalanan.

Continue Reading

News

Halo, Maxus Buka Dealer Baru di Jaksel!

Published

on

By

Maxus Indonesia resmi membuka dealer flagship di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Jadi buat warga Jaksel yang lagi cari tempat jajan mobil baru, sekarang ada pilihan baru.

Dealer ini menjadi bagian dari rencana ekspansi jaringan Maxus yang bulan ini juga membuka dua dealer baru lainnya di Bandung dan Cikarang.

Lewat langkah ini, Maxus mau memperluas akses konsumen terhadap mobil listrik premium mereka sekaligus mendekatkan layanan ke pelanggan.

Dealer yang dibuka kali ini juga gak hanya menyediakan fasilitas penjualan mobil, tapi juga layanan purna jual dalam satu tempat. Jadi konsumen bisa mendapatkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih lengkap, mulai dari beli mobil sampai perawatan.

CEO Maxus Indonesia, Jerry Huang, bilang kalau kehadiran jaringan dealer yang kuat memang penting untuk mendorong perkembangan mobil listrik di Indonesia.

“Kami percaya bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar produk yang unggul. Dibutuhkan jaringan yang kuat, layanan yang mudah diakses pealanggan, serta komitmen jangka panjang. Pembukaan dealer di TB Simatupang serta di dua lokasi lainnya di Bandung dan Cikarang merupakan bukti nyata bahwa Maxus hadir untuk mendekatkan diri kepada pelanggan dan memastikan setiap pemilik mendapatkan pengalaman yang nyaman dan terpercaya.”

Fokus Garap Segmen MPV Listrik Premium

Secara global, Maxus dikenal sebagai brand yang cukup aktif mengembangkan kendaraan listrik dengan teknologi modern dan kenyamanan premium. Di Indonesia sendiri, brand ini mulai memperkuat posisinya di segmen MPV listrik premium.

Saat ini Maxus mengandalkan dua model utamanya yaitu Maxus MIFA 7 dan Maxus MIFA 9.

Kedua model tersebut menyasar berbagai kalangan, mulai dari keluarga modern, profesional, hingga pebisnis yang membutuhkan kendaraan listrik dengan kenyamanan lebih.

Tahun ini Maxus juga membawa semangat baru lewat slogan “Moving Life Comfortably.”

Lewat konsep ini, Maxus ingin menunjukkan bahwa mobil listrik bukan cuma soal teknologi, tapi juga tentang pengalaman berkendara yang nyaman, aman, dan bisa diandalkan dalam jangka panjang.

Kenapa Pilih TB Simatupang?

Kawasan TB Simatupang dipilih karena dianggap punya lokasi yang cukup strategis di Jakarta Selatan.

Area ini dikenal sebagai salah satu koridor bisnis utama di ibu kota, dengan akses yang mudah dan dikelilingi kawasan perkantoran serta residensial yang cukup ramai.

Dengan hadirnya dealer flagship ini, Maxus berharap konsumen bisa mendapatkan pengalaman kepemilikan mobil listrik yang lebih lengkap, mulai dari proses pembelian hingga perawatan kendaraan.

Ke depan, Maxus juga berencana memperluas jaringan dealer mereka di Indonesia.

Targetnya hingga akhir 2026, jaringan Maxus bisa mencapai 20 dealer 3S yang tersebar di berbagai kota di Tanah Air.

Ekspansi ini dilakukan agar konsumen Maxus lebih mudah mengakses layanan penjualan, dukungan teknis, hingga suku cadang resmi.

Dengan pembukaan dealer baru di TB Simatupang, serta ekspansi ke Bandung dan Cikarang, Maxus mau tunjukkin kalau mereka gak hanya fokus menghadirkan mobil listrik premium, tapi juga membangun jaringan layanan yang kuat untuk mendukung para pemiliknya.

Continue Reading

News

Siap Dipakai Mudik, Jetour T2 Punya Struktur Bodi yang Kokoh!

Published

on

By

Menjelang Mudik Lebaran, Jetour Indonesia kembali menegaskan komitmennya menghadirkan mobil yang aman dan nyaman untuk perjalanan jauh.

Jetour memperlihatkan langsung ketangguhan SUV andalannya lewat model T2. Dalam demonstrasi tersebut, struktur kendaraan diperlihatkan mampu menahan beban lebih dari 350 kilogram, sebagai bukti kekuatan rangka yang dimiliki mobil ini.

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, bilang keselamatan memang menjadi fokus utama dalam pengembangan kendaraan Jetour.

“Bagi Jetour, safety bukan sekadar fitur tambahan, tetapi menjadi fondasi utama. Jetour T2 dibangun dengan struktur Hardtop Cage Body Monocoque yang menggunakan N80 persen high-strength steel, sehingga memberikan kekuatan dan stabilitas tinggi dengan kemampuan static load hingga 300 kilogram serta torsion rigidity mencapai 31.000 Nm/degree. Melalui demonstrasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa kekuatan tersebut bukan sekadar klaim, tetapi benar-benar menjadi fondasi keamanan dalam setiap perjalanan.”

Selain struktur bodi yang kuat, Jetour T2 juga dilengkapi sejumlah teknologi untuk membantu pengemudi saat berkendara.

Salah satunya adalah 540 derajat Jetour Surround Vision yang memberikan pandangan menyeluruh di sekitar mobil. Sistem ini bahkan bisa menampilkan bagian bawah kendaraan alias sasis transparan, sehingga memudahkan pengemudi saat bermanuver di area sempit atau kondisi jalan yang sulit.

Mobil ini juga dirancang dengan kemampuan Flood Ready & Terrain Ready, yang artinya siap hadapi berbagai kondisi jalan.

Fitur Wading Radar memungkinkan mobil mendeteksi kedalaman air secara real time dan mampu melintasi genangan hingga 700 mm.

Sementara ground clearance setinggi 220 mm membantu mobil melewati berbagai kondisi jalan yang tidak selalu mulus.

Untuk mendukung keselamatan berkendara, Jetour T2 juga dibekali ADAS Bosch Suite dengan radar generasi ke-5 dan kamera generasi ke-3.

Teknologi ini menghadirkan Level 2 Advanced Driver Assistance System, yang membantu menjaga stabilitas kendaraan, mempertahankan jarak aman, hingga memberikan berbagai fitur keselamatan tambahan saat berkendara.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, bilang kalau perjalanan mudik memang punya tantangan tersendiri.

“Jika melihat karakter perjalanan mudik di Indonesia, tantangan utamanya adalah volume kendaraan yang sangat besar dalam waktu bersamaan serta durasi perjalanan yang panjang. Banyak pemudik menempuh ratusan hingga ribuan kilometer tanpa jeda yang cukup, yang tentu meningkatkan risiko kelelahan. Ditambah lagi kondisi jalan yang sangat beragam, mulai dari tol hingga jalan pedesaan yang tidak selalu mulus. Karena itu, persiapan yang matang dari sisi pengemudi maupun kendaraan menjadi sangat penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman.”

Setiap tahun, lebih dari seratus juta masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik.

Tahun ini bahkan diperkirakan sekitar 85 persen masyarakat akan menggunakan transportasi darat, sehingga kondisi lalu lintas diprediksi jauh lebih padat dan kompleks.

Karena itu, kendaraan dengan struktur kokoh dan fitur keselamatan yang lengkap menjadi faktor penting untuk mendukung perjalanan jauh.

Pada kesempatan yang sama, Jetour Indonesia juga memperkenalkan identitas visual baru sebagai bagian dari evolusi merek global.

Identitas tersebut menampilkan monogram modern “JT”, yang merupakan inisial dari JETOUR dan terinspirasi dari karakter Tiongkok “行” (xing) yang berarti melangkah maju.

Identitas ini mencerminkan visi Jetour sebagai brand yang lahir dari semangat perjalanan sekaligus komitmen untuk terus berinovasi.

Program Servis Jelang Mudik

Agar konsumen lebih tenang sebelum melakukan perjalanan jauh, Jetour Indonesia juga menghadirkan program Free Check-Up di 12 showroom Jetour di Indonesia.

Beberapa di antaranya berada di Pluit, Kelapa Gading, Bandung Pasteur, Bandung BKR, Bekasi, Surabaya, Medan, Palembang, Lampung, Batam, Pontianak, dan Makassar.

Program ini berlangsung 13–17 Maret 2026 dan berlaku untuk seluruh lini kendaraan Jetour, mulai dari Jetour T2, Jetour Dashing, hingga Jetour X70 Plus.

Selain itu, Jetour juga menyiapkan Bengkel Siaga (Standby Workshop) yang akan membantu pemeriksaan maupun perbaikan ringan kendaraan konsumen.

Program Bengkel Siaga ini berlangsung 18–24 Maret 2026, dengan jam operasional 08.00 hingga 16.00 WIB.

Lewat kombinasi struktur kendaraan yang kokoh, teknologi keselamatan modern, serta layanan purna jual yang siap mendukung perjalanan, Jetour mau pastikan setiap perjalanan konsumen bisa dimulai dengan rasa percaya diri.

Continue Reading

Trending