Connect with us

News

Baru Tau, Kalau Ada Aki Khusus Mobil Listrik!

Published

on

Buat yang udah punya mobil listrik coba cek deh, kira-kira mobil kamu udah pakai aki khusus mobil listrik gak?

Makin kesini makin banyak kan lihat mobil listrik di jalan. Selain emang katanya lebih ‘hemat’, mobil listrik sekarang nawarin segudang teknologi. Menariknya, disamping teknologi yang ada, mobil listrik justru punya satu komponen yang harus diperhatiin sama peminat BEV, bukan cuma baterainya tapi aki yang punya fungsi buat suplai utama untuk fitur elektrikal di dalamnya.

Dari komponen penting itu, akhirnya memotivasi salah satu brand aki di Indonesia, PT. Wacana Prima Sentosa meluncurkan produk terbaru mereka yaitu Massiv Thunder EV. Pelopor dan pertama di Indonesia nih kata mereka.

“Kami memperkenalkan Massiv Thunder EV sebagai aki yang didedikasikan untuk digunakan khusus pada mobil listrik murni. Massiv menjadi pelopor dan pertama di Indonesia” kata Direktur PT. Wacana Prima Sentosa, Austin Wanandi.

Peluncuran Massiv Thunder Ev aki khusus mobil listrik pertama di Indonesia
Massiv Thunder Ev aki khusus mobil listrik pertama di Indonesia

Inovasi baru ini gak lepas dari tujuan mereka untuk kemajuan industri otomotif, tepatnya untuk pengguna mobil listrik yang sampai saat ini masih diharuskan pakai aki konvensional. Padahal kebutuhan mobil listrik itu lain dengan mobil ICE.

Keunggulan aki khusus mobil listrik

Perbedaan fungsi aki 12 volt untuk ICE dan BEV itu kayak gini : ICE fungsinya untuk starting (starter), lighting (lampu/peralatan elektronik), ignition (pengapian). Sedangkan untuk BEV hanya untuk lighting (nyalain lampu, head unit, dan peralatan elektronik lainnya).

“Pengguna mobil listrik di Indonesia mengalami peningkatan dari waktu ke waktu dan kehadiran Massiv Thunder EV dapat menjadi solusi pilihan bagi pengguna BEV untuk mendapatkan aki didedikasikan untuk mobil listrik” kata Chief Public Relation Officer PT. Wisma Prima Sentosa, Tumenggung Prabowo.

Sebagai solusi baru kendaraan listrik, Massiv Thunder EV bawa teknologi khusus buat jaga kestabilan fitur elektrikal di kendaraan listrik, tujannya biar sistem manajemen kendaraan jadi jauh lebih efisien buat pengguna.  

Gede Oka Yunihartawan, Direktur Operasional PT. Trimitra Baterai Prakasa yang berperan juga sebagai manufaktur Aki Massiv, menyampaikan kalau Massiv Thunder EV dirancang dengan formula khusus yang membuat aki lebih mudah saat charging dibanding aki biasa.

“Material sel baterainya disempurnakan dengan formulasi konduktor berdaya hantar tinggi dan juga memiliki kapasitas besar sehingga lebih tahan lama dan aman untuk jangka panjang”. kata Gede Oka Yunihartawan.

Nah, dari test yang sudah mereka lakukan, Massiv Thunder EV nunjukkin performa yang konsisten, bahkan dalam hal Depht of Discharge produk ini nampilin performa yang jauh 2x lebih baik dibanding aki biasa dengan nunjukin performa 20% lebih optimal, ditambah punya kestabilan yang lebih terjaga dari kondisi ekstrem, baik itu kondisi suhu tinggi maupun suhu rendah.

Satu hal lagi keunggulan dari Massiv Thunder EV yang ditawarin buat pemilik mobil listrik, gak perlu repot-repot untuk perawatannya. Silahkan dipakai secara brutal, kalau misalkan ada masalah nanti akan ada tim maintenance yang nyamperin. So, gak usah worry.

Ada 4 pilihan yang ditawarkan

Dalam peluncurannya, Massiv Thunder EV hadir dalam empat pilihan spesifikasi:

TipeAplikasi
B20AEV-38Wuling Air EV
Wuling BinguoEV
BYD Atto3
B24AEV-46Wuling Cloud EV
VinFast VF6
VinFast VF7
Jaecoo J5
D44AEV-50BYD M6
Toyota B4ZX
CMF60AEV-65Hyundai Ioniq
Hyundai Kona Electric
Nissan Kicks
KIA EV6
KIA EV9
Chery Tiggo
Cross Omoda

Harganya berapa? Kalau dibandingin sama aki biasa harganya 5% lebih tinggi, tapi Massiv Thunder EV juga kasih kualitas yang gak abal-abal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Wuling Eksion Disulap Jadi SUV Urban Lifestyle

Published

on

By

Wuling gak cuma memajang mobil standar di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal China itu juga membawa satu unit Wuling Eksion yang sudah dimodifikasi hasil kolaborasi bareng National Modificator & Aftermarket Association (NMAA).

SUV listrik ini tampil dengan konsep Urban Lifestyle, mengusung gaya OEM+ yang bikin tampilannya makin sporty dan premium. Meski begitu, identitas desain asli Wuling Eksion tetap dipertahankan, jadi ubahannya gak terlihat berlebihan.

Sentuhan Modifikasi Bikin Tampilan Makin Sporty

Kalau diperhatikan, ada cukup banyak ubahan yang disematkan pada Wuling Eksion ini. Mulai dari custom front lip, custom side skirt, custom rear lip spoiler, sampai suspensi yang dibuat lebih rendah agar tampilannya makin padat.

Sektor kaki-kaki juga ikut mendapat perhatian. Mobil ini menggunakan velg Volk Rays OG TE37 berukuran 19 inci yang dipadukan ban Accelera Iota EVT 245/45 R19.

Gak cuma itu, ada tambahan LED fog lamp mini projie pro 7 dan roof rack yang semakin menguatkan karakter urban lifestyle pada SUV listrik tersebut.

Seluruh ubahan dibuat dengan pendekatan OEM+, sehingga tampilannya tetap rapi, proporsional, dan masih selaras dengan desain bawaan mobil.

Jadi Inspirasi Buat Modifikasi Mobil Listrik

Menurut Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko, kolaborasi ini ingin menunjukkan kalau Wuling Eksion punya desain yang cukup fleksibel untuk dikembangkan lewat sentuhan modifikasi.

“Kolaborasi bersama NMAA menjadi salah satu cara kami memperlihatkan bahwa Wuling Eksion memiliki karakter desain yang kuat sekaligus fleksibel untuk dikembangkan sesuai kreativitas para modifikator. Melalui konsep Urban Lifestyle, kami ingin menginspirasi masyarakat bahwa kendaraan listrik bukan hanya menghadirkan teknologi dan inovasi, tetapi juga dapat menjadi medium ekspresi personal yang tetap mengedepankan kualitas, kenyamanan, dan identitas desain Wuling,” kata Danang Wiratmoko selaku Product Communication Manager Wuling Motors.

Hal sama juga disampaikan Founder NMAA Andre Mulyadi. Menurut dia, modifikasi mobil listrik tetap bisa dilakukan tanpa harus menghilangkan karakter asli kendaraan.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa modifikasi kendaraan listrik dapat dilakukan secara proporsional dengan tetap menghormati karakter desain asli kendaraan. Pendekatan OEM+ memungkinkan kami menghadirkan perubahan yang elegan, berkualitas, dan relevan dengan tren Urban Lifestyle, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi perkembangan industri modifikasi kendaraan listrik di Indonesia,” kata Andre Mulyadi selaku Founder NMAA.

Digarap Bareng NMAA

Wuling menjelaskan proses pengerjaan mobil ini dilakukan bersama NMAA, mulai dari tahap desain, pembuatan komponen, pengecatan, pemasangan aksesori, hingga final assembly.

Seluruh prosesnya dibuat dengan tetap memperhatikan kualitas, presisi, keamanan, dan hasil akhir yang sesuai dengan karakter Wuling Eksion.

Lewat kolaborasi ini, Wuling sekaligus ingin menunjukkan kalau mobil listrik juga bisa menjadi media ekspresi bagi para pecinta modifikasi, tanpa harus mengorbankan desain maupun fungsinya.

Buat pengunjung GIIAS 2026 yang penasaran, Wuling Eksion Urban Lifestyle by NMAA bisa dilihat langsung di booth Wuling yang berada di Hall 9 ICE BSD City.

Continue Reading

News

Wuling Hadirkan Aira ev, City Car Listrik Baru Buatan Indonesia

Published

on

By

Wuling Motors akhirnya resmi memperkenalkan mobil listrik terbaru, Aira ev, di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model ini jadi city car listrik Wuling yang disiapkan buat ikutin perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

Peluncuran Aira ev juga bertepatan dengan perjalanan sembilan tahun Wuling di Indonesia. Menariknya, mobil listrik ini sudah diproduksi secara lokal di pabrik Wuling yang berada di Cikarang, Jawa Barat.

“Wuling berhasil mengukuhkan posisinya sebagai Brand No.1 Global Small Electric Vehicle. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujar Arif Pramadana selaku Vice President Wuling Motors.

Pasar EV Makin Tumbuh, Kebutuhan Konsumen Ikut Berubah

Wuling melihat tren kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Hingga Juni 2026, populasi kendaraan listrik di Tanah Air sudah menembus 236 ribu unit dengan kontribusi sebesar 16 persen terhadap total pasar otomotif nasional.

Di segmen city car, kendaraan listrik bahkan menjadi kontributor terbesar dengan pangsa pasar mencapai 51 persen. Kondisi ini yang kemudian mendorong Wuling menghadirkan Aira ev sebagai pilihan baru di kelas mobil listrik perkotaan.

Menurut Wuling, ekspektasi konsumen terhadap sebuah electric city car juga mulai berubah. Bukan cuma praktis dipakai harian, tetapi juga harus punya kabin yang lebih lega, fitur modern, sudah mendukung fast charging, dan menggunakan desain empat pintu agar akses keluar masuk penumpang lebih mudah.

Karena itu, Aira ev hadir dengan empat karakter utama, yakni Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.

Diproduksi Lokal di Cikarang

Aira ev diproduksi di fasilitas manufaktur Wuling di Cikarang oleh talenta Indonesia. Mobil listrik ini ditujukan untuk berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, first jobbers, profesional, hingga keluarga.

Sebagai pelengkap, Wuling juga memberikan program Free Lifetime EV Core Components Warranty yang mencakup tiga komponen utama kendaraan listrik, yaitu Drive Motor, Motor Controller Unit, dan High Voltage Battery. Program ini ditujukan untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih nyaman bagi konsumennya.

“Didorong oleh semangat ‘Wuling Dibangun di Indonesia untuk Anda’, kami dipercaya oleh konsumen sebagai partner mobilitas. Kepercayaan tersebut kami bangun melalui tiga komitmen utama, yaitu Good Product, Good Quality, dan Good Service. Pada kesempatan ini juga kami mengundang seluruh masyarakat untuk mengunjungi booth Wuling di GIIAS 2026 dan merasakan langsung berbagai inovasi yang kami hadirkan, termasuk Wuling Aira ev,” kata Arif Pramadana.

Continue Reading

News

GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Siap Manjakan Pecinta Otomotif

Published

on

By

GIIAS 2026 akhirnya resmi dibuka. Mulai hari ini, Kamis (30/7/2026), sampai 9 Agustus mendatang, ICE BSD City bakal jadi tempat kumpulnya deretan mobil baru, teknologi terbaru, sampai berbagai inovasi dari merek otomotif dunia.

Pembukaan pameran dilakukan langsung oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita. Tahun ini, GIIAS kembali jadi salah satu ajang otomotif terbesar di Indonesia yang menghadirkan puluhan merek kendaraan dari berbagai negara.

Dalam sambutannya, Agus mengapresiasi GAIKINDO yang dinilai konsisten menjaga eksistensi GIIAS hingga memasuki penyelenggaraan ke-33.

“Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menyampaikan selamat dan apresiasi kepada GAIKINDO atas penyelenggaraan GIIAS. Menjaga sebuah pameran tetap relevan selama 33 kali penyelenggaraan bukanlah pekerjaan yang mudah, dan GAIKINDO telah membuktikan dirinya sebagai mitra strategis dan terpercaya, baik di masa sulit maupun di saat pasar tumbuh baik,” ujar Agus.

Menurut Agus, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri otomotif juga perlu terus diperkuat karena sektor ini punya peran penting terhadap perekonomian nasional.

“Hubungan kemitraan ini harus terus diperkuat, karena pemerintah memandang sektor otomotif sebagai salah satu sektor yang sangat penting bagi perekonomian nasional. Kementerian Perindustrian akan senantiasa hadir sebagai mitra strategis industri, mendengarkan, memfasilitasi, dan berjalan bersama Bapak dan Ibu sekalian,” kata Agus.

GIIAS Tahun Ini Makin Besar

Kalau dibanding tahun-tahun sebelumnya, GIIAS 2026 hadir dengan skala yang lebih besar. Ada lebih dari 65 merek otomotif global yang ikut meramaikan pameran, mulai dari Jepang, Korea Selatan, Eropa, Amerika Serikat, China, sampai Vietnam.

Gak cuma itu, lebih dari 150 merek industri pendukung juga ikut ambil bagian. Jadi selain lihat mobil baru, pengunjung juga bisa melihat berbagai produk aftermarket, aksesori, teknologi, hingga layanan pendukung otomotif.

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, mengatakan GIIAS 2026 membawa optimisme baru di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan.

“Di tengah tantangan ekonomi global, industri otomotif Indonesia terus menunjukkan daya tahan yang kuat, GIIAS 2026 hadir membawa semangat dan optimisme baru untuk mendorong industri otomotif nasional bergerak lebih cepat dan lebih kuat, sekaligus membuktikan bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai pusat produksi dan ekspor kendaraan untuk pasar global,” ujar Putu.

Tiket Mulai Rp 50.000

Buat yang mau datang langsung ke GIIAS 2026, tiket bisa dibeli secara online lewat aplikasi atau situs Auto360.

Harga tiket weekdays dibanderol Rp 50.000, sedangkan weekend dijual Rp 100.000.

Kalau beli langsung di lokasi, harga tiketnya Rp 75.000 saat weekdays dan Rp 125.000 saat weekend.

GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Siap Manjakan Pecinta Otomotif

Selesai digelar di BSD City, rangkaian GIIAS The Series 2026 bakal lanjut ke beberapa kota besar.

Mulai dari Surabaya pada 26-30 Agustus, lanjut ke Bandung pada 9-13 September, Semarang pada 30 September-4 Oktober, dan ditutup di Makassar pada 28 Oktober-1 November 2026.

Yang menarik, tahun depan GAIKINDO juga bakal menambah satu kota baru dalam rangkaian pamerannya, yakni Bali. GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Januari 2027 di The Meru Sanur.

Jadi buat yang belum sempat datang ke BSD, masih ada kesempatan buat mampir ke kota lain saat rangkaian GIIAS The Series digelar.

Continue Reading

Trending