Connect with us

News

Subaru di Pet Expo?

Published

on

Subaru hadir di Indonesia International Pet Expo 2024

Subaru hadir di Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2024 yang diselenggarakan di ICE BSD pada 6-8 September 2024.

Pasti bingung, kenapa Subaru ada di acara khusus hewan peliharaan? Apa ada diskon khusus untuk pecinta anabul yang mau beli Subaru? Atau Subaru mengeluarkan mobil khusus hewan peliharaan? Ternyata, Subaru sedang menjalankan sebuah program untuk memberikan dukungan demi kesejahteraan hewan peliharaan dan mengajak para pemilik kendaraan Subaru untuk memperkuat hubungan dengan hewan kesayangannya.

Subaru Indonesia International Pet Expo

“Subaru hadir di Indonesia International Pet Expo 2024 dengan membawa tema ‘Subaru Peduli Hewan’ sekaligus merayakan legasi 30 tahun Subaru Outback. Bertepatan dengan itu, bersama dokter hewan Rajanti, kami menjalankan berbagai program CSR mulai dari edukasi mind power hingga sumbangan untuk prosedur cryosurgery selama satu tahun penuh senilai lebih dari Rp140.000.000, sebagai bukti nyata dedikasi kami untuk selalu berada di sisi pelanggan dan komunitas, baik di jalan maupun dalam kehidupan sehari-hari.” ungkap Arie Christopher, CEO Subaru Indonesia.

Teknologi canggih mobil Subaru khusus hewan peliharaan

Kenyamanan hewan peliharaan dalam perjalanan menggunakan mobil juga menjadi sorotan dalam acara ini. Subaru menjelaskan tentang teknologi seperti gravitasi rendah dan suspensi yang presisi membuat mobil Subaru lebih minim getaran, sehingga membuat anabul betah dalam perjalanan. Bahkan filter AC dalam mobil Subaru punya teknologi yang sudah diatur sedemikian rupa hingga aman untuk kelembapan kulit hewan. Wow! Salah satu contohnya Subaru forester sudah dilengkapi dengan pet cargo loh jadi ada seatbelt khusus buat hewan peliharaan, lucuuuk~~

Subi hadir di event subaru indonesia international pet expo

“Halo my name Subi.”

Maskot Plaza Subaru atau Paw Relations

Tidak hanya CEO Subaru Indonesia dan drh Rajanti yang hadir pada acara ini. Subaru juga mengajak seekor kucing yang menjadi maskot Plaza Subaru atau ‘Paw Relations’ yang mereka beri nama Subi. Subi menjadi salah satu pembicara di talkshow acara ini (walaupun gak beneran ngomong ya) tapi kehadiran Subi membuat para pengunjung menjadi antusias dengan program yang sedang mereka jalani. Kira-kira Subi bisa diajakin test drive gak ya? Kalau bisa bakal jadi employee of the year nih.

-fp

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Kreativitas Anak Bangsa Nempel di Body ID. Buzz

Published

on

By

Lewat ajang ID. Buzz x EKRAF Design Hunt Competition, mobil listrik retro-modern Volkswagen ID. Buzz dijadikan kanvas berjalan buat para kreator Tanah Air.

Bukan cuma soal mobil, tapi juga soal cerita, budaya, dan identitas yang dibawa ke jalan.
Acara pengumuman pemenang digelar di exhibition Volkswagen di Pondok Indah Mall 2, Jakarta.

Kompetisi ini memang dirancang buat ngejaring talenta kreatif binaan EKRAF supaya bisa menuangkan ide mereka ke dalam desain visual di bodi ID. Buzz yang ikonik banget. Jadi bukan sekadar lomba gambar, tapi adu konsep dan

Perjalanan kolaborasi ini juga gak instan. Awalnya kebentuk dari semangat bareng di Jogja Volkswagen Festival 2025, lanjut tampil di GIIAS 2025, dan sekarang jadi momen puncaknya lewat pengumuman para pemenang. ID. Buzz diposisikan bukan cuma sebagai kendaraan, tapi media ekspresi.

Soal pemenang, masing-masing karya punya karakter kuat. Juara pertama jatuh ke “Neo Nusantara – Mitos dalam Ritme” karya Iqbal Tawakal. Desainnya ngeramu unsur mitologi, motif batik, sampai simbol budaya lokal dengan sentuhan visual modern yang terasa hidup.

Juara kedua ada “Happiness” karya Muhammad Iqbal Yudhistira, yang main di tema kebahagiaan simpel tapi kena, cocok dengan suasana road trip bareng ID. Buzz.

Posisi ketiga ditempati “Futuristic Padang Bulan” dari Yuliana Aqni, yang ngegabungin nuansa budaya Jawa dengan sentuhan masa depan lewat visual bulan purnama futuristik.

“Mewakili Volkswagen Indonesia, saya mengucapkan selamat kepada para insan kreatif muda yang telah berpartisipasi menghadirkan karya-karya unik dan bermakna melalui ID. Buzz, selaras dengan karakter yang kami bawa selama ini. Kompetisi ini membuka ruang bagi kreativitas untuk bergerak bebas, menjadikan ID,” kata Edo Januarko Chandra, Chief Operating Officer, Volkswagen Indonesia.

Kolaborasi bersama EKRAF juga menegaskan bahwa mobilitas bergerak tidak terbatas di teknologi maupun performa, tapi tentang pengalaman dan cerita yang menyertainya.

Di lokasi yang sama, VW juga sekalian mejeng varian spesial ID. Buzz BOZZ White Signature Edition. Versi ini tampil lebih elegan dengan warna dualtone Monosilver / Candy White yang langsung bikin beda.

Masuk ke kabin, nuansanya terang dan lega, jok elektriknya sudah ergonomis, bikin posisi duduk enak tanpa perlu banyak setel. Cocok buat yang cari EV stylish tapi tetap nyaman buat harian.

Urusan safety juga gak main-main. ID. Buzz dibekali paket fitur bantuan berkendara yang cukup lengkap. Ada Adaptive Cruise Control buat jaga jarak aman, Front Assist dengan Emergency Braking yang siap bantu saat ada potensi bahaya di depan, plus Blind Spot Monitoring, Lane Change System Side Assist, TPMS, sampai kamera 360 derajat.

Semuanya kerja di belakang layar, jadi pengemudi tetap bisa fokus nikmatin perjalanan.

Lewat kolaborasi kreatif dan sentuhan inovasi ini, Volkswagen Indonesia mau nunjukin kalau mobilitas itu nggak cuma soal pindah tempat. Tapi juga soal pengalaman, gaya, dan cerita yang ikut jalan bareng.

Buat yang penasaran, unitnya sudah bisa dilihat langsung di exhibition Volkswagen terdekat. Cocok buat yang pengin lihat langsung gimana mobil bisa jadi media ekspresi.

Continue Reading

News

Wuling Darion Dimodif Simpel, Cocok Buat Harian

Published

on

By

Wuling gak cuma pamer mobil standar di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Kali ini, mereka juga bawa satu unit Wuling Darion Plug-in Hybrid yang sudah dirombak bareng National Modificator & Aftermarket Association (NMAA).

Konsepnya bukan modifikasi ekstrem, tapi lebih ke “daily use dress-up” tampil beda, tapi tetap enak dipakai harian.

Mobil keluarga tetap fungsional, tapi ada sentuhan gaya biar gak kelihatan polos.

Menurut Product Communication Manager Wuling Motors, Danang Wiratmoko, kolaborasi ini mau nunjukin kalau Darion itu fleksibel buat dipersonalisasi tanpa mengorbankan kenyamanan.

“Dengan konsep daily use dress-up, kami ingin memperlihatkan kalau MPV tetap dapat tampil bergaya melalui sentuhan personalisasi yang fungsional, tanpa menghilangkan kenyamanan dan karakter mobil,” kata Danang.

Konsep modifikasinya sendiri pakai pendekatan “less is more”. Artinya, ubahan nggak berlebihan. Fokusnya di detail yang bikin tampilan naik kelas, tapi karakter mobil dan rasa berkendaranya tetap terjaga.

Ubahan paling kelihatan ada di sektor kaki-kaki. Darion ini pakai velg Enkei ES Tarmac ring 17 dengan lebar 8 inci. Pilihan velg ini bukan cuma soal gaya, tapi juga kualitas dan bobot yang masih cocok buat pemakaian harian.

Ukuran ban juga tetap dipertahankan seperti standar, supaya bantingan dan kenyamanan gak berubah.

Proses pasang velg dan setting fitment digarap Autodistro, salah satu member NMAA. Hasilnya terlihat rapi dan proporsional, gak terkesan dipaksakan.

Biar makin fungsional, bagian atap juga dipasangi roof box INNO BRQ 55 asal Jepang. Selain bikin tampilan makin “touring look”, roof box ini juga nambah kapasitas barang. Cocok buat yang sering bepergian jauh atau bawa banyak perlengkapan.

Founder NMAA, Andre Mulyadi, bilang tren modifikasi sekarang memang sudah bergeser. Gak melulu kejar tampilan ekstrem, tapi lebih ke keseimbangan antara fungsi dan gaya.

“Kendaraan Plug-in Hybrid tidak hanya menawarkan efisiensi untuk perjalanan jarak jauh, tetapi juga dapat tampil personal dan relevan untuk penggunaan harian melalui sentuhan kreasi yang tepat,” kata dia.

Lewat Darion versi daily use dress-up ini, Wuling sekaligus nunjukin kalau mobil elektrifikasi juga bisa masuk ke dunia modifikasi dengan pendekatan yang relevan.

Gak harus heboh, yang penting kepakai dan tetap nyaman buat mobilitas sehari-hari.

Continue Reading

News

Ada Track Ekstrem di IIMS 2026 Buat Ajak Main Chery J6 & J6T

Published

on

By

IIMS 2026 bukan cuma soal mobil baru dan diskon pameran. Tahun ini, ada satu area yang bikin pengunjung gak cuma lihat-lihat, tapi langsung ngerasain kemampuan mobil di trek khusus.

Namanya Chery Adventure Park, sebuah lintasan ekstrem yang disiapkan buat nguji Chery J6 dan J6T kemampuan SUV listrik mereka secara langsung.

Di area ini, pengunjung bisa nyobain berbagai rintangan buatan. Mulai dari tanjakan curam High Ramp buat ngetes tenaga dan traksi, lalu Side Slope dengan kemiringan tajam yang nguji stabilitas mobil, sampai Bump Track yang isinya gelombang dan polisi tidur ekstrem buat ngerasain kerja suspensi dan rigiditas sasis. Jadi bukan sekadar pajangan, mobilnya benar-benar diajak “main tanah”.

Track ini jadi panggung pas buat Chery J6 dan J6T unjuk gigi. Dua SUV listrik ini memang disiapkan buat dipakai harian tapi tetap pede kalau harus lewat jalur nggak ramah aspal.

Chery J6 dikenal sebagai salah satu SUV listrik bergaya boxy yang tampil beda. Desainnya kotak, berkarakter, dan punya aura mobil petualang.

Sistem penggeraknya sudah pakai Intelligent Wheel Drive (iWD) dan tersedia juga opsi FWD, jadi traksinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan permukaan jalan.

Buat yang mau tampilan dan kemampuan lebih galak, ada varian J6T. Ini versi flagship yang dibikin lebih tangguh untuk eksplorasi, dengan setelan yang lebih siap diajak keluar jalur nyaman.

Modal buat masuk trek ekstrem bukan cuma tampang. J6 dan J6T dibekali ground clearance tinggi sekitar 220 mm untuk J6 dan 225 mm untuk J6T jadi jarak kolong ke tanah cukup aman saat lewat polisi tidur brutal, jalan rusak, sampai jalur berbatu ringan.

Dua model ini juga dirancang punya kemampuan water wading yang cukup serius. J6 sanggup melibas genangan hingga sekitar 600 mm, sementara J6T bisa sampai sekitar 625 mm dalam kondisi pengujian tertentu.

Cocok buat kondisi jalan perkotaan yang kadang suka berubah jadi kolam dadakan saat hujan deras.

Baterainya sudah mengantongi standar proteksi IP68, artinya tahan debu dan punya perlindungan tinggi terhadap air.

Komponen penting seperti motor listrik, inverter, baterai traksi, sampai kabel tegangan tinggi juga sudah dibekali sistem isolasi dan pengaman. Ada juga mekanisme pemutus arus otomatis kalau terdeteksi kondisi listrik yang nggak normal.

Secara karakter, J6 dan J6T memang diarahkan buat pengguna urban yang pengin mobil listrik tapi tetap bisa diajak petualang. Desain fashion cube box, struktur bodi aluminium, dan kabin yang terasa lega bikin mobil ini nggak cuma kuat, tapi juga tetap gaya.

Jadi kalau ke IIMS 2026, jangan cuma foto-foto di booth. Coba sempatkan mampir ke track khususnya. Di situ baru terasa bedanya, mana mobil yang sekadar keren, mana yang memang siap diajak nanjak, miring, dan diguncang tanpa drama.

Continue Reading

Trending