News
Robotaxi Tesla, Gak Ada Setirnya.

Sob, tau belum kalo 14 Juni 2024 kemaren, Tesla ngadain meeting tahunan “Cyber Roundup”? Hasil meeting ini ngasih bocoran kalo perusahaan Elon Mask bakal ngeluarin 3 mobil terbaru, Cyber Van, Roadster, dan Robotaxi. Kabarnya, Robotaxi bakal jadi salah satu taxi tanpa supir yang efisien dan ramah lingkungan. Wow, daebak!
Biar pun belum ada bocoran harga Robotaxi, tapi ketahui bocoran teknologinya di sini, kuy!
Pake teknologi autopilot
Pernah bayangin gak, ada mobil yang bisa jalan sendiri di jalan? Kalo dipikir kayaknya gak masuk akal emang. Tapi, salah satu keunggulan Robotaxi Tesla itu pakai teknologi autopilot dan FSD. Teknologi ini bikin mobil bisa jalan sesuai arah tanpa pengemudi.
Dikutip dari laman Carscoops, Elon Mask mau nerjunin Robotaxi di jalan-jalan China sebelum sampe ke pelanggan. Dari pihak pemerintah sendiri udah setuju, soalnya teknologi FSD bisa ngasih contoh yang baik.
Cara kerja mobil
Sekarang kita bahas cara kerja Robotaxi Tesla, Sob. Sesuai dengan misi lama Tesla, “Master Plan, Part Deux”. Mereka pingin ngehadirin mobil otomatis yang bisa kamu panggil kapan aja. Tapi, kamu harus pake aplikasi khusus dan bayar pake kartu kredit atau debit.
FYI aja, Robotaxi bakal pake sistem autopilot dan FDS buat nyari arah jalan, ikut aturan lalu lintas, dan ngehindari rintangan di jalan. Selama taxi OTW ke tempat tujuan, kamu bisa mantau lokasi terkini taxi, lho!
Begitu mobil udah jemput, kamu bisa ngelakuin aktivitas apa aja. Entah itu tidur, baca, atau nikmatin perjalanan. Kebayang gak tuh canggihnya kayak apa?
Fasilitas Robotaxi
Seperti mobil Tesla yang lain. Denger-denger, Robotaxi juga gak kalah canggih, lo! Mobil ini udah punya fitur keselamatan, kayak kamera 360 derajat, sensor radar, pengereman darurat, peringatan tabrakan, sampe pantauan blind spot. Pokoknya tinggal duduk tenang aja, dah!
Kapan Robotaxi Launching?
Gak bakal lama lagi, Elon Musk bakal ngenalin Robotaxi Tesla di pasar China. Tepatnya tanggal 8 Agustus 2024 ini. Pokoknya, tinggal kita tunggu aja sih kabar baik ini. Barangkali Robotaxi bakal jadi pionir mobil-mobil yang lain jalan tanpa supir. Kalo mobil kayak gini ada di Jakarta, kamu bisa bayangin gak kayak apa?
News
Racing, East, Pameran Sejarah Balap Jepang dan Indonesia

Kalau ngomongin mobil performa Jepang, nama-nama seperti Toyota, Mazda, atau berbagai tuner dan tim balapnya mungkin sudah gak asing lagi buat penggemar otomotif.
Tapi jauh sebelum mobil-mobil tersebut dikenal sebagai ikon otomotif dunia, reputasinya lebih dulu dibangun di lintasan balap.
Cerita tersebut kini diangkat lewat Racing, East, pameran yang digelar Vault Automotive Museum bersama Indonesia Motorsport Museum Heritage.
Pameran ini mengajak pengunjung melihat hubungan Jepang dan Indonesia melalui perkembangan budaya balap pada era 1970-an dan 1980-an.
Berawal dari mobil jalan raya
Pada masanya, mobil yang awalnya dibuat untuk digunakan di jalan raya mulai punya kehidupan lain ketika dibawa ke sirkuit.
Mesinnya dipacu sampai batas kemampuan, bodinya dibuat lebih lebar, interior dilucuti, sementara suspensi dirancang ulang untuk satu tujuan, yaitu berkompetisi.
Dari sinilah budaya balap Jepang berkembang dan melahirkan berbagai nama yang kemudian punya pengaruh besar di dunia motorsport.
Ada TOM’S, TRD, ADVAN, sampai berbagai tim balap independen yang ikut membentuk identitas mobil Jepang di lintasan.
Namun, ceritanya gak berhenti di Jepang.
Mobil Jepang ikut membentuk balap Indonesia
Memasuki dekade 1970-an dan 1980-an, semangat yang sama mulai menyebar ke berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia.
Mobil Jepang kemudian menjadi bagian penting dari perkembangan dunia balap nasional.
Di tangan tim, mekanik, dan pembalap lokal, mobil-mobil tersebut dikembangkan lagi dan disesuaikan dengan karakter kompetisi di Indonesia.
Artinya, mobil yang datang dari Jepang gak cuma menjadi kendaraan yang dipakai untuk balapan, tapi juga ikut mengalami perkembangan ketika masuk ke dunia motorsport Indonesia.
Tujuh mobil dengan cerita berbeda
Racing, East mempertemukan tujuh mobil yang membawa cerita dari periode tersebut.
Koleksi yang ditampilkan terdiri dari:
- Mazda RX-7 eks Tinton Suprapto
- Mazda RX3 Drag Car
- Toyota Starlet KP47 TOM’S
- Toyota Starlet KP47 Kuwahara
- Toyota Starlet KP61 TRD
- Toyota Trueno TE71 Garuda
- Toyota Trueno TE47 ADVAN
Masing-masing mobil punya cerita sendiri.
Ada yang membawa jejak perkembangan industri motorsport Jepang, sementara lainnya menyimpan sejarah kompetisi di Indonesia dan nama-nama yang pernah berada di balik kemudi.

Bukan cuma soal kencang
Menariknya, Racing, East gak cuma mengajak pengunjung melihat mobil dari sisi spesifikasi, kecepatan, atau jumlah kemenangan yang pernah diraih.
Setiap mobil diposisikan sebagai arsip dari sebuah era.
Dari sana, pengunjung bisa melihat bagaimana teknologi berkembang, seperti apa identitas visual motorsport pada masa itu, sampai siapa saja orang yang ikut membangun budaya balap di balik mobil-mobil tersebut.
Jadi, yang ditampilkan bukan sekadar tujuh mobil lawas yang punya tampilan menarik.
Ada sejarah yang ikut menempel pada masing-masing mobil.
Jepang dan Indonesia punya bahasa yang sama
Melalui Racing, East, Vault Automotive Museum ingin melihat kembali periode ketika hubungan Jepang dan Indonesia berkembang lebih jauh dari sekadar hubungan antara produsen dan pasar.
Di lintasan, keduanya menemukan bahasa yang sama:
Balap.
News
Jeep Wrangler Rubicon Punya Warna Baru, Namanya Goldilocks

Jeep Wrangler biasanya identik dengan warna-warna yang gagah dan berkarakter. Tapi kali ini ada yang sedikit berbeda.
Jeep Wrangler Goldilocks resmi hadir di Indonesia dan tampil perdana di Indomobil Expo Kota Kasablanka 2026.
PT Indomobil National Distributor selaku Agen Pemegang Merek Jeep di Indonesia membawa warna terbaru tersebut dalam sosok Jeep Wrangler Rubicon 4-Door.
Mobil ini dipamerkan di Main Atrium, Kota Kasablanka, Jakarta, dalam gelaran yang berlangsung pada 29 September hingga 4 Oktober 2026.

Warnanya Bisa Kelihatan Beda
Nama Goldilocks sendiri terinspirasi dari Golden Hour, yaitu momen ketika cahaya matahari menghasilkan nuansa keemasan yang hangat.
Menariknya, warna ini bisa terlihat cukup berbeda tergantung kondisi pencahayaan.
Saat terkena cahaya terang, Goldilocks menampilkan kilau emas yang lebih cerah. Sementara pada kondisi pencahayaan berbeda, warnanya bisa terlihat lebih pekat dengan sentuhan emas yang hangat.
Efek permainan cahaya tersebut membuat tampilan Wrangler punya dimensi visual yang berbeda jika dilihat dari berbagai sudut.
Meski begitu, karakter khas Wrangler tetap dipertahankan. Jeep masih membawa desain yang berani dan autentik yang sudah menjadi identitasnya selama lebih dari delapan dekade.
Di Indonesia, Wrangler Goldilocks juga hadir dalam jumlah yang sangat terbatas. Jadi, warna ini memang dibuat buat konsumen yang ingin punya Wrangler dengan tampilan yang sedikit berbeda.
“Jeep Wrangler selalu menjadi ikon yang merepresentasikan kebebasan untuk menjelajah dan semangat petualangan. Kehadiran Goldilocks di Indonesia menjadi cara kami menghadirkan ekspresi baru dari Wrangler tanpa menghilangkan DNA yang telah menjadikannya ikonik selama bertahun-tahun. Kami ingin memberikan pilihan baru bagi konsumen untuk mengekspresikan karakter mereka melalui Wrangler, sekaligus tetap menikmati kapabilitas dan karakter autentik yang menjadi bagian dari Jeep,” kata Ario Soerjo, COO Jeep Indonesia.

Pakai Mesin 2.0 Turbo
Jeep Wrangler Goldilocks hadir dalam varian Rubicon 4-Door.
Di balik tampilannya, mobil ini masih membawa kemampuan off-road khas Rubicon. Mesinnya menggunakan 2.0L GMET4 DOHC Turbocharged yang menghasilkan tenaga 270 PS dan torsi 400 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis 8-percepatan dan sistem Rock-Trac Active On-Demand 4×4.
Kemampuan off-road-nya juga didukung sejumlah fitur, seperti Tru-Lok Front & Rear Locking Differentials, Electronic Front Sway Bar Disconnect, Performance Suspension, serta ban 32 inci All-Terrain.
Jadi, Goldilocks bukan cuma soal warna baru.
Kabinnya Juga Modern
Masuk ke bagian interior, Wrangler Rubicon 4-Door sudah dibekali sejumlah fitur yang membuat pengalaman berkendara terasa lebih modern.
Ada layar sentuh Uconnect 12,3 inci yang dilengkapi navigasi.
Kemudian tersedia 12-Way Power Adjustable Front Seats dengan balutan Nappa Leather.
Buat yang sering membawa Wrangler ke jalur ekstrem, ada juga Forward-Facing TrailCam yang membantu memberikan visibilitas ke arah depan kendaraan saat melewati medan tertentu.
Bisa Dilihat Langsung di Kota Kasablanka
Buat yang penasaran seperti apa warna Goldilocks ketika terkena cahaya dari berbagai sudut, Jeep Wrangler ini bisa dilihat langsung di Indomobil Expo Kota Kasablanka 2026.
Pameran berlangsung pada 29 September hingga 4 Oktober 2026 di Main Atrium, Kota Kasablanka, Jakarta.
Pengunjung bisa melihat langsung perubahan nuansa warna Goldilocks sekaligus mengeksplorasi desain, teknologi, dan kemampuan off-road yang ditawarkan Jeep Wrangler Rubicon 4-Door.
News
Makin Banyak di Jalan, iCAR V23 Sudah Dipakai 1.000 Orang di Indonesia

iCAR V23 mulai punya cukup banyak pemilik di Indonesia. Hingga akhir September 2026, sebanyak 1.000 customer sudah menerima unit mobil listrik tersebut.
Pencapaian ini jadi salah satu tonggak perjalanan iCAR di pasar Indonesia. Apalagi, V23 hadir dengan konsep yang gak cuma menawarkan mobilitas listrik, tapi juga membawa karakter dan gaya hidup penggunanya.
Sejak diperkenalkan di Indonesia, iCAR V23 memang punya tampilan yang cukup beda. Mobil listrik ini menggabungkan desain yang bold, performa kendaraan listrik, kepraktisan, sekaligus ruang untuk personalisasi.
Salah satunya lewat konsep plug-and-play customization, yang memungkinkan customer menyesuaikan V23 dengan karakter dan selera masing-masing.
Jadi, V23 gak cuma diposisikan sebagai kendaraan buat bepergian, tapi juga bisa menjadi bagian dari gaya hidup pemiliknya.
“Pencapaian 1.000 customer yang telah menerima iCAR V23 merupakan momen yang sangat berarti bagi perjalanan iCAR di Indonesia. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan customer dan telah menjadikan V23 sebagai bagian dari perjalanan mereka. Bagi kami, angka ini bukan hanya mengenai jumlah kendaraan yang telah diserahkan, tetapi juga merepresentasikan komunitas iCAR yang terus bertumbuh. Sejalan dengan pertumbuhan komunitas ini, kami juga terus memaksimalkan proses delivery untuk memastikan semakin banyak customer dapat segera menikmati pengalaman bersama iCAR V23,” kata Bayu Apriadi, Regional Sales Manager iCAR Indonesia.

Bukan Cuma Jual Mobil Listrik
Seiring bertambahnya pemilik V23, iCAR juga menyiapkan sejumlah layanan purnajual untuk membuat pengalaman kepemilikan lebih nyaman.
Konsumen mendapatkan gratis biaya jasa servis selama 4 tahun atau 60.000 km*.
Ada juga gratis membership Pick Up & Drop Off selama 2 tahun yang mencakup layanan antar-jemput kendaraan untuk kebutuhan servis di dealer.
Selain itu, tersedia gratis 3 tahun Road Assistance Membership dengan layanan bantuan darurat 24 jam.
Untuk perlindungan kendaraan, iCAR memberikan garansi baterai selama 8 tahun/160.000 km* serta garansi kendaraan selama 6 tahun/160.000 km*.
Dealer iCAR Kini Ada 16
Gak cuma layanan aftersales yang diperkuat. iCAR juga terus menambah jaringan dealer supaya pemilik V23 lebih gampang mendapatkan layanan.
Hingga September 2026, iCAR sudah memiliki 16 jaringan dealer di Indonesia.
Pengembangan jaringan tersebut menjadi bagian dari langkah iCAR untuk memperkuat layanan penjualan dan aftersales, sekaligus memastikan konsumen tetap mendapatkan dukungan selama menggunakan kendaraan.

1.000 V23 Jadi Awal Perjalanan Baru
Untuk merayakan pencapaian tersebut, iCAR Indonesia juga menggelar seremoni simbolis penyerahan kendaraan kepada sejumlah customer terpilih.
Momen ini sekaligus menjadi tanda semakin bertambahnya pemilik iCAR V23 di Indonesia.
“Kami melihat momen ini sebagai awal dari hubungan jangka panjang antara iCAR dan para customer. Ke depannya, kami ingin terus menciptakan lebih banyak kesempatan bagi customer untuk terhubung dengan iCAR dan sesama pemilik V23, mengeksplorasi berbagai pengalaman, serta menjadi bagian dari komunitas yang terus berkembang,” tambah Bayu.
Dengan sudah diterimanya iCAR V23 oleh 1.000 customer, ditambah penguatan layanan aftersales dan jaringan dealer, iCAR ingin terus mengembangkan ekosistemnya di Indonesia.
Buat para pemilik V23, perjalanan bersama iCAR pun baru dimulai.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News3 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News2 years agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!
News2 years agoBus Termewah di Dunia, Fasilitasnya Kaya Hotel Bintang Lima!




















