News
Mobil Neta L, Sekali Charge Bisa Nempuh 510 Km!

Siapa yang gak kenal merek Neta? Tanggal 28 Juni 2024 kemarin, pabrikan asal China ngumumin mobil terbaru mereka, SUV Neta L bertenaga listrik. Hebatnya, mobil lima seat ini udah pakai baterai Shengxing LFP CATL yang bisa nempuh jarak 510 km, daebak!
Gak cuma jaraknya yang bikin melongo, mobil mewah ini harganya sangat bersaing atau sekitar Rp315 juta aja, Sob! Dilansir dari laman Car News China, Neta udah ngirimin 5.500 unit Neta L di pasar China dan siap diperjualbelikan. Wow, kamu penasaran gak sih sama spesifikasinya?
Tampilan mobil Neta L
Kita bahas dari tampilan eksterior mobil Neta L dulu. Neta L EV tampil dengan gaya mewah dan modern, keliatan dari gaya lampu depan LED, gagang pintu yang bisa kita tarik, dan satu lampu belakang. Untuk ukurannya sendiri, mobil ini cukup mungil atau sekitar 4770/1900/1660 mm dan jarak sumbu roda 2810 mm.
Bagian interior mobil Neta L gak kalah mewah! Mobil ini punya layar tunggal ukuran 15,6 inci dan layar LCD kecil di belakang kemudi. Makin nyaman lagi dengan fasilitas 16 speaker, lemari es, dan meja lipat di kursi penumpang bagian depan. Wow, eksklusif banget kan!
Performa mesin
Sobat Halotomotif, dari tampilan eksterior dan interior kita pindah ke bagian mesin, yuk! Mobil Neta L EV pakai motor listrik 170 kW (227 hp) dengan torsi puncak 310 Nm. Mobil Crossover listrik ini melaju 100 km/jam dalam 7,6 detik.
Soal baterainya gimana? Kabarnya, mobil Neta terbaru udah pakai baterai Shenxing LFP CATL kapasitas 68 kWh yang bisa melaju sampe 510 km hanya sekali pengisian. Sekali ngecharge dari 10% sampe 80% kamu cuma butuh waktu 21 menit aja!
Mau diliat dari tampilan atau performa mesin gak bakal ngecewain pokoknya. Tapi sayangnya, Neta L EV ini belum ada di Indonesia. So, kalo kamu tertarik sama spesifikasi mobil SUV asal China ini tunggu kabar baiknya aja, ya!
News
Cara Unik Ford Tes Keamanan Mobil, Pakai Beruang Asli

Ford lagi-lagi bikin cara promosi yang anti-mainstream. Bukan pakai test tabrak biasa, kali ini mereka malah “ngetes” sistem keamanan Ford F-150 Platinum pakai seekor beruang Kodiak. Iya, beruang beneran.
Namanya Tag, bobotnya sekitar 800 pound atau kurang lebih 360 kg, dan dia juga pernah muncul di serial Yellowstone. Di video demonstrasi itu, Tag diminta “menyerang” sebuah F-150 Platinum buat nunjukin kemampuan sistem keamanan baru Ford yang disebut Ford Security Package.
Hasilnya? Si beruang sampai ngegoyang mobil, mencakar bodi, mecahin kaca, bahkan bisa buka pintu.
Kalau lihat sekilas, ini lebih mirip adegan film daripada demo teknologi.
Mobil Diserang Beruang, Tapi Ini Bukan Cuma Gimmick
Meski kelihatan heboh, Ford sebenarnya mau nunjukin kalau mobil mereka bisa mendeteksi upaya pembobolan.
Di Security Package ini ada beberapa fitur seperti notifikasi kalau ada percobaan masuk ke kabin, peringatan kalau pintu dibuka paksa, deteksi gerakan mencurigakan di sekitar mobil, akses kamera mobil dari jarak jauh, penyimpanan rekaman ke cloud, fitur Start Inhibit biar mobil gak bisa dinyalakan sampai call center khusus kalau terjadi insiden keamanan.
Intinya, kalau ada yang coba-coba ganggu mobil, pemilik bisa langsung dapat notifikasi.

Tapi Realitanya Pencuri Mobil Gak Pakai Cara “Beruang”
Nah ini yang menarik. Di dunia nyata, pencurian mobil zaman sekarang udah gak lagi pakai cara kasar kayak pecahin kaca atau dobrak pintu.
Banyak kasus justru pakai cara yang lebih halus dan canggih, seperti, relay attack (nguat-nguatin sinyal keyless), cloning key atau duplikasi kunci digital, bobol sistem elektronik mobil sampai eksploitasi jaringan CAN-bus.
Nah, kalau ketemu metode kayak gini, “Tag si beruang” mungkin malah gak bisa ngapa-ngapain.
Jadi demo ini memang lebih ke nunjukin sistem bisa deteksi gangguan fisik, bukan ancaman digital yang sekarang justru lebih sering kejadian.
Kelihatan Keren, Tapi Kurang Nendang di Dunia Nyata?
Jujur aja, ide pakai beruang ini emang seru dan bikin orang langsung ngelirik.
Tapi kalau ditarik ke kondisi sehari-hari, tantangan keamanan mobil modern justru ada di sisi elektronik, bukan sekadar kaca dipecahin atau pintu didobrak.
Makanya banyak yang bilang, bakal lebih menarik kalau Ford ngetes sistem ini pakai skenario pencurian beneran yang lagi marak sekarang, bukan “serangan ala hutan liar”. Tapi ya, jujur aja, mungkin gak akan seviral beruang yang bisa buka pintu mobil.

Soal Privasi, Ini Juga Jadi Catatan
Di balik fitur-fitur keren itu, ada satu hal yang ikut nyangkut yaitu data.
Banyak fitur di Ford Security Package ini butuh koneksi internet aktif, langganan layanan, dan pengumpulan data kendaraan. Artinya, mobil jadi makin pintar, tapi juga makin “terhubung” ke sistem pabrikan.
Dan ini bukan cuma Ford, hampir semua pabrikan sekarang arahnya ke situ.
Masalahnya, buat dapetin fitur keamanan lengkap, pengguna sering harus rela data mobilnya ikut terkirim dan tersimpan di cloud.
News
Atlas Padel Tournament Vol. 3 Jadi Ajang Networking Automotive!

Kalau biasanya urusan bisnis identik sama meeting, presentasi, dan email panjang, ATLAS Indonesia punya cara yang sedikit beda.
Mereka justru memilih lapangan padel sebagai tempat ketemu para mitra bisnis lewat Atlas Padel Tournament Vol. 3, yang digelar di Treeside Padel Courts, Cibubur, Minggu (21/6).
Event ini bukan cuma soal siapa yang menang atau kalah di lapangan, tapi lebih ke gimana bikin hubungan antar partner jadi lebih cair, lebih santai, dan gak kaku kayak di ruang rapat.
64 Peserta dari Dunia Automotive dan Partner Bisnis
Turnamen ini diikuti 64 peserta dari berbagai perusahaan automotive, brand partner, sampai komunitas profesional yang sudah lama jadi bagian dari ekosistem ATLAS Indonesia.
Seiring padel yang makin populer di Indonesia, ATLAS melihat olahraga ini bukan cuma tren, tapi juga jadi cara baru buat bangun relasi.
Soalnya di lapangan, semua orang posisinya sama. Gak ada jabatan, gak ada title. Yang ada cuma rally, kerja sama, dan sedikit kompetisi sehat.

Networking Tapi Rasa Main Bareng
Lewat Atlas Padel Tournament Vol. 3 ini, peserta gak cuma main dan keringetan di lapangan.
Tapi juga bisa saling kenalan, ngobrol santai, tukar pengalaman, sampai buka peluang kolaborasi baru lintas industri.
Jadi setelah pertandingan selesai, biasanya obrolan lanjut di luar lapangan, tapi dengan vibe yang jauh lebih santai dibanding meeting formal.
“Bagi kami, hubungan yang kuat tidak hanya dibangun melalui kontrak dan kerja sama bisnis, tetapi juga melalui pengalaman yang dibangun bersama. Atlas Padel Tourney menjadi ruang yang mempertemukan para partner dalam suasana yang lebih hangat, sehingga komunikasi, kepercayaan, dan kolaborasi dapat tumbuh secara lebih natural. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah yang mempererat hubungan jangka panjang antara ATLAS dan seluruh stakeholder, ” kata Hatta Afkar, CEO ATLAS Indonesia.

Ada Sentuhan Sosial Juga
Yang menarik, event ini gak cuma soal olahraga dan networking.
ATLAS Indonesia juga ikut menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp10.000.000 ke komunitas Gen Burgeract.
Dana ini dipakai buat kegiatan sosial berupa penambalan jalan aspal di beberapa titik yang butuh perbaikan.
Jadi bukan cuma seru-seruan di lapangan, tapi juga ada dampak nyata buat lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga melibatkan peserta dan komunitas yang hadir, jadi konsepnya memang bareng-bareng, bukan cuma dari perusahaan doang.
“Kami percaya bahwa sebuah hubungan yang baik harus mampu menciptakan dampak yang lebih luas. Karena itu, tahun ini kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dengan menggabungkan olahraga, networking, dan aksi sosial dalam satu rangkaian kegiatan, ” tambah Hatta.
Biar Gak Kaku, Ada Hiburan Juga
Biar suasana gak terlalu serius, ATLAS Indonesia juga menghadirkan Aldi Taher sebagai special guest.
Sepanjang acara, Aldi ikut berinteraksi dengan peserta dan tamu undangan, bikin suasana jadi lebih hidup dan santai.
Atlas Padel Tournament Vol. 3 ini jadi edisi ketiga yang rutin digelar ATLAS Indonesia.
Artinya, ini bukan sekadar event sekali lewat, tapi sudah jadi bagian dari cara mereka menjaga hubungan dengan partner dan stakeholder.
Lebih dari sekadar turnamen, konsepnya memang lebih ke arah membangun ekosistem yang solid, tapi tetap fun dan gak kaku.
Sebagai perusahaan Business Process Outsourcing (BPO) dan penyedia layanan operasional terintegrasi, ATLAS Indonesia terus berusaha menghadirkan solusi bisnis yang lebih fleksibel.
Tapi di luar itu, mereka juga tetap fokus bangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, mitra, dan juga masyarakat.
Blog
Mau Coba Mobil Listrik dan Hybrid GWM? Yuk Mampir ke PIM!

Buat yang penasaran seperti apa rasanya mengendarai mobil listrik atau hybrid dari GWM, ada kesempatan menarik yang bisa dicoba akhir pekan ini.
PT Inchcape GWM Retail Indonesia (IGRI) menggelar GWM Showroom Event di Lobby 3A Pondok Indah Mall (PIM) 1, Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 sampai 18.00 WIB ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menjajal langsung berbagai model elektrifikasi GWM lewat sesi test drive.
Tidak cuma melihat unit yang dipajang, pengunjung bisa merasakan sendiri bagaimana performa, kenyamanan, hingga efisiensi kendaraan GWM saat digunakan di kondisi lalu lintas perkotaan.
Salah satu model yang menjadi daya tarik utama adalah ORA 03. Mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) ini hadir dengan desain yang unik, modern, dan premium. ORA 03 juga menawarkan biaya operasional yang relatif efisien untuk penggunaan harian di dalam kota.

Selain itu, tersedia pula TANK 500 HEV yang memadukan performa SUV premium dengan teknologi hybrid. Buat yang ingin mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi secara bertahap, ada juga Haval Jolion HEV yang bisa menjadi pilihan menarik.
Senior Branch Manager Inchcape GWM Retail Indonesia (IGRI), Roberto Dion Dewanto, bilang kalau pengalaman berkendara secara langsung menjadi cara paling efektif untuk mengenalkan teknologi elektrifikasi kepada masyarakat.
“Kami ingin konsumen tidak hanya mendengar atau membaca soal kendaraan elektrifikasi, tapi benar-benar mencobanya sendiri di jalan. Lewat showroom event ini, mereka bisa merasakan langsung performa dan kenyamanan ORA 03 maupun TANK 500 HEV di tengah kondisi lalu lintas Jakarta yang sebenarnya. Ini sejalan dengan filosofi All Scenarios, All Powertrains, All Users yang kami usung, di mana konsumen bebas memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka saat ini,” kata Roberto.
Selain test drive, pengunjung juga bisa berkonsultasi langsung dengan tim GWM terkait spesifikasi kendaraan, simulasi biaya kepemilikan, hingga berbagai program penjualan yang sedang berlangsung.
Menariknya, selama Juni 2026 tersedia sejumlah promo dengan potongan harga yang cukup besar. Konsumen berkesempatan mendapatkan penghematan hingga Rp 175 juta untuk lini TANK HEV Series, hingga Rp 115 juta untuk Haval Jolion HEV, serta hingga Rp 15 juta untuk ORA 03 BEV, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Menurut Roberto, kepercayaan konsumen tidak hanya dibangun dari pengalaman mencoba kendaraan, tetapi juga dari dukungan layanan purna jual yang jelas.
“Sebagai dealer resmi GWM, kami ingin memastikan konsumen merasa yakin sejak hari pertama mereka mengambil keputusan, baik dari sisi produk, sales program yang menarik, garansi, maupun layanan purna jual. Showroom event seperti ini menjadi ruang bagi kami untuk menjawab langsung pertanyaan-pertanyaan konsumen secara personal,” ujarnya.
Suasana acara juga dibuat lebih santai dan nyaman. Pengunjung bisa mengikuti sesi edukasi produk dan teknologi, menikmati sajian kopi dari barista, hingga membawa pulang merchandise eksklusif dari GWM.
Lewat kegiatan ini, IGRI berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal manfaat kendaraan elektrifikasi sekaligus memperkuat posisinya sebagai dealer resmi GWM yang profesional dan terpercaya di Indonesia.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News1 year agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
News2 years agoKatakan Selamat Tinggal ke Calo, Kini SIM Gak Bisa Nembak Lagi!
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!























