Connect with us

News

Mobil Klasik si Peci Merah, Andre Taulany.

Published

on

Andre Taulany Toyota MR 2 koleksi mobil klasik

Siapa yang gak kenal dengan Andre Taulany. Lany tau Andre gak?Hahaha.
Terkenal sebagai seorang komedian, musisi, dan presenter, ternyata punya hobi khusus dalam dunia otomotif. Banyak banget seliweran di youtube konten di garasi kesayangannya Papalova. Dalam garasinya, ada jejeran mobil klasik yang cukup langka. Sekalinya dapat mahal harganya.

Apa aja mobil klasiknya Andre Taulany?

Mercedes Benz SL 320 R129 Tahun 1996

Koleksi mobil klasik andre taulany

Mobil yang satu ini bernama “Benzi”. Dengan warna body champagne, interior cream membuat mobil ini emang beneran mewah. Dan kata Andre Taulany ini warna satu-satunya yang ada di Indonesia. Mobil dengan desain elegan, antik dan juga ikonik ini punya mesin berkapasitas 3.200cc

Mercedes Benz W113 280SL

Koleksi mobil klasik andre taulany

Nama famousnya adalah seri Pagoda. Julukan “Pagoda” datang dari desain atap mobil tersebut yang berbentuk cekung, mirip atap bangunan pagoda. Produksi Mercedes-Benz W113 sekitar tahun 1963 hingga 1971. Peluncuran perdananya saat pameran Geneva Motor Show. Mercedes-Benz W113 memiliki sejumlah keunikan salah satunya konstruksi atapnya ada soft-top, tapi juga ada opsi hardtop yang bisa dibongkar pasang. Mercedes-Benz W113 memiliki tiga pilihan mesin yang terdiri dari 2.308 cc (2.3L), 2.496 cc (2.5L), dan 2.778 cc (2.8L).

Jeep Wrangler Sahara

Koleksi mobil klasik andre taulany

Mobil ini menggendong mesin V6 3.600 cc. Tenaganya menghasilkan 285 dk dan torsi maksimal 352 Nm. Mesinnya punya gearbox manual 6-percepatan untuk menyalurkan tenaga ke penggerak empat roda.

Toyota Crown Station Wagon Super Deluxe 1988

Mobil antik keluaran 1970-an menjadi kendaraan antik full power dengan gaya khas Amerika pada masa 70-an. Mesin bertenaga 2.000cc dengan maximum power 135ps(99kW)/5600rpm dan torsi 176.5 Nm / 4400 rpm. Walaupun klasik, tapi ini mobil mewah di jamannya, spion terletak di samping kap mobil dan bisa di setting elektrik. Cocok buat yang suka mancing dan bepergian soalnya bagasi belakangnya ada kursi lipatnya.

Mini Moris tahun 1961

Mobil mungil buatan pabrikan otomotif asal Inggris ini emang menggemaskan. Mini salah satu koleksi mobil milik Andre Taulany yang cukup unik dan sangat menarik.

Selain bentuknya yang mungil, ternyata mesinnya juga cukup lumayan. Mesin 4 silinder dan mesin berkapasitas 997 cc. Mobil ini menjadi salah satu koleksi Andre yang sempat viral, karena sempat jadi rebutan banyak artis lainnya

Toyota MR 2


Toyota MR2 merupakan salah satu mobil klasik koleksi Andre Taulany yang juga menjadi incaran para kolektor. Mobil ini memiliki konsep lampu pop up yang sangat populer. Mobil sport Toyota MR2 SW20 G limited tahun 1991 merupakan mobil berjenis coupe dengan transmisi automatic dengan warna Red On Black, di Indonesia sendiri merupakan mobil yang cukup langka dan harganya cukup terbilang mahal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Ambisi GAC, Dari China ke Dunia, Target 120 Negara!

Published

on

By

GAC Group tunjukkan ambisinya buat hadir di lebih dari 120 negara, dengan target penjualan global tembus 1 juta unit pada 2030.

Chairman GAC Group, Feng Xingya, bilang kalau langkah globalisasi ini bukan sekadar jualan mobil ke luar negeri.

“Globalisasi bukan sekadar menjual kendaraan ke berbagai negara. Kami membangun ekosistem mobilitas yang lengkap, menghadirkan solusi mobilitas hijau dan cerdas yang relevan bagi setiap pasar,” kata dia.

GAC juga bawa strategi “In local, for local”, alias main serius di tiap negara dengan pendekatan lokal. Jadi bukan cuma jual produk, tapi juga bangun produksi dan operasional di sana. Strategi ini udah mulai dijalanin di beberapa wilayah, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, GAC mulai masuk lewat pengembangan produksi lokal dan penguatan jaringan sebagai bagian dari ekspansi jangka panjang.

Di kesempatan berbeda, President GAC Group, Xia Xianqing, bilang arah strategi perusahaan sekaligus ngumumin lima model baru. Lalu dilanjutkan oleh Huang Jian yang ngenalin GAC E8 PHEV dan Yue 7, serta Zhang Xiong yang bawa AION i60, AION N60, dan penguatan brand HYPTEC.

Peluncuran ini nunjukin kalau GAC lagi fokus bikin lini produk yang lengkap, dari hybrid sampai mobil listrik murni.

Dari sisi teknologi, GAC juga nggak main-main. Mereka punya portofolio multi-energi, mulai dari mesin konvensional (ICE), hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), range extender (REEV), sampai full listrik (EV).

Beberapa teknologi andalannya antara lain Magazine Battery, ADiMOTION, ADiGO Intelligent System, sampai X-SOUL Safety Architecture yang jadi fondasi buat pengalaman berkendara yang lebih pintar, aman, dan efisien.

Vice President GAC Group sekaligus Chairman GAC International, Chen Jiacai, bilang kalau target penjualan luar negeri GAC di 2026 ada di kisaran 250.000 sampai 300.000 unit.

“Kami membangun brand global yang berfokus pada pengguna, terbukti kualitasnya, dan unggul dalam layanan,” kata dia.

Buat menjangkau kebutuhan pasar yang beda-beda, GAC juga nyiapin berbagai pilihan mesin. Mulai dari mesin 1.5T dengan transmisi 7DCT buat pasar konvensional, sampai teknologi hybrid ADiMOTION dan baterai terbaru Magazine Battery 2.0 yang punya performa tinggi dan dukungan fast charging.

Sementara itu, President GAC International, Wei Haigang, bilang kalau ambisi global GAC dibangun di atas empat pilar utama, yaitu craftsmanship, trust, technology, dan ecosystem.

Saat ini, GAC sudah melayani hampir 30 juta pengguna di seluruh dunia. Performanya juga terus tumbuh, termasuk di segmen EV taxi di Thailand, serta pasar Hong Kong, Singapura, dan Amerika Latin.

Dari sisi jaringan, GAC terus ekspansi lewat sistem R&D “1+5+X” yang fokus ke pengembangan produk berbasis kebutuhan lokal. Sampai kuartal pertama tahun ini, GAC sudah hadir di 102 negara dengan 696 jaringan penjualan dan layanan, termasuk fasilitas produksi di Eropa dan Asia Tenggara.

Ke depannya, GAC bakal terus memperkuat kerja sama global buat membangun ekosistem mobilitas hijau yang berkelanjutan.

“Kami membawa lebih dari sekadar produk. Kami membawa teknologi, layanan, dan ekosistem untuk masa depan mobilitas yang lebih baik,” kata Wei.

Continue Reading

News

GAC Pamer Teknologi Mobil Masa Depan di Beijing Auto Show

Published

on

By

GAC tunjukkin teknologi yang mereka bawa di ajang Beijing Auto Show 2026. Lewat sesi khusus di Guangzhou, GAC Indonesia ngajak media buat nyobain langsung beberapa model andalan yang jadi gambaran mobil masa depan mereka.

Ada tiga mobil yang jadi highlight, yaitu Aion N60, Aion i60, dan Hyptec HL. Ketiganya nunjukin arah GAC dalam ngejawab kebutuhan pasar global yang makin dinamis, terutama di era elektrifikasi.

Mulai dari Aion N60, mobil ini bisa dibilang jadi gambaran kendaraan listrik pintar. Soalnya, sudah dibekali teknologi sensor canggih seperti LiDAR dan radar 4D, yang bikin fitur keselamatannya makin maksimal.

Lanjut ke Aion i60, ini SUV dengan teknologi REEV alias range extender. Jadi, selain pakai tenaga listrik, mobil ini juga punya sistem tambahan buat memperpanjang jarak tempuh. Klaimnya, total jarak tempuh bisa sampai 1.240 km. Cocok buat yang butuh mobil irit tapi tetap fleksibel buat perjalanan jauh.

Nah, yang paling premium ada Hyptec HL. SUV gede ini masuk kategori high-end dengan fokus ke performa. Salah satu yang menarik, sudah pakai teknologi fast charging 800V 5C, plus jarak tempuh listrik murni sampai 750 km. Kalau versi REEV-nya, bahkan bisa tembus lebih dari 1.200 km.

Desainnya juga nggak kalah menarik, tampil futuristis dengan spek yang bisa dibilang kelas atas. Jadi wajar kalau mobil ini diposisikan sebagai standar baru di segmen premium.

Menurut Product and Strategy GAC Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, semua model ini memang dikembangkan buat kebutuhan yang berbeda-beda.

“Melalui sesi ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengembangan produk GAC dirancang secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pengguna yang beragam. Mulai dari kendaraan listrik untuk mobilitas harian, SUV keluarga yang praktis, hingga lini premium berperforma tinggi, seluruhnya dikembangkan dengan pendekatan yang sangat relevan untuk karakter pasar seperti Indonesia,” kata Iqbal.

Lewat sesi taxi ride experience yang singkat ini, GAC juga pengin nunjukin kalau mereka punya portofolio yang cukup lengkap. Mulai dari mobil harian, SUV keluarga, sampai kendaraan listrik canggih.

Ke depan, hal ini juga jadi peluang buat GAC Indonesia buat bawa lebih banyak pilihan model ke Tanah Air, sesuai kebutuhan pasar yang makin beragam.

Continue Reading

News

Lexus Kolab Bareng Laufey, Sambil Rilis Mobil Listrik Baru

Published

on

By

Kolaborasi unik antara dunia musik dan otomotif kembali hadir. Kali ini, Lexus gandeng musisi jazz muda Laufey buat ngerayain 100 tahun legenda jazz Miles Davis lewat sebuah event spesial.

Acara bertajuk “100 Miles” ini bakal disiarkan live di Twitch pada 27 Maret 2026. Bukan sekadar konser biasa, event ini jadi momen debut Laufey di channel Twitch barunya, sekaligus tribute buat perjalanan panjang Miles Davis di dunia musik jazz.

Yang menarik, di acara ini Laufey bakal ngebawain versi baru dari lagu legendaris “Blue In Green”. Lagu yang awalnya instrumental ini bakal dikasih sentuhan lirik plus gaya khas Laufey yang jazzy tapi tetap modern.

Menurut Laufey, Miles Davis adalah sosok yang gak cuma ngerti akar musik jazz, tapi juga berani ngebawa genre ini ke arah baru.

“Miles itu paham banget roots jazz, tapi dia juga berani reinvent. Itu yang bikin tribute ini terasa spesial,” kata Laufey.

Gak cuma soal musik, kolaborasi ini juga merambah ke dunia otomotif. Lexus bakal sekalian ngerilis mobil listrik edisi spesial bernama “Blue In Green Edition RZ”.

Mobil ini dibuat sebagai interpretasi modern dari karya Miles Davis, dipadu dengan sentuhan personal dari Laufey. Jadi bukan cuma sekadar kendaraan, tapi juga bentuk tribute yang nyambungin masa lalu dan masa depan mirip kayak evolusi musik jazz itu sendiri.

Pihak Lexus bilang, kolaborasi ini memang dirancang buat nyatuin kreativitas, seni, dan inovasi dalam satu paket.

“Ini bukan cuma soal musik atau mobil, tapi pengalaman yang bisa dirasain bareng fans,” kata perwakilan Lexus.

Buat yang belum tahu, “Blue In Green” sendiri pertama kali dirilis tahun 1959 dalam album legendaris Kind of Blue, yang sampai sekarang masih jadi salah satu album jazz paling berpengaruh sepanjang masa.

Versi terbaru dari lagu ini bakal tersedia eksklusif di Amazon Music mulai 27 Maret 2026.

Lewat kolaborasi ini, Lexus pengin nunjukin kalau elektrifikasi bukan cuma soal teknologi, tapi juga soal emosi dan koneksi hal yang juga jadi kekuatan utama dalam musik Miles Davis.

Jadi, buat yang penasaran sama performa Laufey sekaligus mobil listrik edisi spesial dari Lexus, event ini bisa jadi tontonan yang beda dari biasanya.

Continue Reading

Trending