Connect with us

News

Lepas E4 Muncul Perdana di Dunia Lewat IIMS 2026

Published

on

Lepas memilih Indonesia sebagai panggung dunia untuk memperkenalkan Lepas E4, SUV listrik murni pertama mereka yang langsung debut secara global di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Bukan cuma sekadar pamer mobil baru, kehadiran Lepas E4 di IIMS 2026 jadi penanda langkah besar Lepas memasuki era elektrifikasi. SUV listrik ini disiapkan untuk konsumen urban yang melihat mobil bukan cuma alat transportasi, tapi juga bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri.

Sebagai EV perdana, Lepas E4 membawa misi lebih besar. Mobil ini dirancang untuk memperkuat identitas Lepas sebagai brand NEV premium yang berpandangan ke depan, menggabungkan desain, teknologi, dan pengalaman berkendara dalam satu paket yang utuh.

“Lepas E4 bukan hanya EV pertama Lepas di dunia, tetapi juga representasi arah jangka panjang kami dalam menghadirkan mobilitas yang cerdas, elegan, dan berkelanjutan. Indonesia memiliki peran strategis dalam perjalanan ini, sebagai pasar yang memahami desain, gaya hidup modern, dan nilai premium,” kata Ricky He, Deputy Director of LEPAS Business Unit.

EV dengan Filosofi “Electrification, the Lepas Way”

Lepas menyebut pendekatan elektrifikasinya sebagai “Electrification, the Lepas Way”. Artinya, elektrifikasi bukan cuma soal ganti mesin bensin ke listrik, tapi jadi bahasa baru dalam merancang mobil masa depan.

Setiap model Lepas dikembangkan dengan fokus pada keseimbangan antara inovasi, kenyamanan, dan rasa percaya diri saat dipakai harian. Targetnya, pengalaman berkendara yang terasa tenang, relevan, dan tetap berkelas.

Desain Terinspirasi Macan Tutul

Dari sisi desain, Lepas E4 mengusung filosofi “The Signature of Lepas Design” yang berakar pada konsep Leopard Aesthetics. Karakter macan tutul dipilih sebagai simbol kelincahan, presisi, dan kekuatan.

Hasilnya, siluet Lepas E4 tampil streamline dengan garis tegas dan proporsi yang seimbang. Setiap detail gak cuma dibuat untuk mempercantik tampilan, tapi juga mencerminkan performa dan efisiensi khas kendaraan listrik modern.

Bagian depan pakai konsep Leopard Gaze, dipadukan dengan Predator Gaze Headlamp yang memberi kesan fokus dan percaya diri. Detail Aero Wing Fog Lamp Styling serta 18-inch Aero Leopard Shadow Alloy Wheels kasih aura sporty sekaligus elegan.

Di sisi samping, ada Leopard Leap Window Line, garis dinamis yang mengalir dari depan ke belakang, terinspirasi dari gerakan macan tutul saat melompat. Efeknya, profil mobil terlihat lincah, modern, dan progresif.

Di belakang, Lepas E4 dibekali Full-Width Independently Segmented Taillight yang langsung mencuri perhatian, terutama saat malam hari. Dipadukan dengan Sporty Smoked Rear Diffuser dan lekukan pilar belakang yang halus, tampilan buritannya terlihat tegas tanpa kehilangan kesan premium.

Melalui debut Lepas E4 di IIMS 2026, Lepas bukan hanya memperkenalkan mobil listrik pertamanya di dunia, tapi juga menegaskan arah desain dan filosofi elektrifikasi brand secara keseluruhan.

Lepas E4 jadi gambaran awal bagaimana Lepas memadukan teknologi EV dengan identitas desain yang percaya diri, progresif, dan mudah dikenali, menuju masa depan mobilitas yang lebih hijau, modern, dan fashionable.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

i3 Resmi Jadi Sedan Listrik BMW, Bawa Banyak Hal Baru!

Published

on

By

Masih inget BMW i3s yang dulu bentuknya kecil dan agak nyeleneh itu? Sekarang ceritanya sudah beda, lebih dari 10 tahun sejak pertama kali muncul buat “ngetes” dunia mobil listrik, nama i3 akhirnya balik lagi. Tapi kali ini bukan sebagai mobil unik, melainkan sebagai sedan serius yang masuk ke jantungnya BMW.

Yes, sekarang i3 itu basically jadi versi listrik dari 3-Series.

Bedanya, ini bukan sekadar 3-Series yang dikasih baterai. BMW bener-bener mulai dari nol, pakai platform baru khusus mobil listrik yang mereka sebut Neue Klasse. Jadi dari desain, cara kerja, sampai pengalaman nyetirnya, semuanya fresh.

Dari luar, tampilannya langsung kasih kesan kalau ini BMW yang lagi berubah arah. Wajah depannya pakai desain baru yang grille dan lampunya kayak menyatu, lebih clean dan modern.

Tapi di saat yang sama, masih ada khas BMW yang dipertahankan, terutama dari proporsi bodinya yang tetap sporty. Sampingnya kelihatan simpel tapi berotot, dan detail klasik kayak lekukan di pilar belakang masih dipertahankan, cuma dibikin lebih tegas.

Masuk ke dalam, vibe-nya beda lagi. Ini bukan interior mobil konvensional yang sekadar ditambah layar gede. Rasanya lebih kayak concept car yang kebetulan jadi mobil produksi.

Dashboard-nya melebar sampai ke pintu, ruang kabin terasa lega karena banyak area kaca, dan hampir semua hal dikontrol lewat sistem digital baru.

Yang paling menarik, BMW ngenalin sistem Panoramic iDrive, di mana informasi penting ditampilkan memanjang di area kaca depan, ditambah layar tengah besar yang jadi pusat kontrol. Bahkan setirnya juga beda, tombol-tombolnya cuma nyala kalau dibutuhkan. Rasanya kayak mobil yang makin dekat ke dunia gadget.

Tapi BMW tetap gak lupa satu hal yang jadi identitas mereka, sensasi nyetir. Di balik semua tampilan futuristik itu, BMW i3 tetap dibikin buat enak dikendarai.

Versi yang diperkenalkan sekarang punya dua motor listrik dengan tenaga lebih dari 400 hp, dan yang menarik, BMW sengaja bikin roda belakang tetap jadi “aktor utama” biar karakter driving-nya masih terasa hidup.

Mereka bahkan bikin sistem kontrol baru dengan nama yang cukup nyentrik, “Heart of Joy”, yang intinya bikin respon mobil jadi jauh lebih cepat dan natural. Jadi walaupun ini mobil listrik, feel-nya diharapkan tetap khas BMW, tajam dan presisi/

Soal jarak tempuh juga sudah masuk level serius. Sekali isi, mobil ini bisa jalan sampai ratusan kilometer, bahkan mendekati 900 km dalam kondisi tertentu.

Ngecasnya juga gak lama-lama banget, karena teknologi fast charging-nya udah ngebut banget. Jadi kekhawatiran klasik soal mobil listrik mulai makin dipangkas.

Yang bikin menarik, i3 ini bukan cuma satu model baru. Ini semacam “pembuka jalan” buat generasi baru BMW. Nanti bakal ada versi lain yang lebih terjangkau, versi performa, sampai kemungkinan hadirnya M3 listrik pertama.

Jadi kalau dulu i3 itu cuma eksperimen, sekarang i3 justru jadi simbol perubahan besar. BMW kayak lagi bilang kalau era mobil listrik bukan lagi masa depan yang jauh tapi sesuatu yang sudah dimulai sekarang.

Dan dari sini, kelihatan jelas kalau 3-Series yang kita kenal selama ini… lagi pelan-pelan berevolusi ke bentuk yang benar-benar baru.

Continue Reading

News

Gara-gara Kursi Elektrik, Hyundai Stop Penjualan Palisade

Published

on

By

Fitur kursi elektrik di Hyundai Palisade, bikin mobil ini harus stop penjualan sementara dan recall besar-besaran.

Kabar kurang mengenakkan datang dari Hyundai. Gara-gara insiden fatal di Ohio yang melibatkan anak usia dua tahun, Hyundai langsung ambil langkah serius dengan menghentikan sementara penjualan beberapa varian SUV andalannya, Palisade.

Model yang kena stop penjualan ini adalah Palisade Limited dan Palisade Calligraphy tahun 2026, yang dijual di Amerika Serikat dan Kanada. Keputusan ini diambil sambil Hyundai menyelidiki masalah pada kursi elektrik di baris kedua dan ketiga. Bahkan, recall resmi juga lagi disiapkan.

Masalahnya ternyata ada di cara kerja kursi elektrik saat ada sesuatu yang menghalangi. Dalam kondisi tertentu, kursi ini bisa tetap bergerak dan berpotensi tidak cukup aman buat penumpang atau benda di sekitarnya, terutama saat fitur pelipatan otomatis aktif.

Hal serupa juga bisa terjadi saat fitur one-touch tilt-and-slide dipakai buat akses ke baris ketiga.

Soal kejadian yang menewaskan anak kecil tersebut pada 7 Maret, detailnya memang belum banyak diungkap. Tapi dari laporan yang beredar, korban diduga terjepit saat kursi baris kedua dilipat secara elektrik. Hyundai sendiri sudah menyampaikan belasungkawa mendalam untuk keluarga korban.

Buat pemilik Palisade 2026, Hyundai kasih imbauan penting, jangan pakai fitur kursi elektrik kalau ada orang atau barang di baris kedua atau ketiga. Selain itu, hindari juga pencet tombol sandaran kursi saat lagi naik atau turun dari baris ketiga.

Terus, gimana solusinya?

Hyundai lagi menyiapkan recall yang bakal mencakup lebih dari 68.500 unit mobil. Rinciannya, sekitar 60.000 unit di Amerika Serikat dan hampir 8.000 unit di Kanada. Perbaikannya masih dalam tahap pengembangan, tapi nantinya bakal gratis untuk semua pemilik.

Sambil nunggu solusi fix, Hyundai juga bakal kasih update software via over-the-air (OTA) yang ditargetkan rilis akhir Maret. Update ini diharapkan bisa bikin sistem kursi lebih “peka” kalau ketemu hambatan, plus nambah lapisan keamanan biar kejadian serupa gak terulang.

Kalau ada pemilik yang khawatir, dealer Hyundai juga siap sediain mobil pengganti sampai masalahnya benar-benar beres.

Menariknya, recall ini kemungkinan gak cuma berlaku di Amerika Utara aja. Negara lain yang sudah kebagian Palisade generasi terbaru, termasuk Australia, juga berpotensi kena dampaknya.

Continue Reading

News

Belanja Elektronik Bisa Bawa Pulang Mobil Listrik Wuling

Published

on

By

Dari belanja elektronik bisa pulang bawa mobil listrik. Ini salah satu pengalaman nyata yang dialami sama dua pelanggan beruntung dari program undian Spectacular Surprise 2 kategori Gold yang digelar Wuling Motors bersama PT Electronic City Indonesia Tbk.

Dalam pengundian yang berlangsung di Electronic City SCBD, Jakarta Selatan, dua nama terpilih berhasil membawa pulang hadiah utama berupa mobil listrik Wuling. Program ini sendiri menjadi bentuk apresiasi bagi para pelanggan setia Electronic City atau yang disebut “e-cityzen” yang telah berbelanja produk elektronik di jaringan toko Electronic City di seluruh Indonesia.

Brian Gomgom, Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, bilang, kehadiran mobil listrik Wuling sebagai hadiah utama diharapkan bisa sekaligus mengenalkan kendaraan listrik ke masyarakat lebih luas.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang grand prize Spectacular Surprise 2 kategori Gold yang berhasil membawa pulang mobil listrik Wuling. Kehadiran kendaraan listrik Wuling sebagai hadiah utama dalam program ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkenalkan mobilitas ramah lingkungan kepada masyarakat secara lebih luas lagi melalui kolaborasi lintas industri. Kami berharap hadiah utama ini dapat memberikan pengalaman berkendara yang modern, efisien, sekaligus ramah lingkungan bagi para pemenang,” kata Brian.

Program Spectacular Surprise 2 kategori Gold sendiri berlangsung cukup lama, mulai 28 Oktober 2025 hingga 28 Februari 2026. Proses pengundiannya juga dilakukan secara terbuka dan transparan, serta disaksikan oleh perwakilan Kementerian Sosial, notaris, dan pihak kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam program ini, pelanggan Electronic City yang berbelanja minimal Rp 2,4 juta berkesempatan mengikuti undian dengan hadiah utama berupa 1 unit Wuling New Air ev Lite dan 1 unit Wuling New Cloud EV Lite.

Dari total 269.000 kupon undian yang memenuhi syarat, akhirnya terpilih dua nama pemenang. Iis Turniasih berhasil memenangkan New Air ev Lite, sementara Abrahamson membawa pulang New Cloud EV Lite.

Michael Iskandar, Direktur Merchandising & Marketing PT Electronic City Indonesia, bilang program ini merupakan bentuk apresiasi terhadap loyalitas pelanggan Electronic City.

“Program Spectacular Surprise 2 merupakan wujud nyata apresiasi kami terhadap loyalitas pelanggan setia Electronic City. Kami sangat bahagia dapat membagikan momen kegembiraan ini, khususnya bagi pemenang di Kategori Gold dengan 2 Hadiah Utama berupa 1 unit mobil Wuling New Air ev Lite dan 1 unit Wuling New Cloud EV Lite. Kami berharap hadiah ini dapat memberikan kepuasan dan terus menjadi kepercayaan dalam berbelanja kebutuhan elektronik rumah tangga konsumen di seluruh Indonesia. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih dan selamat kepada para pemenang yang beruntung,” kata Michael.

Fyi, Wuling New Air ev Lite yang jadi salah satu hadiah utama merupakan mobil listrik kompak yang cocok dipakai harian di perkotaan. Mobil ini mengusung tagline “Your Everyday Vehicle”, dengan konsep kemudahan seperti easy to use, easy home charging, dan easy to own.

Sementara itu, Wuling New Cloud EV Lite merupakan hatchback listrik berukuran medium yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada ajang Indonesia International Motor Show 2025. Mobil ini mengusung tagline “Driving The Future of Comfort”, dengan fokus pada kenyamanan berkendara lewat kabin yang luas serta teknologi kendaraan listrik modern.

Continue Reading

Trending