Connect with us

News

JAECOO J5 EV, SUV Listrik Premium Harga Rp 200 Jutaan

Published

on

Kalau kamu lagi nyari SUV listrik dengan tampilan gagah tapi harga masih ramah di kantong, kayaknya JAECOO J5 EV ini wajib banget dilirik. Merek asal Tiongkok itu akhirnya resmi ngebuka harga buat SUV listrik pertamanya di Indonesia, banderolnya mulai dari Rp 249 jutaan saja!

Menariknya, J5 EV ini masuk di segmen B-SUV, tapi harganya cuma setara SUV listrik kelas A, yang biasanya main di angka Rp 450-500 jutaan.

Untuk pasar Indonesia, JAECOO langsung kasih dua pilihan, pertama ada J5 EV Standard Rp 249.900.000 (OTR Jakarta) dan J5 EV Premium Rp 299.900.000 (OTR Jakarta). Harga ini juga berlaku khusus buat 1.000 konsumen pertama.

Menurut Max Zhou, Country Director JAECOO Indonesia, bilang, kalau JAECOO J5 EV jadi salah satu langkah penting dalam perjalanan elektrifikasi JAECOO di Indonesia. SUV listrik ini masuk dalam kategori B Class EV SUV, namun ditawarkan dengan rentang harga A-Class yang sangat kompetitif.

“Sebagai outdoor EV SUV pertama di Indonesia, hadirnya J5 EV dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen, terutama mereka yang mencari sebuah SUV yang praktis dan dapat diandalkan untuk aktivitas sehari-hari maupun beraktivitas outdoor di akhir pekan,” kata Max Zhou.

Desain Ikonik dan Klasik

Dari luar, J5 EV tampil ikonic dengan sentuhan SUV klasik yang dibalut desain tegas khas mobil masa kini. Garis bodinya memenjang dari depan sampai belakang.

Mobil ini sudah dilengkapi Active Grille Shutter (AGS) yang bisa atur aliran udara secara otomatis buat ningkatin efisiensi aerodinamika dan jarak tempuh.

Lampu depannya udah LED tipis model horizontal, bikin tampilan makin modern tapi nggak ninggalin kesan SUV sejati.

Secara ukuran, J5 EV punya panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm, dengan ground clearance 200 mm. Sudut approach 20 derajat dan departure 29,8 derajat, cukup buat melibas jalan gak rata. Pelek 18 inci desain solid juga nambah kesan gagah.

Bagian belakang tampil minimalis dengan lampu LED horizontal yang nyatu di tengah, kasih kesan lebar dan elegan. Gak cuma keren, mobil ini juga punya kamera 540 derajat panoramic view buat bantu parkir atau lewat jalan sempit.

Interior Luas dan Nyaman

Masuk ke dalam, kabin J5 EV terasa lega berkat konsep Grand Space Cabin. Ruang kepala dan kaki lapang buat lima penumpang, dengan elbow room 1.492 mm, termasuk paling lega di kelasnya.

Desain dashboard-nya clean, ditambah Electronic Column Shifter yang bikin ruang depan terasa lebih luas. Ada juga Panoramic Power Tailgate, dan Power Folding Mirror buat nambah kesan premium.

Buat yang suka bawa banyak barang, bagasi 480 liter bisa diperluas jadi 1.180 liter kalau kursi belakang dilipat. Plus ada 35 kompartemen penyimpanan di seluruh kabin dan front trunk 35 liter yang tahan panas, cocok buat simpan perlengkapan outdoor.

Kenyamanannya juga didukung jok Synthetic Leather, Ventilated Seats, pengaturan elektrik 6-way buat pengemudi dan 4-way buat penumpang depan. Kaca depan udah Double-Layer Soundproof, jadi kabin tetap senyap.

Soal hiburan, ada layar 9 inci dengan dua speaker, plus Fast Wireless Charging 50W, port USB A dan C di tiap baris, serta Dual-Zone Climate Control buat kenyamanan maksimal.

Tenaga Listrik Responsif dan Efisien

Urusan performa, J5 EV dibekali motor listrik 155 kW (210 PS) dengan torsi 288 Nm. Baterainya 60,9 kWh dan bisa melaju sampai 461 km dalam sekali isi daya (standar NEDC). Pengisian cepatnya juga kencang cuma 28 menit buat dari 30 persen ke 80 persen lewat fast charging 130 kW.

Mobil ini pakai sistem Front-Wheel Drive (FWD) yang efisien tapi tetap stabil di berbagai kondisi jalan. Dalam pengujian dari Bekasi ke Bogor, J5 EV terbukti punya handling stabil dan nyaman, berkat suspensi independen di keempat roda dan struktur bodi dengan rasio baja kuat di atas 77 persen.

Fitur regenerative braking juga bantu hemat energi, sementara vehicle pre-conditioning bisa jaga suhu baterai dan kabin tetap ideal sebelum dipakai. Ada tiga mode berkendara Eco, Normal, dan Sport, tinggal pilih mana yang sesuai gaya nyetir kamu.

Bisa Buat Cas Peralatan Outdoor

Salah satu fitur yang berguna dalam menunjang kepraktisan adalah Vehicle-to-Load (V2L) sampai 3,3 kW. Jadi kamu bisa colok lampu tenda, kompor portable, bahkan rice cooker langsung dari mobil saat lagi camping.

Lewat aplikasi di smartphone, pengguna juga bisa atur suhu kabin, buka jendela, sampai jadwalin pengisian daya otomatis dari jarak jauh.

Sementara sistem hiburannya pakai layar vertikal 13,2 inci Full HD dengan Apple CarPlay, Android Auto, dan AI voice control, plus 8 speaker dan ambient light 64 warna* biar makin keren.

Fitur Keselamatan Lengkap

Soal keamanan, JAECOO nggak main-main. J5 EV punya 17 fitur ADAS, 6 airbags, dan kamera 540 derakat HD panoramic view buat bantu ngeliat blind spot.

Layanan Purna Jual dan Pilihan Warna

JAECOO juga kasih paket purna jual lengkap, termasuk garansi kendaraan 6 tahun / 150.000 km, garansi komponen high-voltage 8 tahun / 160.000 km, gratis jasa servis 4 tahun / 60.000 km, roadside Assistance 1 tahun, pick Up Service 2 tahun

Buat yang pengen hiburan lebih, JAECOO juga nawarin trunk subwoofer dan mikrofon karaoke, cocok buat keluarga yang suka nyanyi di perjalanan.

JAECOO J5 EV hadir dalam empat warna, yaitu Forest Green, Jet Black, Pristine White, dan Ivory Gray. Unitnya udah bisa dipesan di 14 dealer resmi JAECOO dan bakal terus nambah sampai 30 dealer di akhir tahun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Kenalan Sama Wuling Eksion di IIMS 2026

Published

on

By

Wuling kenalin SUV terbaru, Eksion, yang langsung hadir dalam versi listrik dan plug-in hybrid. Ini jadi debut pertama model tersebut di Indonesia.

Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Wuling Motors resmi menampilkan Wuling Eksion untuk pertama kalinya ke publik Tanah Air. Lewat debut ini, Wuling sekaligus menunjukkan keseriusannya memperluas lini produk dengan membawa Wuling Technology ke model terbaru mereka.

Eksion disebut sebagai SUV keluarga pertama di Indonesia yang punya dua opsi elektrifikasi sekaligus, yaitu Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid (PHEV). Model ini juga jadi produk kedua di Indonesia yang memakai Wuling Technology setelah Darion.

“Sejalan dengan semangat Wuling untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, kami secara konsisten menghadirkan berbagai produk di setiap segmen. Sepanjang tahun 2025, Wuling telah memperkenalkan beragam model mulai dari city car EV, hatchback EV, hingga kendaraan komersial serta MPV dengan teknologi EV dan PHEV. Memasuki tahun 2026, kami juga sedang menyiapkan produk terbaru untuk menjawab kebutuhan konsumen ke depan,” kata Ricky Christian selaku Marketing Director Wuling Motors.

Soal nama, Eksion diambil dari kata “action”. Maksudnya, mobil ini mau dibawa ke mana saja, buat apa saja dari aktivitas harian sampai jalan bareng keluarga.

Dari tampang, SUV ini pakai konsep Muscular Flowline Design. Garis bodinya dibuat tegas dan kelihatan kekar, tapi tetap modern. Proporsinya juga dibuat supaya kelihatan gagah tanpa terasa berlebihan.

Masuk kabin, nuansanya dibuat lega. Ada panoramic sunroof panjang sampai baris belakang, bikin interior terasa lebih terbuka. Konfigurasinya 7-penumpang, jadi masih aman buat kebutuhan keluarga.

Untuk varian EV, Wuling menyematkan Magic Battery Pro dengan klaim jarak tempuh sampai 530 km. Cocok buat yang mau mobil listrik dengan daya jelajah panjang.

Buat yang belum siap full listrik, ada opsi Plug-in Hybrid. Versi ini menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dengan teknologi Ling Power. Total jarak tempuhnya diklaim bisa tembus lebih dari 1.000 km, jadi masih nyaman buat perjalanan jauh.

Kalau penasaran mau lihat langsung, Wuling Eksion dipajang di booth Wuling Motors, Hall D booth D2, JIExpo Kemayoran selama IIMS 2026. Sekalian juga bisa cek lini mobil Wuling lain, dari ICE sampai elektrifikasi.

Continue Reading

News

Suzuki Akhirnya Punya Mobil Listrik, e Vitara!

Published

on

By

Suzuki gak mau cuma jadi penonton di era mobil listrik. Lewat IIMS 2026, mereka memperkenalkan e Vitara, SUV listrik murni yang jadi jagoan baru di elektrifikasi Suzuki.

e Vitara jadi model BEV (Battery Electric Vehicle) global pertama Suzuki.

SUV listrik ini datang dengan karakter “High-Tech & Adventure”. Artinya, teknologi jadi jualan utama, tapi tetap bawa jiwa petualang khas SUV.

“Peluncuran e Vitara menandai babak baru Suzuki di Indonesia. Kehadirannya sebagai BEV melengkapi strategi multi-pathway dari Suzuki. Kami yakin pemiliknya akan merasa spesial, karena menjadi bagian dari sejarah besar Suzuki di dunia,” kata President Director PT Suzuki Indomobil Sales & PT Suzuki Indomobil Motor, Minoru Amano.

Dari tampilan luar, e Vitara pakai konsep desain “Metal Beast”. Banyak permainan bentuk poligonal yang bikin kesannya modern tapi tetap kelihatan kokoh. Ciri khasnya ada di lampu LED matrix tiga titik dan pelek 18 inci dengan desain aerodinamis.

SUV listrik ini juga pakai platform baru HEARTECT-e. Basis ini memang dirancang khusus buat mobil listrik: bobot lebih ringan, struktur tetap kuat, dan redaman kabin lebih maksimal.

Secara ukuran, bodinya masih ramah buat jalanan Indonesia. Panjangnya sekitar 4,2 meter dengan wheelbase 2,7 meter. Radius putarnya juga cukup bersahabat di angka 5,8 meter.

Urusan tenaga, e Vitara dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) 61 kWh. Output motor listriknya tembus 128 kW dengan torsi 193 Nm, disalurkan ke roda depan lewat sistem eAxle.

Pengisian dayanya sudah mendukung fast charging DC. Dari 15 persen ke 80 persen diklaim bisa sekitar 50 menit.

“Pengendara pun akan merasakan keharmonisan antara respon performa dengan efisiensi konsumsi daya listriknya.” kata Dony Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales.

Suzuki juga menyiapkan 3 mode berkendara plus pengaturan tingkat deselerasi saat pedal dilepas. Jadi karakter mobil bisa disesuaikan dengan gaya nyetir.

Masuk ke kabin, nuansanya dibuat premium dengan kombinasi warna coklat-hitam. Panel depannya sudah pakai integrated display, layar instrumen 10,25 inci dan layar tengah 10,1 inci yang menyatu.

Sistem audionya bukan kaleng-kaleng, sudah pakai Infinity sound system plus subwoofer. Ada juga ambient light dengan 12 pilihan warna, jok elektrik 10 arah dengan pemanas di depan, wireless charger, sampai Apple CarPlay dan Android Auto.

Suzuki juga tetap menyediakan tombol fisik untuk fungsi penting, jadi gak semua harus dioperasikan lewat layar.

Sebagai model paling canggih Suzuki saat ini, e Vitara sudah dibekali Suzuki Safety Support yang isinya lumayan komplit. Mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Blind Spot Monitor, sampai Rear Crossing Traffic Alert.

Airbag ada 7 titik, ditambah ABS, EBD, ESP, 360 View Camera, sensor parkir, dan Hill Hold Control. Ada juga Active Cornering Control untuk bantu jaga stabilitas saat menikung di permukaan licin.

Suzuki membuka pemesanan e Vitara mulai Februari 2026 dengan harga OTR Jakarta Rp 755.000.000 untuk tipe single-tone dan Rp 758.000.000 untuk tipe two-tone.

Continue Reading

News

Lepas E4 Muncul Perdana di Dunia Lewat IIMS 2026

Published

on

By

Lepas memilih Indonesia sebagai panggung dunia untuk memperkenalkan Lepas E4, SUV listrik murni pertama mereka yang langsung debut secara global di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Bukan cuma sekadar pamer mobil baru, kehadiran Lepas E4 di IIMS 2026 jadi penanda langkah besar Lepas memasuki era elektrifikasi. SUV listrik ini disiapkan untuk konsumen urban yang melihat mobil bukan cuma alat transportasi, tapi juga bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri.

Sebagai EV perdana, Lepas E4 membawa misi lebih besar. Mobil ini dirancang untuk memperkuat identitas Lepas sebagai brand NEV premium yang berpandangan ke depan, menggabungkan desain, teknologi, dan pengalaman berkendara dalam satu paket yang utuh.

“Lepas E4 bukan hanya EV pertama Lepas di dunia, tetapi juga representasi arah jangka panjang kami dalam menghadirkan mobilitas yang cerdas, elegan, dan berkelanjutan. Indonesia memiliki peran strategis dalam perjalanan ini, sebagai pasar yang memahami desain, gaya hidup modern, dan nilai premium,” kata Ricky He, Deputy Director of LEPAS Business Unit.

EV dengan Filosofi “Electrification, the Lepas Way”

Lepas menyebut pendekatan elektrifikasinya sebagai “Electrification, the Lepas Way”. Artinya, elektrifikasi bukan cuma soal ganti mesin bensin ke listrik, tapi jadi bahasa baru dalam merancang mobil masa depan.

Setiap model Lepas dikembangkan dengan fokus pada keseimbangan antara inovasi, kenyamanan, dan rasa percaya diri saat dipakai harian. Targetnya, pengalaman berkendara yang terasa tenang, relevan, dan tetap berkelas.

Desain Terinspirasi Macan Tutul

Dari sisi desain, Lepas E4 mengusung filosofi “The Signature of Lepas Design” yang berakar pada konsep Leopard Aesthetics. Karakter macan tutul dipilih sebagai simbol kelincahan, presisi, dan kekuatan.

Hasilnya, siluet Lepas E4 tampil streamline dengan garis tegas dan proporsi yang seimbang. Setiap detail gak cuma dibuat untuk mempercantik tampilan, tapi juga mencerminkan performa dan efisiensi khas kendaraan listrik modern.

Bagian depan pakai konsep Leopard Gaze, dipadukan dengan Predator Gaze Headlamp yang memberi kesan fokus dan percaya diri. Detail Aero Wing Fog Lamp Styling serta 18-inch Aero Leopard Shadow Alloy Wheels kasih aura sporty sekaligus elegan.

Di sisi samping, ada Leopard Leap Window Line, garis dinamis yang mengalir dari depan ke belakang, terinspirasi dari gerakan macan tutul saat melompat. Efeknya, profil mobil terlihat lincah, modern, dan progresif.

Di belakang, Lepas E4 dibekali Full-Width Independently Segmented Taillight yang langsung mencuri perhatian, terutama saat malam hari. Dipadukan dengan Sporty Smoked Rear Diffuser dan lekukan pilar belakang yang halus, tampilan buritannya terlihat tegas tanpa kehilangan kesan premium.

Melalui debut Lepas E4 di IIMS 2026, Lepas bukan hanya memperkenalkan mobil listrik pertamanya di dunia, tapi juga menegaskan arah desain dan filosofi elektrifikasi brand secara keseluruhan.

Lepas E4 jadi gambaran awal bagaimana Lepas memadukan teknologi EV dengan identitas desain yang percaya diri, progresif, dan mudah dikenali, menuju masa depan mobilitas yang lebih hijau, modern, dan fashionable.

Continue Reading

Trending