News
Ducati DesertX V2 Resmi Mengaspal di Indonesia

Ducati DesertX V2 akhirnya resmi hadir di Indonesia. Motor adventure terbaru ini diperkenalkan bersamaan dengan pembukaan showroom baru Ducati di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Buat yang suka touring jarak jauh atau menjelajah jalur off-road, DesertX V2 bisa dibilang jadi salah satu model yang paling ditunggu. Soalnya, motor ini bukan sekadar versi penyegaran, tapi benar-benar mendapat banyak perubahan dibanding generasi sebelumnya.
Secara global, DesertX V2 sudah lebih dulu diperkenalkan pada ajang Ducati World Première 2026 di Bologna, Italia. Kini giliran konsumen Indonesia yang bisa melihat langsung motor petualang terbaru dari pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.
Menariknya, Ducati tidak hanya membawa motor baru. Mereka juga memperkenalkan showroom anyar dengan konsep yang lebih premium. Bahkan di area depan showroom tersedia Ducati Coffee Shop yang bisa jadi tempat nongkrong para penggemar roda dua sambil menikmati suasana khas Ducati.
Selain itu, Ducati Indonesia juga mengumumkan lokasi baru bengkel resminya yang kini berada di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Jadi showroom dan layanan purnajual kini beroperasi di lokasi yang berbeda.
“Kehadiran DesertX V2 di Indonesia merupakan bagian dari strategi bisnis Ducati Indonesia untuk terus menghadirkan produk-produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan para Ducatisti di Indonesia. Bersamaan dengan itu, kami juga memperkenalkan fasilitas baru yang lebih representatif sebagai bagian dari strategi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, kepuasan pelanggan, serta pengalaman premium yang menjadi ciri khas Ducati,” ucap Eja Donalsha, COO Ducati Indonesia.

Lahir dari Medan Ekstrem
Kalau melihat latar belakang pengembangannya, DesertX V2 memang dibuat untuk para pencinta petualangan.
Ducati menyebut motor ini lahir dari pengalaman bertahun-tahun mengikuti berbagai ajang reli dan balapan off-road berat. Mulai dari Erzbergrodeo di Austria, Rally of Albania, Transanatolia, sampai reli gurun NORRA Mexican 1000 yang terkenal ekstrem.
Pengalaman tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam motor yang lebih siap diajak menjelajah berbagai medan, tanpa menghilangkan karakter Ducati yang tetap menyenangkan saat dipakai di jalan raya.
Salah satu perubahan paling penting ada pada penggunaan mesin Ducati V2 terbaru berkapasitas 890 cc. Mesin dua silinder ini diklaim sebagai mesin V2 empat katup paling ringan yang pernah dibuat Ducati.
Tenaganya mencapai 110 hp dengan torsi maksimum 92 Nm. Karakter mesinnya juga dibuat lebih bersahabat untuk kebutuhan adventure, terutama saat harus melewati tanjakan, jalur berbatu, atau trek tanah yang menuntut respons tenaga instan.
Ducati juga merancang rasio transmisinya secara khusus. Empat gigi pertama dibuat lebih pendek supaya lebih mudah menghadapi rintangan berat, sementara gigi atas dibuat lebih panjang agar tetap nyaman saat dipakai touring jarak jauh.
Lebih Ringan dan Makin Lincah
Bukan cuma mesin yang berubah. Ducati juga merancang ulang rangka dan ergonomi DesertX V2.
Tangki bahan bakarnya kini dibuat lebih ramping sehingga pengendara lebih leluasa bergerak saat berkendara sambil berdiri di medan off-road. Posisi duduk juga dibuat lebih tegak sehingga terasa nyaman saat perjalanan jauh maupun ketika harus bermanuver di jalur tanah.
Suspensi depan dan belakang mendapat pembaruan agar lebih mampu meredam karakter medan yang kasar. Ducati bahkan menyebut motor ini tetap mudah dikendalikan oleh pemula, tetapi tetap mampu memberikan performa tinggi ketika berada di tangan pengendara berpengalaman.
Roda depan berukuran 21 inci dan roda belakang 18 inci tetap dipertahankan, kombinasi yang memang menjadi favorit di dunia adventure karena mampu menghadapi berbagai kondisi jalan.
Elektronik Lengkap untuk Pemula Sampai Profesional
Satu hal yang membuat DesertX V2 menarik adalah paket elektroniknya yang cukup lengkap.
Motor ini sudah dibekali sistem berbasis IMU 6-sumbu yang mengatur berbagai fitur bantuan berkendara seperti Cornering ABS, Ducati Traction Control, Ducati Wheelie Control, hingga Engine Brake Control.
Ada juga enam mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari Sport, Touring, Urban, Wet, hingga Enduro dan Rally yang memang disiapkan khusus untuk bermain di jalur off-road.
Semua pengaturan tersebut ditampilkan melalui layar TFT baru yang tampil lebih modern dan mudah dibaca.
Dengan sederet pembaruan tersebut, DesertX V2 bukan cuma tampil lebih segar, tetapi juga semakin matang sebagai motor adventure yang bisa diajak touring ribuan kilometer, lalu lanjut bermain tanah tanpa banyak kompromi.
Untuk saat ini Ducati Indonesia belum mengumumkan harga resmi DesertX V2. Namun dengan sederet pembaruan yang dibawa, motor ini diposisikan sebagai salah satu model adventure premium Ducati yang siap menemani perjalanan jauh maupun eksplorasi medan ekstrem.
News
BAIC T1 Curi Perhatian, Fitur Parkir Otomatisnya Bikin Kagum

BAIC T1 jadi salah satu mobil yang paling banyak mencuri perhatian sejak diperkenalkan PT JIO Distribusi Indonesia (JDI). Bukan cuma karena tampil sebagai mobil listrik baru di segmen premium hatchback crossover, tapi juga karena deretan fitur pintarnya yang bikin banyak orang penasaran.
Salah satu yang paling ramai dibahas adalah Automatic Parking Assist (APA) atau fitur parkir otomatis. Fitur ini bisa bikin mobil mencari ruang parkir sendiri, lalu memarkirkan kendaraan tanpa pengemudi harus mengendalikan setir, pedal gas, maupun rem.
Mulai dari musisi Anji, pegiat otomotif Toni Cu, sampai influencer Willie Salim dan Jhon LBF, semuanya sempat menjajal langsung BAIC T1. Momen yang paling bikin mereka amaze tentu saat mobil mulai parkir sendiri.
Setir berputar sendiri, mobil bergerak pelan, lalu masuk ke slot parkir tanpa pengemudi perlu pegang kemudi. Pemandangan ini sukses bikin banyak orang yang melihat langsung ikut penasaran.
Tinggal Pilih Slot, Mobil yang Kerja
Salah satu fitur yang paling diunggulkan BAIC T1 adalah Automatic Parking Assist (APA).
Fitur ini dirancang buat membantu pengemudi saat harus parkir di ruang yang sempit. Jadi, setelah sistem menemukan slot parkir yang sesuai, mobil bakal mengambil alih kendali setir, pedal gas, sampai rem.
Baik parkir paralel maupun parkir seri, semuanya bisa dilakukan secara otomatis.
Lewat demo yang dilakukan Toni Cu dan Willie Salim, kemampuan fitur ini juga diperlihatkan langsung di area uji coba. Hasilnya, BAIC T1 bisa bermanuver dengan mulus tanpa campur tangan pengemudi.

“Melalui BAIC T1, kami menitikberatkan tiga nilai utama yang menjadi keunggulan kendaraan ini. Pertama, sebagai sebuah The Spacious Smart EV, BAIC T1 menghadirkan kabin yang lapang untuk memberikan kenyamanan premium bagi seluruh penumpang. Kedua, BAIC T1 dilengkapi dengan teknologi pintar Automatic Parking Assist, sebuah fitur yang umumnya hadir pada kendaraan di kelas yang lebih premium, sehingga memberikan kemudahan dan rasa percaya diri saat bermanuver maupun parkir di ruang yang sempit. Ketiga, BAIC T1 memiliki kemampuan Power to Share melalui fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, yang memungkinkan kendaraan ini menjadi sumber daya untuk mengisi baterai kendaraan listrik lain saat dibutuhkan. Fitur ini masih sangat jarang ditemui dan umumnya hanya tersedia pada kendaraan listrik kelas atas. Ketiga keunggulan inilah yang menjadikan BAIC T1 bukan hanya sebuah kendaraan listrik, tetapi sebuah smart EV yang menawarkan nilai lebih bagi konsumen Indonesia,” kata Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, Dhani Yahya.
Kabinnya Juga Bikin Betah
Gak cuma fitur parkir otomatis yang jadi bahan obrolan.
Saat mencoba BAIC T1, Anji dan Jhon LBF juga dibuat terkesan dengan suasana kabinnya.
BAIC mengklaim mobil ini punya tingkat peredaman suara atau soundproof cabin hingga 85 persen. Alhasil, suara dari luar kabin lebih minim, jadi perjalanan terasa lebih tenang.
Supaya makin nyaman, BAIC juga menyematkan sistem audio enam speaker yang bikin pengalaman mendengarkan musik terasa lebih maksimal.
Fitur Premium, Harga Masih Masuk Akal
Menariknya lagi, berbagai fitur tadi hadir di mobil listrik yang diperkirakan bakal bermain di kisaran harga Rp 300 jutaan.
Selain Automatic Parking Assist, BAIC T1 juga sudah dibekali ADAS Level 2 untuk membantu keselamatan berkendara.
Ada juga fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging yang memungkinkan BAIC T1 berbagi daya ke kendaraan listrik lain saat dibutuhkan.
Dengan kombinasi kabin yang lega, fitur parkir otomatis, sampai teknologi V2V, BAIC T1 mencoba menawarkan pengalaman berkendara yang gak cuma nyaman, tapi juga lebih praktis buat dipakai sehari-hari.
News
Yamaha Classy Modifest 2026 Jadi Ajang Adu Gaya Modifikasi!

Yamaha Classy Modifest 2026 resmi berakhir setelah menyambangi lima kota di Indonesia, yakni Bali, Surabaya, Bandung, Makassar, dan Yogyakarta. Event yang digelar mulai 30 Mei hingga 28 Juni 2026 ini bukan cuma jadi ajang adu keren modifikasi, tapi juga tempat para pengguna Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid buat menunjukkan karakter dan gaya mereka lewat motor kesayangan.
Sepanjang penyelenggaraannya, lebih dari 250 peserta ikut meramaikan kompetisi ini. Menariknya, setiap kota punya ciri khas modifikasi yang berbeda-beda. Mulai dari sentuhan budaya lokal, gaya hidup, sampai tren anak muda setempat, semuanya dituangkan ke dalam konsep modifikasi yang unik.
“Yamaha Classy Modifest 2026 menunjukkan bahwa kreativitas modifikasi di Indonesia memiliki karakter yang sangat beragam. Di setiap kota, kami melihat tren yang berbeda-beda, mulai dari sentuhan budaya lokal, gaya hidup, hingga preferensi para modifikator yang kemudian diwujudkan melalui Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid. Hal ini membuktikan bahwa lini Classy Yamaha mampu menjadi media ekspresi yang fleksibel dan dapat mengikuti karakter penggunanya di berbagai daerah,” kata Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Bali, Nuansa Retro Ketemu Sentuhan Budaya Lokal
Perjalanan Classy Modifest dimulai dari Bali pada 30 Mei. Lokasinya yang berada di pinggir pantai bikin suasana acara terasa santai sekaligus cocok dengan image lini Classy Yamaha yang dekat dengan gaya hidup anak muda.
Di kota ini, mayoritas peserta mengusung konsep Balinese Style dan Classic Retro. Modifikasinya memadukan unsur budaya khas Pulau Dewata dengan tampilan yang tetap elegan dan nyaman dipakai buat harian.

Surabaya Tampil Paling Beragam
Giliran Surabaya pada 6-7 Juni, konsep modifikasinya jauh lebih beragam.
Ada yang tampil dengan tema adventure, racing, retro, sampai anime dan pop culture. Variasi tersebut memperlihatkan kalau para modifikator di Kota Pahlawan punya kebebasan dalam menuangkan ide sesuai karakter masing-masing.
Bandung Didominasi Gaya Rally Sport Vintage
Masuk ke Bandung pada 13-14 Juni, nuansa skena dan kalcer langsung terasa.
Enggak heran kalau konsep Rally Sport Vintage jadi salah satu tema yang paling banyak muncul. Selain kompetisi modifikasi, Yamaha juga menggandeng beberapa brand seperti Pickers Service x Mooneyes, Riders & Rules, Maisonmoto Supply, dan Riders Inc.
Kolaborasi ini bikin Classy Modifest enggak cuma soal modifikasi motor, tapi juga jadi tempat berkumpulnya komunitas, pelaku industri kreatif, hingga brand lifestyle yang punya semangat yang sama.

Makassar Angkat Decal Art Bernuansa Sulawesi
Berbeda dengan kota lainnya, peserta di Makassar lebih banyak memainkan konsep Decal Art.
Grafis modern dipadukan dengan unsur budaya Sulawesi dan ilustrasi bergaya animasi, sehingga menghasilkan tampilan motor yang unik sekaligus punya identitas lokal yang kuat.
Yogyakarta Jadi Penutup yang Penuh Warna
Yogyakarta menjadi kota terakhir dalam rangkaian Classy Modifest 2026.
Atmosfer seni begitu terasa selama acara berlangsung. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah banyaknya modifikator perempuan yang ikut berpartisipasi. Hal ini menunjukkan kalau dunia modifikasi kini semakin terbuka dan bisa dinikmati siapa saja.
Yamaha juga mengajak para seniman lokal untuk melakukan live painting, sehingga suasana khas Kota Pelajar yang identik dengan seni dan kreativitas semakin terasa.

Modifikasi Bukan Lagi Sekadar Bikin Motor Kelihatan Beda
Beragam konsep yang muncul selama Classy Modifest 2026 menunjukkan kalau modifikasi sekarang bukan cuma soal mengubah tampilan motor.
Lebih dari itu, motor sudah menjadi media buat mengekspresikan karakter, hobi, sampai gaya hidup pemiliknya, tanpa mengorbankan kenyamanan dan fungsi untuk dipakai sehari-hari.
Lewat Yamaha Classy Modifest 2026, Yamaha berharap bisa terus menghadirkan ruang kreatif bagi pengguna Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid, sekaligus mendorong tren modifikasi yang semakin personal, inovatif, dan dekat dengan gaya hidup anak muda.
Buat yang tertarik punya skutik Classy Yamaha, Fazzio Hybrid saat ini tersedia dalam empat varian. Fazzio Hybrid dibanderol Rp 22.820.000, Hybrid Neo Rp 24.405.000, Hybrid Lux Rp 25.095.000, dan Special Edition Rp 25.250.000.
Sementara Grand Filano Hybrid dipasarkan dalam dua varian, yakni Hybrid Neo seharga Rp 28.665.000 dan Hybrid Lux Rp 29.145.000. Harga merupakan rekomendasi On The Road Jakarta.
News
Wuling Perkenalkan Aira ev Jelang GIIAS 2026

Wuling udah 9 tahun di Indonesia, dan dirayakan dengan momen spesial. Selain merayakan perjalanan mereka selama hampir satu dekade di Tanah Air, Wuling juga memperkenalkan mobil listrik terbarunya, Aira ev.
City car listrik ini memang belum resmi dijual. Tapi, Wuling sudah kasih bocoran lewat sesi Media First Impression, jadi media bisa melihat lebih dekat interiornya sekaligus mencoba sensasi berkendara singkat sebelum peluncuran resminya di GIIAS 2026.
Perayaan yang digelar di pabrik Wuling, Cikarang, Jawa Barat, mengusung tema “Tumbuh Bersama Sebagai Keluarga”. Tema ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menemani perjalanan Wuling sejak hadir di Indonesia pada 2017.
“Dalam sembilan tahun perjalanannya, Wuling telah tumbuh bersama keluarga Indonesia. Setiap pencapaian yang kami raih merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh karyawan serta kepercayaan yang diberikan oleh pelanggan, baik di Indonesia maupun di berbagai pasar global. Melalui semangat ‘Tumbuh Bersama Sebagai Keluarga’, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Wuling yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan kami di Indonesia,” kata Tang Wensheng, selaku President Director Wuling Motors.

Sudah Produksi 200.000 Unit
Selama sembilan tahun beroperasi di Indonesia, Wuling mencatat sejumlah pencapaian. Mulai dari memproduksi lebih dari 200.000 unit kendaraan untuk pasar domestik dan ekspor, dipercaya oleh sekitar 180.000 konsumen, hingga mengekspor 10.000 unit mobil buatan Indonesia ke berbagai negara.
Wuling juga mengklaim menjadi pabrikan otomotif asal China pertama yang merakit baterai kendaraan listrik secara lokal di Indonesia. Saat ini, lini produknya juga semakin lengkap, mulai dari Air ev, BinguoEV, Cloud EV, Darion, Alvez, Almaz, Eksion, sampai kendaraan niaga seperti Mitra EV, Formo, dan Formo Max.
Kenalan Lebih Dekat dengan Aira ev
Di momen yang sama, Wuling juga membuka kesempatan kepada media untuk melihat lebih dekat Aira ev. Mulai dari mengeksplorasi interior sampai menjajal mobil ini dalam sesi test drive singkat.
“Melalui sesi Media First Impression ini, kami mengajak rekan media untuk melihat langsung interior Aira ev dan merasakan pengalaman berkendara singkat bersama city car EV terbaru Wuling. Kami berharap kesempatan ini dapat memberikan gambaran awal mengenai karakter Aira ev yang dirancang untuk mendukung mobilitas sehari-hari dengan mudah dan praktis,” kata Aji Ibrahim selaku Product Planning Wuling Motors.
Kalau melihat dimensinya, Aira ev memang dibuat buat dipakai wara-wiri di dalam kota. Panjangnya 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, dengan wheelbase 2.190 mm.
Meski bodinya ringkas, mobil ini tetap punya empat pintu sehingga akses keluar-masuk penumpang lebih praktis. Radius putarnya juga cuma 4,5 meter, jadi lebih lincah saat harus putar balik atau bermanuver di jalan sempit.
Desain Simpel, Kabin Unik
Dari luar, Aira ev tampil dengan desain membulat yang dipadukan warna bodi two-tone. Lampu depan dan belakang sama-sama sudah menggunakan LED dengan bentuk rounded, ditambah lampu rem atas LED dan pelek 13 inci bermotif leaf clover.
Masuk ke kabin, nuansanya dibuat cukup unik lewat tema “Cookies and Cream”. Di depan ada head unit 10,1 inci yang sudah mendukung smartphone interconnection, panel instrumen digital 7 inci, steering wheel dengan tombol pengaturan AC dan multimedia, serta jok pengemudi dengan pengaturan empat arah.
Jarak Tempuh Diklaim 300 Km
Buat urusan performa, Aira ev dibekali motor listrik berkekuatan 30 kW yang dipadukan baterai 25,1 kWh.
Dengan bekal tersebut, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer berdasarkan standar CLTC. Menariknya lagi, sistem penggeraknya menggunakan Rear Wheel Drive (RWD).
Soal keselamatan juga sudah cukup lengkap. Ada 2 SRS Airbags, Electronic Stability Control (ESC), Hill Hold Control (HHC), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), kamera parkir belakang, sensor parkir, hingga Electric Parking Brake (EPB) yang dipadukan Auto Vehicle Hold (AVH).
Wuling memastikan Aira EV akan meluncur resmi di ajang GIIAS 2026. Kehadirannya sekaligus melengkapi jajaran kendaraan listrik Wuling yang sebelumnya sudah diisi Air ev, BinguoEV, Cloud EV, hingga Cortez Darion PHEV.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News1 year agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!
News2 years agoKatakan Selamat Tinggal ke Calo, Kini SIM Gak Bisa Nembak Lagi!





















