Connect with us

News

Citroen C3 Aircross 2024

Published

on

Citroen C3 Aircross

Finally, setelah tampil di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, Citroen C3 Aircross sudah bisa dibeli nih. PT Indomobile National Distributor selaku agen pemegang merek (APM) Citroen di Indonesia mengumumkan bahwa compact SUV dengan 7 seater ini dibanderol dengan harga Rp289,9 Juta on the road.

Spesifikasi Citroen C3 Aircross

Mobil ini punya mesin 1.200 cc puretech 3 silinder turbo yang menghasilkan tenaga 108 Hp dan torsi maksimum 205 Nm, bertransmisi otomatis 6 percepatan. Kapasitas tangki bensinnya 45 liter. Panjang mobil 4.323 mm dan lebarnya 1.796 mm. Untuk ban memakai ring 17 inch dengan detail 215/60.

Bagian eksterior, mobil ini menggunakan lampu LED depan daytime running light, dan lampu belakang 3D effect tail light. Hadir dengan 4 monotone color yaitu polar white, steel grey, platinum grey, dan cosmo blue. Untuk dualtone juga disediakan 6 varian warna.

Bagian interior, baris pertama langsung ketemu dengan MID digital berukuran 17,78cm lengkap dengan 2 tema yang bisa digonta-ganti dan sistem hiburan yang punya spec head unit berukuran 10,2 inch atau 26cm uda bisa android auto dan apple carplay tanpa kabel.

Baris kedua gak bakal ngerasa kepanasan, karena disediakan AC untuk penumpang belakang. Ada juga port charging, tapi sayang banget masih type A. Baris ketiga, kursinya bisa dilipat dan dicopooooot yang fungsinya bisa jadi bagasi lebih luas. Karena kalau baris ketiganya kepasang bener-bener gak ada ruang kosong buat bagasi (balik lagi karena compact hehe).

Fitur lainnya dual SRS airbag yang terpasang hanya di bagian pengemudi dan penumpang di baris satu, rear parking sensor, kamera 180 derajat, ABS, EBD dan hill hold assist serta tire-pressure monitoring system. Ada ESP untuk membantu pengemudi yang kehilangan kendali mobil.

Worth it?

Untuk menarik pembeli pihak Citroen kasih promo gratis servis selama 4 tahun atau 50.000km. Ada garansi standar kendaraan tiga tahun atau 100 ribu km. Yang lebih menarik lagi, bagi 500 orang pertama yang beli bakal dapat 1 tahun isi bensin gratis. Wow!

Dengan spesifikasi diatas, Citroen C3 Aircross ini bisa buat rival LSUV lainnya ketar-ketir ya gak sih? Soalnya dari segi kenyamanan gak mungkin kaleng-kaleng, karena Citroen terkenal dengan suspensinya yang enak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Ferrari Listrik Pertama Ternyata Dirancang Mantan Desainer Apple

Published

on

By

Ferrari akhirnya resmi masuk ke era mobil listrik. Setelah bertahun-tahun cuma muncul dalam bentuk rumor, mobil tes berkedok kamuflase, sampai bocoran dari petinggi perusahaan, kini Ferrari EV pertama benar-benar diperkenalkan ke publik. Namanya Ferrari Luce.

Menariknya, Ferrari gak membuat mobil listrik setengah hati. Mereka langsung meluncurkan model yang benar-benar baru, bukan sekadar versi listrik dari mobil yang sudah ada.

Ferrari Luce hadir sebagai mobil listrik empat pintu dengan kapasitas lima penumpang. Yap, ini bukan supercar dua kursi seperti yang biasa kita lihat dari pabrikan asal Maranello tersebut.

Tenaganya juga gak main-main. Luce dibekali empat motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga gabungan hingga 1.035 hp. Akselerasi 0-100 kpj diklaim hanya butuh 2,5 detik.

Ferrari menyebut Luce bukan sekadar mobil listrik pertama mereka. Mobil ini dianggap sebagai produk baru yang membuka babak berbeda bagi Ferrari tanpa harus menggantikan model bermesin bensin atau hybrid yang sudah ada.

Nama Luce sendiri berarti “cahaya” dalam bahasa Italia.

Karena menggunakan platform khusus mobil listrik, Luce juga menjadi Ferrari pertama yang bisa membawa lima orang sekaligus dalam satu mobil. Sebuah hal yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah Ferrari.

Soal desain, Ferrari mengambil langkah yang cukup berani. Mereka menggandeng LoveFrom, studio desain milik Jony Ive dan Marc Newson, dua nama besar yang sebelumnya dikenal lewat berbagai produk ikonik Apple.

Hasilnya memang cukup mengejutkan.

Kalau logo Ferrari dicopot, mungkin banyak orang tidak akan langsung sadar kalau ini adalah Ferrari. Bentuknya sangat berbeda dibandingkan model-model Ferrari yang selama ini beredar.

Bagian depannya punya sayap besar yang membentang lebar. Siluet keseluruhannya terlihat futuristis dengan banyak permukaan bersih dan minim lekukan agresif.

Ferrari juga memasang pelek berukuran raksasa, yakni 23 inci di depan dan 24 inci di belakang. Ini menjadi ukuran roda terbesar yang pernah digunakan pada mobil produksi Ferrari.

Di sisi samping terdapat gagang pintu model pop-out seperti Tesla Cybertruck. Sementara penumpang belakang mendapatkan pintu model suicide door yang membuka ke arah berlawanan.

Bagian belakangnya juga unik. Sekilas terlihat seperti sedan, tetapi seluruh panel belakang sebenarnya bisa terbuka seperti hatchback.

Masuk ke dalam kabin, suasananya jauh dari kesan Ferrari konvensional.

Ferrari tetap mempertahankan tombol fisik, kenop, dan sakelar. Jadi gak semua fungsi dipindahkan ke layar sentuh seperti tren mobil modern saat ini.

Setir dibuat dari aluminium daur ulang dan dipadukan dengan panel instrumen yang ikut bergerak mengikuti posisi kemudi. Tujuannya agar informasi penting selalu berada tepat di depan mata pengemudi.

Ada juga beberapa fitur yang terdengar sangat “Ferrari”.

Misalnya kunci mobil yang menggunakan teknologi E Ink dan Gorilla Glass. Saat ditempatkan pada docking station, seluruh tampilan kabin akan menyala dengan animasi warna kuning khas Ferrari.

Belum cukup sampai di situ, Launch Mode juga tidak diaktifkan lewat tombol biasa. Ferrari justru menyediakan tuas khusus di plafon mobil.

Selain itu tersedia kursi pijat, kontrol khusus penumpang belakang, sampai sistem audio 21 speaker dengan tenaga mencapai 3.000 watt.

Meski bertenaga besar, Luce bukan mobil yang ringan. Bobotnya mencapai 2.260 kg atau hampir 2,3 ton.

Namun Ferrari mengklaim karakter pengendaliannya tetap terasa lincah berkat posisi baterai yang rendah, sistem torque vectoring, serta konfigurasi empat motor listrik yang bekerja secara independen.

Ferrari juga berusaha mempertahankan unsur emosional yang selama ini menjadi ciri khas mereknya.

Karena mobil listrik gak punya suara mesin seperti Ferrari bermesin V8 atau V12, mereka mengembangkan sistem khusus yang menangkap getaran asli dari motor listrik dan menerjemahkannya menjadi suara yang lebih hidup.

Jadi bukan sekadar suara buatan dari speaker seperti yang banyak digunakan mobil listrik lain.

Untuk sumber tenaga, Ferrari Luce menggunakan baterai berkapasitas 122 kWh dengan arsitektur 800 volt.

Saat menggunakan pengisian cepat DC hingga 350 kW, baterai bisa menerima energi sekitar 70 kWh hanya dalam waktu 20 menit.

Ferrari berencana membuka pemesanan Luce di Eropa pada akhir tahun ini. Harganya diperkirakan mulai dari 520.000 euro atau setara lebih dari Rp 11 miliar.

Sementara untuk pasar Amerika Utara, mobil listrik pertama Ferrari ini baru akan tersedia mulai kuartal kedua tahun 2027.

Continue Reading

News

Audi Punya Sedan Performa Baru, Warnanya Bikin Salah Fokus

Published

on

By

Audi resmi memperkenalkan Audi S3 Verve Edition di Indonesia, sedan performa yang tampil sporty tapi tetap elegan dan enggak berlebihan.

Yang langsung bikin mata melirik tentu warna barunya, District Green. Warna ini jadi identitas utama The New Audi S3 Verve Edition dan memberikan kesan yang beda dibanding sedan performa kebanyakan. Siang hari terlihat tegas, sementara malam hari tampil lebih dramatis dengan nuansa sinematik.

Audi juga kasih sentuhan sporty lewat velg 19 inci desain 5-Y spoke dan detail khas Audi S line yang bikin tampilannya makin agresif tanpa kehilangan aura premium.

Meski tampil kalem, urusan performa tetap serius. Sedan ini dibekali mesin 2.0 TFSI empat silinder turbo yang mampu menghasilkan tenaga 333 HP dan torsi 420 Nm. Tenaga itu disalurkan lewat transmisi S tronic 7-percepatan dan sistem penggerak legendaris quattro all-wheel drive.

Hasilnya, mobil ini bisa melesat dari 0-100 km/jam cuma dalam 4,7 detik.

Tapi buat Audi, performa bukan cuma soal angka. Kombinasi quattro, S Sport suspension, dan torque splitter diklaim bikin mobil tetap presisi diajak menikung, stabil di berbagai kondisi jalan, tapi masih nyaman dipakai harian.

Pengemudi juga bisa pilih enam mode berkendara lewat Audi drive select, termasuk dynamic plus mode buat yang mau sensasi lebih agresif.

Masuk ke kabin, nuansa sporty dan mewah langsung terasa. Ada panoramic glass roof, Audi virtual cockpit plus, ambient lighting package plus, sampai sistem audio SONOS 3D Premium Sound System yang bikin pengalaman berkendara makin imersif.

Chief Operating Officer Audi Indonesia, Edo Januarko Chandra, bilang, “Hari ini, kami tidak hanya memperkenalkan sebuah performance sedan baru, tetapi juga menghadirkan interpretasi baru akan bagaimana performa modern seharusnya dirasakan.”

“The New Audi S3 Verve Edition lahir dari pemahaman bahwa para pengendara progresif saat ini tidak lagi mencari kendaraan yang sekadar tampil agresif atau berusaha terlalu keras menarik perhatian. Mereka menginginkan sesuatu yang lebih personal, lebih ekspresif, dan lebih berkelas namun tetap dengan performa yang kuat dan responsif saat dibutuhkan. District Green menjadi representasi karakter tersebut, yang relevan dengan gaya hidup modern saat ini.”

Bukan cuma soal performa dan desain, Audi juga melengkapi mobil ini dengan berbagai fitur modern seperti park assist with parking system plus, surround view camera, lane departure warning, rear cross-traffic assist, sampai berbagai adaptive comfort features.

Di Indonesia, The New Audi S3 Verve Edition dijual dengan harga Rp 1,875 miliar OTR Jakarta. Konsumen juga mendapat servis berkala hingga 3 tahun atau 90.000 km, garansi kendaraan 2 tahun tanpa batas kilometer, serta layanan Emergency Roadside Assistance 24 jam.

Continue Reading

News

Vespa 80th Edition Resmi Tampil Perdana di Jakarta

Published

on

By

Vespa rayain ulang tahun yang ke-80 dengan menggelar pameran di Mall Jakarta.

Yap, Jakarta lagi-lagi jadi tempat spesial buat para pecinta Vespa! Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-80, PT Piaggio Indonesia menggelar Exclusive Vespa Mall Exhibition di Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta Selatan, pada 25–31 Mei 2026.

Acara ini bukan sekadar pamer motor biasa. Vespa membawa langsung dua model spesial yang jadi pusat perhatian, yakni Vespa 80th Edition dan Vespa GTS Super Tech 250 terbaru.

Selama delapan dekade, Vespa memang sudah identik dengan gaya hidup khas Italia. Desainnya ikonik, tampilannya timeless, dan tetap punya tempat di hati banyak generasi, bukan cuma sebagai kendaraan tapi juga bagian dari lifestyle.

Di pameran kali ini, pengunjung bisa melihat langsung debut publik pertama Vespa 80th Edition yang hadir dengan sentuhan desain khas Italia dan livery eksklusif perayaan 80 tahun Vespa. Lineup edisi spesial ini jadi simbol perjalanan panjang Vespa sebagai ikon gaya hidup yang terus relevan sampai sekarang.

Selain itu, ada juga Vespa GTS Super Tech 250 terbaru yang ikut diperkenalkan. Skutik premium ini hadir dengan mesin 250cc terbaru yang diklaim lebih bertenaga, halus, dan nyaman dipakai buat harian maupun touring jarak jauh.

Bukan cuma soal performa, fitur teknologinya juga makin modern. Vespa GTS Super Tech 250 sudah dibekali panel instrumen TFT full-color 5 inci dan konektivitas Vespa MIA yang memungkinkan pengendara mengakses navigasi, notifikasi smartphone, sampai kontrol musik langsung dari dashboard.

Soal tampilan, motor ini hadir dalam pilihan warna Grey Ottimista Matt dan White Innocente yang memberi kesan elegan sekaligus modern.

PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia, Ayu Hapsari, bilang, “Vespa selalu memiliki kedekatan personal dengan para penggunanya. Melalui PIM 2 Mall Exhibition, kami menghadirkan ruang yang memungkinkan pengunjung merasakan karakter Vespa secara lebih dekat, mulai dari desainnya yang ikonik, gaya yang tak lekang oleh waktu, hingga pengalaman berkendara yang tetap relevan dengan gaya hidup urban saat ini.”

“Pameran ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan 80 tahun Vespa, tetapi juga menghadirkan seri edisi terbatas yang mencerminkan hubungan kuat Vespa dengan para penggunanya melalui pengalaman berkendara yang terasa lebih personal, elegan, dan penuh gaya,” kata Ayu.

Menariknya lagi, pengunjung juga bisa melihat berbagai koleksi merchandise khas Vespa, mulai dari riding gear sampai fashion item yang identik dengan gaya Italia.

Selama pameran berlangsung, Vespa juga menyiapkan berbagai penawaran menarik untuk pembelian motor, seperti Vespa Genuine Helmet, Vespa Genuine Vest, hingga lucky dip khusus untuk model tertentu.

Continue Reading

Trending