Connect with us

News

Baru Aja Launching, Ini Spesifikasi GAC Aion Y Plus

Published

on

Cover GAC Aion Y Plus

GAC AION Y Plus baru aja meluncur di Indonesia, nih! Mobil asal China ini dibawa oleh agen, PT Indomobil Energi Baru (IEB) dan baru aja launching tanggal 19 Juni 2024 di salah satu hotel di Jakarta Selatan. 

Mobil listrik ini terdiri dari dua versi. Untuk versi eksklusif jangkauannya 410 km, versi premium jangkauannya 490 km. Soal harga gimana tuh? Dari hasil debut tadi, harga tipe eksklusif Rp 415 juta dan tipe premiumnya Rp 475 juta (on the road). Nantinya, mobil ini bakal terdeliver sekitar bulan Juli sampe Agustus 2024.

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa GAC AION berani masuk ke pasar Indonesia dengan spesifikasi unggul kayak gitu? “Pada saat ini trend di Indonesia mulai beralih dari mobil konvensional ke mobil listrik dan pengalaman kami yang sudah diakui di international ditambah lagi kualitas mobil kami terbaik” tutur Ocean Ma, selaku CEO AION.

Menariknya lagi nih. Indonesia bakal jadi manufaktur atau pabrik produksi GAC AION. Lokasinya nanti ada di Cikampek dan mulai operasi ekspor tahun 2026 nanti. Mantep banget yah!

Kebetulan banget, tim Halotomotif dapet bocoran soal spesifikasi dan harga mobil GAC AION terbaru. Biar kamu gak penasaran, kita bahas aja, kuy!

Release mobil GAC Aion Y Plus

Bodi mewah dan elegan

Mau kita liat dari depan, samping, atau belakang, mobil GAC AION Y plus tetep aja keliatan mewah dan lega. Panjang mobil ini sekitar 4.535 mm, lebar 1.870 mm, dan tinggi 1.650 mm. Jadi, nyaman dan muat buat nampung 5 orang guys. 

Pilihan warnanya ada apa aja? Kamu bisa pilih 7 warna eksterior, kayak putih, hitam, rose gold, green mint, silver, putih two rone, atau green mint two tone. Buat interiornya sendiri ada fairy wonderland atau forest, ya. 

Interior GAC Aion Y Plus bikin nyaman

Waktunya bahas interior GAC AION Y plus. Mobil ini punya fitur cukup lengkap. Kamu bisa nemuin panoramic roof dan head unit touch screen ukuran 14,6 inchi. Kalo bosen di mobil tinggal setel film atau lagu yang kamu suka aja. 

Nyamannya lagi, kamu bisa atur kursi sampe panjang 1,8 meter. Kurang lebih udah kayak kasur king size gitu. Siapa tau kamu sering nungguin doi belanja, kamu bisa tiduran dulu di mobil sama nonton film.

Baterai GAC AION Y Plus paling aman

Kita bahas bocoran baterai mobil dulu ya! Mobil GAC AION Y Plus ini kabarnya udah pake teknologi Magazine Battery 2.0 berjenis liquid yang udah tercover aluminium alloy. Perusahaan ngeklaim, jenis baterai ini paling aman di dunia karena udah di test dengan metode gun-shot dan hasilnya gak ada efek terbakar. So, gak usah khawatir soal keselamatannya!

Mesin super bertenaga

Soal tenaga mesinnya gimana? AION Y Plus ini pakai platform AEP 2.0 jadi pakai motor listrik dengan tenaga 150 kW dan torsi 224 Nm. Kalo kita liat dari perform tenaganya, udah pasti cocok buat berkendara di Indonesia. 

Kamu suka gak nih kira-kira? Kalo suka, buruan beli sekarang buat liburan bareng keluarga! 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

FORWOT Rayakan Ulang Tahun dengan Turnamen Padel

Published

on

By

Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) genap berusia 23 tahun. Untuk merayakan momen spesial tersebut, FORWOT menggelar turnamen padel yang berlangsung di 99Padelux, Jakarta Timur, Sabtu (30/5/2026).

Bukan tanpa alasan padel dipilih sebagai agenda utama perayaan tahun ini. Olahraga yang sedang naik daun tersebut dinilai punya karakter yang mirip dengan industri otomotif saat ini, dinamis, kompetitif, tapi tetap mengandalkan kerja sama tim yang solid.

Acara ini diikuti oleh pengurus dan anggota FORWOT, serta dihadiri berbagai mitra dari industri otomotif. Mulai dari Agen Pemegang Merek (APM), perusahaan pendukung industri, agensi komunikasi, hingga event organizer yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem otomotif nasional.

Di tengah perubahan industri yang semakin cepat, mulai dari digitalisasi hingga peralihan menuju kendaraan elektrifikasi, kolaborasi antara media dan pelaku industri dinilai semakin penting.

Lewat kegiatan seperti ini, FORWOT berharap hubungan baik yang sudah terjalin selama ini bisa semakin erat. Bukan hanya untuk menjaga kebersamaan, tetapi juga meningkatkan profesionalisme para jurnalis otomotif dalam menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua Umum FORWOT, Krisna Arie Prasetya, bilang kalau usia 23 tahun menjadi perjalanan panjang yang penuh dengan semangat dan kontribusi bagi dunia otomotif Indonesia.

“23 tahun FORWOT bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi bukti semangat, solidaritas, dan kontribusi nyata bagi dunia otomotif Indonesia. Semoga perayaan 23 tahun FORWOT ini semakin mempererat profesionalisme dan kebersamaan antara media dan insan otomotif. Melalui Padel Tournament ini, kita tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga menjunjung tinggi kebersamaan dan sportivitas,” kata Krisna.

Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini menjadi mitra FORWOT.

Dukungan datang dari banyak pabrikan kendaraan, mulai dari Mitsubishi, Honda, Toyota, GWM, Daihatsu, Isuzu, Jaecoo, Suzuki, Wuling, Chery, Hyundai, MG, Mazda, Fuso, Changan, Jetour, GAC, DFSK, Vespa, Daimler Truck, hingga sejumlah merek lainnya.

Selain itu, ada pula perusahaan pendukung seperti Grab, Asuransi Astra, FIF Group, OLXMobbi, Motul, Tekiro, JPX, Solar Gard, Kino, OMDC Dental, serta berbagai hotel dan pelaku industri lainnya yang turut memberikan dukungan.

Rangkaian acara juga mendapat sokongan dari sejumlah agensi dan event organizer yang sudah tidak asing di dunia otomotif nasional, seperti Seven Event, ER Communication, Glow, 360Saga, Bold Event, AR Media, Talklink, Burson, Sagacita, Image Dynamic, hingga Infiniti PR.

Kolaborasi antara FORWOT dan para mitra tersebut menjadi bukti bahwa ekosistem otomotif Indonesia terus berkembang berkat kerja sama yang kuat dari berbagai pihak.

Pada turnamen padel kali ini, pasangan Dito Triananda dan Briano Kawenang (Den Dimas) yang mewakili tim KOL berhasil keluar sebagai juara pertama.

Posisi runner-up ditempati pasangan Muhammad Alfathul dan Aditya Zufar dari tim OLX. Sementara posisi ketiga diraih Ahmad Biondi dan Fariz Czaesariyan yang mewakili tim FORWOT 1.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi momen berkumpul dan mempererat hubungan antara jurnalis otomotif dengan seluruh pelaku industri yang selama ini tumbuh dan berkembang bersama.

Continue Reading

News

Ferrari Listrik Pertama Ternyata Dirancang Mantan Desainer Apple

Published

on

By

Ferrari akhirnya resmi masuk ke era mobil listrik. Setelah bertahun-tahun cuma muncul dalam bentuk rumor, mobil tes berkedok kamuflase, sampai bocoran dari petinggi perusahaan, kini Ferrari EV pertama benar-benar diperkenalkan ke publik. Namanya Ferrari Luce.

Menariknya, Ferrari gak membuat mobil listrik setengah hati. Mereka langsung meluncurkan model yang benar-benar baru, bukan sekadar versi listrik dari mobil yang sudah ada.

Ferrari Luce hadir sebagai mobil listrik empat pintu dengan kapasitas lima penumpang. Yap, ini bukan supercar dua kursi seperti yang biasa kita lihat dari pabrikan asal Maranello tersebut.

Tenaganya juga gak main-main. Luce dibekali empat motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga gabungan hingga 1.035 hp. Akselerasi 0-100 kpj diklaim hanya butuh 2,5 detik.

Ferrari menyebut Luce bukan sekadar mobil listrik pertama mereka. Mobil ini dianggap sebagai produk baru yang membuka babak berbeda bagi Ferrari tanpa harus menggantikan model bermesin bensin atau hybrid yang sudah ada.

Nama Luce sendiri berarti “cahaya” dalam bahasa Italia.

Karena menggunakan platform khusus mobil listrik, Luce juga menjadi Ferrari pertama yang bisa membawa lima orang sekaligus dalam satu mobil. Sebuah hal yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah Ferrari.

Soal desain, Ferrari mengambil langkah yang cukup berani. Mereka menggandeng LoveFrom, studio desain milik Jony Ive dan Marc Newson, dua nama besar yang sebelumnya dikenal lewat berbagai produk ikonik Apple.

Hasilnya memang cukup mengejutkan.

Kalau logo Ferrari dicopot, mungkin banyak orang tidak akan langsung sadar kalau ini adalah Ferrari. Bentuknya sangat berbeda dibandingkan model-model Ferrari yang selama ini beredar.

Bagian depannya punya sayap besar yang membentang lebar. Siluet keseluruhannya terlihat futuristis dengan banyak permukaan bersih dan minim lekukan agresif.

Ferrari juga memasang pelek berukuran raksasa, yakni 23 inci di depan dan 24 inci di belakang. Ini menjadi ukuran roda terbesar yang pernah digunakan pada mobil produksi Ferrari.

Di sisi samping terdapat gagang pintu model pop-out seperti Tesla Cybertruck. Sementara penumpang belakang mendapatkan pintu model suicide door yang membuka ke arah berlawanan.

Bagian belakangnya juga unik. Sekilas terlihat seperti sedan, tetapi seluruh panel belakang sebenarnya bisa terbuka seperti hatchback.

Masuk ke dalam kabin, suasananya jauh dari kesan Ferrari konvensional.

Ferrari tetap mempertahankan tombol fisik, kenop, dan sakelar. Jadi gak semua fungsi dipindahkan ke layar sentuh seperti tren mobil modern saat ini.

Setir dibuat dari aluminium daur ulang dan dipadukan dengan panel instrumen yang ikut bergerak mengikuti posisi kemudi. Tujuannya agar informasi penting selalu berada tepat di depan mata pengemudi.

Ada juga beberapa fitur yang terdengar sangat “Ferrari”.

Misalnya kunci mobil yang menggunakan teknologi E Ink dan Gorilla Glass. Saat ditempatkan pada docking station, seluruh tampilan kabin akan menyala dengan animasi warna kuning khas Ferrari.

Belum cukup sampai di situ, Launch Mode juga tidak diaktifkan lewat tombol biasa. Ferrari justru menyediakan tuas khusus di plafon mobil.

Selain itu tersedia kursi pijat, kontrol khusus penumpang belakang, sampai sistem audio 21 speaker dengan tenaga mencapai 3.000 watt.

Meski bertenaga besar, Luce bukan mobil yang ringan. Bobotnya mencapai 2.260 kg atau hampir 2,3 ton.

Namun Ferrari mengklaim karakter pengendaliannya tetap terasa lincah berkat posisi baterai yang rendah, sistem torque vectoring, serta konfigurasi empat motor listrik yang bekerja secara independen.

Ferrari juga berusaha mempertahankan unsur emosional yang selama ini menjadi ciri khas mereknya.

Karena mobil listrik gak punya suara mesin seperti Ferrari bermesin V8 atau V12, mereka mengembangkan sistem khusus yang menangkap getaran asli dari motor listrik dan menerjemahkannya menjadi suara yang lebih hidup.

Jadi bukan sekadar suara buatan dari speaker seperti yang banyak digunakan mobil listrik lain.

Untuk sumber tenaga, Ferrari Luce menggunakan baterai berkapasitas 122 kWh dengan arsitektur 800 volt.

Saat menggunakan pengisian cepat DC hingga 350 kW, baterai bisa menerima energi sekitar 70 kWh hanya dalam waktu 20 menit.

Ferrari berencana membuka pemesanan Luce di Eropa pada akhir tahun ini. Harganya diperkirakan mulai dari 520.000 euro atau setara lebih dari Rp 11 miliar.

Sementara untuk pasar Amerika Utara, mobil listrik pertama Ferrari ini baru akan tersedia mulai kuartal kedua tahun 2027.

Continue Reading

News

Audi Punya Sedan Performa Baru, Warnanya Bikin Salah Fokus

Published

on

By

Audi resmi memperkenalkan Audi S3 Verve Edition di Indonesia, sedan performa yang tampil sporty tapi tetap elegan dan enggak berlebihan.

Yang langsung bikin mata melirik tentu warna barunya, District Green. Warna ini jadi identitas utama The New Audi S3 Verve Edition dan memberikan kesan yang beda dibanding sedan performa kebanyakan. Siang hari terlihat tegas, sementara malam hari tampil lebih dramatis dengan nuansa sinematik.

Audi juga kasih sentuhan sporty lewat velg 19 inci desain 5-Y spoke dan detail khas Audi S line yang bikin tampilannya makin agresif tanpa kehilangan aura premium.

Meski tampil kalem, urusan performa tetap serius. Sedan ini dibekali mesin 2.0 TFSI empat silinder turbo yang mampu menghasilkan tenaga 333 HP dan torsi 420 Nm. Tenaga itu disalurkan lewat transmisi S tronic 7-percepatan dan sistem penggerak legendaris quattro all-wheel drive.

Hasilnya, mobil ini bisa melesat dari 0-100 km/jam cuma dalam 4,7 detik.

Tapi buat Audi, performa bukan cuma soal angka. Kombinasi quattro, S Sport suspension, dan torque splitter diklaim bikin mobil tetap presisi diajak menikung, stabil di berbagai kondisi jalan, tapi masih nyaman dipakai harian.

Pengemudi juga bisa pilih enam mode berkendara lewat Audi drive select, termasuk dynamic plus mode buat yang mau sensasi lebih agresif.

Masuk ke kabin, nuansa sporty dan mewah langsung terasa. Ada panoramic glass roof, Audi virtual cockpit plus, ambient lighting package plus, sampai sistem audio SONOS 3D Premium Sound System yang bikin pengalaman berkendara makin imersif.

Chief Operating Officer Audi Indonesia, Edo Januarko Chandra, bilang, “Hari ini, kami tidak hanya memperkenalkan sebuah performance sedan baru, tetapi juga menghadirkan interpretasi baru akan bagaimana performa modern seharusnya dirasakan.”

“The New Audi S3 Verve Edition lahir dari pemahaman bahwa para pengendara progresif saat ini tidak lagi mencari kendaraan yang sekadar tampil agresif atau berusaha terlalu keras menarik perhatian. Mereka menginginkan sesuatu yang lebih personal, lebih ekspresif, dan lebih berkelas namun tetap dengan performa yang kuat dan responsif saat dibutuhkan. District Green menjadi representasi karakter tersebut, yang relevan dengan gaya hidup modern saat ini.”

Bukan cuma soal performa dan desain, Audi juga melengkapi mobil ini dengan berbagai fitur modern seperti park assist with parking system plus, surround view camera, lane departure warning, rear cross-traffic assist, sampai berbagai adaptive comfort features.

Di Indonesia, The New Audi S3 Verve Edition dijual dengan harga Rp 1,875 miliar OTR Jakarta. Konsumen juga mendapat servis berkala hingga 3 tahun atau 90.000 km, garansi kendaraan 2 tahun tanpa batas kilometer, serta layanan Emergency Roadside Assistance 24 jam.

Continue Reading

Trending