Connect with us

News

Audi Q6 E-tron Canggih dan Elegan

Mobil listrik premium, Audi Q6 E-tron dengan teknologi sistem dan mesinnya yang baru semua!

Published

on

Audi Q6 e-tron

Audi meluncurkan mobil listrik yaitu Audi Q6 e-tron yang sudah memakai teknologi Premium Platform Electric (PPE), teknologi khusus untuk mobil listrik hasil dari pengembangan 3 brand yaitu Volkswagen, Porsche, dan Audi.

Bukan hanya teknologi mesinnya aja yang baru, tapi Audi Q6 ini juga memakai new E³ electronic architecture versi 1.2. Apa itu? Teknologi yang dikembangkan bersama CARIAD, semacam platform komputasi berkinerja tinggi yang mengontrol semua fungsi kendaraan, mulai dari infotainment maupun bagian kemudi. Dengan menawarkan fungsi baru, yaitu Audi store dan navigasi baru yang semuanya akan memberikan pengalaman yang lebih imersif dan nyaman dengan tampilan baru.

Performance Audi Q6 e-tron

Audi Q6 e-tron sistem berkendara all wheel drive. Dapat menempuh jarak hingga 625km karena dibekali dengan kapasitas baterai 100 kwh. Bertenaga 388 PS, dalam kecepatan 0-100 km/jam bisa ditempuh dalam waktu 5,9 detik. Top speed 210 km/jam.

Pengisian fast charging bisa sampai 270 kW, memungkinkan jarak tempuh hingga 158 mil hanya dalam waktu 10 menit di stasiun pengisian daya 800 volt. Pengisian daya dari 10% hingga 80% persen akan memakan waktu sekitar 21 menit.

Eksterior dan interior

Audi Q6 e-tron memiliki velg berukuran 18 inch. Terdapat 7 pilihan warna untuk Audi Q6 e-tron yaitu magnetic gray solid, manhattan gray metallic, glacier white metallic, stone red, mythos black metallic, plasma blue dan ascari blue.

Hal baru juga diberikan ke pengguna Audi dengan adanya experience pada lampu yang merupakan peranan penting pada mobil, lampu depan LED sedangkan lampu belakang OLED. Ada 8 titik cahaya lampu yang bisa diatur secara personal oleh pengguna melalui aplikasi myAudi atau langsung di dalam mobil.

Audi juga menyediakan tampilan lampu berbeda bahkan saat kita pulang dan meninggalkan rumah untuk setiap digital light signature saat lock atau unlock kendaraan. Jadi kita akan merasa lampunya atraktif soalnya bisa diganti-ganti.

Interior Eksterior Audi Q6 e-tron

Dashboard dilengkapi dengan layar sentuh 14,5 inci dan perangkat lunak berbasis Android plus layar terpisah di atas glovebox jadi semua bisa merasakan infotainment dengan nyaman. Bagasi berukuran 526 liter dan kalau kursi belakang dilipat bisa mencapai 1.529 liter, tambahan kompartemen penyimpanan kedua berkapasitas 64 liter di bagian depan mobil.

Untuk harga masih belum rilis, tapi sudah ada bocoran sekitar £68,975 atau setara 1,3 Miliar Rupiah dan sudah bisa dibeli di akhir April 2024. Yeeeaaay!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Sering Pakai Helm? Clear Men Ultra Punya Cara Tetap Nyaman!

Published

on

By

Buat banyak laki-laki, helm sudah jadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari berangkat kerja, touring, sampai menjalani berbagai kegiatan yang mengharuskan berkendara.

Tapi di balik rutinitas tersebut, penggunaan helm dalam waktu lama juga punya tantangan tersendiri. Kepala yang terasa panas, berkeringat, produksi minyak berlebih, sampai munculnya ketombe bisa bikin rasa gak nyaman.

Kondisi ini sering disebut sebagai helmet hair, dimana kondisi rambut dan kulit kepala yang terasa lepek atau kurang nyaman setelah terlalu lama menggunakan helm.

Melihat hal tersebut, Clear Men Ultra hadir mendukung acara VINDES Bukan Main, sebuah kegiatan yang menggabungkan motorsports, kompetisi, dan komunitas dalam berbagai aktivitas seru dan interaktif.

Lewat kolaborasi ini, Clear Men Ultra ingin mengajak para laki-laki tetap fokus dan tampil maksimal meski harus menghadapi tantangan helmet hair, terutama saat melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Helmet Hair Gak Cuma Soal Rambut Lepek

Banyak yang menganggap helmet hair hanya sebatas rambut yang terlihat berantakan setelah melepas helm. Padahal, masalahnya bisa lebih dari itu.

Saat kepala tertutup helm dalam waktu lama, kondisi panas dan keringat bisa membuat kulit kepala terasa gak nyaman. Ditambah produksi minyak yang berlebih, kondisi ini bisa membuat kulit kepala lebih rentan mengalami ketombe.

Buat laki-laki yang aktif bergerak dan sering menggunakan helm, kondisi tersebut tentu bisa mengganggu aktivitas, apalagi saat membutuhkan fokus tinggi.

Ari Astuti, Beauty & Wellbeing Indonesia Marketing Demand Creation Hair Care, Unilever Indonesia, bilang, kulit kepala pria 1,6x lebih berminyak, 1,5x lebih berkeringat, dan 7x lebih rentan ketombe dibanding perempuan.

Makanya Clear Men Ultra Oil Control hadir dengan Piroctone Olamine yang membantu melawan jamur penyebab ketombe dan Capryloyl Glycine yang mampu mengontrol minyak di kulit kepala hingga 48 jam.

“Melalui acara VINDES Bukan Main, kami ingin mendekatkan isu ini kepada laki-laki aktif sekaligus menunjukkan bagaimana Clear Men Ultra menjaga mereka tetap clearly controlled,” kata Ari.

Gokart Racing Jadi Ujian Fokus di Balik Helm

Dalam acara VINDES Bukan Main, aktivitas gokart racing menjadi salah satu tantangan yang mengharuskan peserta menggunakan helm selama perlombaan.

Di tengah aktivitas yang penuh adrenalin, panas dan keringat di balik helm bisa menjadi gangguan tersendiri. Karena itu, kondisi kulit kepala yang tetap nyaman menjadi salah satu hal penting agar peserta bisa tetap fokus selama berkegiatan.

Awan Prasetyo, CEO Vindes Corp bilang, “Acara Bukan Main Racing Edition ini menjadi salah satu inovasi dan pengalaman pertama juga bagi Vindes di tahun 2026, dan ketika kami mengadakan sebuah event tentunya kami selalu mencari partner brand yang memiliki value yang relevan dengan event kami. Maka dari itu, kolaborasi dengan Clear Men Ultra ini terasa cocok, apalagi di aktivitas seperti gokart yang identik dengan helm dan tantangan untuk tetap fokus. Semoga kolaborasi ini bisa membuat pengalaman VINDES Bukan Main kali ini semakin seru dan berkesan.”

Hadir dengan Semangat Clearly Controlled

Melalui kolaborasi ini, Clear Men Ultra membawa semangat Clearly Controlled, yaitu kondisi ketika kulit kepala tetap terasa bersih, nyaman, dan bebas dari gangguan seperti minyak berlebih serta ketombe.

Semangat tersebut juga diwujudkan oleh Clear Agent, Refal Hady, yang ikut berpartisipasi dalam VINDES Bukan Main.

Dengan dukungan Clear Men Ultra Oil Control, Refal menunjukkan bahwa kondisi kulit kepala yang terjaga bisa membantu dirinya tetap nyaman dan fokus menghadapi berbagai tantangan.

“Aku lama-lama pakai helm, kadang kulit kepalanya sering jadi panas, keringetan, dan lebih berminyak biasa disebut helmet hair. Kalau dibiarkan, ini bisa bikin ketombe juga. Makanya aku pakai Clear biar minyak di kulit kepala tetap terkontrol dan bebas ketombe, jadi bisa tetap clearly controlled dan fokus jalanin aktivitas,” kata Refal.

Clear Men Ultra mengajak laki-laki untuk lebih peduli terhadap kondisi kulit kepala, terutama bagi yang sering melakukan aktivitas menggunakan helm.

Dengan Clear Men Ultra Oil Control, kulit kepala pria dibantu tetap bersih, segar, dan bebas dari ketombe. Jadi, aktivitas tetap jalan tanpa terganggu masalah helmet hair.

Continue Reading

News

UPPF & UFILM Hadir di GIIAS 2026, Dipercaya 50 Ribu+ Kendaraan

Published

on

By

UPPF di GIIAS 2026

Buat pemilik mobil, punya kendaraan gak cuma soal memilih model yang sesuai kebutuhan. Menjaga kondisi mobil tetap prima dari sisi tampilan atau kenyamanan kabin, juga jadi bagian penting dalam perawatan sehari-hari.

Makanya buat ngelengkapi kamu yang habis beli mobil baru, UPPF Indonesia bersama UFILM kembali hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan membawa berbagai solusi perlindungan kendaraan. Mulai dari Paint Protection Film (PPF), kaca film, sampai teknologi dan alat demo yang memungkinkan pengunjung melihat langsung kemampuan produk-produk tersebut.

Sudah Dipercaya Lebih dari 50 Ribu Kendaraan

Bicara soal pengalaman di pasar Indonesia, UFILM saat ini telah dipercaya terpasang di lebih dari 50.000 kendaraan di seluruh Indonesia.

Menariknya, kepercayaan tersebut gak cuma datang dari konsumen retail. UFILM juga telah menjadi bagian dari jaringan berbagai brand otomotif ternama di Indonesia, mulai dari Chery, iCAR, Leapmotor, Jaecoo, VinFast, Citroën, BYD, hingga Geely.

Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap kaca film berkualitas bukan lagi sekadar soal tampilan gelap atau terang, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan perlindungan selama berkendara.

CoreNano Technology, Gak Cuma Bikin Kaca Lebih Gelap

Salah satu teknologi yang menjadi andalan UFILM adalah CoreNano Technology. Teknologi ini dikembangkan untuk memberikan perlindungan sekaligus menjaga kenyamanan kabin, terutama saat mobil digunakan di kondisi iklim tropis seperti Indonesia.

Ada tiga fitur utama yang ditawarkan:

Pertama, Ultimate HeatShield, yang mampu menolak panas dari sinar infra merah atau Infrared Rejection (IRR) hingga 97%. Dengan begitu, panas yang masuk ke kabin bisa ditekan dan membuat kabin terasa lebih nyaman.

Kedua, UV GuardPro dengan kemampuan UV Rejection (UVR) hingga 99%. Fitur ini membantu mengurangi paparan sinar ultraviolet yang dapat berdampak pada kulit sekaligus berpotensi membuat interior kendaraan lebih cepat mengalami kepudaran.

Terakhir, OPTIClear Vision, yang fokus pada kejernihan pandangan dari dalam kabin. Jadi, walaupun dipasangin kaca film, visibilitas tetap dibuat terang dan jelas pas kamu berkendara siang maupun malam hari.

Spill iCar V23 Classic Two-Tone punya Den Dimas.

iCAR V23 Den Dimas pakai UPPF

Bukan cuma soal teknologi, booth UPPF dan UFILM di GIIAS 2026 juga punya daya tarik visual yang cukup mencuri perhatian.

Salah satunya unit iCar V23 milik Den Dimas yang tampil dengan gaya retro-futuristis dan konsep Classic Two-Tone.

Konsep Two-tone ini gak dicat ulang loh! Tapi kombinasi UPPF Hammerhead Clear dan UPPF Color Cobia Stone White dan Cobia Black Satin. Perpaduan warnanya berhasil bikin karakter desain iCar V23 makin retro abis! Tapi tetap kasih perlindungan pada permukaan cat mobil.

Kalau untuk bagian kaca, iCar V23 ini menggunakan UFILM Prime Series. Kaca depannya pake yang 20% biar visibilitasnya tetap jernih, terutama saat berkendara malam hari. Kalau kaca samping dan belakang pake tingkat kegelapan 40% biar lebih dapat privasinya tapi gak ganggu visibilitas.

Jadi, proteksi mobil di sini gak cuma bikin cat tetap aman, tapi juga gimana perlindungannya tetap bisa nyatu dengan karakter dan gaya kendaraan. Kalau mau samaan, udah ada resepnya nih bisa kamu contek hehe.

Bisa Tes Langsung Kemampuan PPF UPPF

Demo test UPPF di GIIAS 2026

Yang bikin booth UPPF dan UFILM makin menarik, pengunjung nggak cuma diajak lihat-lihat produk. Di sini ada UPPF NextGen Demo Tools yang bisa dipakai buat ngetes langsung kemampuan PPF.

Jadi, daripada cuma dengar penjelasan soal “PPF tahan gores” atau “bisa self-healing”, pengunjung bisa lihat sendiri cara kerjanya. Ada beberapa pengujian yang bisa dicoba, mulai dari simulasi benturan kerikil atau stone chip, goresan untuk melihat kemampuan self-healing, sampai pengujian terhadap panas.

Dengan begitu, pengunjung bisa langsung tahu seberapa jauh PPF UPPF bisa melindungi bodi mobil dalam kondisi yang kurang lebih sering ditemui sehari-hari. Nggak cuma teori, tapi bisa lihat buktinya langsung.

Kalau masih bingung harus pilih perlindungan yang mana, tinggal ngobrol sama tim UPPF yang ada di booth. Mereka bisa bantu kasih rekomendasi berdasarkan jenis mobil, cara pemakaian, sampai kebutuhan proteksi masing-masing.

So, pasang PPF atau kaca film bukan cuma soal bikin mobil kelihatan lebih keren. Yang paling penting, mobil tetap terlindungi dan kita bisa berkendara dengan lebih tenang tanpa terlalu khawatir sama goresan, panas, atau kondisi jalan sehari-hari.

Continue Reading

News

VinFast Bawa Apa Aja di GIIAS 2026?

Published

on

By

VinFast VF MPV 7 di GIIAS 2026

VinFast datang ke GIIAS 2026 dengan membawa jajaran mobil listrik yang makin lengkap. Mulai dari VF 3, VF 6, VF 7, VF MPV 7, sampai ada juga lini kendaraan Green semuanya dipamerkan di booth VinFast. Tapi yang menarik, tahun ini VinFast bukan cuma fokus memamerkan mobil, tapi juga memperkenalkan ekosistem kepemilikan kendaraan listrik lewat konsep Drive Worry Free.

Selama GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Tangerang, kamu bisa ngerasain pengalaman memiliki mobil listrik secara lebih menyeluruh. Bukan cuma lihat atau coba mobilnya, tapi juga mengenal layanan purnajual, infrastruktur charging, berbagai program kepemilikan, sampai solusi yang diklaim bisa membantu menjaga biaya operasional tetap rendah dan nilai jual kendaraan tetap tinggi.

Drive Worry Free

Lewat konsep Drive Worry Free, VinFast ingin menjawab berbagai kekhawatiran yang masih sering muncul ketika orang ingin beralih ke mobil listrik. Konsep ini dibangun lewat lima pilar utama, yaitu Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence.

Artinya, pelanggan gak cuma membeli sebuah mobil, tetapi juga mendapatkan dukungan mulai dari proses pembelian, kemudahan mengisi daya, perlindungan baterai, layanan servis, hingga berbagai program yang membuat kepemilikan kendaraan terasa lebih praktis dan minim rasa khawatir.

Salah satu hal yang juga menjadi bagian dari konsep Drive Worry Free adalah gimana VinFast mencoba membuat biaya kepemilikan mobil listrik lebih mudah dipahami. Gak cuma soal harga beli di awal, tapi juga berapa biaya yang perlu dikeluarin selama mobil digunakan.
Pendekatan ini dikenal sebagai Total Cost of Ownership (TCO). Sederhananya, TCO menghitung gambaran biaya yang perlu dikeluarkan selama memiliki kendaraan. Mulai dari harga kendaraan, biaya energi atau bahan bakar, perawatan, asuransi, sampai faktor nilai kendaraan ketika nantinya dijual kembali.

Buat konsumen yang masih membandingkan mobil listrik dengan mobil bensin, perhitungan kayak gini bisa membantu melihat biaya kepemilikan secara lebih menyeluruh. Jadi, gak cuma sekadar lihat harga mobil di awal, tapi juga menghitung potensi pengeluaran selama beberapa tahun pemakaian.

VinFast bahkan menyediakan fitur TCO Calculator. Kamu bisa pilih model kendaraan, menentukan apakah mau pakai skema langganan baterai atau gak. Terus masukin estimasi lama kepemilikan serta jarak tempuh bulanan, kemudian melihat estimasi total penghematan dibandingkan kendaraan bermesin bensin.

Dengan begitu, kamu bisa punya gambaran yang lebih jelas sebelum memutuskan membeli. Tinggal masukkan model yang diinginkan, estimasi penggunaan, dan durasi kepemilikan, nanti kalkulator bakal kasih simulasi biaya serta potensi penghematannya.
Buat yang penasaran dan ingin menghitung sendiri berapa kira-kira biaya memiliki mobil VinFast dibandingkan mobil konvensional, kalkulator TCO bisa langsung dicek di
https://vinfastauto.id/id/total-cost-of-ownership

Promo menarik selama GIIAS 2026

Buat pengunjung yang melakukan pemesanan kendaraan selama GIIAS 2026, VinFast juga menyiapkan sejumlah promo menarik. Pembelian VF 3 bisa dapat voucher MAP senilai Rp3 juta sedangkan pembeli VF 6 maupun VF 7 dapat voucher MAP senilai Rp5 juta. Menarik kan?

Selain voucher belanja, setiap pembelian kendaraan selama pameran juga berkesempatan mengikuti lucky draw dengan berbagai hadiah menarik. Seluruh promo tersebut tentu berlaku sesuai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan VinFast.

Di luar promo pameran, VinFast juga masih menawarkan berbagai program kepemilikan yang menjadi salah satu daya tariknya. Mulai dari jaminan nilai jual kembali hingga 80%, gratis pengisian daya di jaringan V-GREEN, gratis biaya langganan baterai selama dua tahun, sampai garansi baterai seumur hidup untuk model tertentu.

Semua model dari VinFast bisa kamu cobain langsung melalui sesi test drive. Biar tau performanya, kenyamanannya, terus bisa cobain juga fitur keselamatan yang ditawarkan.

Jadi, kalau ke GIIAS 2026 jangan lupa mampir ke booth-nya VinFast ya di Hall 7C.

Continue Reading

Trending