Connect with us

News

Ambisi GAC, Dari China ke Dunia, Target 120 Negara!

Published

on

GAC Group tunjukkan ambisinya buat hadir di lebih dari 120 negara, dengan target penjualan global tembus 1 juta unit pada 2030.

Chairman GAC Group, Feng Xingya, bilang kalau langkah globalisasi ini bukan sekadar jualan mobil ke luar negeri.

“Globalisasi bukan sekadar menjual kendaraan ke berbagai negara. Kami membangun ekosistem mobilitas yang lengkap, menghadirkan solusi mobilitas hijau dan cerdas yang relevan bagi setiap pasar,” kata dia.

GAC juga bawa strategi “In local, for local”, alias main serius di tiap negara dengan pendekatan lokal. Jadi bukan cuma jual produk, tapi juga bangun produksi dan operasional di sana. Strategi ini udah mulai dijalanin di beberapa wilayah, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, GAC mulai masuk lewat pengembangan produksi lokal dan penguatan jaringan sebagai bagian dari ekspansi jangka panjang.

Di kesempatan berbeda, President GAC Group, Xia Xianqing, bilang arah strategi perusahaan sekaligus ngumumin lima model baru. Lalu dilanjutkan oleh Huang Jian yang ngenalin GAC E8 PHEV dan Yue 7, serta Zhang Xiong yang bawa AION i60, AION N60, dan penguatan brand HYPTEC.

Peluncuran ini nunjukin kalau GAC lagi fokus bikin lini produk yang lengkap, dari hybrid sampai mobil listrik murni.

Dari sisi teknologi, GAC juga nggak main-main. Mereka punya portofolio multi-energi, mulai dari mesin konvensional (ICE), hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), range extender (REEV), sampai full listrik (EV).

Beberapa teknologi andalannya antara lain Magazine Battery, ADiMOTION, ADiGO Intelligent System, sampai X-SOUL Safety Architecture yang jadi fondasi buat pengalaman berkendara yang lebih pintar, aman, dan efisien.

Vice President GAC Group sekaligus Chairman GAC International, Chen Jiacai, bilang kalau target penjualan luar negeri GAC di 2026 ada di kisaran 250.000 sampai 300.000 unit.

“Kami membangun brand global yang berfokus pada pengguna, terbukti kualitasnya, dan unggul dalam layanan,” kata dia.

Buat menjangkau kebutuhan pasar yang beda-beda, GAC juga nyiapin berbagai pilihan mesin. Mulai dari mesin 1.5T dengan transmisi 7DCT buat pasar konvensional, sampai teknologi hybrid ADiMOTION dan baterai terbaru Magazine Battery 2.0 yang punya performa tinggi dan dukungan fast charging.

Sementara itu, President GAC International, Wei Haigang, bilang kalau ambisi global GAC dibangun di atas empat pilar utama, yaitu craftsmanship, trust, technology, dan ecosystem.

Saat ini, GAC sudah melayani hampir 30 juta pengguna di seluruh dunia. Performanya juga terus tumbuh, termasuk di segmen EV taxi di Thailand, serta pasar Hong Kong, Singapura, dan Amerika Latin.

Dari sisi jaringan, GAC terus ekspansi lewat sistem R&D “1+5+X” yang fokus ke pengembangan produk berbasis kebutuhan lokal. Sampai kuartal pertama tahun ini, GAC sudah hadir di 102 negara dengan 696 jaringan penjualan dan layanan, termasuk fasilitas produksi di Eropa dan Asia Tenggara.

Ke depannya, GAC bakal terus memperkuat kerja sama global buat membangun ekosistem mobilitas hijau yang berkelanjutan.

“Kami membawa lebih dari sekadar produk. Kami membawa teknologi, layanan, dan ekosistem untuk masa depan mobilitas yang lebih baik,” kata Wei.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Wuling Eksion Disulap Jadi SUV Urban Lifestyle

Published

on

By

Wuling gak cuma memajang mobil standar di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal China itu juga membawa satu unit Wuling Eksion yang sudah dimodifikasi hasil kolaborasi bareng National Modificator & Aftermarket Association (NMAA).

SUV listrik ini tampil dengan konsep Urban Lifestyle, mengusung gaya OEM+ yang bikin tampilannya makin sporty dan premium. Meski begitu, identitas desain asli Wuling Eksion tetap dipertahankan, jadi ubahannya gak terlihat berlebihan.

Sentuhan Modifikasi Bikin Tampilan Makin Sporty

Kalau diperhatikan, ada cukup banyak ubahan yang disematkan pada Wuling Eksion ini. Mulai dari custom front lip, custom side skirt, custom rear lip spoiler, sampai suspensi yang dibuat lebih rendah agar tampilannya makin padat.

Sektor kaki-kaki juga ikut mendapat perhatian. Mobil ini menggunakan velg Volk Rays OG TE37 berukuran 19 inci yang dipadukan ban Accelera Iota EVT 245/45 R19.

Gak cuma itu, ada tambahan LED fog lamp mini projie pro 7 dan roof rack yang semakin menguatkan karakter urban lifestyle pada SUV listrik tersebut.

Seluruh ubahan dibuat dengan pendekatan OEM+, sehingga tampilannya tetap rapi, proporsional, dan masih selaras dengan desain bawaan mobil.

Jadi Inspirasi Buat Modifikasi Mobil Listrik

Menurut Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko, kolaborasi ini ingin menunjukkan kalau Wuling Eksion punya desain yang cukup fleksibel untuk dikembangkan lewat sentuhan modifikasi.

“Kolaborasi bersama NMAA menjadi salah satu cara kami memperlihatkan bahwa Wuling Eksion memiliki karakter desain yang kuat sekaligus fleksibel untuk dikembangkan sesuai kreativitas para modifikator. Melalui konsep Urban Lifestyle, kami ingin menginspirasi masyarakat bahwa kendaraan listrik bukan hanya menghadirkan teknologi dan inovasi, tetapi juga dapat menjadi medium ekspresi personal yang tetap mengedepankan kualitas, kenyamanan, dan identitas desain Wuling,” kata Danang Wiratmoko selaku Product Communication Manager Wuling Motors.

Hal sama juga disampaikan Founder NMAA Andre Mulyadi. Menurut dia, modifikasi mobil listrik tetap bisa dilakukan tanpa harus menghilangkan karakter asli kendaraan.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa modifikasi kendaraan listrik dapat dilakukan secara proporsional dengan tetap menghormati karakter desain asli kendaraan. Pendekatan OEM+ memungkinkan kami menghadirkan perubahan yang elegan, berkualitas, dan relevan dengan tren Urban Lifestyle, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi perkembangan industri modifikasi kendaraan listrik di Indonesia,” kata Andre Mulyadi selaku Founder NMAA.

Digarap Bareng NMAA

Wuling menjelaskan proses pengerjaan mobil ini dilakukan bersama NMAA, mulai dari tahap desain, pembuatan komponen, pengecatan, pemasangan aksesori, hingga final assembly.

Seluruh prosesnya dibuat dengan tetap memperhatikan kualitas, presisi, keamanan, dan hasil akhir yang sesuai dengan karakter Wuling Eksion.

Lewat kolaborasi ini, Wuling sekaligus ingin menunjukkan kalau mobil listrik juga bisa menjadi media ekspresi bagi para pecinta modifikasi, tanpa harus mengorbankan desain maupun fungsinya.

Buat pengunjung GIIAS 2026 yang penasaran, Wuling Eksion Urban Lifestyle by NMAA bisa dilihat langsung di booth Wuling yang berada di Hall 9 ICE BSD City.

Continue Reading

News

Wuling Hadirkan Aira ev, City Car Listrik Baru Buatan Indonesia

Published

on

By

Wuling Motors akhirnya resmi memperkenalkan mobil listrik terbaru, Aira ev, di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model ini jadi city car listrik Wuling yang disiapkan buat ikutin perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

Peluncuran Aira ev juga bertepatan dengan perjalanan sembilan tahun Wuling di Indonesia. Menariknya, mobil listrik ini sudah diproduksi secara lokal di pabrik Wuling yang berada di Cikarang, Jawa Barat.

“Wuling berhasil mengukuhkan posisinya sebagai Brand No.1 Global Small Electric Vehicle. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujar Arif Pramadana selaku Vice President Wuling Motors.

Pasar EV Makin Tumbuh, Kebutuhan Konsumen Ikut Berubah

Wuling melihat tren kendaraan listrik di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Hingga Juni 2026, populasi kendaraan listrik di Tanah Air sudah menembus 236 ribu unit dengan kontribusi sebesar 16 persen terhadap total pasar otomotif nasional.

Di segmen city car, kendaraan listrik bahkan menjadi kontributor terbesar dengan pangsa pasar mencapai 51 persen. Kondisi ini yang kemudian mendorong Wuling menghadirkan Aira ev sebagai pilihan baru di kelas mobil listrik perkotaan.

Menurut Wuling, ekspektasi konsumen terhadap sebuah electric city car juga mulai berubah. Bukan cuma praktis dipakai harian, tetapi juga harus punya kabin yang lebih lega, fitur modern, sudah mendukung fast charging, dan menggunakan desain empat pintu agar akses keluar masuk penumpang lebih mudah.

Karena itu, Aira ev hadir dengan empat karakter utama, yakni Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.

Diproduksi Lokal di Cikarang

Aira ev diproduksi di fasilitas manufaktur Wuling di Cikarang oleh talenta Indonesia. Mobil listrik ini ditujukan untuk berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, first jobbers, profesional, hingga keluarga.

Sebagai pelengkap, Wuling juga memberikan program Free Lifetime EV Core Components Warranty yang mencakup tiga komponen utama kendaraan listrik, yaitu Drive Motor, Motor Controller Unit, dan High Voltage Battery. Program ini ditujukan untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih nyaman bagi konsumennya.

“Didorong oleh semangat ‘Wuling Dibangun di Indonesia untuk Anda’, kami dipercaya oleh konsumen sebagai partner mobilitas. Kepercayaan tersebut kami bangun melalui tiga komitmen utama, yaitu Good Product, Good Quality, dan Good Service. Pada kesempatan ini juga kami mengundang seluruh masyarakat untuk mengunjungi booth Wuling di GIIAS 2026 dan merasakan langsung berbagai inovasi yang kami hadirkan, termasuk Wuling Aira ev,” kata Arif Pramadana.

Continue Reading

News

GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Siap Manjakan Pecinta Otomotif

Published

on

By

GIIAS 2026 akhirnya resmi dibuka. Mulai hari ini, Kamis (30/7/2026), sampai 9 Agustus mendatang, ICE BSD City bakal jadi tempat kumpulnya deretan mobil baru, teknologi terbaru, sampai berbagai inovasi dari merek otomotif dunia.

Pembukaan pameran dilakukan langsung oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita. Tahun ini, GIIAS kembali jadi salah satu ajang otomotif terbesar di Indonesia yang menghadirkan puluhan merek kendaraan dari berbagai negara.

Dalam sambutannya, Agus mengapresiasi GAIKINDO yang dinilai konsisten menjaga eksistensi GIIAS hingga memasuki penyelenggaraan ke-33.

“Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menyampaikan selamat dan apresiasi kepada GAIKINDO atas penyelenggaraan GIIAS. Menjaga sebuah pameran tetap relevan selama 33 kali penyelenggaraan bukanlah pekerjaan yang mudah, dan GAIKINDO telah membuktikan dirinya sebagai mitra strategis dan terpercaya, baik di masa sulit maupun di saat pasar tumbuh baik,” ujar Agus.

Menurut Agus, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri otomotif juga perlu terus diperkuat karena sektor ini punya peran penting terhadap perekonomian nasional.

“Hubungan kemitraan ini harus terus diperkuat, karena pemerintah memandang sektor otomotif sebagai salah satu sektor yang sangat penting bagi perekonomian nasional. Kementerian Perindustrian akan senantiasa hadir sebagai mitra strategis industri, mendengarkan, memfasilitasi, dan berjalan bersama Bapak dan Ibu sekalian,” kata Agus.

GIIAS Tahun Ini Makin Besar

Kalau dibanding tahun-tahun sebelumnya, GIIAS 2026 hadir dengan skala yang lebih besar. Ada lebih dari 65 merek otomotif global yang ikut meramaikan pameran, mulai dari Jepang, Korea Selatan, Eropa, Amerika Serikat, China, sampai Vietnam.

Gak cuma itu, lebih dari 150 merek industri pendukung juga ikut ambil bagian. Jadi selain lihat mobil baru, pengunjung juga bisa melihat berbagai produk aftermarket, aksesori, teknologi, hingga layanan pendukung otomotif.

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, mengatakan GIIAS 2026 membawa optimisme baru di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan.

“Di tengah tantangan ekonomi global, industri otomotif Indonesia terus menunjukkan daya tahan yang kuat, GIIAS 2026 hadir membawa semangat dan optimisme baru untuk mendorong industri otomotif nasional bergerak lebih cepat dan lebih kuat, sekaligus membuktikan bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai pusat produksi dan ekspor kendaraan untuk pasar global,” ujar Putu.

Tiket Mulai Rp 50.000

Buat yang mau datang langsung ke GIIAS 2026, tiket bisa dibeli secara online lewat aplikasi atau situs Auto360.

Harga tiket weekdays dibanderol Rp 50.000, sedangkan weekend dijual Rp 100.000.

Kalau beli langsung di lokasi, harga tiketnya Rp 75.000 saat weekdays dan Rp 125.000 saat weekend.

GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Siap Manjakan Pecinta Otomotif

Selesai digelar di BSD City, rangkaian GIIAS The Series 2026 bakal lanjut ke beberapa kota besar.

Mulai dari Surabaya pada 26-30 Agustus, lanjut ke Bandung pada 9-13 September, Semarang pada 30 September-4 Oktober, dan ditutup di Makassar pada 28 Oktober-1 November 2026.

Yang menarik, tahun depan GAIKINDO juga bakal menambah satu kota baru dalam rangkaian pamerannya, yakni Bali. GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Januari 2027 di The Meru Sanur.

Jadi buat yang belum sempat datang ke BSD, masih ada kesempatan buat mampir ke kota lain saat rangkaian GIIAS The Series digelar.

Continue Reading

Trending