Connect with us

News

Toyota Veloz Hybrid Sudah Bisa Dibeli Mulai Rp 308 Juta

Published

on

Toyota makin serius dorong elektrifikasi di Indonesia. Terbaru, PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi memulai penjualan New Veloz Hybrid EV di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Jiexpo Kemayoran.

Menariknya, ini jadi satu-satunya model Full Hybrid EV di segmen Low MPV saat ini. Soal harga juga dibuat lebih ramah. New Veloz Hybrid EV dipasarkan mulai Rp 308 juta. Bahkan ada program khusus “Hybrid EV untuk Semua” yang bikin banderolnya bisa turun jadi mulai Rp 303 juta.

Mobil ini disiapkan buat keluarga yang mau masuk ke dunia elektrifikasi tanpa harus lompat ke segmen yang lebih mahal.

Sejak world premiere di akhir November 2025, respons pasar ternyata cukup kencang. Dalam waktu kurang dari tiga bulan sampai Januari 2026, angka pre-booking sudah tembus sekitar 5.000 unit. Pesanannya juga tidak cuma dari kota besar, tapi merata ke berbagai daerah.

“Toyota didorong oleh visi menghadirkan Mobility for All untuk memastikan mobilitas inklusif, relevan, dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam. Kami sangat berterima kasih atas antusiasme luar biasa terhadap kehadiran solusi elektrifikasi terbaru kami yang disiapkan untuk lebih banyak segmen pelanggan. Merespons sambutan positif tersebut, dengan bangga kami memulai penjualan New Veloz Hybrid EV mulai hari ini sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas keluarga yang efisien dan ramah lingkungan,” kata President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama.

New Veloz Hybrid EV juga dirakit lokal. Jadi bukan cuma nambah pilihan mobil hybrid, tapi juga ikut dorong industri dan lapangan kerja di dalam negeri.

“Salah satu implementasi strategi Multi Pathway Toyota adalah lewat menghadirkan pilihan lengkap kendaraan elektrifikasi untuk semua segmen pelanggan. Sejalan inisiatif Toyota Hybrid EV untuk Semua, kami akan memperluas pilihan Hybrid EV supaya mobilitas ramah lingkungan dapat diakses oleh semua orang, di lebih banyak tempat, untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik,” kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto.

Jantung pacu Veloz hybrid pakai mesin 1.500 cc 2NR-VEX dengan sistem Series-Parallel Hybrid dan Power Split Device khas Toyota. Kombinasi mesin bensin dan motor listriknya bisa kasih rasa berkendara yang halus, senyap, tapi tetap responsif.

Tenaga totalnya sampai 111 PS. Rinciannya, mesin bensin nyumbang 91 PS di 5.500 rpm, ditambah motor listrik dengan daya 80 PS.

Fitur keselamatan juga ditambah. Toyota Safety Sense (TSS) sekarang sudah dibekali Adaptive Cruise Control (ACC) buat bantu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan mengikuti kondisi lalu lintas.

Selain itu, mobil ini sudah terhubung dengan T Intouch via aplikasi m-Toyota. Pemilik bisa cek lokasi kendaraan, status mobil, riwayat perjalanan, sampai data servis langsung dari ponsel.

“Dengan Toyota Hybrid System yang terintegrasi dan bekerja secara otomatis, MPV Hybrid ini dapat menghasilkan efisiensi bahan bakar lebih baik, menciptakan performa yang lebih halus dan responsif, serta keandalan jangka panjang. Seluruh peningkatan fitur ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan value terbaik serta peace of mind bagi pelanggan Toyota di seluruh Indonesia,” kata Henry.

Toyota juga sudah mencoba Veloz Hybrid EV lewat ekspedisi “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa”. Perjalanannya dari Mandalika sampai Medan, melewati 4 pulau, 14 provinsi, dan 45 kota.

Satu unit mobil dipakai estafet oleh berbagai media. Total jarak tempuhnya lebih dari 7.700 km dalam 47 hari.

Hasilnya? Konsumsi BBM diklaim bisa 40–50 persen lebih irit dibanding versi bensin biasa. Sekaligus jadi pembuktian Quality, Durability, dan Reliability (QDR) yang selalu jadi jargon Toyota.

Di perjalanan itu juga sekalian ketemu komunitas Veloz di 11 kota. Mereka ikut coba langsung dan kasih masukan soal performa, fitur, sampai kenyamanan.

Ini harga Toyota Veloz Hybrid :
New Veloz Hybrid EV Tipe V — Rp 308 juta (Harga spesial program “Hybrid EV untuk Semua” menjadi Rp 303 juta)
New Veloz Hybrid EV Tipe Q — Rp 325 juta
New Veloz Hybrid EV Tipe Q Modellista — Rp 350 juta
New Veloz Hybrid EV Tipe Q Modellista with TSS — Rp 385 juta

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Suzuki Akhirnya Punya Mobil Listrik, e Vitara!

Published

on

By

Suzuki gak mau cuma jadi penonton di era mobil listrik. Lewat IIMS 2026, mereka memperkenalkan e Vitara, SUV listrik murni yang jadi jagoan baru di elektrifikasi Suzuki.

e Vitara jadi model BEV (Battery Electric Vehicle) global pertama Suzuki.

SUV listrik ini datang dengan karakter “High-Tech & Adventure”. Artinya, teknologi jadi jualan utama, tapi tetap bawa jiwa petualang khas SUV.

“Peluncuran e Vitara menandai babak baru Suzuki di Indonesia. Kehadirannya sebagai BEV melengkapi strategi multi-pathway dari Suzuki. Kami yakin pemiliknya akan merasa spesial, karena menjadi bagian dari sejarah besar Suzuki di dunia,” kata President Director PT Suzuki Indomobil Sales & PT Suzuki Indomobil Motor, Minoru Amano.

Dari tampilan luar, e Vitara pakai konsep desain “Metal Beast”. Banyak permainan bentuk poligonal yang bikin kesannya modern tapi tetap kelihatan kokoh. Ciri khasnya ada di lampu LED matrix tiga titik dan pelek 18 inci dengan desain aerodinamis.

SUV listrik ini juga pakai platform baru HEARTECT-e. Basis ini memang dirancang khusus buat mobil listrik: bobot lebih ringan, struktur tetap kuat, dan redaman kabin lebih maksimal.

Secara ukuran, bodinya masih ramah buat jalanan Indonesia. Panjangnya sekitar 4,2 meter dengan wheelbase 2,7 meter. Radius putarnya juga cukup bersahabat di angka 5,8 meter.

Urusan tenaga, e Vitara dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) 61 kWh. Output motor listriknya tembus 128 kW dengan torsi 193 Nm, disalurkan ke roda depan lewat sistem eAxle.

Pengisian dayanya sudah mendukung fast charging DC. Dari 15 persen ke 80 persen diklaim bisa sekitar 50 menit.

“Pengendara pun akan merasakan keharmonisan antara respon performa dengan efisiensi konsumsi daya listriknya.” kata Dony Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales.

Suzuki juga menyiapkan 3 mode berkendara plus pengaturan tingkat deselerasi saat pedal dilepas. Jadi karakter mobil bisa disesuaikan dengan gaya nyetir.

Masuk ke kabin, nuansanya dibuat premium dengan kombinasi warna coklat-hitam. Panel depannya sudah pakai integrated display, layar instrumen 10,25 inci dan layar tengah 10,1 inci yang menyatu.

Sistem audionya bukan kaleng-kaleng, sudah pakai Infinity sound system plus subwoofer. Ada juga ambient light dengan 12 pilihan warna, jok elektrik 10 arah dengan pemanas di depan, wireless charger, sampai Apple CarPlay dan Android Auto.

Suzuki juga tetap menyediakan tombol fisik untuk fungsi penting, jadi gak semua harus dioperasikan lewat layar.

Sebagai model paling canggih Suzuki saat ini, e Vitara sudah dibekali Suzuki Safety Support yang isinya lumayan komplit. Mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Blind Spot Monitor, sampai Rear Crossing Traffic Alert.

Airbag ada 7 titik, ditambah ABS, EBD, ESP, 360 View Camera, sensor parkir, dan Hill Hold Control. Ada juga Active Cornering Control untuk bantu jaga stabilitas saat menikung di permukaan licin.

Suzuki membuka pemesanan e Vitara mulai Februari 2026 dengan harga OTR Jakarta Rp 755.000.000 untuk tipe single-tone dan Rp 758.000.000 untuk tipe two-tone.

Continue Reading

News

Lepas E4 Muncul Perdana di Dunia Lewat IIMS 2026

Published

on

By

Lepas memilih Indonesia sebagai panggung dunia untuk memperkenalkan Lepas E4, SUV listrik murni pertama mereka yang langsung debut secara global di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Bukan cuma sekadar pamer mobil baru, kehadiran Lepas E4 di IIMS 2026 jadi penanda langkah besar Lepas memasuki era elektrifikasi. SUV listrik ini disiapkan untuk konsumen urban yang melihat mobil bukan cuma alat transportasi, tapi juga bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri.

Sebagai EV perdana, Lepas E4 membawa misi lebih besar. Mobil ini dirancang untuk memperkuat identitas Lepas sebagai brand NEV premium yang berpandangan ke depan, menggabungkan desain, teknologi, dan pengalaman berkendara dalam satu paket yang utuh.

“Lepas E4 bukan hanya EV pertama Lepas di dunia, tetapi juga representasi arah jangka panjang kami dalam menghadirkan mobilitas yang cerdas, elegan, dan berkelanjutan. Indonesia memiliki peran strategis dalam perjalanan ini, sebagai pasar yang memahami desain, gaya hidup modern, dan nilai premium,” kata Ricky He, Deputy Director of LEPAS Business Unit.

EV dengan Filosofi “Electrification, the Lepas Way”

Lepas menyebut pendekatan elektrifikasinya sebagai “Electrification, the Lepas Way”. Artinya, elektrifikasi bukan cuma soal ganti mesin bensin ke listrik, tapi jadi bahasa baru dalam merancang mobil masa depan.

Setiap model Lepas dikembangkan dengan fokus pada keseimbangan antara inovasi, kenyamanan, dan rasa percaya diri saat dipakai harian. Targetnya, pengalaman berkendara yang terasa tenang, relevan, dan tetap berkelas.

Desain Terinspirasi Macan Tutul

Dari sisi desain, Lepas E4 mengusung filosofi “The Signature of Lepas Design” yang berakar pada konsep Leopard Aesthetics. Karakter macan tutul dipilih sebagai simbol kelincahan, presisi, dan kekuatan.

Hasilnya, siluet Lepas E4 tampil streamline dengan garis tegas dan proporsi yang seimbang. Setiap detail gak cuma dibuat untuk mempercantik tampilan, tapi juga mencerminkan performa dan efisiensi khas kendaraan listrik modern.

Bagian depan pakai konsep Leopard Gaze, dipadukan dengan Predator Gaze Headlamp yang memberi kesan fokus dan percaya diri. Detail Aero Wing Fog Lamp Styling serta 18-inch Aero Leopard Shadow Alloy Wheels kasih aura sporty sekaligus elegan.

Di sisi samping, ada Leopard Leap Window Line, garis dinamis yang mengalir dari depan ke belakang, terinspirasi dari gerakan macan tutul saat melompat. Efeknya, profil mobil terlihat lincah, modern, dan progresif.

Di belakang, Lepas E4 dibekali Full-Width Independently Segmented Taillight yang langsung mencuri perhatian, terutama saat malam hari. Dipadukan dengan Sporty Smoked Rear Diffuser dan lekukan pilar belakang yang halus, tampilan buritannya terlihat tegas tanpa kehilangan kesan premium.

Melalui debut Lepas E4 di IIMS 2026, Lepas bukan hanya memperkenalkan mobil listrik pertamanya di dunia, tapi juga menegaskan arah desain dan filosofi elektrifikasi brand secara keseluruhan.

Lepas E4 jadi gambaran awal bagaimana Lepas memadukan teknologi EV dengan identitas desain yang percaya diri, progresif, dan mudah dikenali, menuju masa depan mobilitas yang lebih hijau, modern, dan fashionable.

Continue Reading

News

Maxus Buka Tempat Jajan Mobil Baru di PIK

Published

on

By

Maxus buka tempat jalan mobil baru di kawasan elit Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. Ini sekaligus jadi tanda kalau pabrikan tersebut makin serius garap pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Dealer ini jadi bagian dari flagship store terbaru Indomobil dan sekaligus memperluas jangkauan layanan Maxus, khususnya buat konsumen di wilayah Jabodetabek.

Dealer Maxus PIK ini bukan sekadar showroom biasa. Kehadirannya jadi langkah strategis buat memperkuat ekosistem kendaraan listrik, apalagi tren EV di Indonesia terus naik.

Sekarang, konsumen gak cuma mikirin produknya saja, tapi juga soal layanan, kemudahan akses, dan jaminan aftersales ke depannya.

Berdiri di atas lahan dengan luas bangunan sekitar 461 meter persegi, dealer Maxus PIK dirancang sebagai one stop solution buat konsumen. Mulai dari proses pembelian, servis, sampai ketersediaan suku cadang, semuanya ada di satu tempat.

Dealer ini juga sudah didukung teknisi tersertifikasi, peralatan diagnostik modern, serta stok spare part yang lengkap. Jadi, pemilik mobil Maxus bisa lebih tenang buat pemakaian jangka panjang.

Secara konsep, dealer Maxus PIK mengusung layanan 3S lengkap, yakni Sales, Service, dan Spare Parts. Ditambah lagi, ada customer lounge premium yang bikin pengalaman datang ke dealer jadi lebih nyaman.

Interiornya juga dibuat modern dan ramah pelanggan, jadi nggak sekadar tempat transaksi, tapi lebih ke customer experience space.

Di momen pembukaan dealer ini, MAXUS turut memajang dua model andalannya, yaitu MIFA 7 dan MIFA 9. Kedua MPV listrik ini ditujukan buat kebutuhan keluarga maupun profesional.

Lewat model tersebut, konsumen bisa langsung lihat dan ngerasain bagaimana solusi mobilitas listrik ala Maxus yang fokus ke kenyamanan dan kepraktisan buat pemakaian harian.

“Kehadiran dealer Maxus di Pantai Indah Kapuk merupakan bagian dari komitmen strategis kami untuk membangun jaringan yang siap mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia,” kata 
Elisa Tobing, National Sales & DND Head, Maxus Indonesia.

Pihak Maxus memahami bahwa kepercayaan pelanggan terhadap kendaraan listrik sangan ditentukan oleh kepastian layanan dan dukungan purna jual.

Lewat dealer ini, Maxus ingin memastikan pelanggan merasa lebih yakin dan nyaman dalam setiap tahap kepemilikan kendaraan Maxus.

Selain itu, Elisa bilang, pengembangan jaringan dealer bukan cuma soal nambah lokasi, tapi juga menjaga kualitas layanan tetap konsisten.

Ke depan, Maxus Indonesia juga bakal menyiapkan layanan antar-jemput kendaraan untuk perawatan, plus layanan bantuan 24 jam dengan armada khusus.

Gak berhenti di situ, Maxus menargetkan total jaringan dealernya bisa tembus 20 outlet sampai akhir 2026. Semua ini jadi bukti kalau Maxus serius bangun ekosistem kendaraan listrik yang matang dan siap dipakai masyarakat Indonesia.

Continue Reading

Trending