News
Mobil Listrik yang Worth It di GIIAS 2024

Tahun ini tahunnya mobil listrik di GIIAS 2024, banyak banget muncul mobil listrik dengan harga menarik. Tapi tenaaaang! Ada beberapa rekomendasi dari Halotomotif buat kamu yang lagi cari mobil listrik terbaru yang belum banyak orang punya tapi harganya under 1 miliar rupiah.
BYD M6
Di hari pertama GIIAS 2024 dibuka, booth BYD udah ramai banget dikunjungi orang. Kenapa? Karena ada BYD M6. Mobil listrik ini punya mesin yang dapat menghasilkan torsi 310 Nm. Mobil ini memiliki dua pilihan dengan kemampuan jarak tempuh sejauh 420 kilometer (dengan kapasitas baterai 55,4 KWh) dan 530 km (kapasitas baterai 530 km). Untuk pengisian ulang dari 10% sampai 80% cuma dalam 40 menit untuk DC Charging spesifikasi standar. Pihak BYD Motor Indonesia mematok harga BYD M6 mulai dari Rp 379 juta untuk varian Standard 7 seater, Rp 419 juta untuk varian Superior 7 Seater, dan Rp 429 juta untuk varian Superior Captain 6 seater.
Hyundai
Udah terbukti laris penjualan mobil listrik milik Hyundai, di GIIAS 2024 Hyundai kasih yang versi ramah dikantong. Hyundai All New KONA Electric. Mobil ini punya baterai dengan kapasitas 39.2 kWh. Baterai tersebut dapat menghasilkan tenaga sebesar 134 tenaga kuda dan torsi sebesar 395 Nm dengan klaim jarak tempuh sejauh 305 km. Ada beberapa varian, salah duanya adalah Signature Long Range (jarak tempuh kurang lebih 500 km) dan Prime Long Range (jarak tempuh kurang lebih dari 600 km). Soal harga, Signature Long Range 590 juta Rupiah dan Prime Long Range 560 juta Rupiah.
Neta
Akhirnya Neta bawa SUV medium elektrik buat konsumen di Indonesia, Neta X. Memiliki dimensi panjang 4.619 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.628 mm, dan wheelbase 2.770 mm dengan format 5-seater. Neta X mampu menghasilkan tenaga 120 kw dan torsi 210 Nm. Sementara kapasitas baterainya 63,56 kwh yang punya jarak tempuh maksimum 480 km. Mobil listrik ini udah ada DC Charge dan juga Vehicle to Load (V2L) jadi bisa jadi powerbank hehe. Pas liat langsung cuma bisa bilang “Waaah ada yang premium juga nih Neta”, karena udah ada panoramic sunroof, around view monitor, power tailgate, mirror heating, dan lain-lain. Untuk harganya mulai dari 460.00.000 – Rp. 490.000.000.
Nissan
Terkenal dengan kenyamanan, Nissan membawa Nissan Serena e-Power yang berbasis pada Serena C28 di GIIAS 2024. Generasi terbaru ini masih tetap mertahanin konsep MPV bongsor yang emang udah khasnya dari Serena. Yang terbaru ini, Nissan Serena ini pakai teknologi e-Power. Secara teknis masih pakai bensin, tapi bensin ini untuk memacu mesin jadi generator yang menghasilkan listrik (jatohnya hybrid gak sih?). Dilengkapi dengan mesin tiga silinder berkapasitas 1.400 cc. Harganya cukup menarik di angka 635 juta untuk yang single tone, dan 639 juta untuk two tone. Ooops walaupun Nissan Serena e-Power gak seutuhnya elektrik, tapi bisa kok jadi pertimbangan untuk mobil yang semi-semi elektrik hehe.
Yaaap, itu aja yang bisa direkomendasiin buat kamu. Mending langsung ke GIIAS 2024 di ICE BSD karena masih sampe 28 Juli 2024. Bisa sekalian cobain yang cocok buat kamu.
News
Suzuki Akhirnya Punya Mobil Listrik, e Vitara!

Suzuki gak mau cuma jadi penonton di era mobil listrik. Lewat IIMS 2026, mereka memperkenalkan e Vitara, SUV listrik murni yang jadi jagoan baru di elektrifikasi Suzuki.
e Vitara jadi model BEV (Battery Electric Vehicle) global pertama Suzuki.
SUV listrik ini datang dengan karakter “High-Tech & Adventure”. Artinya, teknologi jadi jualan utama, tapi tetap bawa jiwa petualang khas SUV.
“Peluncuran e Vitara menandai babak baru Suzuki di Indonesia. Kehadirannya sebagai BEV melengkapi strategi multi-pathway dari Suzuki. Kami yakin pemiliknya akan merasa spesial, karena menjadi bagian dari sejarah besar Suzuki di dunia,” kata President Director PT Suzuki Indomobil Sales & PT Suzuki Indomobil Motor, Minoru Amano.
Dari tampilan luar, e Vitara pakai konsep desain “Metal Beast”. Banyak permainan bentuk poligonal yang bikin kesannya modern tapi tetap kelihatan kokoh. Ciri khasnya ada di lampu LED matrix tiga titik dan pelek 18 inci dengan desain aerodinamis.

SUV listrik ini juga pakai platform baru HEARTECT-e. Basis ini memang dirancang khusus buat mobil listrik: bobot lebih ringan, struktur tetap kuat, dan redaman kabin lebih maksimal.
Secara ukuran, bodinya masih ramah buat jalanan Indonesia. Panjangnya sekitar 4,2 meter dengan wheelbase 2,7 meter. Radius putarnya juga cukup bersahabat di angka 5,8 meter.
Urusan tenaga, e Vitara dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) 61 kWh. Output motor listriknya tembus 128 kW dengan torsi 193 Nm, disalurkan ke roda depan lewat sistem eAxle.
Pengisian dayanya sudah mendukung fast charging DC. Dari 15 persen ke 80 persen diklaim bisa sekitar 50 menit.
“Pengendara pun akan merasakan keharmonisan antara respon performa dengan efisiensi konsumsi daya listriknya.” kata Dony Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales.
Suzuki juga menyiapkan 3 mode berkendara plus pengaturan tingkat deselerasi saat pedal dilepas. Jadi karakter mobil bisa disesuaikan dengan gaya nyetir.

Masuk ke kabin, nuansanya dibuat premium dengan kombinasi warna coklat-hitam. Panel depannya sudah pakai integrated display, layar instrumen 10,25 inci dan layar tengah 10,1 inci yang menyatu.
Sistem audionya bukan kaleng-kaleng, sudah pakai Infinity sound system plus subwoofer. Ada juga ambient light dengan 12 pilihan warna, jok elektrik 10 arah dengan pemanas di depan, wireless charger, sampai Apple CarPlay dan Android Auto.
Suzuki juga tetap menyediakan tombol fisik untuk fungsi penting, jadi gak semua harus dioperasikan lewat layar.
Sebagai model paling canggih Suzuki saat ini, e Vitara sudah dibekali Suzuki Safety Support yang isinya lumayan komplit. Mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Blind Spot Monitor, sampai Rear Crossing Traffic Alert.
Airbag ada 7 titik, ditambah ABS, EBD, ESP, 360 View Camera, sensor parkir, dan Hill Hold Control. Ada juga Active Cornering Control untuk bantu jaga stabilitas saat menikung di permukaan licin.
Suzuki membuka pemesanan e Vitara mulai Februari 2026 dengan harga OTR Jakarta Rp 755.000.000 untuk tipe single-tone dan Rp 758.000.000 untuk tipe two-tone.
News
Lepas E4 Muncul Perdana di Dunia Lewat IIMS 2026

Lepas memilih Indonesia sebagai panggung dunia untuk memperkenalkan Lepas E4, SUV listrik murni pertama mereka yang langsung debut secara global di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Bukan cuma sekadar pamer mobil baru, kehadiran Lepas E4 di IIMS 2026 jadi penanda langkah besar Lepas memasuki era elektrifikasi. SUV listrik ini disiapkan untuk konsumen urban yang melihat mobil bukan cuma alat transportasi, tapi juga bagian dari gaya hidup dan ekspresi diri.
Sebagai EV perdana, Lepas E4 membawa misi lebih besar. Mobil ini dirancang untuk memperkuat identitas Lepas sebagai brand NEV premium yang berpandangan ke depan, menggabungkan desain, teknologi, dan pengalaman berkendara dalam satu paket yang utuh.
“Lepas E4 bukan hanya EV pertama Lepas di dunia, tetapi juga representasi arah jangka panjang kami dalam menghadirkan mobilitas yang cerdas, elegan, dan berkelanjutan. Indonesia memiliki peran strategis dalam perjalanan ini, sebagai pasar yang memahami desain, gaya hidup modern, dan nilai premium,” kata Ricky He, Deputy Director of LEPAS Business Unit.

EV dengan Filosofi “Electrification, the Lepas Way”
Lepas menyebut pendekatan elektrifikasinya sebagai “Electrification, the Lepas Way”. Artinya, elektrifikasi bukan cuma soal ganti mesin bensin ke listrik, tapi jadi bahasa baru dalam merancang mobil masa depan.
Setiap model Lepas dikembangkan dengan fokus pada keseimbangan antara inovasi, kenyamanan, dan rasa percaya diri saat dipakai harian. Targetnya, pengalaman berkendara yang terasa tenang, relevan, dan tetap berkelas.
Desain Terinspirasi Macan Tutul
Dari sisi desain, Lepas E4 mengusung filosofi “The Signature of Lepas Design” yang berakar pada konsep Leopard Aesthetics. Karakter macan tutul dipilih sebagai simbol kelincahan, presisi, dan kekuatan.
Hasilnya, siluet Lepas E4 tampil streamline dengan garis tegas dan proporsi yang seimbang. Setiap detail gak cuma dibuat untuk mempercantik tampilan, tapi juga mencerminkan performa dan efisiensi khas kendaraan listrik modern.

Bagian depan pakai konsep Leopard Gaze, dipadukan dengan Predator Gaze Headlamp yang memberi kesan fokus dan percaya diri. Detail Aero Wing Fog Lamp Styling serta 18-inch Aero Leopard Shadow Alloy Wheels kasih aura sporty sekaligus elegan.
Di sisi samping, ada Leopard Leap Window Line, garis dinamis yang mengalir dari depan ke belakang, terinspirasi dari gerakan macan tutul saat melompat. Efeknya, profil mobil terlihat lincah, modern, dan progresif.
Di belakang, Lepas E4 dibekali Full-Width Independently Segmented Taillight yang langsung mencuri perhatian, terutama saat malam hari. Dipadukan dengan Sporty Smoked Rear Diffuser dan lekukan pilar belakang yang halus, tampilan buritannya terlihat tegas tanpa kehilangan kesan premium.
Melalui debut Lepas E4 di IIMS 2026, Lepas bukan hanya memperkenalkan mobil listrik pertamanya di dunia, tapi juga menegaskan arah desain dan filosofi elektrifikasi brand secara keseluruhan.
Lepas E4 jadi gambaran awal bagaimana Lepas memadukan teknologi EV dengan identitas desain yang percaya diri, progresif, dan mudah dikenali, menuju masa depan mobilitas yang lebih hijau, modern, dan fashionable.
News
Toyota Veloz Hybrid Sudah Bisa Dibeli Mulai Rp 308 Juta

Toyota makin serius dorong elektrifikasi di Indonesia. Terbaru, PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi memulai penjualan New Veloz Hybrid EV di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Jiexpo Kemayoran.
Menariknya, ini jadi satu-satunya model Full Hybrid EV di segmen Low MPV saat ini. Soal harga juga dibuat lebih ramah. New Veloz Hybrid EV dipasarkan mulai Rp 308 juta. Bahkan ada program khusus “Hybrid EV untuk Semua” yang bikin banderolnya bisa turun jadi mulai Rp 303 juta.
Mobil ini disiapkan buat keluarga yang mau masuk ke dunia elektrifikasi tanpa harus lompat ke segmen yang lebih mahal.

Sejak world premiere di akhir November 2025, respons pasar ternyata cukup kencang. Dalam waktu kurang dari tiga bulan sampai Januari 2026, angka pre-booking sudah tembus sekitar 5.000 unit. Pesanannya juga tidak cuma dari kota besar, tapi merata ke berbagai daerah.
“Toyota didorong oleh visi menghadirkan Mobility for All untuk memastikan mobilitas inklusif, relevan, dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam. Kami sangat berterima kasih atas antusiasme luar biasa terhadap kehadiran solusi elektrifikasi terbaru kami yang disiapkan untuk lebih banyak segmen pelanggan. Merespons sambutan positif tersebut, dengan bangga kami memulai penjualan New Veloz Hybrid EV mulai hari ini sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas keluarga yang efisien dan ramah lingkungan,” kata President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama.
New Veloz Hybrid EV juga dirakit lokal. Jadi bukan cuma nambah pilihan mobil hybrid, tapi juga ikut dorong industri dan lapangan kerja di dalam negeri.
“Salah satu implementasi strategi Multi Pathway Toyota adalah lewat menghadirkan pilihan lengkap kendaraan elektrifikasi untuk semua segmen pelanggan. Sejalan inisiatif Toyota Hybrid EV untuk Semua, kami akan memperluas pilihan Hybrid EV supaya mobilitas ramah lingkungan dapat diakses oleh semua orang, di lebih banyak tempat, untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik,” kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto.

Jantung pacu Veloz hybrid pakai mesin 1.500 cc 2NR-VEX dengan sistem Series-Parallel Hybrid dan Power Split Device khas Toyota. Kombinasi mesin bensin dan motor listriknya bisa kasih rasa berkendara yang halus, senyap, tapi tetap responsif.
Tenaga totalnya sampai 111 PS. Rinciannya, mesin bensin nyumbang 91 PS di 5.500 rpm, ditambah motor listrik dengan daya 80 PS.
Fitur keselamatan juga ditambah. Toyota Safety Sense (TSS) sekarang sudah dibekali Adaptive Cruise Control (ACC) buat bantu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan mengikuti kondisi lalu lintas.
Selain itu, mobil ini sudah terhubung dengan T Intouch via aplikasi m-Toyota. Pemilik bisa cek lokasi kendaraan, status mobil, riwayat perjalanan, sampai data servis langsung dari ponsel.
“Dengan Toyota Hybrid System yang terintegrasi dan bekerja secara otomatis, MPV Hybrid ini dapat menghasilkan efisiensi bahan bakar lebih baik, menciptakan performa yang lebih halus dan responsif, serta keandalan jangka panjang. Seluruh peningkatan fitur ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan value terbaik serta peace of mind bagi pelanggan Toyota di seluruh Indonesia,” kata Henry.

Toyota juga sudah mencoba Veloz Hybrid EV lewat ekspedisi “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa”. Perjalanannya dari Mandalika sampai Medan, melewati 4 pulau, 14 provinsi, dan 45 kota.
Satu unit mobil dipakai estafet oleh berbagai media. Total jarak tempuhnya lebih dari 7.700 km dalam 47 hari.
Hasilnya? Konsumsi BBM diklaim bisa 40–50 persen lebih irit dibanding versi bensin biasa. Sekaligus jadi pembuktian Quality, Durability, dan Reliability (QDR) yang selalu jadi jargon Toyota.
Di perjalanan itu juga sekalian ketemu komunitas Veloz di 11 kota. Mereka ikut coba langsung dan kasih masukan soal performa, fitur, sampai kenyamanan.
Ini harga Toyota Veloz Hybrid :
New Veloz Hybrid EV Tipe V — Rp 308 juta (Harga spesial program “Hybrid EV untuk Semua” menjadi Rp 303 juta)
New Veloz Hybrid EV Tipe Q — Rp 325 juta
New Veloz Hybrid EV Tipe Q Modellista — Rp 350 juta
New Veloz Hybrid EV Tipe Q Modellista with TSS — Rp 385 juta
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News1 year ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News12 months agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years agoiCar – Mobil Listrik Apple Batal Diproduksi
Blog2 years agoMobil Paling Irit BBM, Harga di bawah Rp 300 jutaan!






















