News
Marcello Gandini dan Mobil-Mobil Ikoniknya

Familiar dengan mobil yang pintunya dibuka ke atas seperti gunting? Atau ada yang tau siapa dibalik rancangan mobil Lamborghini Miura? Ada yang tau mobil Lancia Stratos? Kalau Renault Magnum? Ya, ini adalah beberapa dari karya Marcello Gandini yang terkenal. Masih banyak lagi karyanya yang telah membuat Gandini menjadi desainer supercar dunia. Ini beberapa hasil karya Marcello Gandini dari tahun ke tahun yang ikonik.
1966-1971
Dimulai dengan Gandini bekerja di sebuah perusahaan bernama Bertone di tahun 1965, Lamborghini Miura adalah debut pertamanya yang membuat nama Gandini mulai bersinar. Saat itu Lamborghini Miura ditampilkan pada Geneva Motor Show 1966. Di tahun berikutnya Gandini mendesain kembali untuk Lamborghini Marzal dan dihadirkan di Geneva Motor Show 1967. Masih di perusahaan yang sama Bertone, kali ini untuk mobil Alfa Romeo Carabo. Terinspirasi dari kumbang Carabidae yang berwarna hijau dan orange, dan di mobil inilah tersematkan pintu gunting yang ikonik. Carabo menjadi inspirasi mobil sport sampai sekarang karena dinilai sebagai mobil yang paling berpengaruh dalam sejarah. Di tahun 1970 Gandini merancang mobil dengan bentuk yang cukup aneh tapi tetap fungsional, yaitu Lancia Stratos Zero.
1972-1977
Berkat Lancia Stratos Zero, Lancia kemudian sepakat dengan Bertone untuk mengembangkan mobil reli di tahun 1972. Tentu aja pengembangan ini juga ada campur tangan Gandini sebagai desainernya. Masih di tahun yang sama Gandini juga merancang mobil asal Jerman, BMW Seri 5 (E12). Dalam produksinya mobil BMW Seri 5 ini gak cuma Gandini yang terlibat, tapi ada Paul Bracq desainer dari BMW sendiri. Masih berlanjut, Gandini membuat penerus dari Lamborghini Miura. Lamborghini Countach yang diproduksi tahun 1974, mobil sport bermesin tengah yang populer. Kepopuleran Lamborghini Countach yang khas adalah baji italia yang mempunyai sudut tajam. Berbeda dengan Maserati Khamsin, ini karya pertama Gandini untuk merek Maserati. Desainnya yang sederhana tapi tetap elegan.
1978-1983
Di tahun 1978, Maserati Quattroporte II menjadi pegangan Gandini dalam merancang bodyworknya. Estafet berikutnya adalah Renault 5 Turbo dirancang Gandini seperti Lancia Stratos. Mobil khusus ini diperuntukan ikut dalam kompetisi reli, Gandini berkolaborasi dengan insinyur lain untuk memodifikasi bodyworknya. Gandini dalam setiap merancang pasti akan terus memperhatikan fungsional dari mobil itu sendiri. Keren ya, gak cuma desain eksteriornya yang ikonik tapi tetap bermanfaat secara fungsi. Lanjut, tahun 1980 Gandini memutuskan untuk keluar dari Bertone dan bekerja sebagai freelancer independen. Citröen BX jadi salah satu karyanya Gandini setelah keluar dari Bertone, mobil keluarga 5 pintu.
1984-1989
Sukses dengan Renault Turbo 5 gak ngebuat Gandini stop sampe di situ, Renault sendiri jatuh hati dengan rancangan Gandini. Akhirnnya di tahun 1984 kembali mengajak Gandini untuk mendesain Renault Superfive/ Supercinq. Di 1986 Gandini lanjut mendesain untuk mobil Lamborghini lainnya, tapi sayangnya untuk desain Lamborghini kali ini kurang berjalan mulus. Lamborghini P132 adalah proyek Gandini yang mendapat penolakan dari Lamborghini sendiri dan akhirnya didesain ulang oleh mereka. Tapi Gandini tetep mengimplementasiin desainnya pada Cizeta Moroder V16T.
1990-1995
Romano Artioli adalah owner dari mobil Bugatti EB110, yang mau menjadikan Bugatti EB110 mobil sport terbaik di dunia. Demi mewujudkan mimpinya itu, tahun 1990 Romano mengajak Paolo Atanzani dan Nicola Materazzi sebagai insinyur dan Gandini. Bugatti EB110 adalah mobil produksi pertama yang menggunakan monocoque serat karbon, di sinilah peran Gandini dalam menyempurnakan penataannya. Di tahun ini juga Gandini mengeluarkan desain yang gak biasa pada Maserati Shamal. Gandini menambahkan spoiler di depan kaca pada mobil ini, fungsinya mengarahkan aliran air dan udara yang terdapat di kaca depan untuk mendorong wiper ke bawah dengan kecepatan tinggi. Lanjut di tahun 1994, Gandini merancang untuk Maserati lagi tapi untuk Quattroporte IV. Maserati Quattroporte IV ini menjadi mobil pertama yang diproduksi Fiat setelah Alejandro De Tomasco menjual kepemilikannya tahun 1993. Mobil ini dipamerkan pada Turin Motor Show April 1994.
1996-2000
Banyak hal yang sudah diciptakan oleh Gandini, terutama di bidang mobil dan arsitektur. Gandini suka mendesain benda bergerak, tapi dalam karirnya Gandini pernah juga mendesain rumah bahkan helikopter. Di tahun 2000, Gandini merancang Stola Stratos 81 sebagai peringatan ulang tahun ke 81 perusahaan Alfred Stola. Mobil ini tampil juga di Turin Motor Show 2000, warna cat orange di bodynya ngerepresent prototipe Stratos HF.

Gandini emang seorang desainer legendaris yang udah banyak menginspirasi desain-desain mobil sport dunia. Walau beberapa juga dapat penolakan untuk desainnya tapi gak ngebuat Gandini stop berkarya. Di Januari 2024 lalu Gandini dapat gelar kehormatan di bidang teknik mesin oleh Universitas Politeknik Turin, keren! Walau kita gak bisa lagi liat desain terbaru dari Gandini tapi legacy nya masih bisa kenang terus. Rest in peace Mr. Gandini!
News
Xpeng Rayakan Setahun dengan X9 Facelift dan G6 AWD

Xpeng bareng Erajaya Active Lifestyle (ERAL) baru aja bikin acara seru Xpeng V1SION Night 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (28/6/2026). Merk asal China ini sekaligus meluncurkan dua model baru, yakni Xpeng X9 Facelift dan Xpeng G6 All-Wheel Drive (AWD).
Peluncuran ini jadi bukti kalau Xpeng gak cuma ingin jualan mobil listrik, tapi juga membangun ekosistem mobilitas pintar yang menggabungkan teknologi Artificial Intelligence (AI), kenyamanan, dan pengalaman berkendara yang semakin terhubung dengan penggunanya.
CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, mengatakan, respons positif dari pasar Indonesia selama setahun terakhir menjadi modal penting bagi Xpeng untuk terus menghadirkan produk baru sekaligus memperkuat layanan bagi konsumennya.
“Antusiasme yang kami terima dalam satu tahun terakhir menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin terbuka terhadap inovasi kendaraan listrik pintar. Dengan peluncuran X9 Facelift dan G6 AWD, kami ingin menunjukan komitmen jangka panjang melalui produk terbaik yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” kata Djohan.

Selain menghadirkan produk baru, Erajaya Active Lifestyle juga terus memperluas jaringan dealer dan meningkatkan layanan Sales, Service, dan Spare Parts (3S). Tujuannya agar pemilik Xpeng bisa mendapatkan layanan yang cepat, profesional, dan mudah dijangkau di berbagai daerah.
Hal yang sama juga disampaikan James Wu, Vice President of Xpeng. Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu pasar penting dalam strategi ekspansi global Xpeng, terutama di kawasan Asia Tenggara.
“Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat penting bagi Xpeng di Asia Tenggara. Dalam waktu yang relatif singkat, kami melihat perkembangan yang positif, baik dari sisi penerimaan pasar maupun kepercayaan pelanggan terhadap teknologi yang kami hadirkan. Bersama Erajaya Active Lifestyle, kami berharap dapat terus menghadirkan produk dan inovasi yang relevan bagi konsumen Indonesia serta memperkuat kehadiran Xpeng di pasar ini untuk jangka panjang,” ujar James.
Xpeng X9 Facelift Makin Premium
Xpeng X9 Facelift hadir sebagai penyempurnaan dari MPV listrik premium milik Xpeng. Ubahannya bukan cuma di tampilan luar, tapi juga menyentuh kenyamanan kabin, performa, sampai teknologi yang dibawa.
Secara desain, mobil ini mengusung Starship Design Language 2.0 dengan koefisien hambatan udara hanya 0,236 Cd. Xpeng juga menyematkan Active Grille Shutter untuk membantu meningkatkan efisiensi aerodinamika.
Masuk ke kabin, nuansa premiumnya langsung terasa. X9 Facelift punya konfigurasi tujuh penumpang dengan Cloud-sense Seat 3.0 berbahan Nappa Leather, kursi zero-gravity di baris kedua, sampai sistem audio XOpera dengan 27 speaker dan konfigurasi suara 7.1.6 channel.
Kenyamanan juga didukung AC independen lima zona serta kompartemen penyimpanan berkapasitas 10,8 liter yang bisa diatur suhunya mulai 0 derajat Celsius hingga 50 derajat Celsius, sehingga makanan atau minuman bisa tetap dingin maupun hangat selama perjalanan.
Soal performa, X9 Facelift dibangun di atas platform 800V Silicon Carbide dengan teknologi 5C fast charging. Berkat teknologi tersebut, pengisian daya dari 10 persen ke 80 persen diklaim cuma membutuhkan waktu sekitar 12 menit.
Mobil ini juga dibekali Rear-Wheel Steering (RWS) dan Dual-Chamber Air Suspension yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus stabilitas saat berkendara.
Di sektor keselamatan, X9 Facelift mengandalkan sistem XPILOT yang didukung 27 sensor, lengkap dengan fitur bantuan berkendara, intelligent parking, 360° transparent chassis, hingga sembilan airbag dan berbagai fitur active safety.
G6 AWD Jadi Varian Paling Bertenaga
Selain X9 Facelift, Xpeng juga memperkenalkan G6 AWD sebagai varian terbaru dari SUV coupe listrik G6.
Mobil ini mengusung sistem penggerak dua motor dengan motor belakang bertenaga 218 kW dan motor depan 140 kW. Kombinasi keduanya membuat G6 AWD mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 4,13 detik.
Meski performanya meningkat, efisiensi tetap jadi perhatian. G6 AWD memakai arsitektur 800V Silicon Carbide, baterai 80,8 kWh, serta jarak tempuh hingga 575 km berdasarkan pengujian NEDC.
Fitur DC fast charging hingga 451 kW dan Vehicle-to-Load (V2L) juga ikut melengkapi kemampuan SUV listrik ini.
Masuk ke dalam kabin, G6 AWD dibekali jok Nappa leather, panoramic sunroof dengan perlindungan panas dan sinar UV, dua wireless charger 50W, serta sistem audio X-Opera 2.0 dengan 18 speaker dan konfigurasi 7.1.4 channel.
Teknologi pintarnya juga cukup lengkap. Ada XPILOT Assist, intelligent parking, 360° panoramic view, sampai asisten suara “Hey Xpeng” yang bisa mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan lewat perintah suara.
Harga XPENG X9 Facelift
Xpeng Indonesia juga mengumumkan harga resmi OTR Jakarta untuk X9 Facelift.
- X9 Standard Range Pro dibanderol Rp 1,14 miliar dengan jarak tempuh hingga 620 km (NEDC).
- X9 Long Range Pro dipasarkan seharga Rp 1,219 miliar dengan jarak tempuh 715 km (NEDC).
- X9 Long Range Pro+ dijual Rp 1,259 miliar dengan jarak tempuh hingga 715 km (NEDC).
News
BMW Indonesia Luncurkan Tiga Model M Baru!

BMW Indonesia kembali bikin gebrakan di segmen mobil performa tinggi. Kali ini, pabrikan asal Jerman tersebut langsung memperkenalkan tiga model terbaru dari lini BMW M, yakni New BMW M3 Touring, New BMW M2, dan New BMW M2 CS.
Ketiganya hadir dengan karakter yang berbeda. New BMW M3 Touring menawarkan performa tinggi yang dipadukan dengan kepraktisan mobil wagon, New BMW M2 tetap menjadi sports coupe kompak yang fokus pada sensasi berkendara, sementara New BMW M2 CS hadir sebagai M2 paling bertenaga yang pernah dibuat BMW.
Selain memperkenalkan tiga model anyar tersebut, BMW Indonesia juga mulai membocorkan sejumlah kejutan yang bakal hadir di GIIAS 2026. Mulai dari produk terbaru, pengalaman eksklusif, sampai berbagai program penjualan khusus untuk konsumen.
Pengunjung yang hadir juga bisa melihat lebih dekat berbagai model BMW M, termasuk beberapa mobil BMW yang sudah dipasangi BMW M Performance Parts. Mulai dari BMW Seri 3 hingga BMW X3, semuanya tampil lebih sporty dan bisa jadi referensi bagi pemilik BMW yang ingin mempersonalisasi kendaraannya.
Bukan cuma lihat-lihat, BMW juga menyediakan tujuh unit test drive selama acara berlangsung. Deretannya terdiri dari BMW 218i Gran Coupé, BMW 320i M Sport, BMW 330i M Sport, BMW X3, BMW X5, BMW X7, hingga BMW M4 Coupé.
“BMW M selalu memiliki tempat yang sangat spesial dalam perjalanan BMW Group. Selama lebih dari lima dekade, huruf M telah menjadi simbol performa, inovasi, dan teknologi motorsport yang dihadirkan ke kendaraan produksi untuk para pelanggan yang menginginkan pengalaman berkendara tanpa kompromi.
Saat ini, BMW M berada pada posisi yang lebih kuat dari sebelumnya. Tahun lalu, BMW M kembali mencatatkan rekor penjualan global tertinggi sepanjang sejarah, sekaligus menandai tahun ke-14 berturut-turut pertumbuhan penjualan BMW M di seluruh dunia. Tren yang sama juga kami lihat di Indonesia, di mana semakin banyak pelanggan yang menginginkan kendaraan dengan performa tinggi, teknologi terdepan, serta karakter berkendara yang kuat.
Karena itu, hari ini BMW Indonesia dengan bangga menghadirkan tiga model BMW M terbaru yang merepresentasikan karakter berbeda namun memiliki DNA yang sama: BMW M3 Competition Touring M xDrive, BMW M2 terbaru, dan BMW M2 CS. BMW M3 Competition Touring M xDrive membuktikan bahwa performa tinggi dan kepraktisan sehari-hari dapat berjalan beriringan. BMW M2 tetap menjadi representasi paling murni dari sports coupé BMW M yang kompak, lincah, dan sangat terhubung dengan pengemudi. Sementara itu, BMW M2 CS menghadirkan performa paling ekstrem dalam sejarah BMW M2, sekaligus menjadi bukti bagaimana teknologi motorsport terus mendorong batas kemampuan kendaraan produksi.
Awal tahun ini, BMW M2 CS mencatatkan waktu 7 menit 25,5 detik di Nürburgring Nordschleife dan menetapkan benchmark baru di segmen compact high-performance sports car. Pencapaian tersebut bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga mencerminkan keseimbangan, presisi, dan kemampuan engineering yang menjadi fondasi dari setiap kendaraan BMW M.
Peluncuran ketiga model ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan perayaan 25 tahun BMW Group Indonesia. Selama seperempat abad terakhir, BMW terus memperkuat posisinya di segmen premium melalui inovasi produk, pengembangan jaringan dealer, serta komitmen untuk menghadirkan kendaraan terbaik bagi pelanggan Indonesia.
Dan perjalanan ini belum berhenti di sini. Dalam beberapa minggu ke depan, kami akan kembali hadir di GIIAS 2026 dengan rangkaian produk BMW dan MINI yang lebih lengkap, termasuk debut BMW iX3 terbaru, model pertama yang dibangun di atas platform Neue Klasse dan menjadi awal dari era baru BMW secara global.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan media, mitra diler, pelanggan, dan komunitas BMW yang terus menjadi bagian dari perjalanan BMW di Indonesia. Dukungan dan antusiasme mereka menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi, performa, dan pengalaman berkendara terbaik bagi pelanggan di Indonesia. Sampai jumpa di BMW Group Pavilion di GIIAS 2026,” kata Peter “Sunny” Medalla, President Director BMW Group Indonesia.

New BMW M3 Touring, Wagon Kencang yang Tetap Fungsional
Salah satu bintang utama dalam peluncuran ini adalah New BMW M3 Competition Touring M xDrive. Mobil ini menggabungkan performa khas BMW M dengan kepraktisan sebuah wagon.
Di balik kap mesin terdapat mesin 3.000 cc enam silinder segaris M TwinPower Turbo yang kini menghasilkan tenaga 530 hp dan torsi 650 Nm. Tenaganya naik 20 hp dibanding model sebelumnya berkat penyempurnaan pada sistem manajemen mesin.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis 8-percepatan M Steptronic dan sistem penggerak semua roda M xDrive. Pengemudi juga bisa memilih mode 4WD Sport atau bahkan 2WD untuk sensasi berkendara yang lebih liar.
Soal performa, M3 Touring sanggup melesat dari 0-100 kpj hanya dalam 3,6 detik. Kecepatan puncaknya mencapai 250 kpj.
Meski kencang, mobil ini tetap ramah digunakan sehari-hari. Kapasitas bagasinya mencapai 500 liter dan bisa diperluas hingga 1.510 liter saat jok belakang dilipat.
Masuk ke kabin, BMW menyematkan BMW Curved Display yang terdiri dari panel instrumen digital 12,3 inci dan layar tengah 14,9 inci. Sistem operasi BMW Operating System 8.5 juga sudah hadir lengkap dengan berbagai fitur khas BMW M seperti M Drift Analyser dan M Laptimer.
New BMW M2 Makin Bertenaga
BMW juga menghadirkan penyegaran untuk M2. Sports coupe kompak ini kini dibekali tenaga yang lebih besar sekaligus tampilan yang makin agresif.
Mesin 3.000 cc enam silinder segaris M TwinPower Turbo miliknya sekarang menghasilkan tenaga 480 hp dan torsi 600 Nm. Angka tersebut naik 20 hp dan 50 Nm dibanding generasi sebelumnya.
Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi 8-percepatan M Steptronic. Kombinasi tersebut membuat M2 mampu berakselerasi dari 0-100 kpj dalam 4 detik.
Untuk pasar Indonesia, BMW M2 sudah dibekali M Carbon Roof, M Compound Brake dengan kaliper merah, velg 19 inci di depan dan 20 inci di belakang, serta paket M High-Gloss Shadow Line.
Pilihan warnanya juga makin beragam. Ada empat warna baru yakni M Sao Paulo Yellow, Fire Red, Skyscraper Grey, dan Portimao Blue. Sementara opsi BMW Individual kini mencakup Grigio Telesto, Voodoo Blue, Java Green, hingga Twilight Purple.

BMW M2 CS, M2 Paling Buas Sepanjang Sejarah
Kalau M2 biasa masih kurang ekstrem, BMW sudah menyiapkan jawabannya lewat M2 CS.
Model edisi spesial ini dibekali mesin yang sama, tetapi tenaganya meningkat menjadi 530 hp dan torsinya 650 Nm. Artinya, ada tambahan 50 hp dan 50 Nm dibanding M2 standar.
Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 8-percepatan M Steptronic. Berkat tenaga lebih besar dan bobot yang dipangkas sekitar 30 kilogram, M2 CS bisa melesat dari 0-100 kpj dalam 3,8 detik dengan kecepatan maksimum mencapai 302 kpj.
BMW juga menggunakan banyak material Carbon Fibre Reinforced Plastic (CFRP), mulai dari atap, diffuser belakang, bagasi, hingga beberapa bagian interior. Selain membuat bobot lebih ringan, penggunaan material ini juga membantu meningkatkan pengendalian.
Suspensinya dibuat lebih rendah 8 mm dengan setelan khusus pada sistem kemudi, diferensial, dan pengereman agar lebih siap digunakan di sirkuit.
Siap Sambut GIIAS 2026
Selain meluncurkan tiga model BMW M terbaru, BMW Indonesia juga bakal menghadirkan berbagai program penjualan menarik di GIIAS 2026.
Beberapa model mendapat harga khusus selama pameran berlangsung, seperti BMW 218i Gran Coupé yang ditawarkan Rp 730 juta dan BMW 320i M Sport Rp 900 juta.
BMW juga menyiapkan program khusus untuk BMW X3 dengan harga Rp 1,45 miliar dan BMW X7 Rp 2,65 miliar.
Untuk model BMW M terbaru, harga off the road yang ditawarkan adalah:
- New BMW M2 CS: Rp 2,7 miliar
- New BMW M2 NIK 2025: Rp 1,977 miliar
- New BMW M2 NIK 2026: Rp 1,987 miliar
- New BMW M3 Touring NIK 2025: Rp 2,777 miliar
- New BMW M3 Touring NIK 2026: Rp 2,79 miliar
Seluruh mobil BMW juga mendapatkan program bebas biaya perawatan selama enam tahun, garansi lima tahun tanpa batas kilometer, perlindungan ban selama dua tahun, serta layanan BMW Roadside Assistance gratis selama tiga tahun.
News
Kenalan sama Lepas E4 EV, Jarak Tempuhnya Tembus 500 Km

Lepas E4 EV resmi hadir di Indonesia. Mobil listrik ini gak cuma menawarkan teknologi ramah lingkungan, tetapi juga mengutamakan kenyamanan, desain modern, dan kemudahan penggunaan untuk menemani mobilitas sehari-hari.
Saat ini mobil bukan cuma alat buat berangkat kerja atau sekadar mengantar dari satu tempat ke tempat lain. Buat banyak orang, mobil juga sudah jadi bagian dari gaya hidup yang mendukung aktivitas sekaligus memberikan kenyamanan selama perjalanan.
Melihat kebutuhan tersebut, Lepas percaya bahwa elegansi bukan hanya tentang penampilan, tetapi tentang bagaimana sebuah kendaraan dapat menghadirkan rasa nyaman, percaya diri, dan menyenangkan dalam setiap perjalanan.
“Keyakinan tersebut kami wujudkan melalui Drive Your Elegance, yang merefleksikan pendekatan Lepas dalam memadukan desain, teknologi, dan kualitas untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih personal dan relevan dengan kehidupan modern. Didukung oleh LEX Platform yang dikembangkan khusus untuk kendaraan energi baru, Lepas E4 EV menghadirkan keseimbangan antara performa, efisiensi, kenyamanan, dan keamanan, sehingga setiap perjalanan tidak hanya terasa lebih mudah, tetapi juga lebih menyenangkan,” kata Temmy Wiradjaja, Vice Country Director Lepas Indonesia.

Platform Baru untuk Kendaraan Energi Baru
Salah satu yang menjadi andalan Lepas E4 EV adalah penggunaan LEX Intelligent New Energy Platform. Platform ini memang dikembangkan khusus untuk kendaraan energi baru dan bakal menjadi fondasi berbagai model Lepas di masa depan.
Menurut Lepas, platform tersebut dikembangkan oleh lebih dari 1.200 tenaga riset dan pengembangan serta melibatkan delapan lembaga pengujian internasional. Proses pengujiannya juga dilakukan di berbagai negara dengan kondisi jalan, cuaca, hingga karakter pengguna yang berbeda-beda.
Kabin Lebih Lega dan Senyap
Bagi pengguna, manfaat platform ini bisa langsung dirasakan lewat ruang kabin yang lebih optimal, karakter berkendara yang lebih stabil, serta tingkat kebisingan yang lebih rendah.
Lepas juga mengklaim efisiensi energi menjadi lebih baik sehingga mobil tetap nyaman digunakan, baik saat menghadapi lalu lintas perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Sekali Cas Klaimnya Tembus 500 Km
Untuk sumber tenaganya, Lepas E4 EV dibekali baterai berkapasitas 65,05 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Motor listrik yang digunakan menghasilkan tenaga 215 hp dan torsi 275 Nm. Sementara untuk pengisian daya, tersedia fitur DC Fast Charging yang memungkinkan baterai terisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 22 menit.
Desain Terinspirasi Karakter Leopard
Tak hanya mengandalkan teknologi, Lepas juga mencoba memberikan identitas yang kuat lewat filosofi desain Leopard Aesthetics.
Sesuai namanya, konsep ini terinspirasi dari karakter macan tutul yang dikenal lincah, percaya diri, dan penuh energi. Karakter tersebut diterjemahkan lewat desain bodi yang modern dengan garis-garis tegas serta proporsi yang dibuat seimbang.
Hasilnya, tampilan E4 EV terlihat cukup sporty tetapi tetap mempertahankan kesan elegan.
Kabin Nyaman Buat Aktivitas Harian
Masuk ke dalam kabin, Lepas berusaha menghadirkan suasana yang nyaman untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari perjalanan ke kantor, jalan bareng keluarga, sampai bepergian saat akhir pekan.
Mobil ini dibekali ruang kabin yang lega, jok breathable yang diklaim nyaman digunakan saat perjalanan panjang, serta layar vertikal 2K Ultra HD yang menjadi pusat pengoperasian berbagai fitur kendaraan.
Dengan kombinasi teknologi, desain, dan kenyamanan yang ditawarkan, Lepas E4 EV hadir sebagai pilihan bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik yang gak cuma praktis digunakan sehari-hari, tetapi juga bisa menunjang gaya hidup modern.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News1 year agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!
News2 years agoKatakan Selamat Tinggal ke Calo, Kini SIM Gak Bisa Nembak Lagi!










































