News
Hyundai Creta Terbaru: Creta N Line dan New Creta Facelift

Awal tahun 2025, PT Hyundai Motors Indonesia bawa angin segar buat pecinta SUV. Apalagi yang udah ngelirik buat beli mobil Hyundai Creta wajib banget baca sampai habis. Gak cuma satu doang yang diluncurin tapi ada 3 tipe mobil. Mulai dari yang sporty-sporty HMI bawa Hyundai Creta N Line dan Hyundai Creta N Line Turbo. Satu lagi New Creta yang punya tampang baru lebih fresh daripada Hyundai Creta sebelumnya.
PT Hyundai Motors Indonesia gak bosen-bosennya kasih ‘barang baru’ soalnya biar masyarakat Indonesia punya pilihan yang lebih beragam dan bisa disesuaikan sama kebutuhan sehari-hari apalagi yang memang antusias ke Hyundai Creta.
Bedanya apa? Ya ayo dibahas!
Hyundai Creta N Line
Kalau udah ada trim N Line udah pasti ini lebih bertenaga. Ada 2 varian New Creta N Line dan New Creta N Line Turbo. Perbedaannya jelas ada di mesinnya, kalau New Creta N Line pakai mesin Smartstream G1.5 MPI (Multi Point Injection) dengan kode G4FL, Ini adalah mesin bensin 4-silinder berkapasitas 1.497 cc naturally aspirated (N/A) yang menghasilkan tenaga 116 dk/6.300 rpm dan torsi puncak 143,8 Nm/4.500 rpm. Kalau yang Turbo punya mesin 1.5L Turbo GDi dengan transmisi DCT 7-speed. So, tenaga yang dihasilkan sampai 160 PS dan torsi 253 Nm. Feels-nya sporty tapi masih tetep nyaman dipakai sehari-hari.
Eksteriornya juga menarik perhatian soalnya lampu depannya nyambung dan desainnya mengkotak. Dipercantik dengan Satin Black Paint Radiator Grille dan Velg R18 Diamond Cut Alloys berlogo N.
Untuk interior, New CRETA N Line ada fitur Ventilated Seat di baris depan, Panoramic Sunroof, serta Wireless Phone Charger, dan Air Purifier. Kursi belakang bisa dilipat hingga 60:40.
Gak lupa biar lebih sporty, di bagian dashboard dan stir ada sentuhan merah khas Hyundai N Brand. Ada juga tombol kemudi 3-Spoke, Knob Gear, dan jok kulit berlogo N dengan pengaturan 8 arah. Woow! Fitur canggih lainnya ada Ambient Mood Lamp merah dan Electric Power Tailgate, biar lebih futuristik dan nyaman.
Biar pas berkendara lebih enak, fitur entertainmentnya juga wajib lo tau. New CRETA N Line dibekali dengan BOSE® Premium 8-speaker audio system. Sementara itu, Full TFT LCD Meter Clusternya 10,25 inci ini bisa banget ngebantu lo buat baca maps lebih jelas biar gak nyasar hehe.
Hyundai New Creta Facelift
Dari mesin dulu ya, New CRETA dilengkapi dengan mesin 1.5L MPI transmisi manual 6-speed atau IVT yang ngehasilin tenaga 115 PS dan torsi 143,8 Nm. Masih sama kayak yang lama ada empat pilihan Mode Berkendara, yaitu Eco, Smart, Normal, dan Sport (tapi khusus tipe Style sama Prime).
Faceliftnya ada dimana? Di tampak depan dan belakangnya. Kalau lo liat dari gambar diatas, udah jelas banget ya mukanya berubah. Di bagian depan, ada Black Chrome Parametric Radiator Grille jadi kesannya lebih bold. Terus lampunya totally berubah karena desain lampu depan LED MFR disatuin sama Daytime Running Light (DRL) yang baru jadi lebih cakep aja sih! Terus bagian belakangnya gak sipit lagi, sekarang bentuk LED Rear Combination Lamp-nya segaris lurus jadi lebih keliatan dan modern.
Masih sama kayak yang dulu, Hyundai new CRETA ini punya 4 pilihan varian, yaitu Active, Trend, Style, dan Prime. Detailnya bisa lo cek di website Hyundai hehe.
Safety System-nya
Udah satu kesatuan lah ya, pasti ada Hyundai Bluelink dan Hyundai SmartSense. Kalau Hyundai Bluelink ini sistem yang terintegrasi ke handphone bisa untuk SOS Emergency Assistance, Remote Start & Climate Control, dan Vehicle Tracking. Untuk sistem keselamatan, new CRETA dilengkapi Hyundai Smartsense termasuk Blind Spot Collision Avoidance Assist (BCA) dan Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist (RCCA) yang bisa bantu cegah tabrakan di area blind spot dan pas mundur.
Selain itu, fitur Lane Keeping Assist (LKA) dan Smart Cruise Control (SCC) with stop and go untuk ngedukung kenyamanan dan keselamatan pengemudi. Khusus new CRETA N Line, ada fitur Surround View Monitor (SVM) dan Blind-spot View Monitor BVM yang bisa kasih visibilitas penuh di sekitar kendaraan untuk ningkatin kewaspadaan pengemudi.
Gak cuma itu, new CRETA sekarang sudah dilengkapi fitur keamanan lainnya, seperti
Electronic Stability Control (ESC), Anti-lock Braking System (ABS), Emergency Stop Signal (ESS), Hill-start Assist Control (HAC), dan Vehicle Stability Management (VSM).
Udah mulai tertarik? Ini harga new CRETA N Line dan new CRETA (On The Road/OTR Jakarta):
● New CRETA N Line Turbo: Rp507.280.000,-
● New CRETA N Line: Rp460.500.000,-
● New CRETA Prime: Rp426.940.000,-
● New CRETA Style: Rp396.640.000,-
● New CRETA Trend IVT: Rp352.140.000,-
● New CRETA Trend MT: Rp331.640.000,-
● New CRETA Active MT: Rp299.700.000,-
Gimana menurut lo Hyundai Creta N Line dan Hyundai New Creta Facelift ini? Lebih menarik atau lebih suka yang model lama?
News
Racing, East, Pameran Sejarah Balap Jepang dan Indonesia

Kalau ngomongin mobil performa Jepang, nama-nama seperti Toyota, Mazda, atau berbagai tuner dan tim balapnya mungkin sudah gak asing lagi buat penggemar otomotif.
Tapi jauh sebelum mobil-mobil tersebut dikenal sebagai ikon otomotif dunia, reputasinya lebih dulu dibangun di lintasan balap.
Cerita tersebut kini diangkat lewat Racing, East, pameran yang digelar Vault Automotive Museum bersama Indonesia Motorsport Museum Heritage.
Pameran ini mengajak pengunjung melihat hubungan Jepang dan Indonesia melalui perkembangan budaya balap pada era 1970-an dan 1980-an.
Berawal dari mobil jalan raya
Pada masanya, mobil yang awalnya dibuat untuk digunakan di jalan raya mulai punya kehidupan lain ketika dibawa ke sirkuit.
Mesinnya dipacu sampai batas kemampuan, bodinya dibuat lebih lebar, interior dilucuti, sementara suspensi dirancang ulang untuk satu tujuan, yaitu berkompetisi.
Dari sinilah budaya balap Jepang berkembang dan melahirkan berbagai nama yang kemudian punya pengaruh besar di dunia motorsport.
Ada TOM’S, TRD, ADVAN, sampai berbagai tim balap independen yang ikut membentuk identitas mobil Jepang di lintasan.
Namun, ceritanya gak berhenti di Jepang.
Mobil Jepang ikut membentuk balap Indonesia
Memasuki dekade 1970-an dan 1980-an, semangat yang sama mulai menyebar ke berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia.
Mobil Jepang kemudian menjadi bagian penting dari perkembangan dunia balap nasional.
Di tangan tim, mekanik, dan pembalap lokal, mobil-mobil tersebut dikembangkan lagi dan disesuaikan dengan karakter kompetisi di Indonesia.
Artinya, mobil yang datang dari Jepang gak cuma menjadi kendaraan yang dipakai untuk balapan, tapi juga ikut mengalami perkembangan ketika masuk ke dunia motorsport Indonesia.
Tujuh mobil dengan cerita berbeda
Racing, East mempertemukan tujuh mobil yang membawa cerita dari periode tersebut.
Koleksi yang ditampilkan terdiri dari:
- Mazda RX-7 eks Tinton Suprapto
- Mazda RX3 Drag Car
- Toyota Starlet KP47 TOM’S
- Toyota Starlet KP47 Kuwahara
- Toyota Starlet KP61 TRD
- Toyota Trueno TE71 Garuda
- Toyota Trueno TE47 ADVAN
Masing-masing mobil punya cerita sendiri.
Ada yang membawa jejak perkembangan industri motorsport Jepang, sementara lainnya menyimpan sejarah kompetisi di Indonesia dan nama-nama yang pernah berada di balik kemudi.

Bukan cuma soal kencang
Menariknya, Racing, East gak cuma mengajak pengunjung melihat mobil dari sisi spesifikasi, kecepatan, atau jumlah kemenangan yang pernah diraih.
Setiap mobil diposisikan sebagai arsip dari sebuah era.
Dari sana, pengunjung bisa melihat bagaimana teknologi berkembang, seperti apa identitas visual motorsport pada masa itu, sampai siapa saja orang yang ikut membangun budaya balap di balik mobil-mobil tersebut.
Jadi, yang ditampilkan bukan sekadar tujuh mobil lawas yang punya tampilan menarik.
Ada sejarah yang ikut menempel pada masing-masing mobil.
Jepang dan Indonesia punya bahasa yang sama
Melalui Racing, East, Vault Automotive Museum ingin melihat kembali periode ketika hubungan Jepang dan Indonesia berkembang lebih jauh dari sekadar hubungan antara produsen dan pasar.
Di lintasan, keduanya menemukan bahasa yang sama:
Balap.
News
Jeep Wrangler Rubicon Punya Warna Baru, Namanya Goldilocks

Jeep Wrangler biasanya identik dengan warna-warna yang gagah dan berkarakter. Tapi kali ini ada yang sedikit berbeda.
Jeep Wrangler Goldilocks resmi hadir di Indonesia dan tampil perdana di Indomobil Expo Kota Kasablanka 2026.
PT Indomobil National Distributor selaku Agen Pemegang Merek Jeep di Indonesia membawa warna terbaru tersebut dalam sosok Jeep Wrangler Rubicon 4-Door.
Mobil ini dipamerkan di Main Atrium, Kota Kasablanka, Jakarta, dalam gelaran yang berlangsung pada 29 September hingga 4 Oktober 2026.

Warnanya Bisa Kelihatan Beda
Nama Goldilocks sendiri terinspirasi dari Golden Hour, yaitu momen ketika cahaya matahari menghasilkan nuansa keemasan yang hangat.
Menariknya, warna ini bisa terlihat cukup berbeda tergantung kondisi pencahayaan.
Saat terkena cahaya terang, Goldilocks menampilkan kilau emas yang lebih cerah. Sementara pada kondisi pencahayaan berbeda, warnanya bisa terlihat lebih pekat dengan sentuhan emas yang hangat.
Efek permainan cahaya tersebut membuat tampilan Wrangler punya dimensi visual yang berbeda jika dilihat dari berbagai sudut.
Meski begitu, karakter khas Wrangler tetap dipertahankan. Jeep masih membawa desain yang berani dan autentik yang sudah menjadi identitasnya selama lebih dari delapan dekade.
Di Indonesia, Wrangler Goldilocks juga hadir dalam jumlah yang sangat terbatas. Jadi, warna ini memang dibuat buat konsumen yang ingin punya Wrangler dengan tampilan yang sedikit berbeda.
“Jeep Wrangler selalu menjadi ikon yang merepresentasikan kebebasan untuk menjelajah dan semangat petualangan. Kehadiran Goldilocks di Indonesia menjadi cara kami menghadirkan ekspresi baru dari Wrangler tanpa menghilangkan DNA yang telah menjadikannya ikonik selama bertahun-tahun. Kami ingin memberikan pilihan baru bagi konsumen untuk mengekspresikan karakter mereka melalui Wrangler, sekaligus tetap menikmati kapabilitas dan karakter autentik yang menjadi bagian dari Jeep,” kata Ario Soerjo, COO Jeep Indonesia.

Pakai Mesin 2.0 Turbo
Jeep Wrangler Goldilocks hadir dalam varian Rubicon 4-Door.
Di balik tampilannya, mobil ini masih membawa kemampuan off-road khas Rubicon. Mesinnya menggunakan 2.0L GMET4 DOHC Turbocharged yang menghasilkan tenaga 270 PS dan torsi 400 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis 8-percepatan dan sistem Rock-Trac Active On-Demand 4×4.
Kemampuan off-road-nya juga didukung sejumlah fitur, seperti Tru-Lok Front & Rear Locking Differentials, Electronic Front Sway Bar Disconnect, Performance Suspension, serta ban 32 inci All-Terrain.
Jadi, Goldilocks bukan cuma soal warna baru.
Kabinnya Juga Modern
Masuk ke bagian interior, Wrangler Rubicon 4-Door sudah dibekali sejumlah fitur yang membuat pengalaman berkendara terasa lebih modern.
Ada layar sentuh Uconnect 12,3 inci yang dilengkapi navigasi.
Kemudian tersedia 12-Way Power Adjustable Front Seats dengan balutan Nappa Leather.
Buat yang sering membawa Wrangler ke jalur ekstrem, ada juga Forward-Facing TrailCam yang membantu memberikan visibilitas ke arah depan kendaraan saat melewati medan tertentu.
Bisa Dilihat Langsung di Kota Kasablanka
Buat yang penasaran seperti apa warna Goldilocks ketika terkena cahaya dari berbagai sudut, Jeep Wrangler ini bisa dilihat langsung di Indomobil Expo Kota Kasablanka 2026.
Pameran berlangsung pada 29 September hingga 4 Oktober 2026 di Main Atrium, Kota Kasablanka, Jakarta.
Pengunjung bisa melihat langsung perubahan nuansa warna Goldilocks sekaligus mengeksplorasi desain, teknologi, dan kemampuan off-road yang ditawarkan Jeep Wrangler Rubicon 4-Door.
News
Makin Banyak di Jalan, iCAR V23 Sudah Dipakai 1.000 Orang di Indonesia

iCAR V23 mulai punya cukup banyak pemilik di Indonesia. Hingga akhir September 2026, sebanyak 1.000 customer sudah menerima unit mobil listrik tersebut.
Pencapaian ini jadi salah satu tonggak perjalanan iCAR di pasar Indonesia. Apalagi, V23 hadir dengan konsep yang gak cuma menawarkan mobilitas listrik, tapi juga membawa karakter dan gaya hidup penggunanya.
Sejak diperkenalkan di Indonesia, iCAR V23 memang punya tampilan yang cukup beda. Mobil listrik ini menggabungkan desain yang bold, performa kendaraan listrik, kepraktisan, sekaligus ruang untuk personalisasi.
Salah satunya lewat konsep plug-and-play customization, yang memungkinkan customer menyesuaikan V23 dengan karakter dan selera masing-masing.
Jadi, V23 gak cuma diposisikan sebagai kendaraan buat bepergian, tapi juga bisa menjadi bagian dari gaya hidup pemiliknya.
“Pencapaian 1.000 customer yang telah menerima iCAR V23 merupakan momen yang sangat berarti bagi perjalanan iCAR di Indonesia. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan customer dan telah menjadikan V23 sebagai bagian dari perjalanan mereka. Bagi kami, angka ini bukan hanya mengenai jumlah kendaraan yang telah diserahkan, tetapi juga merepresentasikan komunitas iCAR yang terus bertumbuh. Sejalan dengan pertumbuhan komunitas ini, kami juga terus memaksimalkan proses delivery untuk memastikan semakin banyak customer dapat segera menikmati pengalaman bersama iCAR V23,” kata Bayu Apriadi, Regional Sales Manager iCAR Indonesia.

Bukan Cuma Jual Mobil Listrik
Seiring bertambahnya pemilik V23, iCAR juga menyiapkan sejumlah layanan purnajual untuk membuat pengalaman kepemilikan lebih nyaman.
Konsumen mendapatkan gratis biaya jasa servis selama 4 tahun atau 60.000 km*.
Ada juga gratis membership Pick Up & Drop Off selama 2 tahun yang mencakup layanan antar-jemput kendaraan untuk kebutuhan servis di dealer.
Selain itu, tersedia gratis 3 tahun Road Assistance Membership dengan layanan bantuan darurat 24 jam.
Untuk perlindungan kendaraan, iCAR memberikan garansi baterai selama 8 tahun/160.000 km* serta garansi kendaraan selama 6 tahun/160.000 km*.
Dealer iCAR Kini Ada 16
Gak cuma layanan aftersales yang diperkuat. iCAR juga terus menambah jaringan dealer supaya pemilik V23 lebih gampang mendapatkan layanan.
Hingga September 2026, iCAR sudah memiliki 16 jaringan dealer di Indonesia.
Pengembangan jaringan tersebut menjadi bagian dari langkah iCAR untuk memperkuat layanan penjualan dan aftersales, sekaligus memastikan konsumen tetap mendapatkan dukungan selama menggunakan kendaraan.

1.000 V23 Jadi Awal Perjalanan Baru
Untuk merayakan pencapaian tersebut, iCAR Indonesia juga menggelar seremoni simbolis penyerahan kendaraan kepada sejumlah customer terpilih.
Momen ini sekaligus menjadi tanda semakin bertambahnya pemilik iCAR V23 di Indonesia.
“Kami melihat momen ini sebagai awal dari hubungan jangka panjang antara iCAR dan para customer. Ke depannya, kami ingin terus menciptakan lebih banyak kesempatan bagi customer untuk terhubung dengan iCAR dan sesama pemilik V23, mengeksplorasi berbagai pengalaman, serta menjadi bagian dari komunitas yang terus berkembang,” tambah Bayu.
Dengan sudah diterimanya iCAR V23 oleh 1.000 customer, ditambah penguatan layanan aftersales dan jaringan dealer, iCAR ingin terus mengembangkan ekosistemnya di Indonesia.
Buat para pemilik V23, perjalanan bersama iCAR pun baru dimulai.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News3 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News2 years agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!
News2 years agoBus Termewah di Dunia, Fasilitasnya Kaya Hotel Bintang Lima!



























