Connect with us

News

500 Unit AION Y Plus Udah On The Way ke Indonesia!

Published

on

AION Y Plus pengiriman ke Indonesia

Janji dari pihak GAC AION Indonesia pas pertama kali launching AION Y Plus bulan Juni 2024 kemarin ternyata gak diingkari. 500 unit AION Y Plus udah dikirim menuju Indonesia.
Dan akan mulai terdeliver di bulan Agustus 2024 ke konsumen yang udah beli. Kamu salah satunya gak? Kalau iya, berarti siap-siap aja nanti di depan rumah ada yang teriak “Pakeeeeet…..”

Tapi..tapi ini cuma 500 unit, dan kayaknya bakal laris manis, apakah harus selalu menunggu impor dari negara China? Tentu tidak Ferguso! AION juga ngespill kalau pabrik manufaktur di Asia Tenggara sudah mulai beroperasi. Yang pertama ada di provinsi Rayong Thailand. Habis itu di Indonesia.

“Sesuai dengan komitmen dan harapan kami untuk membawa seluruh kecanggihan dan keandalan teknologi GAC AION ke tanah air, kami akan segera meresmikan pabrik manufaktur AION Indonesia yang berlokasi di Cikampek, Jawa Barat. Jika semua berjalan dengan baik dan lancar, pabrik manufaktur AION akan diresmikan pada kuartal pertama tahun 2025 mendatang. Dengan kehadiran pabrik ini, kami yakin AION Indonesia dapat menghadirkan produk EV kelas dunia untuk Indonesia dan pasar utama di kawasan ASEAN lainnya, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” kata Andry Ciu, CEO AION Indonesia.

AION Y Plus spesifikasi

Kalau yang belum pada kenal sama AION Y Plus, mungkin bertanya-tanya apa sih keunggulan mobil listrik asal China ini?. Jadi, mobil ini udah pake teknologi Magazine Battery 2.0 berjenis liquid yang udah tercover aluminium alloy. Jenis baterai ini paling aman di dunia karena udah di test dengan metode gunshot dan hasilnya gak ada efek terbakar. So, gak usah khawatir soal keselamatannya!

Soal tenaga mesinnya gimana? AION Y Plus punya platform AEP (Architecture Electric Platform) 2.0 jadi punya motor listrik berkekuatan 150 kW dan memiliki torsi 225 Nm. Daya tahan baterai yang besar pada AION Y Plus memungkinkan jangkauan berkendara hingga 490 km, atau pulang-pergi Jakarta – Bandung.

Dealer resmi AION

Walaupun masih di Jabodetabek tapi GAC AION bertekad bakal bangun kurang lebih 30 dealer sampai akhir tahun ini. Tujuh dealer pertama AION Indonesia tersebar di berbagai lokasi strategis, yaitu di AION Daan Mogot di Jakarta Barat, AION Warung Buncit di Jakarta Selatan, AION Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara, AION Harapan Indah di Bekasi, AION Cikarang, AION Sukamaju di Depok, dan AION Soekarno-Hatta di Bandung. Kalau lagi jalan-jalan ke PIK juga bisa mampir soalnya dealer AION Pantai Indah Kapuk ini gede banget total luas sekitar 1.972 meter persegi yang dilengkapi dengan 11 stall servis dan area display yang luas.

Sambil jalan-jalan ke dealer, siapin aja uang buat belinya soalnya Aion Y Plus harganya mulai dari Rp 415 juta hingga Rp 475 juta on the road Jakarta. Kalau udah CKD bisa kali ya turun 100 juta. Eeeeh chandyaaa…

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Halo, Maxus Buka Dealer Baru di Jaksel!

Published

on

By

Maxus Indonesia resmi membuka dealer flagship di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Jadi buat warga Jaksel yang lagi cari tempat jajan mobil baru, sekarang ada pilihan baru.

Dealer ini menjadi bagian dari rencana ekspansi jaringan Maxus yang bulan ini juga membuka dua dealer baru lainnya di Bandung dan Cikarang.

Lewat langkah ini, Maxus mau memperluas akses konsumen terhadap mobil listrik premium mereka sekaligus mendekatkan layanan ke pelanggan.

Dealer yang dibuka kali ini juga gak hanya menyediakan fasilitas penjualan mobil, tapi juga layanan purna jual dalam satu tempat. Jadi konsumen bisa mendapatkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih lengkap, mulai dari beli mobil sampai perawatan.

CEO Maxus Indonesia, Jerry Huang, bilang kalau kehadiran jaringan dealer yang kuat memang penting untuk mendorong perkembangan mobil listrik di Indonesia.

“Kami percaya bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar produk yang unggul. Dibutuhkan jaringan yang kuat, layanan yang mudah diakses pealanggan, serta komitmen jangka panjang. Pembukaan dealer di TB Simatupang serta di dua lokasi lainnya di Bandung dan Cikarang merupakan bukti nyata bahwa Maxus hadir untuk mendekatkan diri kepada pelanggan dan memastikan setiap pemilik mendapatkan pengalaman yang nyaman dan terpercaya.”

Fokus Garap Segmen MPV Listrik Premium

Secara global, Maxus dikenal sebagai brand yang cukup aktif mengembangkan kendaraan listrik dengan teknologi modern dan kenyamanan premium. Di Indonesia sendiri, brand ini mulai memperkuat posisinya di segmen MPV listrik premium.

Saat ini Maxus mengandalkan dua model utamanya yaitu Maxus MIFA 7 dan Maxus MIFA 9.

Kedua model tersebut menyasar berbagai kalangan, mulai dari keluarga modern, profesional, hingga pebisnis yang membutuhkan kendaraan listrik dengan kenyamanan lebih.

Tahun ini Maxus juga membawa semangat baru lewat slogan “Moving Life Comfortably.”

Lewat konsep ini, Maxus ingin menunjukkan bahwa mobil listrik bukan cuma soal teknologi, tapi juga tentang pengalaman berkendara yang nyaman, aman, dan bisa diandalkan dalam jangka panjang.

Kenapa Pilih TB Simatupang?

Kawasan TB Simatupang dipilih karena dianggap punya lokasi yang cukup strategis di Jakarta Selatan.

Area ini dikenal sebagai salah satu koridor bisnis utama di ibu kota, dengan akses yang mudah dan dikelilingi kawasan perkantoran serta residensial yang cukup ramai.

Dengan hadirnya dealer flagship ini, Maxus berharap konsumen bisa mendapatkan pengalaman kepemilikan mobil listrik yang lebih lengkap, mulai dari proses pembelian hingga perawatan kendaraan.

Ke depan, Maxus juga berencana memperluas jaringan dealer mereka di Indonesia.

Targetnya hingga akhir 2026, jaringan Maxus bisa mencapai 20 dealer 3S yang tersebar di berbagai kota di Tanah Air.

Ekspansi ini dilakukan agar konsumen Maxus lebih mudah mengakses layanan penjualan, dukungan teknis, hingga suku cadang resmi.

Dengan pembukaan dealer baru di TB Simatupang, serta ekspansi ke Bandung dan Cikarang, Maxus mau tunjukkin kalau mereka gak hanya fokus menghadirkan mobil listrik premium, tapi juga membangun jaringan layanan yang kuat untuk mendukung para pemiliknya.

Continue Reading

News

Siap Dipakai Mudik, Jetour T2 Punya Struktur Bodi yang Kokoh!

Published

on

By

Menjelang Mudik Lebaran, Jetour Indonesia kembali menegaskan komitmennya menghadirkan mobil yang aman dan nyaman untuk perjalanan jauh.

Jetour memperlihatkan langsung ketangguhan SUV andalannya lewat model T2. Dalam demonstrasi tersebut, struktur kendaraan diperlihatkan mampu menahan beban lebih dari 350 kilogram, sebagai bukti kekuatan rangka yang dimiliki mobil ini.

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, bilang keselamatan memang menjadi fokus utama dalam pengembangan kendaraan Jetour.

“Bagi Jetour, safety bukan sekadar fitur tambahan, tetapi menjadi fondasi utama. Jetour T2 dibangun dengan struktur Hardtop Cage Body Monocoque yang menggunakan N80 persen high-strength steel, sehingga memberikan kekuatan dan stabilitas tinggi dengan kemampuan static load hingga 300 kilogram serta torsion rigidity mencapai 31.000 Nm/degree. Melalui demonstrasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa kekuatan tersebut bukan sekadar klaim, tetapi benar-benar menjadi fondasi keamanan dalam setiap perjalanan.”

Selain struktur bodi yang kuat, Jetour T2 juga dilengkapi sejumlah teknologi untuk membantu pengemudi saat berkendara.

Salah satunya adalah 540 derajat Jetour Surround Vision yang memberikan pandangan menyeluruh di sekitar mobil. Sistem ini bahkan bisa menampilkan bagian bawah kendaraan alias sasis transparan, sehingga memudahkan pengemudi saat bermanuver di area sempit atau kondisi jalan yang sulit.

Mobil ini juga dirancang dengan kemampuan Flood Ready & Terrain Ready, yang artinya siap hadapi berbagai kondisi jalan.

Fitur Wading Radar memungkinkan mobil mendeteksi kedalaman air secara real time dan mampu melintasi genangan hingga 700 mm.

Sementara ground clearance setinggi 220 mm membantu mobil melewati berbagai kondisi jalan yang tidak selalu mulus.

Untuk mendukung keselamatan berkendara, Jetour T2 juga dibekali ADAS Bosch Suite dengan radar generasi ke-5 dan kamera generasi ke-3.

Teknologi ini menghadirkan Level 2 Advanced Driver Assistance System, yang membantu menjaga stabilitas kendaraan, mempertahankan jarak aman, hingga memberikan berbagai fitur keselamatan tambahan saat berkendara.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, bilang kalau perjalanan mudik memang punya tantangan tersendiri.

“Jika melihat karakter perjalanan mudik di Indonesia, tantangan utamanya adalah volume kendaraan yang sangat besar dalam waktu bersamaan serta durasi perjalanan yang panjang. Banyak pemudik menempuh ratusan hingga ribuan kilometer tanpa jeda yang cukup, yang tentu meningkatkan risiko kelelahan. Ditambah lagi kondisi jalan yang sangat beragam, mulai dari tol hingga jalan pedesaan yang tidak selalu mulus. Karena itu, persiapan yang matang dari sisi pengemudi maupun kendaraan menjadi sangat penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman.”

Setiap tahun, lebih dari seratus juta masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik.

Tahun ini bahkan diperkirakan sekitar 85 persen masyarakat akan menggunakan transportasi darat, sehingga kondisi lalu lintas diprediksi jauh lebih padat dan kompleks.

Karena itu, kendaraan dengan struktur kokoh dan fitur keselamatan yang lengkap menjadi faktor penting untuk mendukung perjalanan jauh.

Pada kesempatan yang sama, Jetour Indonesia juga memperkenalkan identitas visual baru sebagai bagian dari evolusi merek global.

Identitas tersebut menampilkan monogram modern “JT”, yang merupakan inisial dari JETOUR dan terinspirasi dari karakter Tiongkok “行” (xing) yang berarti melangkah maju.

Identitas ini mencerminkan visi Jetour sebagai brand yang lahir dari semangat perjalanan sekaligus komitmen untuk terus berinovasi.

Program Servis Jelang Mudik

Agar konsumen lebih tenang sebelum melakukan perjalanan jauh, Jetour Indonesia juga menghadirkan program Free Check-Up di 12 showroom Jetour di Indonesia.

Beberapa di antaranya berada di Pluit, Kelapa Gading, Bandung Pasteur, Bandung BKR, Bekasi, Surabaya, Medan, Palembang, Lampung, Batam, Pontianak, dan Makassar.

Program ini berlangsung 13–17 Maret 2026 dan berlaku untuk seluruh lini kendaraan Jetour, mulai dari Jetour T2, Jetour Dashing, hingga Jetour X70 Plus.

Selain itu, Jetour juga menyiapkan Bengkel Siaga (Standby Workshop) yang akan membantu pemeriksaan maupun perbaikan ringan kendaraan konsumen.

Program Bengkel Siaga ini berlangsung 18–24 Maret 2026, dengan jam operasional 08.00 hingga 16.00 WIB.

Lewat kombinasi struktur kendaraan yang kokoh, teknologi keselamatan modern, serta layanan purna jual yang siap mendukung perjalanan, Jetour mau pastikan setiap perjalanan konsumen bisa dimulai dengan rasa percaya diri.

Continue Reading

News

7.000+ Unit Jaecoo J5 EV Sudah Sampai ke Konsumen

Published

on

By

Genap setahun hadir di Indonesia, Jaecoo merayakan perjalanan mereka lewat acara bertajuk “A Milestone of Trust.”

Acara ini digelar sebagai ajang kumpul sekaligus apresiasi untuk para pemilik mobil Jaecoo di Indonesia. Mulai dari pemilik J5 EV, J7 SHS-P, sampai J8 SHS-P ARDIS.

Selain jadi ajang silaturahmi antara brand dan komunitas, momen ini juga dimanfaatkan Jaecoo untuk berbagi perkembangan terbaru soal produk serta ekosistem kepemilikan mobil mereka di Indonesia.

Kalau ditarik ke belakang, perjalanan Jaecoo di Indonesia sebenarnya belum terlalu lama. Brand ini pertama kali debut di Tanah Air lewat ajang Indonesia International Motor Show atau IIMS 2025.

Sejak saat itu, Jaecoo mulai memperkenalkan lini SUV mereka secara bertahap ke pasar Indonesia. Mulai dari J7 SHS-P hingga J8 SHS-P ARDIS yang mengusung teknologi Super Hybrid System (SHS).

Salah satu pencapaian yang cukup menarik adalah ketika J8 SHS-P ARDIS mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia sebagai kendaraan plug-in hybrid dengan jarak tempuh terjauh di Indonesia.

Mobil ini mampu menempuh 1.660 kilometer dalam sekali pengisian penuh daya dan bahan bakar.

Gak cuma fokus di mobil hybrid, Jaecoo juga mulai masuk ke segmen mobil listrik murni lewat Jaecoo J5 EV.

Menariknya, respons pasar terhadap mobil ini ternyata cukup tinggi.

Dalam waktu kurang dari dua bulan sejak harga resminya diumumkan pada November lalu, J5 EV sudah mengantongi lebih dari 10.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Melihat antusiasme tersebut, Jaecoo juga menggelar seremoni penyerahan unit J5 EV secara simbolis kepada sejumlah konsumen dalam acara “A Milestone of Trust”.

Seremoni ini menandai bahwa distribusi J5 EV di Indonesia kini sudah mencapai lebih dari 7.000 unit.

Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, bilang tingginya minat konsumen membuat perusahaan mempercepat proses distribusi unit ke pelanggan.

“Langkah akselerasi ini merupakan komitmen Jaecoo agar pelanggan dapat segera mengendarai unit mereka untuk menemani aktivitas harian maupun perjalanan jarak antar kota. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan setiap unit sampai ke tangan konsumen secepatnya, dengan target mencapai 10.000 unit terdistribusi sebelum hari raya Idul Fitri 2026,” kata Jim Ma.

Kepercayaan konsumen ini juga tercermin dari performa penjualan J5 EV di pasar nasional.

Berdasarkan data retail GAIKINDO bulan Januari 2026, J5 EV terjual 1.942 unit, lalu meningkat pada Februari menjadi 2.926 unit. Angka ini membuat J5 EV menjadi EV SUV terlaris nomor satu di Indonesia.

Menariknya, Jaecoo juga melibatkan konsumen dalam pengembangan mobil mereka.

Lewat program J5 EV Co-Creation yang diperkenalkan di IIMS 2026, konsumen bisa ikut memberikan masukan soal desain dan fitur mobil melalui survei interaktif.

Beberapa konsumen bahkan menyarankan penambahan bodykit agar tampilan J5 EV terlihat lebih sporty, premium, sekaligus adventurous.

“Lewat program Co-Creation, Jaecoo membuka ruang dialog untuk mendengar langsung preferensi desain konsumen di Indonesia. Masukan tersebut menjadi referensi penting bagi kami dalam mengembangkan model-model Jaecoo di masa mendatang agar semakin relevan dengan gaya hidup pelanggan di Indonesia,” kata Jim Ma.

Sebagai mobil listrik pertama Jaecoo di Indonesia, J5 EV dibekali motor listrik 155 kW (210 PS) dengan baterai 60,9 kWh. Mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 461 km (NEDC) dan sudah mendukung fast charging DC 130 kW.

Soal keselamatan, J5 EV dilengkapi struktur baja berkekuatan tinggi, 17 fitur ADAS, enam airbags, serta kamera 540 derajat.

Sementara untuk kenyamanan, tersedia layar 13,2 inci, konektivitas pintar, serta kapasitas bagasi hingga 1.180 liter.

Selain menghadirkan produk baru, Jaecoo juga terus memperluas jaringan diler di Indonesia.

Saat ini mereka sudah memiliki 25 dealer dan menargetkan 80 dealer hingga akhir 2026, dengan pembukaan terbaru di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Menjelang Lebaran, Jaecoo juga menyiagakan 14 dealer di berbagai kota yang didukung layanan bantuan darurat 24 jam.

Layanan ini mencakup towing, suplai bahan bakar, hingga home service untuk membantu konsumen selama perjalanan.

Selain itu, Jaecoo juga menghadirkan program Free Spooring hingga 31 Maret 2026 di 28 titik dealer yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi, dan Jabodetabek.

Program ini dihadirkan supaya kendaraan pelanggan tetap dalam kondisi optimal saat digunakan untuk perjalanan mudik.

Continue Reading

Trending