Connect with us

Blog

Harga BBM Mahal, Coba Trik Eco-Driving Ini Biar Mobil Tetap Irit

Published

on

Belakangan ini harga BBM kembali mengalami penyesuaian. Buat sebagian orang mungkin kenaikannya gak terlalu besar, tapi kalau mobil dipakai setiap hari buat kerja, antar jemput anak, atau keliling ketemu klien, pengeluaran bulanan pasti ikut terasa.

Yang bikin makin geregetan, bensin cepat habis justru saat mobil lebih banyak diam ketimbang jalan. Sudah keluar rumah pagi-pagi, eh baru beberapa kilometer langsung ketemu antrean kendaraan. Jarum bensin perlahan turun, sementara tujuan masih jauh.

Nah, kondisi seperti ini sebenarnya bisa disiasati dengan menerapkan eco-driving. Jangan keburu membayangkan harus nyetir pelan 40 km/jam di jalan kosong ya. Eco-driving lebih ke cara mengemudi yang pintar supaya mesin gak bekerja lebih berat dari yang diperlukan.

Kalau dilakukan secara konsisten, selisih konsumsi BBM-nya lumayan terasa.

Gak Semua Celah Harus Dikejar

Pernah lihat pengemudi yang setiap ada ruang kosong sedikit langsung tancap gas, lalu dua detik kemudian injak rem? Di kemacetan, kebiasaan seperti ini justru bikin bensin lebih cepat habis.

Faktanya, mobil paling boros saat berakselerasi. Jadi semakin sering gas-rem-gas-rem, semakin banyak bahan bakar yang terpakai.

Santai saja. Kalau lalu lintas memang lagi padat, gak perlu buru-buru mengejar setiap celah yang muncul. Toh biasanya ketemu lampu merah atau antrean lagi beberapa meter di depan.

Mainkan Jarak, Bukan Emosi

Saat macet, banyak pengendara yang menempel bumper kendaraan di depannya. Akibatnya, setiap mobil depan mengurangi kecepatan sedikit saja, rem langsung diinjak.

Padahal kalau jaraknya cukup, mobil bisa meluncur perlahan tanpa harus sering mengerem.

Selain bikin konsumsi BBM lebih irit, cara ini juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Kaki kanan gak capek karena sibuk pindah dari pedal gas ke rem setiap beberapa detik.

Pedal Gas Itu Bukan Saklar On-Off

Masih banyak yang tanpa sadar memperlakukan pedal gas seperti saklar lampu. Begitu jalan mulai kosong sedikit, langsung diinjak dalam.

Padahal mesin jauh lebih efisien kalau akselerasi dilakukan secara bertahap. Mobil juga terasa lebih halus dan nyaman dikendarai.

Coba biasakan menekan pedal gas secara lembut. Mungkin awalnya terasa lambat, tapi konsumsi BBM biasanya akan lebih bersahabat.

ac mobil

Atur Suhu AC

Cuaca panas Indonesia memang bikin AC jadi kebutuhan wajib. Tapi bukan berarti suhu harus disetel paling dingin sepanjang perjalanan.

Semakin berat kerja kompresor AC, semakin besar pula beban yang harus ditanggung mesin.

Cukup atur suhu yang nyaman. Yang penting kabin tetap sejuk tanpa membuat mesin bekerja ekstra.

Ban Kurang Angin Diam-diam Bikin Boros

Ini salah satu penyebab konsumsi BBM boros yang sering gak disadari.

Ban yang kurang tekanan angin membuat hambatan gulir meningkat. Ibaratnya, mobil seperti didorong sambil menahan beban tambahan.

Makanya jangan malas cek tekanan ban. Hanya butuh beberapa menit, tapi efeknya bisa terasa pada konsumsi BBM dan umur ban.

Kalau Berhenti Lama, Mesin Gak Harus Terus Nyala

Lagi nunggu pasangan belanja? Menjemput anak sekolah? Atau antre kendaraan yang benar-benar gak bergerak?

Kalau berhentinya cukup lama, mematikan mesin bisa jadi pilihan.

Mesin yang menyala saat mobil diam tetap membakar bahan bakar. Memang jumlahnya gak besar, tapi kalau dilakukan berulang setiap hari, tetap ada pengaruhnya.

Intinya, Berkendara Lebih Santai

Banyak orang mengira mobil irit harus jalan pelan terus. Padahal bukan itu poinnya.

Mobil irit biasanya dikendarai dengan halus, gak agresif, dan pengemudinya bisa membaca kondisi lalu lintas lebih jauh ke depan. Jadi minim pengereman mendadak dan gak sering melakukan akselerasi yang gak perlu.

Di tengah harga BBM yang makin bikin dompet waspada, mengubah sedikit kebiasaan mengemudi bisa jadi cara paling murah untuk menghemat pengeluaran. Gak perlu beli alat tambahan, gak perlu modifikasi kendaraan, cukup ubah cara main pedal gas dan rem.

Percaya atau gak, kadang penghematan terbesar justru datang dari kaki kanan pengemudinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Blog

5 Modifikasi Simpel yang Bikin Mobil Standar Terlihat Lebih Mahal

Published

on

By

Andre Taulany Toyota MR 2 koleksi mobil klasik

Punya mobil standar bukan berarti tampilannya harus terlihat biasa saja. Tanpa perlu melakukan modifikasi ekstrem atau mengeluarkan biaya besar, ada beberapa ubahan kecil yang bisa membuat mobil terlihat lebih menarik dan punya kesan lebih premium.

Bahkan, beberapa modifikasi sederhana bisa memberikan perubahan yang cukup terasa, terutama pada bagian eksterior dan interior.

Yang penting, pilih modifikasi yang tetap rapi dan sesuai dengan karakter mobil. Jangan sampai niat bikin keren malah membuat tampilan mobil terlihat berlebihan.

Berikut beberapa modifikasi simpel yang bisa bikin mobil standar terlihat lebih mahal.

Ganti Velg dengan Desain yang Lebih Sporty

Salah satu bagian yang paling mudah mengubah tampilan mobil adalah velg.

Velg bawaan pabrik biasanya dibuat dengan desain yang aman dan fungsional. Tapi, mengganti dengan model yang lebih sporty atau elegan bisa langsung membuat tampilan mobil berubah.

Pilih desain yang sesuai dengan karakter mobil. Misalnya, SUV akan terlihat lebih gagah dengan velg berukuran lebih besar, sementara hatchback bisa tampil lebih sporty dengan desain palang yang simpel.

Tapi jangan asal naik ukuran. Velg terlalu besar bisa memengaruhi kenyamanan berkendara dan kerja suspensi.

Tambahkan Ambient Light di Kabin

Kalau ingin membuat interior terasa lebih mewah, ambient light bisa jadi pilihan yang cukup populer.

Lampu kecil yang dipasang di area dashboard, pintu, atau kolong kaki ini bisa memberikan suasana kabin seperti mobil premium.

Apalagi saat malam hari, pencahayaan lembut dari ambient light bisa membuat interior terlihat lebih modern.

Saat ini banyak ambient light aftermarket dengan harga yang cukup terjangkau.

bagian interior Jeep Wagoneer S

Upgrade Karpet Mobil

Karpet mobil sering dianggap bagian kecil yang gak terlalu berpengaruh. Padahal, kondisi dan desain karpet bisa memengaruhi kesan pertama saat masuk ke dalam kabin.

Karpet model full cover yang mengikuti bentuk lantai mobil bisa membuat interior terlihat lebih rapi.

Selain itu, bahan yang lebih berkualitas juga membuat kabin terasa lebih bersih dan terawat.

Ganti Cover Jok

Jok menjadi salah satu bagian yang paling sering dilihat saat masuk ke mobil.

Mengganti cover jok dengan bahan semi kulit atau desain yang lebih elegan bisa membuat suasana kabin berubah drastis.

Warna hitam, cokelat, atau kombinasi warna yang senada dengan interior biasanya memberikan kesan lebih premium.

Selain mempercantik tampilan, cover jok juga membantu melindungi jok asli dari kotoran dan pemakaian harian.

Tambahkan Aksesori Eksterior yang Minimalis

Modifikasi eksterior gak selalu harus pakai body kit besar.

Beberapa tambahan kecil seperti spoiler belakang, garnish, door handle cover, atau emblem dengan desain yang lebih rapi bisa memberikan sentuhan berbeda.
Kuncinya adalah jangan berlebihan. Mobil yang terlihat mahal biasanya justru punya desain yang simpel dan bersih.

Jangan Terlalu Banyak Modifikasi

Membuat mobil standar terlihat lebih mahal bukan berarti harus memasang semua aksesori yang tersedia.

Terlalu banyak ubahan justru bisa membuat tampilan mobil terlihat ramai dan kehilangan kesan elegan.

Pilih bagian yang paling berpengaruh, gunakan bahan berkualitas, dan pastikan pemasangan dilakukan dengan rapi.

Dengan beberapa modifikasi sederhana, mobil harian pun bisa punya tampilan yang lebih menarik tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Continue Reading

Blog

Mobil Baru vs Mobil Bekas, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Published

on

By

Mobil baru atau bekas_Freepik

Beli mobil itu bukan cuma soal pilih model yang paling keren atau fitur paling lengkap. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, lebih baik beli mobil baru atau cari mobil bekas?

Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mobil baru bisa kasih rasa tenang karena kondisi masih new dari pabrik, sementara mobil bekas bisa jadi pilihan menarik karena harganya jauh lebih terjangkau.

Tapi, mana yang sebenarnya lebih menguntungkan?

Jawabannya tergantung kebutuhan, kondisi keuangan, dan cara penggunaan mobil tersebut.

Kelebihan Beli Mobil Baru

Salah satu alasan banyak orang memilih mobil baru adalah rasa aman.

Mobil baru biasanya masih memiliki garansi resmi dari pabrikan. Jadi kalau ada masalah pada komponen tertentu, pemilik gak perlu langsung keluar biaya besar selama masih masuk dalam ketentuan garansi.

Selain itu, kondisi mesin, transmisi, dan interior juga masih benar-benar baru. Pemilik pertama gak perlu khawatir soal riwayat pemakaian sebelumnya.

Fitur yang ditawarkan juga biasanya lebih modern. Mulai dari sistem hiburan terbaru, fitur keselamatan, sampai teknologi bantuan berkendara.

Kekurangan Beli Mobil Baru

Meski punya banyak kelebihan, mobil baru juga punya kekurangan, terutama dari sisi harga.

Begitu mobil keluar dari dealer, nilai jualnya langsung mengalami penurunan. Depresiasi atau penyusutan harga menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan.

Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga lebih besar karena harus menyiapkan uang muka dan cicilan yang biasanya lebih tinggi.

Kelebihan Beli Mobil Bekas

Keuntungan terbesar membeli mobil bekas tentu ada di harga.

Dengan dana yang sama, pembeli bisa mendapatkan mobil dengan kelas yang lebih tinggi dibanding membeli mobil baru.

Misalnya, dana Rp300 jutaan yang hanya bisa mendapatkan mobil baru kelas tertentu, mungkin sudah bisa membawa pulang mobil bekas dengan segmen yang lebih tinggi.

Selain itu, penurunan harga mobil bekas biasanya sudah lebih stabil. Jadi, risiko kehilangan nilai kendaraan dalam waktu singkat gak sebesar mobil baru.

Daftar harga mobil baru giias 2024

Kekurangan Beli Mobil Bekas

Tantangan terbesar membeli mobil bekas adalah soal kondisi kendaraan.

Pembeli harus lebih teliti melihat riwayat mobil, mulai dari perawatan rutin, kondisi mesin, transmisi, sampai kemungkinan pernah mengalami kecelakaan atau banjir.

Kalau kurang teliti, harga murah di awal bisa berubah menjadi biaya perbaikan yang besar setelah mobil dibawa pulang.

Karena itu, penting melakukan pengecekan menyeluruh atau menggunakan jasa inspeksi kendaraan sebelum membeli.

Hitung-hitungan Biaya Jangka Panjang

Bukan cuma harga beli yang perlu dipikirkan. Biaya kepemilikan juga harus masuk hitungan.

Mobil baru memang punya harga lebih tinggi, tapi biasanya biaya perawatan di awal masih lebih ringan karena kondisi komponen masih baru.

Sementara mobil bekas punya harga beli lebih murah, tapi kemungkinan membutuhkan penggantian beberapa komponen lebih cepat, tergantung usia dan kondisi mobil.

Jadi, mobil murah di awal belum tentu paling hemat dalam jangka panjang.

Jadi Pilih Mobil Baru atau Bekas?

Kalau ingin mobil dengan kondisi pasti, bebas memikirkan riwayat pemakaian, dan punya dana yang cukup, mobil baru bisa menjadi pilihan.

Sementara kalau ingin mendapatkan mobil dengan kelas lebih tinggi dengan budget terbatas, mobil bekas bisa jadi pilihan yang menarik.

Yang paling penting, jangan membeli mobil hanya karena tergiur harga murah. Sesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan finansial, dan pastikan kondisi mobil benar-benar sesuai harapan.

Karena baik mobil baru maupun bekas, yang paling penting adalah bisa memberikan kenyamanan dan ketenangan saat digunakan setiap hari.

Continue Reading

Blog

10 Fitur Mobil Mahal yang Mulai Turun ke Mobil Murah

Published

on

By

head unit hyptec ht

Kalau dulu mau merasakan fitur canggih di mobil, biasanya harus naik kelas ke mobil premium dengan harga yang gak murah. Tapi sekarang ceritanya sudah beda.

Persaingan antar pabrikan bikin banyak teknologi yang dulu cuma ada di mobil mahal mulai turun ke mobil yang harganya lebih terjangkau.

Bahkan, mobil di kelas Rp200 jutaan sampai Rp300 jutaan sekarang sudah mulai punya fitur yang dulu bikin iri pemilik mobil kelas atas.

Mulai dari kamera 360 derajat sampai fitur keselamatan pintar, berikut beberapa fitur mobil mahal yang sekarang mulai bisa ditemukan di mobil murah.

Kamera 360 Derajat

    Dulu, fitur kamera 360 derajat identik dengan mobil mewah. Sekarang, fitur ini mulai banyak ditemukan di mobil keluarga sampai SUV compact.

    Cara kerjanya cukup menarik. Beberapa kamera yang dipasang di sekeliling mobil akan menggabungkan gambar dan menampilkan tampilan seperti mobil dilihat dari atas.

    Buat yang sering parkir di tempat sempit atau masih suka ragu saat mundur, fitur ini cukup membantu karena area sekitar mobil jadi lebih mudah dipantau.

    ADAS (Advanced Driver Assistance System)

      Kalau dulu mobil bisa “pintar” cuma ada di film, sekarang teknologi itu mulai masuk ke mobil harian.

      Salah satunya lewat fitur ADAS yang berisi berbagai bantuan berkendara, seperti peringatan tabrakan, pengereman otomatis, peringatan keluar jalur, sampai bantuan menjaga mobil tetap di jalurnya.

      Fitur ini memang gak membuat mobil bisa menyetir sendiri, tapi cukup membantu mengurangi risiko saat berkendara.

      Adaptive Cruise Control

        Cruise control biasa mungkin sudah cukup dikenal, tapi adaptive cruise control punya kemampuan yang lebih pintar.

        Fitur ini bisa menjaga kecepatan mobil sekaligus menyesuaikan jarak dengan kendaraan di depan.

        Jadi saat mobil depan melambat, mobil juga bisa ikut mengurangi kecepatan secara otomatis.

        Dulu fitur seperti ini cuma ada di mobil premium, sekarang beberapa mobil harga terjangkau mulai menggunakannya.

        Layar Tengah Berukuran Besar

          Coba lihat mobil baru zaman sekarang. Rasanya hampir semua berlomba punya layar besar di bagian tengah kabin.

          Kalau dulu layar besar cuma jadi ciri mobil mahal, sekarang mobil kelas bawah pun mulai mengadopsinya.

          Selain buat hiburan, layar ini biasanya sudah terhubung dengan smartphone, navigasi, kamera mundur, sampai pengaturan kendaraan.

          Suzuki New Swift 2024

          Keyless Entry dan Push Start Button

            Masuk mobil tanpa perlu mencari kunci di kantong memang terasa praktis.

            Tinggal dekatkan kunci, pintu bisa terbuka. Setelah masuk, mesin cukup dinyalakan dengan menekan tombol.

            Fitur yang dulu jadi simbol kemewahan ini sekarang sudah mulai banyak ditemukan di mobil dengan harga yang lebih ramah kantong.

            Wireless Charging

              Baterai HP habis saat perjalanan? Beberapa mobil sekarang sudah punya solusi yang lebih praktis.

              Wireless charging memungkinkan pengguna mengisi daya ponsel tanpa kabel. Cukup taruh HP di tempat yang sudah disediakan.

              Fitur ini dulunya banyak ditemukan di mobil premium, tapi sekarang mulai turun ke mobil kelas menengah.

              Jok Elektrik

                Mengatur posisi duduk cuma dengan tombol memang memberikan kesan mewah.

                Jok elektrik membuat pengemudi bisa mencari posisi duduk yang lebih pas tanpa harus menarik tuas secara manual.

                Walaupun belum banyak tersedia di semua mobil murah, fitur ini mulai muncul di beberapa varian tertinggi.

                Sunroof dan Panoramic Roof

                  Atap kaca besar memang bikin tampilan mobil jadi lebih keren.

                  Dulu, fitur ini biasanya hanya ada di SUV mahal atau mobil premium. Tapi sekarang beberapa mobil dengan harga lebih terjangkau juga mulai menawarkan panoramic roof.

                  Selain bikin kabin terasa lebih lega, fitur ini juga membuat mobil terlihat lebih modern.

                  Digital Instrument Cluster

                    Panel instrumen digital juga mulai menjadi tren baru di mobil masa kini.

                    Kalau dulu pengemudi harus puas dengan jarum analog, sekarang informasi kendaraan bisa tampil lewat layar digital.

                    Mulai dari kecepatan, konsumsi BBM, sampai informasi perjalanan bisa ditampilkan dengan tampilan yang lebih menarik.

                    Sensor Parkir dan Kamera Lengkap

                      Parkir jadi salah satu tantangan buat banyak pengemudi, terutama di area sempit.

                      Makanya, fitur seperti sensor parkir dan kamera belakang sekarang jadi semakin umum.

                      Bahkan beberapa mobil murah sudah menawarkan sensor depan-belakang dan kamera dengan tampilan yang cukup lengkap.

                      Mobil Murah Sekarang Makin Pintar

                      Perkembangan teknologi bikin jarak antara mobil mahal dan mobil murah semakin kecil.

                      Kalau dulu harus membeli mobil premium untuk mendapatkan fitur canggih, sekarang konsumen punya lebih banyak pilihan dengan harga yang lebih masuk akal.

                      Jadi, sebelum beli mobil baru, jangan cuma lihat harga atau desainnya saja. Cek juga fitur yang ditawarkan, karena bisa jadi mobil yang lebih murah sudah punya teknologi yang dulu cuma ada di mobil mahal.

                      Continue Reading

                      Trending