Connect with us

News

Miyabi. Mobil Jimny Off Road Milik Babe Cabita.

Published

on

Babe Cabita, komika dan youtuber asal Medan ini ternyata penggemar otomotif juga. Setelah membeli Suzuki Katana tahun 2006, ketagihan lagi nih untuk beli mobil lagi tapi khusus untuk off road. Salah satu alasannya kenapa beli mobil off road karena memang sudah jadi impian Babe Cabita dari jaman kuliah dulu.

“Orang yang mau beli Katana pasti punya histori sendiri. Dulu punya tapi gak bisa dibawa off road. Biayanya mahal, apalagi kalau terbalik,” kata Babe Cabita di channel Youtube-nya.

Total biaya modifnya!

Mobil yang dipilih adalah Suzuki Jimny tipe SJ410 tahun 1987, memiliki berkapasitas 1.000 CC serta penggerak roda 4X4. Mobil asal jepang ini dimodif total sehingga siap untuk diajak berguling-guling di medan off road. Uniknya nama mobil off road ini adalah Miyabi, karena berasal dari Jepang dan berwarna pink. Tapi sebenarnya karena keliatan sexy dari mobil off road lainnya gak sih?

Mobil ini hampir 100% dirombak. Mulai dari mengganti jadi power sterring, penambahan roll bar, winch, radio komunikasi rig yang harus ada untuk mobil off road. Babe Cabita membeli Suzuki Jimny dengan harga 27 juta rupiah, kondisi mobil sebagian keropos, tapi surat kendaraannya masih lengkap semua.

Karena akan dipakai off road, komika ini ngeluarin uang untuk modif hingga mencapai 190 juta rupiah. Detailnya untuk penggantian sparepart sebesar 78 juta, jasa pengerjaan 53 juta, aksesoris tambahan 21,5 juta, dan 4 ban Simex 31 inch seharga 12,5 juta. Tapi hasilnya gak kaleng-kaleng jadi kayak mobil baru dan gemes banget soalnya warnanya pink.

Beberapa kali Miyabi diajak off road, walau kadang mogok, kadang berhasil tapi Babe Cabita terlihat puas dengan Jimny off road miliknya. Bahkan di setiap off road selalu ada dokumentasi yang di-upload di channel Youtube-nya.

Berikut beberapa momen Babe Cabita bersama Miyabi saat off road di berbagai medan.

Budget 190 juta rupiah buat modifikasi Suzuki Jimny mungkin worth it buat yang baru mau mulai terjun di dunia off road. Tapi buat kamu mending mana, mending modifikasi mobil lama, atau langsung beli mobil keluaran terbaru yang udah siap off road?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

BAIC Naikkan Target Penjualan, EV Baru Siap Jadi Amunisi

Published

on

By

BAIC Indonesia kelihatannya makin serius main di pasar otomotif Tanah Air. Lewat PT JIO Distribusi Indonesia sebagai sole distributor, brand asal China ini bahkan pasang target yang cukup berani.

Penjualannya ditargetkan melonjak hampir 200 persen pada 2026. Angka yang jelas gak kecil.

Buat ngejar target itu, BAIC sudah menyiapkan beberapa strategi. Mulai dari nambah jaringan dealer, bawa model baru, sampai memperkuat layanan purna jual supaya pengalaman konsumen juga makin nyaman.

Menariknya, target optimistis ini muncul justru saat kondisi pasar otomotif nasional lagi sedikit melambat.

Sepanjang 2025, total pasar kendaraan di Indonesia turun dari 865.723 unit pada 2024 menjadi 803.687 unit.

Tapi ternyata gak semua segmen ikut turun. Salah satu yang justru naik adalah kendaraan 4×4. Penjualannya bahkan tumbuh 27 persen, dari 15.209 unit menjadi 19.244 unit.

Nah, tren inilah yang dilihat BAIC sebagai peluang. Apalagi sebagian besar produk mereka memang bermain di segmen SUV dan kendaraan 4×4.

Baic BJ30

Sepanjang 2025 sendiri, BAIC Indonesia mencatatkan 677 unit penjualan retail.

Dengan strategi yang lebih agresif, perusahaan menargetkan angka itu bisa naik jadi 2.018 unit pada 2026, atau sekitar 198 persen lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Chief Operating Officer BAIC Indonesia Dhani Yahya mengatakan target ini memang bagian dari rencana ekspansi besar perusahaan di Indonesia.

“Pertumbuhan yang kami targetkan pada 2026 merupakan bagian dari strategi ekspansi BAIC Indonesia yang lebih agresif untuk meneguhkan posisinya sebagai pemain yang serius di industri otomotif Indonesia dimana untuk mendorong hal ini BAIC terus menerus melakukan peningkatan dan perluasan baik dari sisi produk maupun jaringan penjualan dan service. Kami melihat momentum yang sangat positif bagi BAIC di Indonesia, dan dengan dukungan produk yang kompetitif serta jaringan dealer yang terus berkembang, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan penjualan ke depan,” kata Dhani.

Siapkan Mobil Listrik

Ke depan, BAIC juga bakal makin agresif menambah pilihan produknya.

Sebelumnya mereka sudah menghadirkan X55 II dan BJ40 Plus pada 2024, lalu disusul BJ30 Hybrid pada 2025.

Nah, pada 2026, BAIC berencana merakit BJ30 HEV secara CKD di Indonesia. Tujuannya untuk memperkuat lini SUV hybrid di pasar domestik.

Langkah ini juga jadi bagian dari rencana BAIC menjadikan Indonesia sebagai hub manufaktur di kawasan Asia Tenggara.

Menariknya lagi, pada tahun yang sama BAIC juga akan membawa sub-brand kendaraan listrik premium, yaitu Arcfox.

Brand ini sebenarnya sudah cukup dikenal di China sebagai produsen mobil listrik kelas atas yang bekerja sama dengan berbagai perusahaan teknologi global seperti Magna, Huawei, Baidu, Autoliv, CATL, hingga Bosch.

Sebagai langkah awal, BAIC akan menghadirkan Arcfox T1.

Model ini merupakan entry level EV yang akan bermain di segmen medium hatchback listrik.

Kalau masuk Indonesia, mobil ini bakal berhadapan dengan beberapa model yang sudah lebih dulu ada di pasar, seperti BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, GWM Ora Cat, MG4 EV, hingga AION UT.

“Arcfox T1 telah sukses dipasarkan di negara asalnya dan yakin bahwa kesuksesan ini akan dibawa ke Indonesia dengan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh Arcfox T1 dibandingkan dengan produk kompetitor lain sekelasnya. BAIC Indonesia juga akan menyuguhkan produk ini dengan harga yang kompetitif dan sangat layak disandang oleh produk dengan kualitas seperti Arcfox T1,” kata Dhani.

Selain itu, BAIC juga menyiapkan BAIC X1, mobil listrik berukuran kecil dengan panjang sekitar 3,8 sampai 4,2 meter.

Mobil ini nantinya akan bermain di segmen small hatchback EV, bersaing dengan Wuling Binguo dan BYD Atto 1.

Sudah Siapkan Model untuk 2027

BAIC juga sudah menyiapkan langkah lanjutan untuk beberapa tahun ke depan.

Pada 2027, melalui brand Arcfox, perusahaan berencana masuk ke segmen MPV listrik mewah dengan menghadirkan Arcfox N80 KS yang menggunakan teknologi REEV.

Kalau benar masuk pasar Indonesia, model ini kemungkinan bakal bersaing dengan Denza 9 EV dan Toyota Alphard Hybrid.

Selain itu, ada juga Arcfox T5, SUV listrik premium yang sudah mengantongi berbagai penghargaan internasional seperti G-CAP Five Star Certification dan CA-CAP Five Star Platinum Certification.

Dealer Juga Ditambah

Untuk mendukung target penjualan tadi, BAIC juga akan mempercepat ekspansi jaringan dealernya.

Perusahaan menargetkan memiliki 28 dealer di seluruh Indonesia pada akhir 2026, dengan fokus awal memperkuat jaringan di wilayah Jabodetabek.

Saat ini BAIC sudah punya enam dealer, dan berencana menambah tujuh dealer baru hingga akhir tahun.

Selain itu, untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, BAIC juga menyiapkan berbagai program purna jual.

Mulai dari garansi kendaraan hingga 5 tahun, free service maintenance selama 4 tahun atau 80.000 km, sampai Emergency Roadside Assistance gratis selama 5 tahun.

Dengan berbagai strategi ini, BAIC berharap bisa semakin memperkuat posisinya sekaligus membangun kehadiran jangka panjang di pasar otomotif Indonesia.

Continue Reading

News

Honda Mau Luncurin Mobil Listrik?

Published

on

By

Honda kayaknya gak mau cuma jadi penonton di segmen mobil listrik. Soalnya, ada kode mobil baru yang muncul di daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Pemprov DKI Jakarta 2026, dan kuat dugaan itu adalah calon EV terbaru Honda.

Di daftar tersebut, tercantum kode JG6 A EV ZZE dengan nilai jual Rp 257 juta. Kode “EV”-nya jelas gak mungkin salah arti, ini pasti mobil listrik. Nah, dari situ muncul spekulasi kalau model ini adalah Honda Super One, yang sebelumnya sempat disebut-sebut sebagai kandidat “Brio listrik”.

Secara global, Honda memang sudah memperkenalkan Super One sebagai mobil listrik kompak dengan konsep e: Dash Booster. Intinya, walau tenaganya full listrik, karakter berkendaranya tetap dibuat seru dan lincah, khas mobil kecil Honda.

Waktu dipamerkan di Singapore Motor Show dan Japan Mobility Show, Super One dibekali motor listrik 95 PS atau sekitar 70 kW, dengan torsi 162 Nm. Tenaganya disalurkan ke roda depan, jadi feel-nya tetap mirip hatchback perkotaan yang gesit buat selap-selip.

Platform-nya punya basis yang mirip dengan Honda N-ONE e: di Jepang. Bedanya, Super One dimensinya lebih besar dan nggak masuk kategori kei car. Jadi lebih cocok buat pasar global yang butuh ruang kabin lebih lega.

Soal jarak tempuh memang belum ada angka resmi. Tapi melihat kemampuan fast charging DC dari 20 persen ke 80 persen cuma sekitar 30 menit, kapasitas baterainya diperkirakan ada di kisaran 29,6 kWh. Dengan tenaga lebih besar dari N-ONE e:, jarak tempuhnya diprediksi sedikit di bawah 295 km versi WLTP.

Kalau benar ini yang bakal masuk Indonesia, dan harga jualnya main di angka Rp 200 jutaan, bisa jadi opsi menarik buat yang mau naik kelas ke mobil listrik tapi tetap cari yang ringkas dan ramah di kantong. Tinggal tunggu saja, kapan Honda benar-benar buka suara.

Continue Reading

News

Strategi Yamaha 2026, Dari Layanan Siaga sampai Podium Dunia!

Published

on

By

Masuk Ramadan, banyak orang mulai siap-siap buat perjalanan jauh saat libur Lebaran. Nah, momen ini juga dimanfaatkan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing buat kasih layanan ekstra dan promo menarik buat konsumennya.

Mulai dari Bengkel Jaga, diskon suku cadang, sampai program berhadiah miliaran rupiah, semuanya digelar buat bikin perjalanan makin tenang.

“Di momen Ramadan ini, kami ingin semakin dekat dengan konsumen melalui berbagai program spesial dan penguatan layanan aftersales, baik melalui jaringan dealer dan bengkel resmi maupun platform digital yang lebih praktis. Komitmen kami adalah memastikan setiap pengguna Yamaha tidak hanya puas terhadap produk, tetapi juga merasakan layanan yang andal dan terpercaya di setiap perjalanan.” kata Sutarya selaku Senior Marketing Director, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Menariknya, tahun ini Yamaha juga kerja bareng PT Kalbe Farma Tbk buat nyediain vitamin dan obat-obatan gratis di sejumlah bengkel resmi dan Pos Jaga. Jadi bukan cuma motornya yang fit, ridernya juga harus prima.

Soal promo, ada potongan Rp20.000 untuk paket busi, oli mesin, dan saringan udara di bengkel resmi dan Pos Jaga. Khusus Yamalube Turbo Matic, ada diskon 20 persen buat yang akunnya sudah terdaftar di yamalubepromo.com. Habis Lebaran? Tenang, masih ada potongan Rp25.000 untuk paket kampas rem depan-belakang plus oli mesin selama April.

Belum cukup, pembelian semua tipe motor Yamaha periode 1 September 2025–17 Agustus 2026 juga berkesempatan jadi “Miliarder Yamaha” dengan hadiah Rp1 miliar tanpa potong pajak. Buat pengguna Gear Ultima, ada juga program umrah bareng keluarga lewat campaign #UmrohBarengGearUltima.

Gak cuma sigap di ramadan, tapi sigap di ajang international.

Di saat yang sama, Yamaha juga resmi ngelepas skuad balapnya lewat launching Yamaha Racing Indonesia 2026 pada 27 Februari di Jakarta. Total ada 7 pembalap yang bakal turun full season di 4 ajang internasional.

Nama yang lagi disorot tentu Aldi Satya Mahendra di ajang FIM Supersport World Championship. Rider muda ini langsung bikin bangga setelah meraih podium di seri pembuka di Phillip Island Grand Prix Circuit, bahkan jadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium di World Supersport. Saat ini dia sudah menempati posisi 5 klasemen sementara. Motor yang dipakai Yamaha YZF-R9.

Arai Agaska juga siap debut di World Sportbike bareng Yamaha R7, setelah sebelumnya jadi runner up R3 BLU CRU World Cup 2025. Targetnya, tembus lima besar dunia.

Di level Asia, ada Wahyu Nugroho dan M Faerozi di kelas SS600 Asia Road Racing Championship yang pengin naik level musim ini, plus Candra Hermawan dan Muhammad Fadhil Musyavi di AP250 yang siap berburu podium. Sementara Sabian Fathul Ilmi, yang baru 13 tahun, bakal turun full season di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship.

”Keberhasilan kami di World Supersport dan ajang internasional lainnya menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan Yamaha Racing Indonesia berjalan efektif dan terarah, dengan dilakukannya program latihan fisik dan mental yang terstruktur, pengembangan teknis motor berpartner dengan teknologi berbasis data dan racing DNA, kolaborasi solid antara rider, engineer, serta manajemen tim yang mampu beradaptasi dengan cepat,” kata Johannes B.M.Siahaan, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Jadi, 2026 ini Yamaha bukan cuma fokus jualan dan servis, tapi juga serius ngebangun mimpi di lintasan balap dunia. Dari bengkel siaga sampai podium internasional.

Continue Reading

Trending