Connect with us

News

Bukan Taylor Swift, Suzuki New Swift 2024 Debut di India

Published

on

Mobil Suzuki Swift terbaru dari India

Bukan bahas debut lagu Taylor Swift, ini tentang mobil keluaran Maruti Suzuki tahun 2024. Setelah debut di Jepang dan Eropa, Suzuki bakal menjual New Swift di pasar India. Kabarnya, mobil ini memakai mesin Z-Series baru dengan desain khusus anak muda yang sporty. 

Dikutip dari Maruti Suzuki, Managing Director & CEO, Hiroshi Takeuchi ngomong kalo serial Swift sejak tahun 2005 udah terkenal dan menjadi ikon sendiri di India. Menghadirkan desain futuristik dan performa terbaru, dia pingin mobil Swift terbaru ini merebut hati warga India. 

Emang apa sih perbedaan Suzuki New Swift 2024 sama sebelumnya? Let’s go kita bahas!

Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024
Suzuki New Swift 2024

Eksterior Suzuki Swift terbaru lebih sporty

Kalo dari segi eksterior, desain New Swift 2024 lebih sporty, Guys. Ini kelihatan dari lampu LED dan DRL yang tampilannya lebih berani. Ada juga grill depan yang berwarna glossy, lampu belakang LED, dan vel two-tone 15 inch. Mobil ini juga mertahanin siluet khas Swift yang udah legendaris. 

Soal warna gak perlu khawatir, mobil ini tersedia beberapa pilihan warna: Sizzling Red, Pearl Arctic White, Magma Grey, Splendid Silver. Ada juga warna dual tone: Luster Blue dengan Midnight Black Roof, Sizzling Red dengan Midnight Black Roof, Pearl Arctic White dengan Midnight Black Roof. Pokoknya Suzuki Epic New Swift ini keliatan atletis dan stylish. 

Interior mobil lebih modern

Soal interior Suzuki Swift generasi ke-4 gak kalah wah dari generasi sebelumnya! Mobil ini udah punya fitur infotainment yang bisa nyambung smartphone, sistem adio, penunjuk arah.

Ada juga fitur keselamatan yang gak kalah penting. Mobil terbaru dari Suzuki Swift 2024 ini udah dapet 6 airbag, anti-lock braking system (ABS), sabuk pengaman 3 titik, dan hill hold assist yang bakal ngelindungin kita di jalan. 

Performa lebih lincah

Sama seperti namanya, “swift” menggambarkan performa mesin mobil yang gesit dan lincah. Mobil ini punya mesin Z-series yang ngehasilin tenaga 90 hP dan torsi 113 Nm, dengan transmisi manual AGS yang lebih nyaman dan hemat bahan bakar. Pokoknya, mobil tetap lincah nyaman buat berkendara. 

Itu tadi keunggulan Suzuki New Swift 2024. Dengan debutnya di India gak menutup kemungkinan mobil seharga Rp 124 jutaan ini ada di Indonesia. Tunggu kabar baiknya aja, deh!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Lexus Kolab Bareng Laufey, Sambil Rilis Mobil Listrik Baru

Published

on

By

Kolaborasi unik antara dunia musik dan otomotif kembali hadir. Kali ini, Lexus gandeng musisi jazz muda Laufey buat ngerayain 100 tahun legenda jazz Miles Davis lewat sebuah event spesial.

Acara bertajuk “100 Miles” ini bakal disiarkan live di Twitch pada 27 Maret 2026. Bukan sekadar konser biasa, event ini jadi momen debut Laufey di channel Twitch barunya, sekaligus tribute buat perjalanan panjang Miles Davis di dunia musik jazz.

Yang menarik, di acara ini Laufey bakal ngebawain versi baru dari lagu legendaris “Blue In Green”. Lagu yang awalnya instrumental ini bakal dikasih sentuhan lirik plus gaya khas Laufey yang jazzy tapi tetap modern.

Menurut Laufey, Miles Davis adalah sosok yang gak cuma ngerti akar musik jazz, tapi juga berani ngebawa genre ini ke arah baru.

“Miles itu paham banget roots jazz, tapi dia juga berani reinvent. Itu yang bikin tribute ini terasa spesial,” kata Laufey.

Gak cuma soal musik, kolaborasi ini juga merambah ke dunia otomotif. Lexus bakal sekalian ngerilis mobil listrik edisi spesial bernama “Blue In Green Edition RZ”.

Mobil ini dibuat sebagai interpretasi modern dari karya Miles Davis, dipadu dengan sentuhan personal dari Laufey. Jadi bukan cuma sekadar kendaraan, tapi juga bentuk tribute yang nyambungin masa lalu dan masa depan mirip kayak evolusi musik jazz itu sendiri.

Pihak Lexus bilang, kolaborasi ini memang dirancang buat nyatuin kreativitas, seni, dan inovasi dalam satu paket.

“Ini bukan cuma soal musik atau mobil, tapi pengalaman yang bisa dirasain bareng fans,” kata perwakilan Lexus.

Buat yang belum tahu, “Blue In Green” sendiri pertama kali dirilis tahun 1959 dalam album legendaris Kind of Blue, yang sampai sekarang masih jadi salah satu album jazz paling berpengaruh sepanjang masa.

Versi terbaru dari lagu ini bakal tersedia eksklusif di Amazon Music mulai 27 Maret 2026.

Lewat kolaborasi ini, Lexus pengin nunjukin kalau elektrifikasi bukan cuma soal teknologi, tapi juga soal emosi dan koneksi hal yang juga jadi kekuatan utama dalam musik Miles Davis.

Jadi, buat yang penasaran sama performa Laufey sekaligus mobil listrik edisi spesial dari Lexus, event ini bisa jadi tontonan yang beda dari biasanya.

Continue Reading

News

Honda Prelude Comeback, Langsung Kebanjiran Order!

Published

on

By

Honda Prelude langsung dapat sambutan meriah dari konsumen Indonesia sejak dibuka pemesananya. Belum juga dikirim ke konsumen, mobil ini sudah kebanjiran order sampai melebihi kuota.

PT Honda Prospect Motor (HPM) pun akhirnya resmi ngumumin harga Prelude, sekaligus kasih gambaran seberapa besar minat pasar terhadap model ini.

Sejak dibuka pemesanannya pada Januari 2026, Honda Prelude sudah mengantongi 280 unit pesanan. Angka ini bahkan melampaui alokasi yang disiapkan sebelumnya.

Awalnya, Honda cuma kasih gambaran harga di bawah Rp 1 miliar. Sekarang sudah resmi, Prelude dibanderol Rp 974.900.000. Menariknya, pemesanan gak cuma datang dari kota besar di Pulau Jawa, tapi juga dari daerah lain seperti Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin, sampai Makassar.

Kalau mundur sedikit ke awal pemesanan, 100 unit pertama langsung habis cuma dalam waktu 3 hari. Karena peminatnya tinggi, Honda akhirnya nambah kuota jadi 150 unit untuk tahun 2026.

Masanao Kataoka, President Director PT Honda Prospect Motor bilang, “Kami berterima kasih atas antusiasme konsumen terhadap Honda Prelude melampaui ekspektasi kami. Penerimaan yang sangat baik terhadap Honda Prelude mencerminkan bahwa arah pengembangan produk Honda ke depan tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Model ini menjadi representasi dari pendekatan elektrifikasi Honda yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga tetap mempertahankan karakter berkendara yang menjadi ciri khas kami. Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, Honda akan terus mengembangkan produk elektrifikasi yang mengedepankan keseimbangan karakter Honda antara performa, pengalaman berkendara, dan efisiensi, sesuai dengan perkembangan kebutuhan konsumen di Indonesia.”

Kehadiran Honda Prelude ini juga jadi momen kembalinya salah satu model legendaris Honda ke Indonesia, tapi sekarang sudah dibekali teknologi hybrid. Sekaligus jadi bagian dari langkah elektrifikasi Honda yang pelan-pelan mulai diperluas di Tanah Air.

Buat yang penasaran atau mau lihat langsung, bisa mampir ke dealer resmi Honda atau cek situs resminya.

Continue Reading

News

Wuling Eksion Meluncur, SUV 7-Seater Bisa Pilih EV atau PHEV

Published

on

By

Lewat Wuling Eksion, Wuling Motors Indonesia mau serius main di pasar Indonesia dengan coba kasih paket lengkap, 7-seater, pilihan mesin EV dan plug-in hybrid (PHEV), plus fitur yang lumayan niat.

Mobil ini resmi diperkenalkan di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Dalam sesi media briefing, Wuling ngejelasin cukup detail soal desain, teknologi, sampai fitur keselamatannya.

Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors bilang, “Wuling Eksion yang mengusung semangat Exploring Family Journeys hadir sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan pilihan teknologi EV dan Plug-in Hybrid. Tidak hanya itu, SUV terbaru ini juga sekaligus menjadi produk kedua Wuling yang mengaplikasikan platform Wonder Flexible Modular atau WFMS.”

Secara tampilan, Eksion pakai desain yang mereka sebut Muscular Flowline Design. Ciri khasnya ada di lampu depan dan belakang berbentuk X, plus detail beda di tiap varian. Versi PHEV pakai grille model honeycomb, sementara EV tampil lebih clean dengan bumper aerodinamis. Velg 18 inci dan opsi warna two-tone bikin tampilannya makin modern.

Soal kaki-kaki, suspensinya sudah pakai McPherson di depan dan multi-link di belakang. Rem cakram juga sudah di keempat roda, jadi secara basic setup harusnya cukup nyaman dan stabil buat dipakai harian.

Masuk ke teknologi, Eksion dibangun di atas platform WFMS yang bisa dipakai untuk EV dan PHEV. Selain itu ada juga LING Power Hybrid System, LING OS buat konektivitas, dan MAGIC Battery Pro yang diklaim sudah lolos berbagai pengujian.

Interiornya sendiri main di kenyamanan. Kabinnya 7-seater dengan warna walnut brown dan carbon black. Fitur-fitur yang ditawarkan juga cukup lengkap, mulai dari ventilated seat, jok elektrik, panoramic sunroof, sampai AC dengan filter PM2.5 yang tembus sampai baris ketiga.

Biar makin gampang parkir atau manuver, ada juga kamera 360 derajat plus fitur transparent chassis. Jadi bisa lihat kondisi sekitar mobil dengan lebih jelas.

Soal kepraktisan, bangku baris kedua dan ketiga bisa dilipat rata. Kalau dimaksimalkan, kapasitas bagasinya tembus 1.788 liter. Head unit-nya pakai layar 12,8 inci, dipadu layar TFT 8,8 inci, plus wireless charging 50W.

Nah, masuk ke performa. Varian EV diklaim bisa jalan sampai 530 km (CLTC), pakai motor listrik 150 kW dengan torsi 310 Nm dan baterai 69,2 kWh. Sudah support fast charging juga.

Sementara versi PHEV pakai mesin 1.5L hybrid, dipadu transmisi khusus DHT dan baterai 20,5 kWh. Mode listriknya bisa sampai 125 km, tapi kalau digabung totalnya bisa lebih dari 1.000 km.

Untuk keselamatan, Wuling cukup serius. Struktur bodinya pakai 75 persen high strength steel, dilengkapi 6 airbag dan ISOFIX. Fitur aktifnya juga lengkap, dari ABS, ESC, sampai ADAS Level 2 dengan fitur seperti ACC, AEB, dan blind spot monitoring.

Eksion sendiri hadir dalam dua varian, CE dan EX, baik untuk EV maupun PHEV. Pilihan warnanya ada Archipelago Blue, Haze Grey, Frosty White, dan Starry Black, dengan opsi atap two-tone di varian tertentu.

Gak cuma soal mobilnya, Wuling Motors juga coba kasih rasa aman lewat layanan purna jual.

“Melalui layanan purna jual ini, kami ingin menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang nyaman dan bebas khawatir bagi konsumen. Dengan kehadiran Eksion, Wuling turut memberikan perlindungan menyeluruh mulai dari garansi umum hingga lifetime warranty untuk komponen utama EV dan PHEV, serta dukungan customer assistance,” kata Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors.

Untuk garansi, Wuling kasih 6 tahun atau 150.000 km. Khusus PHEV, mesin dapat tambahan garansi sampai 8 tahun. Ada juga garansi baterai 12V selama 1 tahun.

Yang menarik, ada lifetime warranty untuk komponen inti seperti baterai utama, motor listrik, dan motor controller. Tapi tentu ada syarat, misalnya pemakaian pribadi dan servis rutin di bengkel resmi.

Biaya perawatannya juga sudah dikasih gambaran. Versi EV relatif lebih murah, estimasinya sekitar Rp 3,3 jutaan untuk 5,5 tahun. Sementara PHEV lebih mahal, sekitar Rp 14,2 jutaan karena komponennya lebih banyak.

Terakhir, ada juga layanan darurat 24 jam alias Emergency Roadside Assistance yang bisa dihubungi kapan saja kalau ada masalah di jalan.

Secara keseluruhan, Eksion ini kelihatan memang disiapkan jadi SUV keluarga yang lengkap mulai dari teknologi, kenyamanan, sampai aftersales yang cukup diperhitungkan. Tinggal nanti, apakah cocok sama kebutuhan pasar Indonesia atau tidak.

Continue Reading

Trending