News
Ada Hiu di GIIAS 2024, Halo Toyota Prius!

Di GIIAS tahun lalu cuma mejeng doang, tahun ini di GIIAS 2024 Toyota All New Prius udah bisa lo beli. Mobil ini ada dua varian Prius HEV dan Prius Plug in Hybrid, tapi yang bisa diorder yang HEV terlebih dahulu.
Bagian depannya mirip hiu atau nama kerennya ‘hammerhead shark-like design’. Dimensi dari Toyota prius HEV ini punya panjang 4.599mm lebar 1.782mm tinggi 1.435mm, dengan wheelbase 2.750mm dan ground clearance 151mm. Untuk bagian peleknya 17 inch.
Soal performa Prius Hybrid menggunakan mesin 4 silinder, 16 katup, DOHC. Jadi bisa ngehasilin tenaga 72 kW pada 5.200 rpm dan torsi puncak 142 Nm pada 3.600 rpm. Gak cuma itu, ada tambahan motor penggerak listrik dengan tenaga 70 kW dan torsi puncak 185 Nm. Karena sumber penggerak roda berasal dari tenaga listrik, konsumsi bahan bakar mobil ini diklaim up to 30 km per liter. Wooow sekalian full electric aja gak sih? Hehe.
Sistem keamanan untuk Prius HEV juga udah lengkap. Karena ada sistem Toyota Safety Sense, mobil ini punya fitur Lane Tracing Assist (LTA), Lane Departure Alert (LDA), Automatic High Beams (AHB), Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), dan Pre-Collision System (sistem radar yang udah terintegrasi jadi bisa ngebantu ngurangin risiko tabrakan dan kerusakan kalo ada tabrakan depan).
Bedanya sama Toyota Prius PHEV apa?
Di GIIAS 2024, Toyota ngenalin yang Prius Plug in Hybrid, dari desainnya serupa tapi tak sama. Kalau yang PHEV, ada tambahan panoramic sunroofnya yang bisa terbuka, dan ada panel surya untuk membantu mengisi daya baterai ketika mobil parkir di ruang terbuka. Terus kalau yang PHEV udah power tailgate ya, sedangkan varian HEV masih belum.
Berapa sih harganya? Harga Toyota Prius HEV start from Rp 698 juta OTR Jakarta. Kalau yang Plug in Hybrid masih harus sabar nunggu mungkin akan launch di akhir tahun ini atau awal tahun depan. Range harga beda Rp 100 jutaan lebih tinggi.
Gimana pecinta Toyota? Mending nunggu yang PHEV apa gas beli Toyota Prius HEV di GIIAS 2024?
News
Jetour T1 Resmi Meluncur di Indonesia, Ada Versi Hybrid!

Jetour belum lama ini resmi meluncurkan T1 untuk pasar Indonesia. SUV bergaya boxy yang hadir sebagai Urban Adventure SUV yang menawarkan dua pilihan jantung pacu, yakni mesin bensin konvensional (ICE) dan hybrid Intelligent Dual Mode (i-DM).
Kehadiran T1 menjadi langkah baru Jetour dalam menjawab kebutuhan konsumen yang mulai melirik kendaraan elektrifikasi, tetapi tetap menginginkan fleksibilitas untuk digunakan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.
“Jetour terus menghadirkan solusi mobilitas cerdas melalui pengembangan strategi Travel+. Didukung teknologi energi baru, inovasi global, serta ekosistem layanan yang kuat, kami bangga menghadirkan Jetour T1 sebagai Urban Adventure SUV yang memadukan desain tangguh, teknologi hybrid cerdas, kenyamanan premium, performa andal, dan kepraktisan untuk mendukung berbagai gaya hidup dan perjalanan konsumen Indonesia,” kata Caroline Ling, President Director PT Jetour Sales Indonesia.
Menurut Jetour, pasar otomotif Indonesia saat ini semakin terbuka terhadap teknologi elektrifikasi. Namun, banyak konsumen yang masih membutuhkan kendaraan yang efisien sekaligus praktis digunakan untuk berbagai kondisi perjalanan.
“Kami melihat banyak konsumen yang tertarik pada teknologi elektrifikasi, tetapi tetap membutuhkan kendaraan yang praktis, nyaman, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Untuk itu, Jetour T1 hadir dengan sistem yang tidak hanya memilih antara efisiensi atau performa, tapi mampu menghadirkan keduanya dalam satu pengalaman berkendara yang seamless dan efisien,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia.
Andalkan Teknologi Hybrid i-DM
Salah satu daya tarik utama T1 ada pada varian i-DM yang mengusung teknologi Intelligent Dual Mode. Sistem ini menggabungkan mesin bensin dan motor listrik yang dapat bekerja otomatis menyesuaikan kondisi berkendara.
Sistem hybrid tersebut terdiri dari mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh.
Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 136 PS dengan torsi 220 Nm. Sementara motor listriknya mampu menyumbang tenaga 204 PS dan torsi 310 Nm.
Jetour mengklaim mesin hybrid ini memiliki efisiensi termal hingga 44,5 persen, salah satu yang tertinggi di kelasnya. Sedangkan baterai LFP sudah mendukung DC fast charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu 27 menit.
Baterainya juga telah mengantongi sertifikasi IP68 sehingga tahan terhadap air dan debu. Dalam kondisi baterai penuh, T1 i-DM diklaim mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC.
Menariknya, sistem i-DM dapat bekerja dalam beberapa mode berbeda. Saat berkendara di dalam kota dengan kecepatan rendah, mobil bisa berjalan menggunakan tenaga listrik murni. Ketika dibutuhkan tenaga lebih besar, mesin bensin dan motor listrik akan bekerja bersamaan.
Saat melaju di kecepatan tinggi di atas 100 km per jam, sistem akan lebih mengandalkan mesin bensin demi menjaga efisiensi energi.
Dari sisi dimensi, Jetour T1 memiliki panjang 4.705 mm dengan wheelbase 2.800 mm. Ukuran tersebut membuat ruang kabin terasa cukup lega untuk lima penumpang.
Kapasitas bagasinya juga tergolong besar, mencapai 1.455 liter saat kursi belakang dilipat.
Untuk menunjang kenyamanan, SUV ini dibekali 79 titik peredam suara, kaca akustik ganda di bagian depan dan belakang, serta tingkat kebisingan kabin yang diklaim berada di bawah 40 dB saat kondisi idle.
Fitur-fitur pendukung lainnya juga cukup lengkap, mulai dari Dual Zone AC, Nap Mode, 24 Hour Parking AC, ventilasi kabin otomatis, hingga leg rest untuk penumpang depan.
Bagi yang gemar aktivitas outdoor, T1 i-DM juga sudah dibekali fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik untuk berbagai perangkat elektronik.
Dari sisi keselamatan, T1 menggunakan struktur monocoque dengan komposisi 80 persen high-strength steel.
Jetour juga menyematkan 13 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang dirancang untuk membantu pengemudi selama perjalanan.
Menariknya lagi, desain boxy khas T1 berhasil meraih penghargaan Red Dot Design Award 2024. SUV ini juga telah mendapatkan rating keselamatan lima bintang dari ASEAN NCAP.
Harga Jetour T1
Jetour T1 tersedia dalam lima pilihan warna, yakni Electroplated Green, Sand Gold, Aviation Silver, Khaki White, dan Carbon Crystal Black. Khusus warna Electroplated Green, konsumen perlu menambah biaya Rp 10 juta.
Untuk pasar Indonesia, Jetour T1 dibanderol Rp 408 juta on the road Jakarta. Sementara varian hybrid T1 i-DM dijual Rp 558 juta on the road Jakarta.
Namun khusus 500 konsumen pertama, Jetour memberikan harga perkenalan Rp 388 juta untuk T1 dan Rp 538 juta untuk T1 i-DM.
News
Audi Q5 Sportback Terbaru Resmi Dijual di Indonesia

Audi Q5 Sportback Terbaru Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp 1,9 Miliar
Audi Indonesia resmi meluncurkan New Audi Q5 Sportback untuk pasar Tanah Air. SUV premium bergaya coupe ini hadir dengan tampilan yang lebih segar, teknologi yang makin modern, serta tetap mempertahankan sistem penggerak quattro yang sudah menjadi ciri khas Audi.
Buat yang suka SUV tetapi tidak ingin tampil terlalu konvensional, Q5 Sportback bisa jadi pilihan menarik. Desain atap yang dibuat melandai ke belakang membuat tampilannya lebih sporty dibandingkan SUV biasa.
Di bagian depan, Audi menyematkan Singleframe grille terbaru yang dipadukan dengan Matrix LED Headlights. Sementara di belakang, ada Digital OLED rear lights yang membuat tampilan mobil ini terlihat modern, terutama saat malam hari.
Audi juga memperkenalkan warna District Green sebagai warna andalan untuk model ini. Dipadukan dengan pelek Audi Sport 20 inci dan panoramic sunroof, tampilannya terlihat cukup mencolok tanpa berlebihan.
“Kami sangat antusias menyambut kehadiran The New Audi Q5 Sportback di Indonesia. Dalam berbagai kesempatan bertemu pelanggan Audi, kami melihat bagaimana kebutuhan pelanggan kami terus berkembang. Mereka mencari kendaraan yang nyaman digunakan setiap hari, namun tetap memiliki karakter yang kuat ketika dikendarai. Itulah yang membuat The New Audi Q5 Sportback terasa begitu relevan bagi kami di Indonesia. Model ini merepresentasikan bagaimana Audi terus mendefinisikan ulang kemewahan modern melalui inovasi yang dapat dirasakan setiap harinya,” kata Edo Januarko Chandra, Chief Operating Officer, Audi Indonesia.
Masuk ke dalam, nuansa premium langsung terasa. Audi membekali Q5 Sportback terbaru dengan Audi Virtual Cockpit Plus berukuran 12,3 inci yang menjadi pusat informasi bagi pengemudi.
Di tengah dashboard terdapat sistem MMI Navigation Plus yang mengatur berbagai fungsi kendaraan. Untuk urusan hiburan, tersedia Bang & Olufsen Premium Sound System yang siap memanjakan telinga selama perjalanan.
Audi juga menyediakan Ambient Lighting Package Plus sehingga suasana kabin bisa disesuaikan dengan selera pengemudi. Sementara panoramic sunroof membuat kabin terasa lebih terang dan lega.
Soal performa, New Audi Q5 Sportback mengandalkan mesin 2.0 TFSI yang mampu menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi 340 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan ke empat roda melalui transmisi S tronic 7 percepatan dan sistem penggerak quattro all-wheel drive.
Bagi Audi, quattro bukan sekadar fitur tambahan. Sistem ini sudah menjadi identitas merek asal Jerman tersebut selama lebih dari 40 tahun. Hasilnya, mobil diklaim tetap stabil dan memiliki traksi yang baik dalam berbagai kondisi jalan.
SUV ini juga dibekali berbagai fitur bantuan pengemudi yang kini semakin dibutuhkan pada mobil premium.
Mulai dari Adaptive Cruise Assist with Stop & Go, Park Assist Plus, kamera 360 derajat dengan tampilan 3D, Head-Up Display, Lane Departure Warning, Audi Drive Select, hingga Pre Sense Front yang dapat mendeteksi potensi tabrakan dengan kendaraan atau pejalan kaki di depan.
Audi Indonesia menjual New Audi Q5 Sportback dengan harga mulai Rp 1,9 miliar.
Setiap pembelian sudah termasuk servis berkala hingga 3 tahun atau 90.000 km, garansi kendaraan 3+1 tahun atau sampai 100.000 km, serta layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) selama 24 jam.
News
Mazda Rilis Sneaker Khusus Buat Penggemar

Mazda baru aja luncurin sneaker buat para penggemarnya!
Biasanya pabrikan mobil sibuk bikin kendaraan baru, teknologi baru, atau aksesori buat mobil. Tapi Mazda kali ini punya ide yang sedikit berbeda.
Pabrikan asal Jepang tersebut malah ikut main di dunia sneaker lewat kolaborasi dengan Spingle, produsen sepatu yang juga berasal dari Hiroshima. Hasilnya adalah sepatu bernama SP-MZD yang tampil dengan nuansa khas Mazda.
SP-MZD hadir dalam dua pilihan warna, yakni Sport Tan/Black dan versi serba hitam. Yang menarik, warna Sport Tan yang dipakai pada sepatu ini sama dengan warna interior yang digunakan pada Mazda CX-5 terbaru.
Mazda juga tidak asal tempel logo lalu selesai. Material kulit kanguru dipilih sebagai bahan utama dan dipadukan dengan suede supaya tetap nyaman dipakai sehari-hari. Jadi bukan cuma buat dipajang di rak koleksi.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Mazda bikin sepatu. Tahun lalu mereka sempat meluncurkan SP-MX5, sepatu driving yang terinspirasi dari roadster ikonik MX-5.
Bedanya, model lama tampil lebih berani dengan kombinasi warna merah, putih, dan biru. Nah, SP-MZD kali ini dibuat lebih kalem dan lebih mudah dipadukan dengan berbagai outfit.
Bisa jadi Mazda sadar gak semua penggemarnya mau tampil mencolok saat jalan-jalan atau nongkrong.
Menurut Mazda, pengembangan sepatu ini memakan waktu sampai dua tahun. Selama proses tersebut, tim Mazda dan Spingle saling berkunjung ke pabrik masing-masing untuk memastikan desain dan kualitas produknya sesuai harapan.
Setiap pasang SP-MZD dibuat langsung di Hiroshima dan dijual melalui toko online Mazda, toko online Spingle, serta 14 gerai Spingle yang tersebar di Jepang.
Untuk harganya, baik warna Sport Tan/Black maupun versi hitam dibanderol 26.500 yen atau sekitar Rp 3 jutaan.
Sayangnya, sampai sekarang belum ada tanda-tanda sepatu ini bakal dijual di luar Jepang. Jadi buat penggemar Mazda di negara lain, kemungkinan harus berburu lewat jasa titip atau importir.
Meski begitu, Mazda bukan satu-satunya pabrikan mobil yang pernah main di dunia alas kaki. BMW misalnya, juga punya sepatu driving hasil kolaborasi dengan Puma yang masih bisa ditemukan di pasaran.
Kalau semua cara terasa terlalu ribet, mungkin ada solusi yang lebih sederhana. Cari saja sepatu lama di rumah, bikin stensil logo Mazda, lalu semprot pakai cat. Hasilnya mungkin gak semewah SP-MZD, tapi se-gak-nya nuansa Mazdanya tetap dapat.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News1 year agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
News2 years agoKatakan Selamat Tinggal ke Calo, Kini SIM Gak Bisa Nembak Lagi!
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!









































