Blog
Ternyata Ini Alasan Mobil Listrik Gak Punya Gril!
Kalau perhatiin mobil listrik zaman sekarang, ada satu ciri yang gampang banget dikenalin bagian depannya banyak yang “ketutup”. Gak ada gril besar bolong-bolong kayak mobil bensin. Sekilas malah kelihatan kayak belum dipasang aksesori.
Banyak yang ngira itu cuma soal desain biar terlihat futuristis. Padahal, alasan utamanya justru soal kebutuhan teknis.
Di mobil bensin, gril depan itu ibarat lubang napas. Fungsinya buat ngasih aliran udara ke radiator dan ruang mesin supaya suhu tetap stabil. Mesin pembakaran dalam memang menghasilkan panas tinggi, jadi butuh banyak udara masuk dari depan.
Nah, di mobil listrik ceritanya beda.
Motor listrik gak menghasilkan panas sebesar mesin bensin. Komponen yang butuh pendinginan memang tetap ada seperti baterai dan modul kontrol tapi sistemnya gak selalu mengandalkan aliran udara langsung dari depan mobil.
Banyak EV sudah pakai sistem pendinginan cair (liquid cooling) yang jalurnya lebih tertutup dan terkontrol. Jadi, gak perlu lagi pakai grill besar kayak mobil-mobil bensin.
Karena kebutuhan lubang udara berkurang, desainer jadi punya kebebasan bikin tampang depan lebih rapat. Hasilnya, gril tertutup.

Tapi bukan cuma itu. Ada alasan lain yang lebih ilmiah, yaitu aerodinamika.
Mobil listrik sangat peduli sama efisiensi. Makin kecil hambatan angin, makin irit energi yang dipakai, makin jauh jarak tempuhnya. Gril terbuka bikin udara masuk ke ruang depan lalu berputar-putar di dalam, menciptakan turbulensi. Itu nambah drag.
Dengan gril tertutup, aliran udara bisa meluncur lebih mulus di permukaan mobil. Efeknya mungkin gak terasa langsung buat pengemudi, tapi bisa berpengaruh ke efisiensi dan range.
Makanya banyak EV tampil dengan muka halus, licin, dan minim lubang. Bahkan beberapa model menambahkan active air flap lubang udara yang bisa buka-tutup otomatis. Jadi cuma terbuka saat sistem memang butuh pendinginan ekstra, selebihnya ditutup demi aerodinamika.
Menariknya, walau disebut gril tertutup, area depan itu sering tetap dipakai buat hal lain. Di balik panelnya biasanya disimpan radar, sensor ADAS, kamera, sampai modul berbagai sistem bantuan mengemudi. Jadi bukan kosong, tapi lebih kayak pindah fungsi.
Ujungnya, desain gril tertutup di mobil listrik itu bukan sekadar gaya biar terlihat modern. Itu hasil kombinasi kebutuhan pendinginan yang berbeda, kejar efisiensi, plus integrasi teknologi. Bonusnya, tampang jadi beda sendiri sekali lihat, orang bisa langsung nebak “Oh, ini mobil listrik.”