Tips
GPS Tracker Mobil, Penting!

Ngaku deh yang suka cemas kalo pacar atau pasangan kalian sering pergi jauh? Bukannya buat mata-mata, daripada spam chat mulu sama pasangan, kalian bisa pasang GPS tracker di mobil. Alat canggih ini bakal ngirim sinyal secara real time buat ngelacak pergerakan mobil.
Asal gak disalah gunain, GPS ini bisa ngelindungi mobil dari pencurian. Soalnya GPS biasa dibekali alarm otomatis. Gak cuma itu, kalo pasanganmu tersesat, kamu bisa langsung buru-buru ke TKP. So sweet kan?
Penasaran gak kalian sama cara pasang GPS di mobil? Simak cara di bawah ini, ya!
Pilih GPS tracker mobil
Jangan buru-buru pasang GPS tracker kalo belum tau kebutuhanmu. Kira-kira kamu butuh fitur lacak keamanan aja atau ada tambahan alarm dan pemantauan kecepatan? Sesuaikan juga model GPS tracker sama budget pribadi. Ini beberapa rekomendasi GPS yang bisa kamu pilih.
- GPS Tracker Arvento lmt X1 Basic Tracking: Rp 1.799.900
- GPS Garmin Nuvi 65LM: Rp1.300.000
- GPS Tracker GT06N Concox: Rp370.000
- GPS T2 Pro Key Finder Wireless Tracker Baseus: Rp289.000
- GPS Tracker Mobil / Motor GF-09: Rp150.000
Pasang kartu sim di GPS
Setelah pilih GPS tracker, sekarang waktunya pasang kartu SIM card di dalem GPS. SIM Card fungsinya untuk nyalurin sinyal ke HP. Makanya, kamu harus isi data atau kuota internet dulu, ya!
Pilih lokasi GPS
Model udah dapet, waktunya pasang GPS tracker di mobil. Pasang di lokasi tersembunyi tapi perangkat masih bisa nerima sinyal GPS. Contoh, pasang di bawah dasbor atau gak di balik panel trim interior. Oiya, usahain gak ada kabel atau komponen mobil lain yang ganggu kinerja GPS.
Aktivasi
GPS tracker di mobil biasanya udah user smartphone friendly atau bisa diakses lewat aplikasi HP. Pokoknya kamu tinggal registrasi dan verifikasi di aplikasi GPS yang kamu pilih. Kalo udah terpasang, aplikasi bakal nampilin lokasi mobil dan status baterai.
Cek kinerja GPS
Biar pun GPS di mobil udah kepasang, jangan lupa buat meriksa kinerjanya. Apakah sistem ada gangguan nerima sinyal atau deteksi lokasinya gak akurat. Kalo ada masalah, kamu bisa langsung perbaiki, deh!
Itu tadi beberapa cara pake GPS buat mobil. Jangan lupa manfaatin sebaik mungkin, ya!
Tips
Ambient Light di Mobil Buat Apa Sih?

Banyak yang ngira ambient light di kabin mobil itu cuma hiasan. Lampu warna-warni di dashboard, door trim, sampai konsol tengah sering dianggap sekadar fitur tambahan “biar keliatan mahal”. Padahal, fungsinya gak cuma soal estetik, ada peran kenyamanan dan bahkan sedikit unsur keselamatan juga.
Di mobil-mobil modern, ambient light itu bagian dari desain pengalaman berkendara. Bukan tempelan belakangan.
Fungsi paling terasa sebenarnya ada di kenyamanan visual saat berkendara malam. Kabin yang gelap total bikin mata cepat lelah karena kontrasnya tinggi antara layar head unit yang terang dan area sekitar yang gelap.
Ambient light bikin pencahayaan kabin jadi lebih lembut dan merata. Mata gak perlu adaptasi ekstrem tiap kali lirik ke layar atau panel instrumen. Efeknya, berkendara malam terasa lebih santai.
Gak cuma itu, ambient light juga membantu orientasi ruang di dalam kabin. Kedengarannya sepele, tapi berguna. Garis cahaya di pintu, handle, atau konsol bikin penumpang lebih mudah menemukan tombol, tempat simpan, atau batas panel tanpa harus menyalakan lampu kabin utama. Jadi gak silau dan gak mengganggu pengemudi.

Di beberapa mobil, ambient light bahkan terhubung dengan sistem peringatan. Misalnya berubah warna saat pintu belum tertutup rapat, suhu kabin berubah, atau ada peringatan dari sistem bantuan berkendara. Jadi bukan cuma dekorasi, tapi juga media komunikasi visual.
Ada juga sisi psikologisnya. Warna cahaya ternyata bisa memengaruhi mood. Warna biru dan ungu biasanya terasa tenang, merah terasa lebih sporty, kuning terasa hangat. Makanya banyak pabrikan kasih opsi pilihan warna ambient light, bukan cuma buat gaya, tapi buat “set suasana” kabin sesuai karakter pengemudi.
Buat perjalanan jauh, efek ini cukup terasa. Kabin dengan pencahayaan lembut dan konsisten bikin rasa capek datang lebih lambat dibanding kabin gelap dengan notifikasi layar yang kontras tajam.
Jadi kalau lihat ambient light di mobil sekarang makin canggih, jangan langsung dibilang gimmick. Memang terlihat keren, iya.. tapi juga ada fungsi ergonomi dan kenyamanannya. Mobil modern itu bukan cuma soal jalan, tapi juga soal pengalaman di dalam kabin.
Tips
Stellantis dan Leapmotor Siap Kolaborasi

Stellantis Brand House menyiapkan strategi baru untuk pasar Indonesia, mulai dari SUV off-road ikonik hingga mobil listrik modern. Tahun 2026 bakal diisi dengan penguatan Jeep dan Citroën, plus kehadiran Leapmotor.
Setelah genap setahun hadir di Indonesia, payung brand otomotif global yang berada di bawah PT Indomobil National Distributor ini tegaskan arah strategi barunya lewat ajang IIMS 2026.
Fokusnya memperkuat Jeep dan Citroën, sekaligus membuka lembaran baru lewat rencana kerja sama strategis dengan Leapmotor, brand kendaraan listrik asal China, untuk pasar Indonesia.
Sejak diperkenalkan pada 2025, Stellantis Brand House pelan-pelan membangun ekosistem otomotif yang lengkap. Bukan cuma soal produk, tapi juga layanan purna jual hingga jaringan dealer.
Targetnya, konsumen Indonesia bisa menikmati mobil global dengan layanan yang tetap lokal dan relevan.

“Memasuki tahun kedua Stellantis Brand House di Indonesia, fokus kami adalah memperkuat fondasi yang sudah dibangun. Kami ingin memastikan setiap brand di bawah Stellantis Brand House semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, baik dari sisi produk, layanan, maupun pengalaman pelanggan,” kata Tan Kim Piauw, CEO Stellantis Brand House Indonesia.
Leapmotor Siap Masuk Indonesia
Salah satu pengumuman paling menarik datang dari rencana kehadiran Leapmotor pada 2026. Indomobil dan Leapmotor akan menjalin kerja sama strategis untuk menghadirkan kendaraan listrik berbasis teknologi modern di Tanah Air.
“Kami dengan bangga mengumumkan bahwa Indomobil National Distributor dan Leapmotor akan menjalin kerjasama strategis. Tahun 2026 akan menjadi awal perjalanan Leapmotor di Indonesia sebagai brand yang menghadirkan inovasi teknologi kendaraan listrik dan mobilitas masa depan,” kata Tan Kim Piauw.
Leapmotor sendiri bukan pemain baru di dunia EV global. Brand yang berdiri sejak 2015 di Hangzhou, Tiongkok ini dikenal dengan pendekatan bisnis terintegrasi. Mulai dari riset, pengembangan, sampai produksi komponen penting seperti powertrain, sistem elektronik, hingga software kendaraan dikerjakan sendiri.
Strategi ini bikin Leapmotor jadi salah satu pemain EV paling agresif dan progresif dalam beberapa tahun terakhir.
Di Indonesia, pengembangannya bakal dilakukan bertahap lewat jaringan Indomobil. Soal model apa saja yang masuk, kapan meluncur, dan bagaimana strategi pasarnya, semua masih disimpan rapat dan akan diumumkan sepanjang 2026.

Jeep 2026: Rayakan 85 Tahun
Tahun 2026 juga jadi momen spesial buat Jeep, yang secara global merayakan Jeep 85th Anniversary. Di Indonesia, momentum ini dipakai untuk makin menegaskan DNA Jeep sebagai simbol petualangan, kebebasan, dan kemampuan off-road sejati.
Salah satu buktinya, Jeep Indonesia menghadirkan Jeep 85th Anniversary Series yang bisa dipesan secara terbatas selama IIMS 2026. Selain itu, pendekatan lifestyle juga makin diperkuat lewat aktivitas komunitas, edisi spesial, dan pilihan warna eksklusif.

Citroën Fokus Keluarga C3
Berbeda dengan Jeep yang kental nuansa petualangan, Citroën Indonesia masuk 2026 dengan fokus ke segmen keluarga. Lini C3 Series jadi tulang punggung, mulai dari C3, C3 Manual, C3 Aircross, sampai ë-C3 All Electric.
Strateginya meliputi peningkatan pengalaman pelanggan, perluasan jaringan layanan, serta program kepemilikan yang dibuat makin gampang diakses.
Semua produk Citroën juga didukung layanan purna jual Redefining Customer Care, mulai dari layanan Always-On 24/7, dukungan teknis profesional, hingga jaminan ketersediaan suku cadang. Di IIMS 2026, Citroën juga menawarkan program penjualan eksklusif buat menambah daya tarik ke konsumen.
Dengan kombinasi penguatan Jeep, Citroën, dan rencana masuknya Leapmotor, Stellantis Brand House menegaskan ambisinya untuk terus tumbuh sebagai ekosistem mobilitas global di Indonesia.
Tips
Mobil Listrik Diajak Terjang Banjir, Aman Gak Sih?

Musim hujan yang terjadi beberapa waktu belakangan membuat jalan di Jakarta dan sekitarnya penuh dengan genangan alias banjir. Buat pengguna mobil listrik, situasi ini sering bikin mikir dua kali, lanjut terobos atau putar balik? Soalnya, beda mesin, beda juga risikonya.
Sebenernya, mobil listrik aman gak sih kalau dipakai nerobos banjir?
Secara teori, aman.
Mobil listrik modern sebenarnya sudah dirancang cukup tahan air. Komponen penting kayak baterai, inverter, sampai motor listrik posisinya rapat dan dilindungi casing kedap air. Bahkan sebagian pabrikan sudah mengantongi sertifikasi tahan air dan debu (IP rating).
Makanya, kalau cuma genangan ringan atau air setinggi setengah ban, umumnya masih aman buat dilewati.
Tapi… bukan berarti kebal banjir. Nah, ini yang sering disalahpahami. Aman bukan berarti bebas risiko.

Kalau air sudah tinggi, arus deras, atau sampai nyentuh bagian bawah pintu, risikonya tetap ada. Air bisa masuk ke komponen kelistrikan lain, konektor, sensor, atau sistem pendingin baterai.
Belum lagi kalau mobil berhenti di tengah genangan. Tekanan air bisa makin besar, dan potensi kerusakan ikut naik.
Mobil bensin biasanya mogok karena air masuk ke mesin lewat intake atau knalpot. Mobil listrik gak punya masalah itu, tapi punya risiko lain, yaitu sistem kelistrikan dan baterai tegangan tinggi.
Kalau sampai terjadi korsleting, efeknya bisa lebih mahal urusannya.
Jadi, boleh nerobos atau gak? Jawaban realistisnya, boleh, tapi jangan nekat.
Selama genangan airnya tipis, di bawah setengah ban masih aman. Tapi kalau sudah lebih dari satu ban, sebaiknya putar balik dan cari jalan lain.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News1 year ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News1 year agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years agoiCar – Mobil Listrik Apple Batal Diproduksi
Blog2 years agoMobil Paling Irit BBM, Harga di bawah Rp 300 jutaan!
















