Connect with us

News

Road Trip Lampung Jakarta Pakai Hyundai New Creta

Published

on

Hyundai new creta

Tim Halotomotif berkesempatan nyobain langsung road trip Hyundai New Creta dari Lampung ke Jakarta. Kegiatan media drive ini berlangsung tanggal 6-7 Februari 2025 dengan tema “Be Unstoppable”. 

Tim Halotomotif berkeliling di kota Lampung untuk lebih kenal dengan fitur dan juga berkunjung ke dealer Hyundai Lampung yang ada di JL. Z.A. Pagar Alam No.3, Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Dealer ini punya standar pelayanan 3S (Sales, Service, Spare Parts), jadi kalau mau cobain Hyundai New Creta dan new Creta N Line bisa juga disini.

Hari pertama, explore Lampung

Febry yang ngewakilin Halotomotif berkesempatan nyobain Hyundai New Creta Prime. Seluruh media diajak eksplor ke beberapa lokasi ikonik di Lampung kayak ke Umbul Helau Kemiling, Monumen Adipura, Taman Estetika Kebun Raya Itera, Bukit Aslan, Lengkung Langit 2, hingga Puncak Mas. Mumpung background lokasinya ikonik Lampung, jadi momen ini dibuat untuk foto-fotoin detail Hyundai New Creta. Asli ganteng banget nih mobil! Mulai dari bagian depan ada Black Chrome Parametric Radiator Grille dikombinasi sama Daytime Running Light (DRL) model baru jadi makin mencolok di jalan. Lampu belakangnya juga berubah jauh dari model lama, jadi lebih keliatan modern. 

Menurut Febry, feels berkendaranya sama kayak Hyundai Creta Prime Pre Facelift. Tapi, yang kerasa beda banget pas masuk kedalam mobilnya dan liat kabinnya. Dari mulai setirnya, logo Hyundai berubah jadi flat dan matte bukan chrome lagi. Terus juga Panoramic Integrated Display-nya, karena ada 10,25” Touch Display Infotainment System dan 10,25” Integrated Color TFT LCD Cluster yang nyambung dan seamless, jadi gampang buat akses fitur-fiturnya.

Hari kedua, Lampung Jakarta!

Hari kedua Febry nyobain Hyundai Creta N Line Turbo. Memulai perjalanan dari Grand Mercure Hotel ke Pelabuhan Bakauheni! Jenis jalannya beragam, mulai dari Tol Bakauheni – Terbanggi Besar yang sering dilewati kendaraan besar, jalan lokal yang berkelok, sampai kawasan permukiman yang ramai warga melalui Jl. Lintas Sumatra. Total perjalanan 95 km. Nyobain semua Drive Mode-nya dari mulai Comfort, Eco, Sport, dan Smart. Paling banyak kepake mode Smart soalnya bersifat adaptif, jadi cocok dipakai di berbagai kondisi jalan. Gak lupa karena ini N Line Turbo jadi nyobain akselerasi dari 0-100 km/jam yang ngehasilin 9.6 deti kalau Hyundai Creta biasa sekitar 12 detik.

Lanjut ke Tol Tangerang-Merak, disini mulai nyobain ‘ngebut’ pas kondisi kosong. Nyaman banget dibagian penumpang, gak ngayun dan kerasanya lebih ‘firm’. Rasio bensin selama perjalanan sekitar 1:15. Cukup hemat ya dengan spesifikasi mesin Smartstream G1,5 GDI | 1.482cc In-line 4 Cylinders-Turbocharged.

Di varian N Line Turbo ini, yang paling eye catching adalah Sporty 3-spoke Leather Steering Wheel-nya. Keren looks exclusive dan sporty! 

Fitur yang membantu di Hyundai New Creta

Selama road trip ini beberapa fitur yang ngebantu di Hyundai New Creta dan Hyundai Creta N Line Turbo. Ada fitur Remote Start & Climate Control, jadi bisa nyalain kendaraan dan atur suhu interior sebelum masuk mobil. Jadi, pas masuk mobil udah adem dan ready to go! Terus ada juga Find My Car, bukan cuma pacar doang yang bisa di track lokasinya, ini berguna buat yang biasanya lupa lokasi parkir mobilnya haha.

Selain itu yang paling membantu adalah Hyundai SmartSense-nya. Semua varian terbarunya kedapetan ADAS yang lengkap seperti Blind Spot Collision Avoidance Assist (BCA), Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist (RCCA), Surround View Monitor (SVM), Lane Keeping Assist (LKA) dan Smart Cruise Control (SCC). Yang paling disukai sekarang ada Adaptive Cruise Controlnya karena di tipe lama hanya Cruise Control aja. Menurut Febry, ADAS terenak dan terpercaya masih dipegang sama Hyundai.

Overall Hyundai New Creta dan Hyundai Creta N Line Turbo nyaman buat perjalanan jauh!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

MG ZS Hybrid+: Solusi Buat yang Masih Bingung Pilih Mobil Listrik atau Mobil Bensin

Published

on

By

MG ZS Hybrid+

Muncul banyak banget mobil listrik akhir-akhir ini, tapi mau pindah ke mobil listrik biar lebih hemat, tapi masih khawatir soal charging. Kalau pakai mobil bensin emang berasa praktis, tapi konsumsi BBM dan efisiensinya mulai menjadi pertimbangan.

Lalu muncul pertanyaan sederhana “Kenapa harus pilih salah satu, emang gak bisa ya dapet dua-duanya di satu mobil?”

Di momen GIIAS 2026, MG Motors Indonesia memperkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV hybrid terbaru yang hadir membawa kampanye “Outclass the Mainstream”, menawarkan kombinasi efisiensi, performa, teknologi, dan kenyamanan dalam satu paket.

Hybrid Tanpa Perlu Charging, Tetap Praktis Digunakan

Masih banyak orang yang ngira mobil hybrid harus dicas kayak mobil listrik. Padahal, MG ZS Hybrid+ gak butuh pengisian daya eksternal.

Sistem Hybrid+ bekerja secara otomatis mengatur kapan motor listrik dan mesin bensin bekerja, sehingga pengemudi cukup berkendara seperti biasa tanpa perlu mengubah kebiasaan.

Hasilnya, konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien, akselerasi tetap responsif, dan pengalaman berkendara tetap praktis. Bagi yang ingin mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi, teknologi hybrid menjadi jembatan yang terasa lebih mudah.

Lihat MG ZS Hybrid+ di GIIAS 2026
MG ZS Hybrid+ di GIIAS 2026
Lihat MG ZS Hybrid+ di GIIAS 2026

Performa Bertenaga dengan Desain Premium

Di balik efisiensinya, MG ZS Hybrid+ juga nawarin performa yang gak bisa dianggap remeh. SUV ini menggabungkan mesin 1.5L Hybrid Engine, High-Output Electric Motor, Transmisi Hybrid 3-percepatan, serta didukung 8 Intelligent Propulsion Scenarios.

Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 214 PS, menjadikannya salah satu SUV hybrid dengan performa paling bertenaga di kelasnya.

Pas kondisi macet, sistemnya bakal memanfaatkan tenaga listrik terlebih dahulu untuk meningkatkan efisiensi. Kalau butuh akselerasi lebih, mesin bensin dan motor listrik bekerja bersamaan sehingga tenaga tetap terasa instan. Hasilnya, pengalaman berkendara tetap smooth, efficient, and powerful.

Gak cuma soal performa, MG juga menghadirkan desain bergaya Eropa yang modern. Bagian eksterior tampil dengan Confident-Robust Grille Design, Connected Hunter Eyes Design, ditambah dapat velg two-tone 18 inci.

Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa melalui layar infotainment 12,3 inci, digital instrument cluster 7 inci, Jet-Wing Inspired Electronic Shifter, serta desain interior yang modern dan nyaman.

Berasa lega didalamnya~

Selain menawarkan desain dan performa, MG ZS Hybrid+ juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga.

SUV ini memiliki kabin yang lega, kapasitas bagasi hingga 1.457 liter, lebih dari 30 ruang penyimpanan, Power Tailgate, serta kabin yang senyap sehingga perjalanan terasa lebih nyaman.

Dari sisi keselamatan, MG ZS Hybrid+ dibekali rating keselamatan 5-Star ANCAP, 7 airbags, teknologi MG iSMART, dan 15 fitur ADAS untuk memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh selama berkendara.

Harga MG ZS Hybrid+

MG ZS Hybrid+ dipasarkan dengan harga resmi Rp329,9 juta untuk varian Ignite dan Rp359,9 juta untuk varian Magnify.

Khusus untuk 1.000 pembeli pertama, MG memberikan harga spesial, yakni Rp299,9 juta untuk Ignite dan Rp329,9 juta untuk Magnify.

Dengan kombinasi efisiensi hybrid, performa bertenaga, desain premium, serta fitur keselamatan yang lengkap, MG ZS Hybrid+ menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara modern tanpa harus bergantung pada pengisian daya eksternal.

Buat yang penasaran pingin cobain langsung teknologi Hybrid+, kamu bisa datang ke GIIAS 2026 terus ke booth MG lanjut buat test drive.

Continue Reading

News

XPENG Bawa Mobil Terbang dan Robot AI ke GIIAS 2026

Published

on

By

XPENG Indonesia kembali meramaikan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, pada 30 Juli-9 Agustus 2026. Bertempat di Hall 3A, XPENG datang dengan tema “Physical AI for All”, yang menampilkan ekosistem mobilitas berbasis kecerdasan buatan (AI).

Lewat tema ini, XPENG gak cuma memamerkan mobil listrik pintar, tapi juga memperlihatkan visi mereka soal masa depan mobilitas yang lebih cerdas, saling terhubung, dan terintegrasi.

Partisipasi di GIIAS 2026 juga jadi momen satu tahun perjalanan XPENG di pasar Indonesia. Selama setahun terakhir, Erajaya Active Lifestyle sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) XPENG terus memperluas portofolio produk, memperkuat jaringan dealer dan layanan purnajual di Jabodetabek, sampai menyiapkan ekspansi ke sejumlah kota besar lainnya.

“Melalui tema Physical AI for All, kami ingin memperlihatkan bagaimana teknologi berbasis kecerdasan buatan tidak hanya diterapkan pada kendaraan listrik pintar, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem mobilitas masa depan yang lebih terhubung, aman, dan mudah diakses. Ke depan, kami akan terus memperluas jaringan, memperkuat layanan, serta menghadirkan berbagai inovasi global XPENG bagi konsumen di Indonesia,” ujar Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle.

Gak Cuma Mobil Listrik, Ada Robot dan Mobil Terbang

Salah satu yang paling mencuri perhatian di booth XPENG adalah kehadiran XPENG GX, konsep mobil masa depan yang menggabungkan desain futuristis dengan teknologi AI.

XPENG Indonesia bahkan menginisiasi debut Asia Tenggara L03 setelah resmi diperkenalkan secara global di Munich, Jerman pada pertengahan Juli lalu. Karya mantan Chief Exterior Designer Ferrari itu tampil memukau di GIIAS 2026.

XPENG juga membawa The Next P7, smart sports car yang dibekali kemampuan komputasi hingga 2.250 TOPS. Mobil ini diklaim menjadi model pertama di dunia yang mengadopsi Visual Language Action (VLA) dan Visual Language Model (VLM) dengan pemrosesan langsung di dalam kendaraan.

Teknologi tersebut bikin mobil bisa memahami kondisi jalan, lalu lintas, sampai perintah pengemudi dengan lebih baik. Performanya juga gak main-main karena sudah memakai sistem kelistrikan 800V, baterai 5C, suspensi udara dual-chamber, DCC Intelligent Variable Damping Shock Absorbers, kaliper rem Brembo, serta akselerasi 0-100 km/jam sekitar 3 detik.

Menariknya lagi, XPENG juga membawa Next-Gen IRON, robot humanoid berbasis AI yang dirancang untuk berinteraksi dengan manusia secara lebih natural.

Selain itu, ada juga XPENG X2, kendaraan terbang yang menjadi gambaran arah pengembangan mobilitas tiga dimensi di masa depan.

Kehadiran GX, The Next P7, Next-Gen IRON, dan X2 menjadi bagian dari Physical AI Ecosystem, yaitu ekosistem yang menghubungkan kendaraan pintar, robotika, mobilitas otonom, hingga kendaraan terbang dalam satu platform teknologi.

XPENG New X9 Makin Pintar dan Nyaman

Selain konsep masa depan, XPENG juga menampilkan New X9 sebagai MPV premium andalannya di Indonesia.

Model ini hadir dengan desain Starship 2.0 yang punya koefisien hambat udara hanya 0,236 Cd. XPENG juga membekalinya dengan Active Rear-Wheel Steering sehingga radius putarnya hanya 5,4 meter, membuat MPV bongsor ini tetap lincah saat bermanuver.

Masuk ke kabin, New X9 menawarkan ruang seluas 7,7 meter persegi, salah satu yang terbesar di kelasnya.

Fitur kenyamanannya juga lengkap, mulai dari jok Nappa Leather dengan Zero Gravity Seat, sistem audio XPENG XOPERA 23 speaker, layar hiburan penumpang 21,4 inci, sampai kulkas pintar dengan fungsi ganda.

Teknologinya didukung sistem operasi terbaru XOS Tianji, prosesor Qualcomm Snapdragon 8295, sistem XPILOT Assist dengan 27 sensor, serta XP5 Turing AI Chip yang dikembangkan sendiri oleh XPENG. Chip ini memungkinkan mobil mengenali kondisi jalan, kendaraan sekitar, marka jalan, hingga area parkir dengan lebih cepat dan akurat.

Soal performa, New X9 dibangun di atas platform 800V Silicon Carbide dengan baterai 5C yang memungkinkan pengisian daya dari 10-80 persen hanya sekitar 12 menit. Untuk varian Long Range, jarak tempuhnya diklaim mencapai 715 kilometer (NEDC).

XPENG G6 Pro AWD Resmi Diperkenalkan

XPENG Indonesia juga resmi memperkenalkan G6 Pro All-Wheel Drive (AWD) sebagai pilihan baru di segmen SUV listrik premium.

SUV ini dibangun di atas platform 800V Silicon Carbide dan menggunakan motor listrik ganda dengan tenaga maksimum 358 kW serta torsi 660 Nm.

Berkat spesifikasi tersebut, akselerasi 0-100 km/jam bisa dituntaskan hanya dalam 4,13 detik.

G6 Pro AWD juga sudah mendukung teknologi 5C Ultra-Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya DC dari 10-80 persen sekitar 12 menit. Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 575 kilometer (NEDC).

Masuk ke kabin, tersedia jok Nappa Leather dengan fitur pemanas, ventilasi, pijat, dan pengaturan elektrik. Sistem hiburannya memakai XPENG XOPERA 2.0 Surround Sound dengan 18 speaker, ambient light 256 warna, wireless charging berventilasi ganda, hingga streaming media rear-view mirror.

Dari sisi keselamatan, G6 Pro AWD sudah dibekali XPILOT Assist lengkap dengan kamera dan sensor berpresisi tinggi yang mampu mengenali hingga 49 jenis objek statis maupun dinamis, sehingga pengalaman berkendara jadi lebih aman dan intuitif.

Ada Promo Selama GIIAS 2026

Selama GIIAS 2026, XPENG Indonesia juga menyiapkan sejumlah program penjualan.

Konsumen yang membeli XPENG G6 Pro secara tunai bakal mendapat gratis asuransi komprehensif selama dua tahun. Sementara pembelian XPENG New X9 secara tunai mendapatkan gratis asuransi komprehensif selama satu tahun.

Buat yang memilih pembelian lewat leasing rekanan, XPENG menawarkan bunga 0 persen hingga dua tahun untuk G6 Pro dan low rate mulai 1 persen hingga dua tahun untuk New X9.

Program ini berlaku untuk SPK dan retail sales selama 30 Juli hingga 9 Agustus 2026, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Continue Reading

News

Wuling Eksion Disulap Jadi SUV Urban Lifestyle

Published

on

By

Wuling gak cuma memajang mobil standar di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal China itu juga membawa satu unit Wuling Eksion yang sudah dimodifikasi hasil kolaborasi bareng National Modificator & Aftermarket Association (NMAA).

SUV listrik ini tampil dengan konsep Urban Lifestyle, mengusung gaya OEM+ yang bikin tampilannya makin sporty dan premium. Meski begitu, identitas desain asli Wuling Eksion tetap dipertahankan, jadi ubahannya gak terlihat berlebihan.

Sentuhan Modifikasi Bikin Tampilan Makin Sporty

Kalau diperhatikan, ada cukup banyak ubahan yang disematkan pada Wuling Eksion ini. Mulai dari custom front lip, custom side skirt, custom rear lip spoiler, sampai suspensi yang dibuat lebih rendah agar tampilannya makin padat.

Sektor kaki-kaki juga ikut mendapat perhatian. Mobil ini menggunakan velg Volk Rays OG TE37 berukuran 19 inci yang dipadukan ban Accelera Iota EVT 245/45 R19.

Gak cuma itu, ada tambahan LED fog lamp mini projie pro 7 dan roof rack yang semakin menguatkan karakter urban lifestyle pada SUV listrik tersebut.

Seluruh ubahan dibuat dengan pendekatan OEM+, sehingga tampilannya tetap rapi, proporsional, dan masih selaras dengan desain bawaan mobil.

Jadi Inspirasi Buat Modifikasi Mobil Listrik

Menurut Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko, kolaborasi ini ingin menunjukkan kalau Wuling Eksion punya desain yang cukup fleksibel untuk dikembangkan lewat sentuhan modifikasi.

“Kolaborasi bersama NMAA menjadi salah satu cara kami memperlihatkan bahwa Wuling Eksion memiliki karakter desain yang kuat sekaligus fleksibel untuk dikembangkan sesuai kreativitas para modifikator. Melalui konsep Urban Lifestyle, kami ingin menginspirasi masyarakat bahwa kendaraan listrik bukan hanya menghadirkan teknologi dan inovasi, tetapi juga dapat menjadi medium ekspresi personal yang tetap mengedepankan kualitas, kenyamanan, dan identitas desain Wuling,” kata Danang Wiratmoko selaku Product Communication Manager Wuling Motors.

Hal sama juga disampaikan Founder NMAA Andre Mulyadi. Menurut dia, modifikasi mobil listrik tetap bisa dilakukan tanpa harus menghilangkan karakter asli kendaraan.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa modifikasi kendaraan listrik dapat dilakukan secara proporsional dengan tetap menghormati karakter desain asli kendaraan. Pendekatan OEM+ memungkinkan kami menghadirkan perubahan yang elegan, berkualitas, dan relevan dengan tren Urban Lifestyle, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi perkembangan industri modifikasi kendaraan listrik di Indonesia,” kata Andre Mulyadi selaku Founder NMAA.

Digarap Bareng NMAA

Wuling menjelaskan proses pengerjaan mobil ini dilakukan bersama NMAA, mulai dari tahap desain, pembuatan komponen, pengecatan, pemasangan aksesori, hingga final assembly.

Seluruh prosesnya dibuat dengan tetap memperhatikan kualitas, presisi, keamanan, dan hasil akhir yang sesuai dengan karakter Wuling Eksion.

Lewat kolaborasi ini, Wuling sekaligus ingin menunjukkan kalau mobil listrik juga bisa menjadi media ekspresi bagi para pecinta modifikasi, tanpa harus mengorbankan desain maupun fungsinya.

Buat pengunjung GIIAS 2026 yang penasaran, Wuling Eksion Urban Lifestyle by NMAA bisa dilihat langsung di booth Wuling yang berada di Hall 9 ICE BSD City.

Continue Reading

Trending