News
Mobil Smart #5 Rilis di Tiongkok, Punya 4 Power Train

Setelah banyak beredar konsep, akhirnya mobil Smart #5 bakal muncul di Tiongkok, tepatnya di acara Beijing Auto Show kemaren. Konsep mereka emang udah tersebar dari bulan April, and finally mereka release tanggal 14 Juni 2024 kemarin. Masih anget banget nih. Rugi kalo kamu gak tau spesifikasi mobil rakitan dari Geely Group sama Mercedes-Benz ini.
Dilansir dari Car News China, Smart #5 produksinya langsung di Tiongkok. Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China sendiri ngomong kalo mobil ini tersedia 4 pilihan power train, lo!
Dimensi mobil Smart #5
Kita bahas dari eksterior Smart #5 dulu, kuy! Mobil ini punya kabin cukup luas dan nyaman buat 5 penumpang. Soalnya panjang mobil 4,7 meter, lebar 1,9 meter, dan tinggi 1,7 meter. Jarak sumbu roda mobil ini sekitar 2,9 meter dengan pelek 18-21 inch.
Sebagai mobil SUV, Smart #5 punya bodi sport. Di bagian depan ada lengkungan hitam dan spatbor yang keliatan kokoh. Dari belakang ada garis-garis tegas yang bikin mobil makin macho. Cocok banget kalo kamu mau tampil elegan!
Tenaga mesin Smart #5
Dari eksterior kita beralih ke tenaga mesin Smart #5. Mobil ini punya 4 pilihan power train yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.
- RWD, motor tunggal, 250 kW (335 hp)
- RWD, motor tunggal, 267 kW (358 hp)
- AWD, motor ganda. Ngehasilin tenaga gabungan 432 kW (579 hp)
- AWD, motor ganda. Ngehasilin tenaga gabungan 475 kW (638 hp)
FYI lagi nih, buat versi RWD udah pake baterai lithium iron phosphate (LFP). Sedangkan, buat versi AWD pake baterai nikel mangan kobalt (NMC). Untuk kecepatannya sendiri, mobil ini bisa nempuh jarak 200 km/ jam dan trim paling tinggi 210 km/jam.
Soal keawetan baterai gak usah kamu raguin. Mobil ini punya arsitektur 800 V dan pengisian daya berperingkat 4C. Pokoknya sekali ngecharge cuma butuh 15 menit aja. Kalo dah penuh, kamu bisa bawa mobil 700 km. Kurang lebih kayak dari Jakarta sampe Kediri.
Nah, itu tadi spesifikasi mobil Smart #5 yang baru aja rilis di Tingkok. Kalo ada di Indonesia, kamu bakal beli gak nih?
News
Karpet Mobil Bisa Senyaman Ini? Trapo Classic V Resmi Meluncur

Pasar aksesori mobil makin ramai dengan hadirnya produk-produk yang bukan cuma fokus ke tampilan, tapi juga kenyamanan dan fungsi harian. Salah satunya datang dari Trapo Indonesia yang baru saja meluncurkan karpet mobil premium terbaru mereka, Trapo Classic V.
Peluncuran produk ini digelar di showroom Trapo PIK 2, Tangerang, sekaligus memperkenalkan wajah baru mereka, Roro.
Secara konsep, Trapo Classic V memang dibuat buat pengguna mobil yang pengin kabinnya tetap nyaman, rapi, tapi juga praktis dipakai harian. Karpet ini pakai material EVA foam premium grade yang diklaim lebih empuk, ringan, tapi tetap tahan lama.
Menariknya lagi, Trapo juga menyematkan teknologi Anti-Slip RealGrip™ 2.0 supaya karpet tidak gampang geser saat dipakai. Jadi lebih aman, terutama buat area kaki pengemudi.

Belum cukup sampai situ, ada juga lapisan tambahan bernama CloudFlex™ Comfort Layer yang bikin pijakan kaki terasa lebih nyaman. Buat yang sering nyetir jauh atau terjebak macet, detail kecil seperti ini biasanya cukup terasa bedanya.
Bukan cuma jual fitur, Trapo juga cukup pede soal kualitas produknya. Sebab, Trapo Classic V dibekali garansi sampai 4 tahun.
Artinya, konsumen mendapat perlindungan lebih panjang untuk kerusakan akibat masalah produksi.
Selain itu, Trapo juga menyediakan layanan instalasi gratis, baik langsung di showroom maupun lewat home service untuk area Jakarta, Tangerang, dan Surabaya. Jadi konsumen tinggal duduk manis tanpa perlu repot pasang sendiri.
Layanan after sales juga jadi salah satu yang mereka tonjolkan. Konsumen bisa datang ke jaringan showroom atau menggunakan layanan home service untuk perawatan maupun kebutuhan lain terkait produk.

“Dengan Trapo® Classic V dan komitmen kami terhadap kualitas dan layanan, kami ingin memastikan bahwa setiap konsumen mendapatkan produk terbaik serta pelayanan yang dapat diandalkan. Ke depannya, kami akan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan mobilitas dan kenyamanan pelanggan,” ujar Meita Feriana.
Buat yang penasaran, Trapo Classic V sudah bisa didapatkan lewat showroom resmi maupun marketplace online mereka.
News
Honda Lebih Pilih Hybrid daripada EV, Ini Alasannya

Honda lagi mengubah strategi besarnya buat pasar global. Kalau sebelumnya gencar ngomongin mobil listrik alias EV, sekarang pabrikan Jepang itu justru mulai fokus serius ke teknologi hybrid.
Perubahan arah ini kabarnya dipicu karena beberapa proyek mobil listrik Honda sebelumnya batal dan bikin perusahaan rugi besar. Nah, sebagai gantinya Honda sekarang siap meluncurkan banyak mobil hybrid baru dalam beberapa tahun ke depan.
Bahkan, Honda sudah memperlihatkan dua mobil konsep terbaru yang diduga kuat jadi calon generasi anyar Honda Accord dan Acura RDX.
Salah satunya adalah Honda Hybrid Sedan Prototype. Bentuknya sedan fastback lima pintu dengan desain lebih modern, lampu LED tipis, dan tampang depan yang mirip konsep Civic generasi baru.
Sementara satu lagi adalah Acura Hybrid SUV Prototype yang diyakini bakal jadi penerus Acura RDX. SUV ini tampil lebih sporty dengan bodi berotot, bumper agresif, dan lampu belakang berbentuk V.
Honda bilang kedua mobil tersebut bakal masuk jalur produksi dalam dua tahun ke depan.
Hybrid Jadi Senjata Utama Honda
Mulai 2027 nanti, Honda bakal memakai platform hybrid generasi terbaru untuk banyak model globalnya.
Targetnya cukup ambisius, biaya produksi mau dipangkas sampai 30 persen dan konsumsi BBM dibuat lebih irit lebih dari 10 persen dibanding model tahun 2023.
Honda juga lagi menyiapkan sistem penggerak AWD elektrik baru plus teknologi ADAS generasi terbaru yang dijadwalkan hadir mulai 2028.
Menariknya, Honda sekarang justru mengalokasikan investasi paling besar untuk mesin bensin dan hybrid, bukan EV murni.
Dari total investasi 6,2 triliun yen sampai 2029, sekitar 4,4 triliun yen bakal dipakai untuk pengembangan mobil bensin dan hybrid. Sementara buat mobil listrik murni, Honda cuma menyiapkan sekitar 0,8 triliun yen.
Gara-gara Rugi Besar?
Arah baru Honda ini bukan tanpa alasan.
Pabrikan tersebut baru saja mencatat kerugian tahunan pertama sejak 1957. Nilainya mencapai 423,9 miliar yen. Kerugian itu sebagian besar datang dari restrukturisasi dan pembatalan proyek mobil listrik yang nilainya tembus 1,57 triliun yen.
Meski begitu, Honda tetap optimistis bisa bangkit lagi dalam beberapa tahun ke depan.

Pasar Amerika Jadi Fokus
Honda juga menegaskan kalau Amerika Utara bakal jadi salah satu pasar utama untuk mobil hybrid mereka.
Pabrik Honda di Ohio nantinya bakal dialihkan untuk memproduksi mobil bensin dan hybrid. Bahkan seluruh pabrik Honda di Amerika Serikat juga bakal disiapkan supaya bisa memproduksi kendaraan hybrid.
Bukan cuma itu, kerja sama Honda dengan LG Energy Solution juga bakal diubah. Sebagian produksi baterai EV nantinya dialihkan buat baterai hybrid demi mengatasi masalah pasokan dan tarif.
Jepang, India, dan China Punya Strategi Berbeda
Di Jepang, Honda bakal fokus ke kei car listrik termasuk calon N-Box EV yang dijadwalkan meluncur tahun 2028. Kalau di India, Honda tetap fokus ke mobil kompak dan motor karena pasar roda dua di sana masih besar banget.
Sementara untuk China, Honda bakal kerja sama lebih dekat dengan partner lokal buat mengembangkan mobil elektrifikasi yang sesuai pasar setempat.
Yang paling menarik, Honda juga memberi sinyal kalau mereka tidak mau jalan sendiri buat bikin platform EV generasi berikutnya. Jadi kemungkinan besar bakal menggandeng partner lain setelah 2030 nanti.
News
Wuling Eksion Siap Masuk ke Garasi Konsumen

Wuling Eksion siap masuk garasi konsumen! Akhirnya Wuling mulai ngirim Eksion ke konsumen Indonesia. Seremoni handover SUV 7-seater terbaru ini digelar di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Sabtu (9/5/2026).
Di acara ini, ada 25 konsumen yang jadi penerima pertama Wuling Eksion. Momen ini juga jadi tanda kalau SUV terbaru Wuling tersebut resmi mulai wara-wiri di jalanan Indonesia setelah debut pada 22 April lalu.
“Sejak diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia, Wuling Eksion mendapatkan respon yang sangat positif dan pada hari ini Wuling secara resmi melaksanakan handover Wuling Eksion kepada pelanggan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Eksion. Kami berharap Wuling Eksion dapat menjadi bagian dari perjalanan baru bersama keluarga Indonesia,” kata Kharismawan Awangga, Sales Director Wuling Motors.
Respons pasar buat Wuling Eksion ternyata lumayan kencang. Wuling bilang, mobil ini sudah kantongi lebih dari 1.000 SPK sejak pertama kali dikenalkan ke publik.

Menariknya lagi, salah satu pemesan Eksion datang dari pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri. Pesepak bola tersebut memilih varian Plug-in Hybrid atau PHEV.
Setelah peluncuran nasional, Wuling juga langsung roadshow ke beberapa kota buat ngenalin Eksion lebih dekat ke masyarakat. Sejauh ini regional launch sudah digelar di Bali, Batam, Bandung, dan Tangerang. Selanjutnya mobil ini bakal mampir ke Bekasi, Medan, Makassar, Semarang, sampai Surabaya.
Eksion sendiri hadir dalam pilihan EV dan Plug-in Hybrid. SUV keluarga ini dibangun pakai platform terbaru Wonder Flexible Modular System (WFMS) yang memang dirancang khusus buat kendaraan elektrifikasi.
Buat versi Plug-in Hybrid, Wuling nyematkan LING Power Hybrid System yang diklaim bisa kasih performa halus tapi tetap irit bahan bakar. Ada juga fitur LING OS buat konektivitas pintar dan MAGIC Battery Pro untuk keamanan baterai.
Soal tampilan, desain Eksion dibuat cukup modern dengan gaya SUV yang terlihat tegas dan bongsor. Kabinnya juga lega buat isi tujuh orang penumpang.

Fitur kenyamanannya lumayan lengkap. Ada panoramic sunroof sampai bagasi besar yang kapasitasnya bisa tembus 1.788 liter.
Untuk daya jelajah, varian EV diklaim bisa jalan sampai 530 km dalam sekali cas berdasarkan standar CLTC. Sementara versi Plug-in Hybrid total jarak tempuhnya bisa lebih dari 1.000 km.
Wuling juga sudah nyematkan fitur ADAS Level 2 buat nambah keamanan selama perjalanan.
Buat yang tertarik, Wuling masih kasih program Early Bird untuk 2.000 konsumen pertama. Benefitnya berupa gratis biaya perawatan berkala untuk varian EV dan PHEV sesuai syarat dan ketentuan berlaku.
Selain itu ada juga Lifetime Warranty untuk komponen inti kendaraan elektrifikasi, baik buat model EV maupun Plug-in Hybrid.
Blog2 years agoIni 5 Lampu Merah Terlama di Indonesia, Kuncinya Cuma Sabar
News2 years ago8 Fitur GWM Tank 500 Yang Kepake Banget
News2 years agoMercedes Benz AMG SL 63 Nampang Di Queen Of Tears
News2 years agoMobil BAIC BJ30 Bakal Ada di Indonesia
News2 years agoIntip Perbedaan Hyundai Stargazer X
News1 year agoVF 3 Mini-SUV Elektrik Harganya 227 Jutaan Rupiah
News2 years agoKatakan Selamat Tinggal ke Calo, Kini SIM Gak Bisa Nembak Lagi!
Blog2 years ago4 Mobil SUV Termahal di Dunia, Kepoin dulu Beli Nanti!























