Connect with us

News

Mobil Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong

Published

on

Hyundai Shin Tae Yong

Beberapa mobil pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, menarik perhatian. Ada yang bahkan harganya mencapai Rp1 miliar, lho! Nah, yang jadi sorotan adalah Shin Tae-yong mendapatkan dua mobil baru dari PT Hyundai Motor Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas kinerjanya dengan skuad Garuda. Mobil-mobil itu adalah Hyundai Palisade dan Staria, keduanya tipe SUV dan MPV kelas premium. Kira-kira seperti apa spesifikasinya yaa?

Hyundai Staria

Jadi, Shin Tae Yong punya Hyundai Staria dalam koleksinya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23. Tau kan, ini mobil keren yang diberi HMDI sebagai ucapan terima kasih atas kerja kerasnya. Staria punya desain yang kekinian banget, ga cuma kekinian Staria juga mengaplikasikan inovasi terbarunya pada rancang bentuk kendaraan MPV. Siluet futuristiknya membungkus berbagai fitur teknologi terdepan untuk berkendara yang semakin aman, nyaman dan mudah. Bukan cuma sekadar desain estetis, mobil keluaran Hyundai ini juga ngebawa standar kemewahan baru di dunia MPV loh.

Source: Instagram Shin Tae Yong

Nah, mobil MPV dari Korea Selatan ini bisa dibilang mewah banget. Gimana enggak, punya Dual Sunroof yang bisa di-tilting & slide sesuai keinginan. Keren banget kan buat ngejar suasana mewah dalam perjalanan? Nah, soal performa, Staria ini punya mesin 2.200 cc turbo diesel VGT dengan transmisi otomatis 8-speed. Jadi, mobil ini bisa ngasih tenaga sebesar 174 hp pada 3.800 rpm, dan torsi maksimal sampai 430 Nm pada 1.500-2.500 rpm. Mantap kan? Harganya juga lumayan, mulai dari Rp900 jutaan untuk yang biasa, sampai Rp1 miliaran buat yang Signature 9, yang paling wah.

Hyundai Palisade

Jadi, selain Hyundai Staria, ada juga si Palisade. Gagah, mewah. Mobil ini mengusung
penggerak roda depan atau empat roda (AWD) untuk yang tipe tertinggi. Mesinnya juga gak
main-main, pakai mesin diesel R 2.200 cc CRDi 4-silinder dengan e-VGT yang bisa ngehasilin 197,2 hp dan torsi 440 nm.

Nah, buat nambah kenyamanan, mobil ini punya beberapa mode berkendara, mulai dari comfort, eco, sport, sampe smart. Plus, ada mode spesial buat lintasan tertentu kayak SNOW, MUD, dan SAND. Engga cuma Staria aja, Palisade juga punya fitur dual sunroof-nya yang bikin kabin makin oke, dari depan sampe belakang. Harganya juga gak murahan ya.. mulai dari Rp800 jutaan buat yang tipe Prime sampe Rp1 miliar buat yang tertinggi.

Source: Instagram Shin Tae Yong

Dilihat dari postingan instagram Shin Tae Yong, mobil ini jadi salah satu yang sering dipakai untuk beraktifitas.

Kalo kayak gini sih pasti Shin Tae Yong makin semangat buat ngelatih Squad Garuda kita hehe.. Btw, Congrats ya coach lolos ke perempat Final Piala Asia U-23!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Halo! Honda Indonesia Punya Bos Baru

Published

on

By

Honda resmi ganti pimpinan di Indonesia. Mulai 30 Maret 2026, posisi Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM) kini dipegang oleh Masanao Kataoka, menggantikan Shugo Watanabe yang sebelumnya memimpin dalam beberapa tahun terakhir.

Pergantian ini diumumkan dalam acara serah terima jabatan yang digelar di Jakarta. Bisa dibilang, ini jadi bagian dari penyegaran Honda di tengah industri otomotif yang lagi berubah cepat, apalagi dengan tren elektrifikasi yang makin kencang.

Kataoka sendiri bukan orang baru di Honda. Dia sudah lebih dari 20 tahun berkarier di perusahaan ini, dengan pengalaman di berbagai bidang. Mulai dari marketing & sales di Filipina dan Malaysia, sampai ngurus strategi produk di Jepang.

Belakangan, dia juga terlibat dalam perencanaan bisnis dan strategi otomotif Honda secara global. Jadi, cukup paham soal arah industri ke depan, termasuk perubahan kebutuhan konsumen.

“Saya merasa terhormat dapat dipercaya untuk memimpin Honda di Indonesia. Indonesia selalu menjadi salah satu pasar yang sangat penting bagi Honda secara global, dengan potensi yang besar serta lanskap industri otomotif yang sangat dinamis. Saya ingin terus membawa Honda tumbuh bersama konsumen di Indonesia dengan menghadirkan pengalaman mobilitas yang menyenangkan, andal, dan relevan di setiap tahap kehidupan mereka,” kata Kataoka.

Menurut dia, fokus ke depan tetap sama, yaitu bikin Honda terus relevan buat konsumen Indonesia, baik dari sisi produk maupun pengalaman berkendara.

Di sisi lain, Honda juga gak lupa kasih apresiasi ke Shugo Watanabe. Selama masa jabatannya, dia punya peran besar dalam memperkuat fondasi bisnis Honda di Indonesia.

Mulai dari penguatan jaringan dealer, peningkatan layanan aftersales, sampai mulai masuk ke era elektrifikasi lewat model hybrid yang lebih massal.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menjadi bagian dari perjalanan Honda di Indonesia. Saya sangat bangga dengan pencapaian yang telah diraih bersama seluruh tim Honda Indonesia, serta dukungan dari para konsumen dan mitra kami. Saya percaya Honda akan terus berkembang dan menghadirkan nilai yang lebih besar bagi konsumen di Indonesia di masa depan,” kata Shugo Watanabe.

Ke depan, Honda bakal tetap fokus memperkuat strategi di Indonesia. Arahnya ke dua hal utama, yaitu produk yang lebih terstruktur dan penguatan jaringan dealer serta layanan purna jual.

Intinya, Honda ingin setiap model yang dijual punya peran jelas buat kebutuhan konsumen, dari yang baru pertama beli mobil sampai yang butuh kendaraan buat berbagai aktivitas.

Dengan pergantian pimpinan ini, menarik ditunggu langkah Honda selanjutnya, apalagi di tengah persaingan pasar yang makin ketat dan pergeseran ke mobil listrik yang gak bisa dihindari.

Continue Reading

News

i3 Resmi Jadi Sedan Listrik BMW, Bawa Banyak Hal Baru!

Published

on

By

Masih inget BMW i3s yang dulu bentuknya kecil dan agak nyeleneh itu? Sekarang ceritanya sudah beda, lebih dari 10 tahun sejak pertama kali muncul buat “ngetes” dunia mobil listrik, nama i3 akhirnya balik lagi. Tapi kali ini bukan sebagai mobil unik, melainkan sebagai sedan serius yang masuk ke jantungnya BMW.

Yes, sekarang i3 itu basically jadi versi listrik dari 3-Series.

Bedanya, ini bukan sekadar 3-Series yang dikasih baterai. BMW bener-bener mulai dari nol, pakai platform baru khusus mobil listrik yang mereka sebut Neue Klasse. Jadi dari desain, cara kerja, sampai pengalaman nyetirnya, semuanya fresh.

Dari luar, tampilannya langsung kasih kesan kalau ini BMW yang lagi berubah arah. Wajah depannya pakai desain baru yang grille dan lampunya kayak menyatu, lebih clean dan modern.

Tapi di saat yang sama, masih ada khas BMW yang dipertahankan, terutama dari proporsi bodinya yang tetap sporty. Sampingnya kelihatan simpel tapi berotot, dan detail klasik kayak lekukan di pilar belakang masih dipertahankan, cuma dibikin lebih tegas.

Masuk ke dalam, vibe-nya beda lagi. Ini bukan interior mobil konvensional yang sekadar ditambah layar gede. Rasanya lebih kayak concept car yang kebetulan jadi mobil produksi.

Dashboard-nya melebar sampai ke pintu, ruang kabin terasa lega karena banyak area kaca, dan hampir semua hal dikontrol lewat sistem digital baru.

Yang paling menarik, BMW ngenalin sistem Panoramic iDrive, di mana informasi penting ditampilkan memanjang di area kaca depan, ditambah layar tengah besar yang jadi pusat kontrol. Bahkan setirnya juga beda, tombol-tombolnya cuma nyala kalau dibutuhkan. Rasanya kayak mobil yang makin dekat ke dunia gadget.

Tapi BMW tetap gak lupa satu hal yang jadi identitas mereka, sensasi nyetir. Di balik semua tampilan futuristik itu, BMW i3 tetap dibikin buat enak dikendarai.

Versi yang diperkenalkan sekarang punya dua motor listrik dengan tenaga lebih dari 400 hp, dan yang menarik, BMW sengaja bikin roda belakang tetap jadi “aktor utama” biar karakter driving-nya masih terasa hidup.

Mereka bahkan bikin sistem kontrol baru dengan nama yang cukup nyentrik, “Heart of Joy”, yang intinya bikin respon mobil jadi jauh lebih cepat dan natural. Jadi walaupun ini mobil listrik, feel-nya diharapkan tetap khas BMW, tajam dan presisi/

Soal jarak tempuh juga sudah masuk level serius. Sekali isi, mobil ini bisa jalan sampai ratusan kilometer, bahkan mendekati 900 km dalam kondisi tertentu.

Ngecasnya juga gak lama-lama banget, karena teknologi fast charging-nya udah ngebut banget. Jadi kekhawatiran klasik soal mobil listrik mulai makin dipangkas.

Yang bikin menarik, i3 ini bukan cuma satu model baru. Ini semacam “pembuka jalan” buat generasi baru BMW. Nanti bakal ada versi lain yang lebih terjangkau, versi performa, sampai kemungkinan hadirnya M3 listrik pertama.

Jadi kalau dulu i3 itu cuma eksperimen, sekarang i3 justru jadi simbol perubahan besar. BMW kayak lagi bilang kalau era mobil listrik bukan lagi masa depan yang jauh tapi sesuatu yang sudah dimulai sekarang.

Dan dari sini, kelihatan jelas kalau 3-Series yang kita kenal selama ini… lagi pelan-pelan berevolusi ke bentuk yang benar-benar baru.

Continue Reading

News

Gara-gara Kursi Elektrik, Hyundai Stop Penjualan Palisade

Published

on

By

Fitur kursi elektrik di Hyundai Palisade, bikin mobil ini harus stop penjualan sementara dan recall besar-besaran.

Kabar kurang mengenakkan datang dari Hyundai. Gara-gara insiden fatal di Ohio yang melibatkan anak usia dua tahun, Hyundai langsung ambil langkah serius dengan menghentikan sementara penjualan beberapa varian SUV andalannya, Palisade.

Model yang kena stop penjualan ini adalah Palisade Limited dan Palisade Calligraphy tahun 2026, yang dijual di Amerika Serikat dan Kanada. Keputusan ini diambil sambil Hyundai menyelidiki masalah pada kursi elektrik di baris kedua dan ketiga. Bahkan, recall resmi juga lagi disiapkan.

Masalahnya ternyata ada di cara kerja kursi elektrik saat ada sesuatu yang menghalangi. Dalam kondisi tertentu, kursi ini bisa tetap bergerak dan berpotensi tidak cukup aman buat penumpang atau benda di sekitarnya, terutama saat fitur pelipatan otomatis aktif.

Hal serupa juga bisa terjadi saat fitur one-touch tilt-and-slide dipakai buat akses ke baris ketiga.

Soal kejadian yang menewaskan anak kecil tersebut pada 7 Maret, detailnya memang belum banyak diungkap. Tapi dari laporan yang beredar, korban diduga terjepit saat kursi baris kedua dilipat secara elektrik. Hyundai sendiri sudah menyampaikan belasungkawa mendalam untuk keluarga korban.

Buat pemilik Palisade 2026, Hyundai kasih imbauan penting, jangan pakai fitur kursi elektrik kalau ada orang atau barang di baris kedua atau ketiga. Selain itu, hindari juga pencet tombol sandaran kursi saat lagi naik atau turun dari baris ketiga.

Terus, gimana solusinya?

Hyundai lagi menyiapkan recall yang bakal mencakup lebih dari 68.500 unit mobil. Rinciannya, sekitar 60.000 unit di Amerika Serikat dan hampir 8.000 unit di Kanada. Perbaikannya masih dalam tahap pengembangan, tapi nantinya bakal gratis untuk semua pemilik.

Sambil nunggu solusi fix, Hyundai juga bakal kasih update software via over-the-air (OTA) yang ditargetkan rilis akhir Maret. Update ini diharapkan bisa bikin sistem kursi lebih “peka” kalau ketemu hambatan, plus nambah lapisan keamanan biar kejadian serupa gak terulang.

Kalau ada pemilik yang khawatir, dealer Hyundai juga siap sediain mobil pengganti sampai masalahnya benar-benar beres.

Menariknya, recall ini kemungkinan gak cuma berlaku di Amerika Utara aja. Negara lain yang sudah kebagian Palisade generasi terbaru, termasuk Australia, juga berpotensi kena dampaknya.

Continue Reading

Trending