Blog
Sama-sama Bisa Keluarin Listrik, Apa Bedanya V2L dan V2V?
Kalau lagi lihat spesifikasi mobil listrik, pasti pernah nemu istilah V2L atau V2V. Sekilas memang mirip, karena dua-duanya sama-sama memanfaatkan listrik dari baterai mobil.
Tapi jangan sampai ketuker.
Meski namanya cuma beda satu huruf, fungsi V2L dan V2V ternyata beda cukup jauh.
Biar gak bingung, yuk kenalan dulu sama dua fitur yang mulai banyak hadir di mobil listrik masa kini.
V2L, Baterai Mobil Buat Nyalain Peralatan Elektronik
V2L merupakan singkatan dari Vehicle to Load.
Sederhananya, fitur ini memungkinkan baterai mobil listrik digunakan sebagai sumber listrik untuk berbagai peralatan elektronik.
Caranya juga gampang. Tinggal sambungkan adaptor V2L ke port pengisian daya mobil, lalu colokkan perangkat yang ingin digunakan.
Peralatan yang bisa dipakai pun cukup beragam, mulai dari charger ponsel, laptop, kipas angin, rice cooker, mesin kopi, ketel listrik, sampai lampu saat camping.
Makanya, gak sedikit pemilik mobil listrik yang memanfaatkan V2L saat piknik, berkemah, atau ketika listrik rumah sedang padam.
V2V, Mobil Listrik Bisa “Berbagi Energi”
Kalau V2V adalah singkatan dari Vehicle to Vehicle.
Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan satu mobil listrik mengalirkan energi ke mobil listrik lainnya.
Jadi, kalau ada mobil listrik yang kehabisan daya di perjalanan, mobil lain yang mendukung V2V bisa membantu mengisi baterainya.
Ibaratnya seperti memberi “donor” energi.
Meski begitu, prosesnya tentu membutuhkan kabel khusus dan kedua kendaraan harus sama-sama mendukung fitur V2V.

Sama-sama Keluarin Listrik, Tapi Tujuannya Beda
Kalau disederhanakan, perbedaan V2L dan V2V sebenarnya mudah dipahami.
V2L atau Vehicle To Load dipakai untuk menyalakan peralatan elektronik.
Sedangkan V2V digunakan untuk mengisi daya mobil listrik lain.
Jadi, meski sama-sama mengambil energi dari baterai mobil, tujuan akhirnya berbeda.
Gak Semua Mobil Listrik Punya
Perlu diketahui, gak semua mobil listrik yang dijual di Indonesia sudah dibekali fitur V2L maupun V2V.
Ada model yang hanya punya V2L, ada juga yang mendukung keduanya.
Karena itu, kalau fitur seperti ini memang dibutuhkan, sebaiknya cek dulu spesifikasi kendaraan sebelum memutuskan membeli.
Fitur yang Mungkin Jarang Dipakai, Tapi Berguna
Memang, baik V2L maupun V2V mungkin bukan fitur yang dipakai setiap hari.
Tapi saat dibutuhkan, manfaatnya bisa terasa.
V2L bisa membantu menyalakan berbagai peralatan elektronik saat camping atau ketika listrik rumah padam.
Sementara V2V bisa menjadi penyelamat kalau ada mobil listrik lain yang kehabisan baterai di tengah perjalanan.
Jadi, meski sama-sama terdengar canggih, sekarang sudah tahu kan bedanya?
V2L buat peralatan elektronik, sedangkan V2V buat berbagi daya ke mobil listrik lain.