Blog

Mobil Listrik Parkir Paralel, Bahaya Gak Sih?

Published

on

Parkir paralel jadi salah satu hal yang sering dilakukan kalau kondisi tempat parkir lagi penuh.

Biasanya, mobil bakal digeser sedikit dengan cara didorong supaya posisinya lebih rapi atau memberi ruang buat mobil lain keluar.

Kalau pakai mobil bensin, hal seperti ini sudah biasa. Tinggal masuk posisi netral, mobil bisa digeser.

Tapi kalau mobil listrik gimana?

Karena cara kerjanya beda, banyak yang bertanya-tanya, kalau mobil listrik didorong saat parkir paralel, baterainya bakal rusak gak? Aki bisa tekor gak?

Baterai Mobil Listrik Bisa Rusak Gara-gara Parkir Paralel?

Jawabannya, gak sesimpel itu.

Banyak yang mengira roda mobil listrik yang bergerak saat mobil mati bisa bikin baterai utama bermasalah.

Padahal, baterai besar yang dipakai untuk menggerakkan mobil punya sistem pengaman sendiri.

Jadi, sekadar menggeser mobil untuk kebutuhan parkir paralel gak langsung bikin baterai utama rusak.

Tapi bukan berarti mobil listrik bisa asal didorong ya.

Sebelum digeser, pastikan sistem mobil sudah dalam kondisi yang benar. Jangan sampai mobil masih terkunci lalu dipaksa bergerak.

Yang Perlu Diperhatikan Justru Aki 12 Volt

Nah, ini yang sering bikin orang salah paham.

Mobil listrik memang punya baterai besar, tapi tetap punya aki 12 volt seperti mobil bensin.

Aki kecil ini bertugas menjalankan berbagai fitur pendukung, mulai dari sistem komputer mobil, alarm, sensor, sampai beberapa perangkat elektronik.

Kalau mobil listrik terlalu lama diam di parkiran, aki 12 volt tetap bisa mengalami penurunan daya.

Jadi kalau suatu hari mobil listrik gak bisa menyala, penyebabnya belum tentu baterai besar habis. Bisa jadi aki 12 volt yang sudah lemah.

Rem Parkir Elektrik Bikin Baterai Cepat Habis?

Selain soal baterai, ada juga yang khawatir dengan rem parkir elektrik.

Soalnya, mobil listrik sekarang banyak yang sudah meninggalkan rem tangan model tuas dan menggantinya dengan tombol.

Padahal, sistem ini gak bekerja terus-menerus menguras baterai.

Energi hanya digunakan saat rem parkir diaktifkan atau dilepas. Setelah mobil terkunci, konsumsi dayanya sangat kecil.

Jadi, Mobil Listrik Aman Parkir Paralel Gak?

Jawabannya, aman selama dilakukan dengan cara yang benar.

Parkir paralel bukan berarti mobil listrik bakal langsung rusak atau baterainya tiba-tiba bermasalah.

Yang penting, jangan asal dorong mobil ketika sistem masih mengunci dan pahami cara kerja mobil yang digunakan.

Karena pada dasarnya, mobil listrik tetap dibuat untuk dipakai sehari-hari. Mulai dari dipakai macet-macetan, parkir di mal, sampai menghadapi kondisi parkiran yang sempit.

Jadi, yang perlu diubah bukan kebiasaan parkirnya, tapi cara memahami mobilnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Exit mobile version