Blog

Mobil Hybrid Kehabisan Bensin, Masih Bisa Jalan?

Published

on

Punya mobil hybrid tapi sampai kehabisan bensin di jalan? Nah, ini salah satu kondisi yang sebaiknya jangan sampai terjadi.

Soalnya, meski mobil hybrid punya baterai dan motor listrik, bukan berarti mobil bisa terus jalan ketika bensinnya benar-benar habis.

Pada mobil hybrid konvensional (HEV), mesin bensin dan motor listrik memang bekerja bergantian atau bareng sesuai kondisi. Baterainya juga bisa mendapat energi kembali saat mobil melakukan pengereman.

Tapi, baterai tersebut bukan pengganti bensin.

Baterai Masih Ada, Kok Tetap Bisa Berhenti?

Ini yang sering bikin orang salah paham.

Saat bensin habis, mungkin saja baterai hybrid masih menunjukkan sisa daya. Dalam kondisi tertentu, mobil bahkan bisa masih bergerak menggunakan tenaga listrik untuk sementara.

Tapi jangan menganggap kondisi tersebut bisa membuat mobil terus berjalan sampai SPBU berikutnya.

Sistem hybrid membutuhkan mesin bensin untuk berbagai kondisi pengoperasian dan untuk menjaga sistem tetap bekerja sebagaimana mestinya. Ketika bahan bakar sudah benar-benar habis, mobil pada akhirnya bisa berhenti.

Jadi kalau indikator bensin sudah masuk kondisi kritis, jangan mengandalkan sisa baterai untuk mencari aman.

Kalau PHEV Gimana?

Pada plug-in hybrid (PHEV), ceritanya sedikit berbeda.

PHEV memiliki baterai yang kapasitasnya jauh lebih besar dan bisa diisi dari sumber listrik eksternal. Karena itu, beberapa PHEV memang bisa berjalan menggunakan tenaga listrik saja dalam jarak tertentu.

Tapi tetap saja, ketika bensin habis, jangan menganggap mobil bisa digunakan seperti mobil listrik murni tanpa batas.

Kemampuan mobil untuk tetap berjalan dalam kondisi tersebut sangat tergantung pada sistem dan strategi pengoperasian masing-masing model.

Artinya, aturan paling aman tetap sama: jangan sengaja membiarkan tangki bensin sampai kosong.

Jangan Tunggu Sampai Indikator Bensin Nol

Sama seperti mobil bensin biasa, kebiasaan berkendara sampai bahan bakar benar-benar habis sebaiknya dihindari.

Selain berisiko bikin mobil berhenti di tempat yang gak diinginkan, kondisi tersebut juga bisa merepotkan karena mobil hybrid punya sistem penggerak yang lebih kompleks.

Kalau indikator bensin sudah menunjukkan sisa yang sedikit, lebih baik langsung cari SPBU.

Apalagi kalau sedang perjalanan jauh atau melewati daerah yang jarang punya SPBU. Jangan sampai cuma karena merasa masih punya baterai, pengisian bensin malah ditunda.

Jadi, Masih Bisa Jalan atau Gak?

Jawabannya, jangan mengandalkan mobil hybrid untuk terus berjalan setelah bensin habis.

Memang ada kemungkinan mobil masih bisa bergerak menggunakan energi listrik dalam kondisi tertentu, tetapi itu bukan berarti mobil hybrid dirancang untuk dipakai tanpa bensin.

Baterai hybrid pada dasarnya bekerja bersama mesin bensin, bukan menggantikannya.

Jadi, meskipun punya mobil hybrid, aturan sederhananya tetap berlaku, kalau indikator bensin sudah hampir habis, cari SPBU. Jangan tunggu sampai benar-benar kosong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Exit mobile version