Blog

Gaji Berapa Sih Biar Aman Nyicil Mobil Rp 300 Jutaan?

Published

on

Mobil baru di kelas Rp 300 jutaan sekarang pilihannya makin banyak. Mulai dari SUV, MPV, sampai mobil listrik juga sudah ada yang bermain di kisaran harga tersebut. Gak heran kalau banyak orang mulai kepikiran buat membawa pulang mobil impiannya.

Tapi sebelum tergoda promo DP ringan atau cicilan murah, ada satu pertanyaan yang wajib dijawab dulu. Sebenarnya, gaji berapa sih yang ideal buat nyicil mobil seharga Rp 300 jutaan?

Jangan sampai cicilan mobil malah bikin keuangan jadi megap-megap setiap akhir bulan.

Kalau ambil patokan harga mobil Rp 300 juta dengan uang muka (DP) 20 persen atau sekitar Rp 60 juta, berarti dana yang dibiayai leasing sebesar Rp 240 juta.

Dengan tenor lima tahun dan bunga yang umum ditawarkan perusahaan pembiayaan, cicilan bulanannya berada di kisaran Rp 4,8 juta sampai Rp 5,2 juta.

Nah, angka ini sebaiknya jangan langsung dibandingkan dengan gaji bulanan. Ada aturan sederhana yang sering dipakai dalam perencanaan keuangan, yaitu total cicilan kendaraan idealnya tidak lebih dari 20-30 persen dari penghasilan setiap bulan.

Daftar harga mobil baru giias 2024

Kalau cicilan mobil sekitar Rp 5 juta, kira-kira kayak gini gambarannya:

  • Gaji Rp 15 juta: cicilan sekitar 33 persen dari penghasilan, tergolong cukup berat.
  • Gaji Rp 18 juta: cicilan sekitar 28 persen, masih dalam batas aman.
  • Gaji Rp 20 juta: cicilan sekitar 25 persen, lebih ideal.
  • Gaji Rp 25 juta: cicilan sekitar 20 persen, jauh lebih lega.

Artinya, kalau mau kondisi keuangan tetap sehat, gaji sekitar Rp 18 juta hingga Rp 20 juta per bulan bisa dibilang lebih realistis untuk membeli mobil baru seharga Rp 300 jutaan.

Jangan Lupa, Punya Mobil Gak Cuma Bayar Cicilan

Banyak orang cuma fokus menghitung cicilan setiap bulan. Padahal, setelah mobil masuk garasi, masih ada biaya lain yang harus disiapkan.

Misalnya untuk bensin, kebutuhan servis berkala, parkir, tol, sampai asuransi kendaraan.

Kalau mobil dipakai harian, biaya operasionalnya bisa mencapai sekitar Rp 2 juta sampai Rp 4 juta setiap bulan, tergantung jarak tempuh dan jenis kendaraan yang digunakan.

Artinya, selain menyiapkan dana sekitar Rp 5 juta untuk cicilan, pemilik mobil juga perlu memiliki anggaran tambahan agar biaya operasional tidak mengganggu kebutuhan lainnya.

Punya mobil memang bisa bikin aktivitas sehari-hari lebih nyaman. Apalagi buat yang sering bepergian bersama keluarga atau mobilitasnya tinggi.

Tapi, jangan sampai maksain diri cuma karena melihat promo DP rendah atau tenor panjang. Mobil seharusnya membantu mobilitas, bukan malah jadi sumber stres karena cicilan yang terlalu besar.

Kalau setelah dihitung cicilan dan biaya operasional masih menyisakan ruang untuk kebutuhan pokok, tabungan, investasi, serta dana darurat, berarti kondisi keuanganmu sudah lebih siap untuk memiliki mobil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Exit mobile version