Blog

Charging di Rumah vs Fast Charging di SPKLU, Mana yang Lebih Baik?

Published

on

Ngomongin mobil listrik, satu hal yang pasti bakal jadi rutinitas baru adalah urusan ngecas. Gak kayak mobil bensin yang tinggal mampir SPBU sebentar, mobil listrik butuh waktu untuk isi ulang daya.

Nah, sekarang ada dua cara paling umum, charging di rumah dan fast charging di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Dua-duanya sama-sama bisa dipakai, tapi jelas karakter dan fungsinya beda.

Charging di Rumah, Santai dan Paling Praktis

Buat banyak pengguna mobil listrik, ngecas di rumah itu jadi pilihan paling nyaman.

Tinggal colok saat malam hari, lalu ditinggal tidur. Pagi bangun, baterai sudah penuh lagi dan mobil siap dipakai.

Model seperti ini biasanya pakai AC charging alias slow charging. Waktu pengisian memang lebih lama, bisa beberapa jam tergantung kapasitas baterai dan daya listrik rumah.

Tapi justru itu keunggulannya. Gak perlu nunggu, gak perlu antre, dan yang paling penting lebih fleksibel.

Selama punya garasi dan instalasi charger yang sesuai, charging di rumah bisa dibilang paling “bebas ribet”.

Fast Charging di SPKLU, Cepat Tapi Dinamis

Kalau butuh isi daya di perjalanan, fast charging di SPKLU jadi penyelamat.

Teknologi ini bisa mengisi baterai jauh lebih cepat dibanding charging rumahan. Dalam kondisi tertentu, baterai bisa terisi cukup besar hanya dalam waktu puluhan menit.

Cocok banget buat perjalanan jauh atau saat lagi butuh ngejar waktu.

Tapi ya, ada konsekuensinya.

Biasanya pengguna harus menyesuaikan waktu karena bisa saja SPKLU sedang antre, apalagi di rest area saat musim liburan. Selain itu, penggunaan fast charging juga gak

selalu direkomendasikan setiap hari karena beban arus yang lebih tinggi ke baterai.

SPKLU

Jadi, Mana yang Lebih Baik?

Jawabannya sebenarnya tergantung kebutuhan.

Kalau mobil lebih sering dipakai untuk aktivitas harian di dalam kota, charging di rumah jelas paling ideal. Lebih santai, lebih hemat waktu, dan lebih nyaman.

Tapi kalau sering perjalanan jauh atau road trip, fast charging di SPKLU jadi andalan yang nggak bisa dihindari.

Banyak pengguna mobil listrik akhirnya menggabungkan dua-duanya. Charging utama di rumah, fast charging hanya saat kondisi tertentu.

Kuncinya Ada di Pola Pakai

Mobil listrik itu sebenarnya fleksibel. Jadi bukan soal mana yang paling baik, tapi mana yang paling cocok dengan gaya hidup penggunanya.

Ada yang cukup charging di rumah seminggu beberapa kali. Ada juga yang hampir tiap hari bergantung ke SPKLU karena mobilnya sering dipakai perjalanan jauh.

Selama tahu cara pakainya, dua metode ini sama-sama aman dan saling melengkapi.

Intinya, charging di rumah itu soal kenyamanan, sementara fast charging di SPKLU soal kecepatan. Tinggal disesuaikan aja sama kebutuhan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Exit mobile version